I’m Sorry [Drabble]

i'm sorry

”I’m Sorry”

Author: Pingkan

Main Cast: Byun Baekhyun | Jung Soojung | Kim Jongin

Other Cast: Exo Member

Genre: Sad | Romance

Lenght: [Drabble] || Rating: Teen

Disclaimer:

Cerita ini murni buatan saya, mohon untuk tidak mengcopy ataupun memplagiat.

No bash | No siders | No plagiat

Harap tinggalkan komentar.❤

Summary:

Maafkan aku, tapi…

Kami saling mencintai.

.

.

Soojung melangkahkan kakinya terburu-buru, air matanya mengalir deras diwajahnya, wajahnya memerah menahan amarah. Ia tidak mengidahkan tatapan orang-orang disekitarnya, baginya menemui ‘seseorang’ yang membuat luka dihatinya, adalah yang terpenting.

BRAKKK!

Soojung kehilangan kendali, dia mendobrak pintu bertuliskan ‘dorm exo’ dengan kasar.

Semua member EXO, sangat terkejut mendengar gubrakan keras dari arah pintu. Begitupun dengan kemunculan Jung Soojung yang secara spontan. Gadis itu dalam keadaan tidak baik sekarang. Wajahnya memerah, air matanya terus mengalir deras dipipinya, tubuhnya bergetar sesenggukan, pakaiannya lusuh, dan dia tidak menggunakan alas kaki.

“Soojung.” Ujar Suho kaget.

“Kau kenapa?” Tanya Chanyeol khawatir.

Soojung tidak menjawab, dia hanya terisak ditempatnya. Ekor matanya menoleh kekiri dan kekanan berharap dia menemukan seseorang yang dicarinya. Namun nihil, orang tersebut rupanya sedang tidak berada didalam dorm –Baekhyun.

“Kau mencari Baekhyun Hyung?” Tanya Jongin.

Ya, Namja itu pasti tahu bagaimana perasaan Soojung saat ini. Lelaki itu cukup peka, dengan perasaan gadis yang sejak saat dulu ia kagumi. Walau Soojung tidak pernah menyadari perasaan Jongin.

Soojung mengangguk pelan, air matanya terus mengalir dari pelupuk matanya.

“Sebentar, akan ku panggilkan.” Jongin menawarkan diri untuk memanggil Baekhyun, dikamarnya.

Semua member EXO paham akan kehadiran Soojung saat ini, makadari itu semua memilih kembali kekamarnya. Ya, urusan ini hanya menyangkut antara Baekhyun dan Soojung.

Tidak lama, Jongin datang bersama Baekhyun dibelakangnya. Mereka berjalan menghampiri Soojung yang masih berdiri diambang pintu. Jongin tahu, bahwa kehadiran Soojung di dormnya pasti untuk menanyakan soal kebenaran kisah cinta –Baekhyun dan Taeyeon-. Jongin pun ikut melenggang pergi kekamarnya, karena dia yakin keberadaannya disana pasti tidak diidahkan sama sekali oleh Soojung ataupun Baekhyun.

“Duduklah.” Seru Baekhyun pelan.

Soojung sama sekali tidak menggubris ucapan Baekhyun.

“Tenangkan dirimu, Soojung-a.” seru Baekhyun dengan suara lembutnya. Manik matanya menatap Soojung lembut. Persis seperti saat mereka menjalin hubungan 2 tahun lalu. Baekhyun masih tetap sama, pandangan itu, senyuman itu, wajah itu, dan lainnya. Yang berbeda adalah, Baekhyun kini merajut cinta bersama Kim Taeyeon, Leader SNSD.

Kumohon jangan seperti ini. Kau menyiksaku, Baek.

“Kau pasti sudah mendengar kabar tentang diriku dan Taeyeon Noona,” Ucap Baekhyun.

“Ya, aku akui…. Itu semua memang benar, maafkan aku Soojung. Kami saling mencintai.” Aku Baekhyun sambil menundukan wajahnya tidak berani menatap gadis dihadapannya.

