My Lovely Baekhyun [Chap.7] END

My Lovely Baekhyun2

“My Lovely Baekhyun [Happy Ending]”

Author: Pingkan

Maincast: Jung Soojung | Byun Baekhyun

Othercast: Kim Jongin | Son Naeun | Jung Eunji

Genre: Romance | Fluffy Angst | Teen | School life

Lenght: Chapter | Rating: PG 15

Summary:

Bukankah aku pernah menjanjikan hidup bahagia bersamamu? Tenanglah, suatu saat aku pasti benar-benar mewujudkannya.

.

.

Hari ini adalah hari minggu, hari yang sudah ditunggu-tunggu Baekhyun sejak lama. Ya, lelaki bertubuh tinggi itu ingin mengutarakan perasaannya pada gadis yang sejak pertamakali bertemu sudah berhasil merebut hatinya. Gadis itu adalah Jung Soojung, atau kerap disapa Krystal.

Baekhyun tahu jikalau Krystal juga menyayanginya. Namun, hubungan mereka masih sebatas pendekatan karena Baekhyun belum mengutarakan perasaannya secara langsung pada gadis cantik itu. Dan hari ini Baekhyun bertekad untuk menyatakannya pada Krystal.

“Krys. Kau bak-baik saja?” tanya Baekhyun. Ia memperhatikan raut wajah Krystal lebih pendiam dibanding hari biasanya. Krystal juga tampak tak banyak bicara dan hanya menuruti perkataan Baekhyun.

Kau pasti sedang memikirkan Jongin bukan?’ –Baekhyun.

“Ne, hanya saja aku merasa tidak enak pada Jongin.” Balasnya lesu.

Sudah kuduga

“Sudahlah, suatu saat Jongin pasti mengerti.” Hibur Baekhyun.

“Tapi—“

“Percayalah padaku.”

“Hm.”

Baekhyun menggenggam tangan Krystal erat, menatap manik mata Krystal begitu dalam. “Krystal-ah, ada yang ingin Oppa katakan padamu.” Serunya.

“Ada apa Oppa?”

“Hm aku—aku—“

Drrt Drtt

From: Sulli

To: Krystal

Krystal kau dimana? Cepat kemari aku membutuhkanmu

Kening Krystal mengerut begitu membaca sebuah pesan singkat dari sahabatnya, Choi Jinri. Dalam hatinya, ia merasa tidak enak bila harus meninggalkan Baekhyun saat ini juga. tapi, saat ini Sulli tengah membutuhkannya.

“Hm Oppa—“

“Dari siapa?” tanya Baekhyun cepat.

“Sulli.” Balas Krystal singkat.

“Oh begitu, pergilah kalau memang kau ada urusan.”

“Tapi—“

“Tidak apa Stallie, kalau kau sudah selesai kau bisa menghubungiku.”

“Baiklah, aku pergi dulu.”

Baekhyun masih memperhatikan punggung Krystal yang perlahan menjauh. Entah mengapa, ia merasa tidak rela melepas Krystal begitu saja. Tapi, ia sadar ia tidak bisa egois dengan menahan kepergian Krystal. toh, Krystal juga mempunyai urusan pribadi yang begitu penting bukan?

“Hati-hati dijalan Krys.”

***

Krystal akhirnya sampai disebuah Café mewah di pusat kota. Pandangannya menyapu sekelilingnya, mencari keberadaan sahabatnya, Choi Jinri. Entah hal mendesak apa yang ingin Sulli katakan pada Krystal yang jelas gadis tinggi berkulit putih itu sengaja mendatangkan Krystal ke Café mewah tersebut.

“Krys!! Kesini!!” Sulli melambaikan tangannya, begitu melihat Krystal memasuki Café itu.

“Sulli-ya ada apa menyuruhku datang kemari?” tanyanya.

