[Freelance] I’ll Be Back To Seoul

Clouds

“ I’ll Be Back To Seoul “

Author : G24 (Ji )

Maincast : Krystal Jung | Jeon Jungkook | Kim Seok Jin

Othercast : –

Genre : Romance | Sad | Hurt | Complicated | Fluff

Rating : PG 15

Length : One Shoot

Summary :

“However you are . . . I loved you yesterday, I love you still, I always have, I always will. . .”

 .

.

.

 

“Chagi-ah. . . Sudahlah, cake strawberry ini kan sama saja. Hanya saja, aku membelinya di toko kue yang lain dari biasanya.” Ucap Jungkook sembari menatap kue yang baru dibelinya.

 

“Tetap saja aku tidak suka. Pasti rasanya berbeda!” Balas Krystal sambil mempoutkan bibirnya.

 

“Rasanya pasti sama saja kalau aku yang menyuapinya. . .” Ucap Jungkook sambil mencolekkan krim kue ke pipi Krystal.

 

“Ihh, pokoknya aku tetap tidak suka!”

 

“Cobalah strawberry ini,rasanya manis. Semanis wajahmu chagi-ah” Rayu Jungkook sembari menyodorkan strawberry yang berada di ujung bibirnya.

 

HAP!

Krystalpun melahap strawberry yang ada dimulut Jungkook dengan bibir mungilnya itu. Seketika Jungkook langsung memeluk Krystal dari belakang.

 

 

 

 

“Jangan cemberut lagi ya Stallie.”bisik Jungkook.

 

Krystal hanya terdiam,tetapi dalam hatinya dia sangat senang karena Jungkook selalu bisa membuat dirinya merasa begitu spesial. Krystal memang kekanak-kanakan, hal-hal sepelepun dijadikan permasalahan yang besar. Dan hanya Jungkook ,kekasihnya yang paling mengerti dirinya.

 

***

 

‘Lama sekali Oppa. . . Sudah lewat 1 menit’ Batin Krystal.

 

“Hei Krystal ! Pasti kau sedang menunggu jemputanmu yang selalu telat itu ya? Hahahaha…” Ucap namja teman sekelas Krystal sambil memainkan gas motornya – Jin.

 

“Berisik kau namja aneh! “ Ucap Krystal kesal.

 

“Bagaimana kalau kau ku antar pulang?” Bujuk Jin.

 

“Cih ! aku tidak sudi berboncengan dengan namja aneh sepertimu”

 

“Mana ada bidadari sepertimu rela berjalan kaki sendirian”

 

Krystal tersanjung dengan rayuan Jin. Ya, yeoja ini memang terlalu mudah luluh dengan rayuan-rayuan manis. Diapun menaiki jok belakang motor Jin dan langsung bergegas pulang.

 

 

“Kemana Krystal? Biasanya dia menunggu didepan gerbang kampusnya. Oh Tuhan ! aku telat 1 menit lagi dan lagi. Dimana dia sekarang? . .”Gumam   Jungkook cemas.

 

“Tuan, apa anda melihat Krystal? ” Tanya Jungkook kepada satpam kampus.

“Baru saja dia pulang bersama lelaki yang menggenakan motor besar”

“Kalau boleh tahu, siapa lelaki itu?”

“Yang aku tahu lelaki itu sekelas dengan Krystal”

Jungkookpun langsung bergegas menuju apartemen Krystal.

 

 

 

“Krystal …” Panggil Jungkook didepan pintu kamar Krystal.

 

CEKLEK!

Krystalpun membuka pintu kamarnya. Dengan wajah kesalnya, Krystal kembali menutup pintu itu. Jungkook terus memanggil Krystal dan memohon untuk dibukakan pintu.

 

“Chagi-ah, maafkan aku. Aku telat menjemputmu lagi. Aku akan menjelaskan semua ini… Krystal, ku mohon bukakan pintunya. . .” Ucap Jungkook memelas.