“Sudah berapa lama kau menjalin hubungan bersama Taeyeon Eonni?” Tanya Soojung datar.

“Empat bulan.”

Soojung tertawa sinis, hatinya benar-benar terluka saat ini. Empat bulan sudah Baekhyun dan Taeyeon menjalani hubungan asmara. Dan empat bulan pula, Baekhyun mengkhianti kekasihnya –Soojung.

PROKK PROKK PROKK

“Kau hebat!!” Pekik Soojung sinis.

“Sudah empat bulan kau bersamanya? Hahaha… kenapa aku tidak tahu? Tsk, aku memang bodoh.” Ujar Soojung sakarstik.

“Bodoh!! Kau tahu!! Aku memang bodoh Oppa! Aku bodoh!!” Pekik Soojung kencang. Airmatanya kembali mengalir deras, jantungnya berpacu cepat, nafasnya mulai tersengal-sengal.

“So-Soo-Soojung-a, Mi-Mianhe…” lirih Baekhyun.

Soojung menatap sinis kekasihnya, oh bukan lagi! Mungkin sekarang mereka menjadi mantan kekasih.

Soojung berjalan menghampiri Baekhyun yang terduduk di Sofa.

PLAKKKK

Sebuah tamparan keras mengenai wajah tirus Baekhyun. Baekhyun hanya diam, dia tahu perbuatannya memang sudah kelewatan. Mengkhianati kekasihnya sendiri demi keegoisannya. Ya, pria itu memang pantas mendapatkan ‘tamparan’ dari Soojung.

“Kenapa kau tiga, Baek! Kenapa!” Lirih Soojung.

Matanya yang berkaca-kaca menatap nanar kedua mata Baekhyun. Baekhyun tahu, Soojung sangat terluka atas sikapnya. Namun Baekhyun tidak dapat berbuat apa-apa, keharmonisan hubungannya dengan Soojung sudah tidak seperti dulu. Dia merasa hambar menjalani hubungan bersama Soojung.

“Maafkan aku, Soojung.” Ujar Baekhyun pelan, bahkan sangat pelan.

“KENAPA KAU TEGA BAEK!! KENAPA KAU TIDAK PERNAH MEMIKIRKAN PERASAANKU!! KEMANA BAEKHYUN YANG DULU KU KENAL, HAH!?” bentak Soojung.

“KAU BUKAN BYUN BAEKHYUN!! BAEKHYUN TIDAK MUNGKIN MENGKHIANATIKU. DIA SUDAH BERJANJI PADAKU!! KAU BUKAN BAEKHYUN!! KAU BUKAN BAEK-”

Ucapan Soojung terhenti, saat tubuh Baekhyun merengkuh tubuh ramping Soojung. Menenangkan emosi gadis cantik itu.

Soojung kian menangis deras, dia memukul-mukul dada bidang Baekhyun.

“Kenapa Baek! Hiks.. hiks… kenapa kau tega!!” lirih nya.

“Apa aku pernah berbuat salah padamu. Hiks.. hiks… kau tidak tahu! Betapa hancurnya hatiku, saat mengetahui kau bersama Taeyeon Eonni.!! Kau jahat Baek! Kau … hiks… hiks.. jahat!” racau Soojung, dirinya begitu lemah dipelukan Baekhyun.

“Aku minta maaf Stallie, Aku minta maaf.” Lirih Baekhyun.

“Hiks… Hiks.. Hiks…”

“Aku tahu aku salah, maafkan aku. Aku mencintai Taeyeon… ku harap kau mengerti…” bisik Baekhyun lembut.

Soojung melepas kasar pelukan Baekhyun.

“Tapi, apa kau mengerti kalau aku begitu mencintaimu?” Tanya Soojung sarkastik.

“Aku tahu… tapi, maaf… kita tidak bisa bersama-sama lagi Soojung-a.” tunduk Baekhyun.