“Aku ingin mengatakan sesuatu padamu.” Ucap Sulli. Ia sedikit menarik nafas dalam-dalam sebelum akhirnya mengutarakan maksudnya. “Apa benar kau dan Baekhyun sudah resmi berpacaran?” tanya nya.

Krystal sedikit menahan tawanya, jelas saja menurutnya hal yang ditanyakan Sulli terlalu sepele dan hal ini kan bisa ditanyakan lewat ponsel, Ataupun social media yang lain, benarkan?

“Jadi kau menyuruhku datang kemari hanya untuk membahas soal itu, Jinri?”

Jinri menggeleng kuat-kuat. “Ani, hanya saja ini menyangkut soal Jongin.” Ucapnya datar.

“Jongin? Ada apa dengannya?” tanya Krystal bingung.

“Ku dengar tadi malam Jongin datang ke sebuah club yang tak jauh dari pusat kota. Ia juga bersama dengan gadis murahan dibar. Aku khawatir padanya, kenapa ia bisa menjadi Namja seperti itu. Padahal Jongin pemuda yang baik.” Jelas Jinri.

Krystal merasa tertohok mendengar cerita sahabatnya, Jinri. Ia tahu Jongin melakukan hal itu karena nya. Karena Jongin memang tak suka bila Krystal dekat dengan Baekhyun. Tapi, perasaan Krystal memang bukan untuk Jongin. Krystal hanya mencintai Baekhyun, hanya Baekhyun.

Apa semua ini karenaku?’

“Krys—“ panggil Jinri.

Krystal masih sibuk memikirkan hal-hal aneh tentang Jongin, ia masih takut jikalau Jongin semakin berbuat yang macam-macam diluar sana.

“Krystal!!” sentak Jinri.

“E—eh ne, ada apa Jinri-ya?” ucapnya yang mulai tersadar.

“Kau melamun?” tebak Jinri.

“Aniya, hanya—eum—hanya—“

“Aku tahu, kau pasti mencemaskan Jongin bukan? Kau pasti tidak enak hati karena Jongin begini karenamu. Iyakan?” tebak Jinri cepat.

Krystal hanya diam dan menundukan wajahnya.

“Krys, aku tahu kau juga menyayangi Jongin. Tapi rasa sayangmu pada Jongin hanyalah sebatas sahabat. Rasa cintamu lebih besar kepada Baekhyun dibanding Jongin. Benarkan?”

“Kau benar Jinri-ya, apa yang harus aku lakukan sekarang?” ucapnya pasrah. Ia benar-benar tidak tahu harus berbuat apa sekarang.

“Kau harus menjelas kan semuanya pada Jongin. Semoga saja Jongin bisa menerima keputusanmu.” Saran Jinri.

“Tapi bukankah Jongin sudah tahu bahwa aku lebih memilih Baekhyun Oppa dibanding dirinya?”

“Kau bisa jelaskan itu pelan-pelan Krys. Mungkin dengan begitu Jongin bisa merelakan mu dengan Baekhyun. Kau belum mencobanya bukan? Kenapa tidak dicoba? Toh tidak adasalahnya kan?”

Krystal tersenyum dan mengangguk cepat.

“Gomawo Jinri-ya, kau memang sahabatku yang paling baik.” Krystal merangkul Jinri erat-erat.

“Tentu saja, karena aku sudah menganggapmu sebagai saudara ku sendiri.” Balasnya.

“Hm—kudengar kau sedang dekat dengan pemuda bernama Oh Sehun? Bukankah Sehun sahabat Baekhyun Oppa?” tanya Krystal.

Wajah Jinri langsung memerah seperti tomat. Ya, ia memang bukanlah gadis populer seperti gadis kebanyakan. Ini adalah pertamakalinya ia merasakan jatuh cinta. Dan gadis bertubuh tinggi itu masih malu-malu untuk mengakui hubungannya dengan Sehun.

“Hm—masih pendekatan.” Balas Jinri gugup.