 

“Alasan apalagi yang ingin kamu katakan?” Tegas Krystal sambil membukakan pintunya.

 

“Bolehkah aku masuk untuk menjelaskannya?”

 

Krystal hanya terdiam bertanda bahwa ia mengizinkan Jungkook masuk. Sesampainya diruang tamu, Jungkook langsung memeluk erat tubuh Krystal.

 

“Chagi-ah,aku sungguh minta maaf. Aku berjanji, tidak akan mengulanginya lagi. Aku mohon chagi, maafkan aku” Mohon Jungkook sembari menatap lekat-lekat Krystal.

 

“Ini sudah kali ke 3 kamu telat menjemputku. Walau hanya 1 menit, tetap saja aku paling tidak suka menunggu !” Ucap Krystal kesal.

 

“Iya Krystal,aku janji. Ini kali terakhir aku telat menjemputmu. Tetapi bolehkah aku menanyakan satu hal? Siapa namja yang tadi mengantarmu pulang?

 

“Inilah akibatnya jika kamu telat menjemputku. Aku akan bosan menunggumu dan aku akan pergi bersama orang lain” Ancam Krystal.

 

“Jangan chagi-ah, aku hanya terlalu khawatir jika kamu bersama orang lain. Aku takut kamu pergi. Aku janji tidak akan mengulanginya lagi.Aku sangat mencintaimu Krystal” Ucap Jungkook sembari memeluk erat-erat Krystal.

 

 

 

Krystal hanya terdiam dan lagi-lagi ia luluh begitu saja dengan perkataan Jungkook.

 

“Maaf ya chagi-ah. Aku tidak tahu harus berapa kali meminta maaf karena kesalahan bodohku ini…”

 

“Yasudah, kali ini aku maafkan” Ujar Krystal sambil mempoutkan bibirnya.

 

“Ini aku ada sesuatu untukmu” Ucap Jungkook sambil memberikan sebuah kotak kepada Krystal.

 

“Apa ini?” Tanya Krystal sembari membuka kotak itu.

 

Krystal hanya terdiam membisu dengan hati yang berbunga-bunga, melihat sebuah scrapbook yang berhiaskan foto-foto mereka berdua.

 

“Happy Anniversary 1st year chagi-ah. Saranghaeyo Stallie” Bisik Jungkook sambil mencium kening Krystal.

 

“Umm. Aku baru ingat hari ini hari Anniversary kita” Jawab Krystal santai.

 

Jungkook sempat tertegun kecewa dengan pernyataan Krystal. Namun dia tetap memeluk erat Krystal.

 

“Nado Saranghaeyo Oppa” bisik Krystal.

 

Ucapan Krystal itu yang membuat Jungkook kembali tersenyum untuk menutupi kekecewaan yang dia rasakan sebelumnya.

 

***

 

Keesokan malamnya, Jungkook sudah datang ke taman yang sudah disulapnya menjadi tempat makan malam nan romantis, dimana ia akan makan malam bersama Krystal. Jungkookpun menata penampilannya sesempurna mungkin untuk wanita yang sangat dicintainya itu.

 

 

 

 

 

 

1 jam berlalu, tetapi Krystal masih belum menampakkan batang hidungnya. Jungkookpun masih terlihat setia menunggu kedatangannya. Dia sangat menghawatirkan Krystal, karena Krystal tak kelak menjawab telepon darinya.

 

‘Kemana kamu Stallie? Aku menunggumu disini. . . Apa lagi-lagi kamu tidak mengingat hari special kita?’ Batin Jungkook.

 

Sementara Jungkook yang masih menunggu kehadiran Krystal, ternyata Krystal sedang asyik makan malam dengan Jin. Setelah pulang sekolah, Jin memang merayu Krystal untuk makan malam bersama dan lagi-lagi Krystalpun meng-iyakan ajakan itu, sampai-sampai dia lupa bahwa dia sudah ada janji makan malam dengan Jungkook.

 

“Hei,lihat kepiting rebus ini. Merah seperti pipimu yang chubby itu Krystal ! Hahahaha” Goda Jin sambil mencubit gemas pipi Krystal.