“Kau ingin mengakhiri semuanya?” pikiran Soojung mendadak kosong, tatapannya pun tampak seperti gadis tidak bernyawa.

Baekhyun mengangguk-anggukan kepalanya.

“Baiklah…” Soojung pun lekas berlari keluar dorm. Hatinya sungguh sakit mendengar penuturan kekasihnya. Bahkan, rasa sakitnya jauh lebih sakit dibanding ia mendengar kabar asmara –Taeyeon dan Baekhyun- tadi pagi, ya kalau bukan Victoria yang memberitahukan berita ini. Mungkin saja, gadis itu masih terus menganggap hubungan mereka baik-baik saja.

Soojung bagaikan gadis tak bernyawa yang berlari tanpa arah. Entah apa yang sedang dipikirkan gadis cantik itu. Yang jelas, saat ini Soojung butuh ketenangan. Soojung butuh sandaran!

Orang yang selalu menjadi sandaran untuknya dengan tega mengkhianatinya.

Tes Tes Tes….

Butiran air mata Soojung mengalir dengan indah dipipi tirusnya. Soojung hanya diam, enggan menghapus air matanya. Ia membiarkan air matanya terus mengalir membasahi pipinya layaknya rasa sakit hati yang berkecamuk dihatinya.

“Igeo.” Seseorang menyodorkan sebuah sapu tangan pada Soojung.

Soojung hanya diam tak bergeming. Bahkan, dirinya sama sekali tidak menoleh untuk melihat orang tersebut.

“Tidak baik wanita menangis seorang diri disini.” Ucap orang tersebut.

“Jika kau ada masalah, selesaikanlah dengan cara baik-baik. Jangan mengakhiri hidup dengan cara bodoh seperti ini.”

Soojung menoleh ketika orang tersebut mengucap kata ‘Mengakhiri hidup’ , Tentu saja Soojung bukanlah gadis bodoh yang dengan mudahnya mengakhiri hidupnya karena urusan percintaan. Ini konyol!

“Jangan sok tahu!” balas Soojung dingin.

“Bagaimana mungkin orang tidak mengira bahwa kau ingin bunuh diri, lihat saja? Kau berdiri diatas gedung SM! Bodoh!” ujar orang tersebut, yang tak lain adalah Jongin.

“Kau tidak mengerti!” sentak Soojung.

“Apa yang tak ku mengerti, hm? Dirimu? Aku bahkan lebih mengenalmu dibanding Baekhyun Hyung.” Sungut Jongin.

Soojung hanya diam, ya Jongin dan Soojung adalah kawan lama. Bahkan, Jongin lebih mengenal siapa Soojung sebenarnya, bila dibanding mantan kekasihnya –Baekhyun.

“Sudah jangan ikut campur urusanku! Jongin!” amuk Soojung.

“Kenapa? Apa aku salah?” Tanya Jongin, matanya memandang lekat manik mata Soojung.

“Bukan seperti itu, hanya saja…”

Ucapan Soojung terhenti, gadis itu kembali menangis. Rasa sakit kembali menyeruak dalam hatinya. Jongin pun dengan sigap menarik tubuh Soojung, merengkuh gadis itu erat-erat memberikan ketenangan dan kenyamanan pada gadis yang tengah terguncang jiwanya. Soojung butuh sandaran, dan sepertinya hanya Jongin yang mampu menjadi sandaran Soojung kali ini.

“Aku… aku… aku mencintainya Jongin… hiks.. hiks.. “ isak Soojung.