“Aish! Lihat wajahmu! Sudah memerah seperti tomat.” Ledek Krystal.

“Yak!! Jung Soojung!!” rajuknya.

“Hahahahaha mungkin suatu saat nanti, kita bisa melakukan double date, bagaimana?” tawar Krystal sembari mengedipkan sebelah matanya.

“Jangan menggodaku! Jung Soojung!!” Kesal Jinri.

“Hahahahaha ne ne baiklah.” ucapnya.

***

“Tsk, Byun Baekhyun!! Kenapa kau mengajakku kemari? Hah? Kau tidak lihat banyak orang yang menatap aneh kearah kita, babo!!” kesal Sehun.

Namja itu terus saja merutuki sikap bodoh sahabatnya yang mengajaknya bertemu ditaman pada malam hari. Pasalnya, jikalau Baekhyun mengajaknya bertemu dirumahnya atau diapartment nya itu tidak masalah bagi Sehun. Lain halnya jika ditaman ditambah ini sudah malam. Pasti mereka disangka sepasang homo yang sedang memadu kasih seperti pasangan-pasangan yang lainnya.

“Diamlah Sehun!! Kau ini berisik sekali!!” balas Baekhyun kesal.

“Loh!! Harusnya aku yang marah, kau ini bodoh atau apa? Kita sedang berduaan ditaman seperti ini. Kalau ada yang menyangka kita adalah sepasang kekasih? Bagaimana?” Sehun mulai histeris.

“Sttt! Jangan teriak-teriak, pekik-kanmu yang memekakan telinga itu bisa membuat orang lain semakin curiga pada kita.”

“Baiklah kau menang.” Sehun pun memilih diam dan menuruti ucapan Baekhyun. “Ada apa menyuruhku datang kemari Tuan Byun?” tanya Sehun to the point.

“Aku bingung bagaimana caranya memberitahu Krystal tentang perasaanku ini.”

“HAH!!” pekik Sehun kencang.

“Ish!! Kau ini adalah Namja populer disekolah. Kenapa menyatakan cinta saja tidak becus!!” cibir Sehun. “Bukankah kau pernah menjalin hubungan dengan Taeyeon Noona? Itu tandanya kau pernah menyatakan cinta pada seorang gadis bukan?”

“Iya, tapi kali ini berbeda. Saat itu Taeyeon Noona dan aku memang saling mencintai jadi dengan mudah aku berani mengatakannya. Tapi Krystal—“

“Kau ragu kalau Krystal mencintai pemuda bernama Jongin itu?”

“Kau tahu kan, Jongin dan Krystal sudah bersahabat sejak kecil. Aku jadi tidak enak memisahkan mereka seperti ini.”

“Kau tidak memisahkan mereka Byun Baekhyun. Tapi cinta memang tidak bisa dipaksakan. Cinta itu tidak bisa kita tolak ataupun kita buat-buat. Cinta datang dengan sendirinya tanpa tahu siapa orang yang kita cintai.” Jelas Sehun.

“Jangan pernah menyalahkan dirimu atas renggangnya hubungan Krystal dan Jongin. Kau harus memperjuangkan cintamu Baekhyun.” Sambung Sehun.

Baekhyun melirik kearah Sehun, ia mulai memasang senyum tipis diwajahnya. “Gomawo Sehun-ah, kau memang bisa ku andalkan.”

“Tentu saja, karena aku adalah Namja pintar.” Bangga Sehun.

“Tsk, jangan terlalu berbesar hati, Jinri tidak suka kepada Namja yang seperti itu.” Cibir Baekhyun.

“Yak!! Baiklah-baiklah kau menang lagi.” Sehun hanya bisa menggerutu di dalam hati. Membiarkan Baekhyun tertawa puas karena selalu menang beradu mulut dengan dirinya.

***

Krystal mendekap tubuh Baekhyun hangat, tak ingin melepaskan tubuh Namja itu barang sedetikpun. Mendekap lebih erat dan membenamkan wajahnya didada bidang Baekhyun. “Oppa.” Panggilnya lembut.

“Ne Stallie gwenchana?”

“Apakah kau menyayangiku?” tanya Krystal.

Entah kenapa pertanyaan bodoh itu meluncur begitu saja dibalik bibir tipis gadis bermarga Jung tersebut. Padahal sudah jelas-jelas ia sangat mengetahui jawaban apa yang akan keluar dari mulut Baekhyun. Tapi entahlah Krystal sangat suka ketika Baekhyun mengatakan ia benar-benar menyayangi Krystal –ah tidak! Baekhyun sangat mencintai Krystal.

“Beribu kalipun kau bertanya hal ini, jawabannya akan tetap sama. Aku mencintaimu Jung Soojung.” balas Baekhyun.

Krystal tersenyum dan mengecup singkat pipi Baekhyun.

Baekhyun terkekeh dia mencubit hidung mancung Krystal singkat.

“Kalau kau terus saja mencium pipiku, aku janji aku akan segera melamarmu.” Goda Baekhyun.

“Aish! Jangan menggombal Oppa. Itu sama sekali tidak lucu.” Ucap Krystal.

“Cih, bocah ini. Aku berkata yang sebenarnya.”

“Hm—ya sudah lihat saja nanti apakah Oppa akan benar-benar mengatakannya.” Tantang Krystal.

“Aku janji aku akan mengatakannya.” Ucapnya yakin.

“Hm—Oppa.” Panggil Krystal sekali lagi.

“Iya.”

“Bolehkah aku menemui Jongin?” tanya Krystal hati-hati. Ia tahu, bahwa Baekhyun sangat tidak menyukai kedekatan nya dengan Jongin. Ditambah mereka pernah berkelahi lantaran memperebutkan gadis bermarga Jung ini.

Flashback On

Saat Krystal mengetahui kabar Jongin dari sahabatnya Jinri. Ia langsung nekad untuk menemui Jongin di sebuah club yang berada tak jauh dari pusat kota. Sejujurnya Krystal takut untuk menginjakan kakinya ke dalam club tersebut. Lantaran  banyaknya lelaki hidung belang dan juga para wanita murahan didalam sana.

Terlebih, Orang Tuanya tidak pernah membiarkan Krystal ikut terjerumus kedalam pergaulan yang menyesatkan itu. Makadari itu, hal ini adalah pertama kalinya bagi Krystal.

Dengan sangat hati-hati Krystal melangkahkan kakinya masuk kedalam club tersebut. Suasana nya nampak remang-remang karena hanya lampu disco yang dipergunakan sebagai alat penerangan. Bau alcohol nampak menyeruak dihidung Krystal, membuat Krystal segera menutup hidungnya rapat-rapat.

Aku bersumpah tidak akan kembali ketempat sialan ini.

“Aigoo~ dimana Jongin?” gumamnya pelan.

Matanya sibuk mencari letak keberadaan sahabatnya, Kim Jongin. Ya, pemuda itu dikabarkan sering berada di club ini ketika malam menjelang. Ditemani dengan banyak gadis-gadis jalang yang akan melayaninya.

“Ah! Itu Jongin.” Ucap Krystal senang.

Dengan cepat Krystal langsung berjalan menghampiri Jongin. Seperti yang dikatakan Jinri sebelumnya, Jongin suka ke club itu ditemani para wanita disekelilingnya. Dan kenyataannya adalah benar, Jongin sedang berada ditengah-tengah para wanita itu.

“Jongin.” Panggil Krystal hati-hati.

Jongin yang sedang menegak alcohol itu pun langsung menoleh. “Krystal? hahaha” ucapnya.