“Aku tidak ingin kehilangannya…. Apa aku ini gadis yang buruk Jongin? Hiks.. hiks.. kenapa Baekhyun tega mengkhianatiku…”

“Kenapa Jongin!! Kenapa…”

“Apa karena sikapku yang dingin, tidak seramah Taeyeon Eonni? Atau karena aku tidak bisa memasak sepandai Taeyeon Eonni? Atau karena aku tidak selembut Taeyeon Eonni? Atau karena aku-“

“Sttt! Jangan berkata seperti itu. Kau ya kau, tetaplah menjadi dirimu sendiri. Kau mempunyai keistimewaan yang tidak dimiliki orang lain, begitupun Taeyeon Noona. Kau dan Taeyeon Noona sama-sama memiliki keistimewaan masing-masing. Jadi, jangan anggap kau lebih buruk darinya.” Nasehat Jongin.

Jongin mengusap punggung Soojung perlahan, lelaki itu bisa merasakan rasa sakit yang kini mendera sahabatnya –Soojung. Tapi, apa Soojung tahu bahwa Jongin pun merasakan sakit yang sama. Ya, Jongin sakit melihat Soojung terluka dan diapun sakit karena tidak bisa memiliki Soojung.

Mereka hanya teman, tidak lebih.

“Tenanglah, jika Baekhyun Hyung adalah jodohmu. Mungkin dia akan kembali padamu. Sudahlah, jangan menangis. Aku bahkan seperti tidak mengenali Jung Soojung saat ini.” goda Jongin.

Soojung tersenyum kecut, memukul pelan dada Jongin.

“Jangan meledekku disaat aku sedang sedih, Jongin!”

Soojung melepas pelukannya, menatap sendu wajah Jongin. “Apa kau pernah merasa sakit hati, Jongin?” Tanya Soojung.

“Aku? Tentu saja tidak, babo!” Jongin merangkul tubuh Soojung. Ya, kali ini dia harus berbohong pada sahabatnya sendiri. Berbohong demi kebaikan, tidak apa bukan?

Toh, Jongin tidak suka perasaan cinta nya pada Soojung diketahui oleh banyak orang. Biarkan Jongin yang menyimpan perasaannya sendiri. Tanpa seorangpun yang tahu.

“Mwo! Wae?”

“Karena aku tidak pernah jatuh cinta.”

“Nde, kenapa bisa? Bukankah banyak gadis yang menaruh hati padamu?”

“Karena, aku akan mencintai hanya satu gadis.” Jawab Jongin dengan senyuman khasnya.

“Tsk, kau meledekku ya?” ucap Soojung dengan senyum masamnya.

“Hahaha… tidak Nona Jung. Sudahlah ayo kita turun.” Ajak Jongin. “Buktikan pada Baekhyun Hyung, kau bisa bahagia tanpanya.” Lanjutnya.

Soojung tertegun menatap Jongin, ternyata sahabatnya yang selalu bertingkah seperti anak kecil, punya cara yang dewasa untuk menyikapi suatu masalah. Dan Soojung bangga, memiliki sahabat seperti Jongin.

 

END

Oke, FF ini terinspirasi karena berita –Taeyeon dan Baekhyun-😥 L. Agak kaget sih dengernya, meski udh tahu juga kalau Taeyeon Eonni kan bias nya Baekhyun Oppa. Tapi, tidak apa-apalah mereka kan juga manusia pasti punya pilihan sendiri, iyakan? #pukpukpuk. #akurapopo.

Tapi, Baek-Stal tetap No.1 dihatiku, meski gak real >.< wkwkwkwk😀 :’D

So, jangan lupa tinggalkan komentarnya yaaa….

Maaf kalau ceritanya agak ngawur dari judulnya >.<

8 thoughts on “I’m Sorry [Drabble]

  1. Kok gue nyesek sendiri ya tor😦 sequel tor plis. Buat kaistal bersatu😀 buat bacon cembburu gitu walaupun real nya kagak -_- ayo dong tor😉

  2. njirrr… lebih nyesekk lgi bca nih ff😥 pliss thor…meskipun baekyeon udah real, jangan berhenti buat ff baekstal yh🙂
    biar laah baek sm taeng /sok tegar/ -_- asal ff mu baekstal lagi😀 ini sequel dong >_<

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s