“Omona! Apa benar kau Krystal? hahahah” Jongin tampak kehilangan keseimbangannya ia mulai limbung kekanan dan kekiri. Hampir saja gadis yang berada disampingnya langsung menolongnya. “Ish, lepas! Sudahlah aku ingin bersenang-senang dengan Krystal hahahaha.” Ucap Jongin, ia lalu mengusir para wanita yang berada disekililingnya. Kini hanya tinggal Krystal dan dirinya dimeja itu.

“Ada apa kemari, Hm?” Jongin mencolek dagu Krystal genit.

“Sadarlah Jongin! Aku ini sahabatmu!” sentak Krystal.

“Sahabat katamu? Hahahahah!! Kau bodoh!! Jelas-jelas aku mencintaimu Krys!! Aku mencintaimu!! Hahahahaha” tawa Jongin, Namja itu masih terpengaruh alcohol yang baru saja diminumnya.

Krystal menggelengkan kepalanya.

“Aniya, aku tidak mencintaimu Jongin. Maafkan aku. Aku hanya menganggapmu sebagai seorang sahabat tidak lebih.”

Jongin langsung mendelik tajam kearah Krystal. Ia berjalan mendekat kearah gadis itu. Memegang kuat-kuat rahang Krystal menekannya begitu keras hingga membuat Krystal kesakitan.

“Awwh… Jongin sakit… lepaskan aku Jongin… lepas…” ucapnya meringis kesakitan.

“Kau tahu kan Nona Jung? Aku sudah lama mencintaimu. Tapi kenapa kau memilih Namja sialan itu?” Ucap Jongin sakarstik. Ia menatap Krystal tajam seakan ingin membunuh gadis itu saat ini juga.

“Jongin maafkan aku…” lirih Krystal.

Jongin tidak menggubris sama sekali ucapan maaf yang keluar dari mulut Krystal. ia semakin memperkuat genggaman tangannya yang berada tepat dirahang Krystal.

Krystal hanya bisa pasrah tak berkutik. Sekuat apapun ia memukul-mukul tubuh Jongin, Namja itu akan semakin meremukan rahangnya. Air mata Krystal mulai berjatuhan tak kala Jongin semakin memperkuat genggamannya.

Krystal menangis, dan itu karena Jongin!

“Krysss…” ujar Jongin kaget.

Namja itu dengan segera melepas genggaman tangannya. “Maafkan aku Krys… maafkan aku..” ucapnya khilaf.

“Tidak apa Jongin-ah,” lirih Krystal. rahangnya sudah memerah akibat cengkraman tangan Jongin tadi.

“Aku mencintaimu Krys… aku mencintai.” Ucap Jongin miris.

Krystal hanya diam, ia sangat merasa bersalah sekarang.

Krystal tersenyum tipis, ia pun langsung memeluk tubuh Jongin. Mendekap tubuh Namja itu erat-erat seolah tak ingin melepaskannya walau sedetikpun. “Maafkan aku Jongin.” Ucapnya.

Tiba-tiba saja seseorang datang menghampiri mereka dan langsung melayangkan sebuah pukulan pada Jongin.

BUGH!!

BUGHH!!

BUGH!!

Beberapa pukulan dilayangkan dengan sangat keras, membuat Jongin jatuh tersungkur dengan darah yang keluar dari sudut bibirnya.

“Baekhyun Oppa hentikan!!!” pekik Krystal kencang.

“Apa yang kau lakukan Oppa? STOP!!!” sentak Krystal lagi.

Baekhyun langsung menghentikan aksinya. Nafasnya menderu cepat ia langsung berjalan menghampiri Krystal. “Apa yang dilakukan Namja sialan itu kepadamu? Hah! Katakan padaku!!” sentak Baekhyun kencang. Matanya sudah memerah menahan amarah.

“Dia tidak melakukan apapun Oppa, kau salah paham.” Jawab Krystal.

“Tidak mungkin. Ia pasti menyakitimu iyakan?” tanya Baekhyun sinis.

“Aniya Oppa, sudah—jangan lakukan ini.” Krystal memohon pada Baekhyun.

Jongin hanya tersenyum sinis menatap Baekhyun. Ia memegang ujung bibirnya yang terasa sakit akibat pukulan keras yang dilayangkan Baekhyun.

“Sudah ayo pergi dari tempat sialan ini Krys..” Baekhyun langsung menarik lengan Krystal untuk meninggalkan club tersebut.

***

Didalam mobil, Jongin dan Krystal saling diam keduanya saling sibuk dengan pikiran masing-masing. Baekhyun menghela nafas nya sangat pelan, ia masih sangat kesal dengan Jongin. Sementara Krystal tampak sangat kesal dengan perbuatan Baekhyun yang kelewat batas.

“Kenapa kau melakukan hal tadi Oppa?” tanya Krystal datar bahkan tanpa menoleh sedikitpun kearah Baekhyun.

“Aku tidak suka dia mengajakmu kesebuah club malam seperti itu. Dan aku jauh tidak suka melihatmu berpelukan dengannya.”

“Tapi kau salah paham Oppa!!” sentak Krystal.

“Aku yang datang menemuinya, dan aku—aku—aku—aku yang memeluknya.” Tunduk Krystal.

CKIITTTT

Baekhyun langsung menghentikan mobilnya secara tiba-tiba. Ia menatap penuh amarah kearah Krystal. apa dia tidak salah dengar? Krystal yang memeluk Jongin? Krystal yang datang menghampiri Jongin ?

“Apa aku tidak salah dengar?” tanya Baekhyun.

“Apa kau menyukai Jongin, Krystal-ah?”

Krystal tersentak mendengar pertanyaan Baekhyun.

“Jawab aku Krystal!!” bentak Baekhyun.

“Aku—aku tidak mencintainya Oppa. Aku hanya menganggapnya sebagai sahabat. Tidak lebih. Aku—aku—aku mencintaimu.” Aku Krystal.

Baekhyun menatapnya dengan tatapan tidak percaya, “Benarkah?” tanya nya sekali lagi.

Krystal mengangguk kan kepalanya.

“Krystal-ah, apakah kau mau menjadi kekasihku?” tanya Baekhyun. Ia menggenggam erat kedua tangan Krystal menatapnya lembut dan penuh kasih sayang.

“Ne Oppa.” Jawab Krystal dengan senyum manisnya.

“Tapi Oppa tidak boleh melakukan hal yang sekasar tadi pada Jongin. Jongin itu sahabatku Oppa.”

“Ne Oppa janji.”

Baekhyunpun langsung mencium kening Krystal penuh kasih sayang.

Flashback Off

Krystal pun melangkahkan kakinya keluar rumah bersama Baekhyun ia berniat untuk menemui Jongin. namun seseorang sudah datang terlebih dulu menghampirinya.

“Jongin?” ucapnya senang.

“Hey Jongin apa kabar.” Sapa Baekhyun ramah. “Eum—soal itu maafkan aku ya.” Sambungnya.

“Hahaha tidak apa Baek, aku sudah memaafkanmu. Aku mengerti perasaanmu kala itu.” Ucap Jongin menepuk-nepuk pundak Baekhyun. “Kalian ingin pergi ya?” tanya Jongin yang tahu gerak gerik Krystal dan Baekhyun.

“Ah tidak Jongin Oppa, kami ingin menghampiri mu tadi. Tapi kau sudah berada disini kan?”

“Oh begitu, memang ada hal apa?” tanya Jongin bingung.

“Hm—aniya aku hanya ingin menemui mu saja.” Jelas Krystal.

“Cih, alasan.” Jongin mendecih dan tertawa pelan.

“Ku dengar kalian akan segera bertunangan apa itu benar?” tanya Jongin.

“Hm iya, aku akan segera melamarnya Jongin. Kau bantu aku ya.” Baekhyun mengedipkan sebelah matanya pada Jongin.

“Hahahaha iyaiya kau tenang saja.”

“Aish! Kalian ini.” Rajuk Krystal.

“Krys kau tunggu disini sebentar ya, aku ada urusan kalau sudah selesai aku langsung datang kemari. Kau tenang saja.” Ucap Baekhyun yang langsung berlari menghampiri mobilnya.

“Oppa kau mau kemana?” tanya Krystal.

“Sudah kau tenang saja sebentar lagi aku akan datang kemari.”

Krystal hanya bisa menghela nafas pasrah, ia memandang Jongin seolah bertanya –apakah-kau-tahu-kemana-dia-akan-pergi-. Jongin menggelengkan kepalanya dan menggidikan kedua bahunya.

“Sudah kau tenang saja Krys, Baekhyun pasti kembali.” Ucapnya.

“Hm.” Balas Krystal.

-120 menit berlalu-

“Krystal!!” panggil Baekhyun dari halaman rumah Krystal. ia berteriak sekeras mungkin agar Krystal mendengarnya.

Krystal yang mendengar namanya di sebut itupun langsung keluar untuk menghampiri Baekhyun.

“Hha!?” Krystal merasa terkejut melihat apa yang tengah dilihat oleh kedua matanya.

“Oppa—“ Krystal menutup bibirnya yang terus menganga karena takjub.

Ya, Baekhyun datang dengan pakaian tuxedo, lantas mobil yang ditumpanginya itupun ia beri hiasan bunga nampak seperti mobil pengantin, dan juga ditangannya sudah ada sebouqet mawar merah dan kotak beludru yang berada didalam saku celananya.

Baekhyun berjalan mendekat kearah Krystal dan langsung bersimpuh dihadapan gadis itu.

“Krystal will you marry me?” ucap Baekhyun sembari membuka kotak beludru bewarna merah itu.

“Yes I will.” Balasnya senang. Matanya sudah berkaca-kaca menatap Baekhyun.

Baekhyun pun memakaikan cincin itu kejari manis Krystal. sebelumnya ia sempat mengedipkan matanya kearah Jongin. Ya, Jongin dan Baekhyun sudah merencanakan hal ini sebelumnya. Jongin membantu memberikan ide jalannya acara lamaran Baekhyun. Dan Baekhyun sangat berterimakasih untuk hal itu.

Krystal langsung memeluk tubuh Baekhyun erat. “Aku mencintai mu Oppa, sangat mencintaimu… Byun Baekhyun.”

“Aku juga mencintaimu Jung Soojung, ah ani! Hari ini kau resmi menjadi Nyonya Byun. Hahahha” canda Baekhyun.

Jongin tersenyum melihat Baekhyun dan Krystal akhirnya bisa bersama-sama.

 

 

END

Mianhe kalau alurnya terlalu kecepetan semoga epep ini masih bisa menghibur para readers yang setia baca epep ku >.<…

Untuk Ff Baekstal lainnya tenang aja, aku masih nyediain project Baekstal yang banyak kok hihihi😀 jangan lupa komentarnya

11 thoughts on “My Lovely Baekhyun [Chap.7] END

    • hehehe iyaaa maaf ya kalau emg kecepetan.
      jujur aku udh ngestuck ama ini ff jadi kurang dpt feel pas ngebuatnya.
      sekali lag makasih udh baca😀
      okeyy-project nya bakal keluar scepatnya kok. ditunggu ya😀

  1. Tor kok gue nyesek yak, krystal ninggalin jong in😥 gue tau ini ff baekstal tpi ntah kenapa gue gak rela baekstal happy malah pengennya kaistal😀

  2. alurnya emang agak cepet sih,tapi aku suka.knp baekstal sweet bgt thor? pliss buat marriage lifenya mereka dong pgn tau nih thor.terakhir ditunggu ff baekstal lainnya *keep writing^^

  3. Walaupun sedikit ceritanya tapi yang penting happy ending ‘tetap semangat untuk menulis ya !’ aku suka banget ma cerita2nya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s