 

“Enak saja ! Lihat gurita ini. Jelek seperti wajahmu. Hahaha” Balas Krystal.

 

“Hahaha.. Kau ini!” Ucap Jin menjitak gemas Krystal.

 

Tiba-tiba,Krystal baru menyadari kalau handphonenya daritadi bergetar. Dia baru ingat kalau dia sudah ada janji makan malam dengan Jungkook. Krystal bergegas siap-siap untuk ke taman dimana tempat itu adalah tempat yang sudah dipersiapkan matang-matang oleh Jungkook.

 

“Jin, bolehkah antarkan aku ke taman kota sekarang?”

“Memangnya ada apa? Nampaknya, kau terburu-buru sekali?”

“Aku ada janji dengan namjachingu ku”

 

Seketika. terlintas Jin merasa cemburu ketika Krystal berkata seperti itu. Geram rasanya momen bahagia mereka dirusak oleh Jungkook kekasih Krystal itu. Awalnya Jin menolak untuk mengantar Krystal,tetapi karena dia tak tega melihat wajah Krystal yang terus memohon dengan wajahnya yang memelas itu,akhirnya Jin mengantarkan Krystal ke taman kota.

 

 

 

 

Sesampainya di taman kota. . . .

“Khamsahamnida Jin… Lain kali teraktir aku lagi ya. Hahaha. Bye!” Ucap Krsytal sambil berjalan masuk ke taman kota.

 

“Cheonmanayo Krsytal. Pastilah, apapun kuberikan untukmu.. hahaha. Bye!” Ucap Jin sedikit menggoda Krystal.

 

Krystal hanya tersenyum dengan wajahnya yang mulai merona. Tanpa disadari, Jungkook sudah memperhatikan mereka dari jauh. Ada perasaan cemburu yang menghampirinya. Bayangkan saja,dia sudah menunggu 1 jam lebih namun apa yang dia lihat? Krystal diantar oleh seorang namja yang tak dikenalinya itu. Namun, dia tetap berpikir positif dengan hal itu.

 

“Oppa,kau sudah daritadi disini? Yaampun, indah sekali tempat ini..” Ucap Krystal dengan santai.

 

“Tidak, aku baru sebentar saja disini. Ini kursi khusus untuk tuan putriku yang cantik,silahkan mencoba makanan lezat ini Chagi-ah” Tutur Jungkook sambil mempersilahkan kursi untuk Krystal.

 

“Umm, aku sudah kenyang sekali Oppa. Baru saja aku diteraktir oleh Jin” Jawab Krystal sedikit manja.

 

“Oh namja itu bernama Jin. Aku ingin berterimakasih dengannya karena dia selalu mengantarmu pulang ketika aku terlambat dan sudah membuat yeojachingu ku kenyang malam ini. Berhubung kau sudah kenyang, bagaimana kalau kau mencoba cake strawberry ini sebagai makanan penutup? Pasti lezat.. Ayolah Krystal” Tutur Jungkook berusaha untuk tetap tegar.

 

“Hoaamm. Aku sudah ngantuk sekali Oppa, ayo kita pulang. Dilain waktu saja kita makan malam lagi..” Ucap Krystal sambil memegang pergelangan tangan Jungkook.

 

Jungkook hanya tersenyum meskipun dengan berat hati menuruti permintaan Krystal. Selama perjalanan, Krystal tertidur pulas di boncengan Jungkook. Sesampainya di apartemen Krystal,Jungkook membawa Krystal yang sudah tertidur pulas ke tempat tidurnya.

 

 

“Selamat malam, Stallie. Aku sangat mencintaimu” Bisik Jungkook sambil mengecup kening Krystal.

 

Tak lama kemudian, Jungkook menutup pintu kamar apartemen Krystal dan begegas untuk pulang kerumahnya.

 

***

Mentari pagipun mulai menampakkan sinarnya. Kicauan burungpun ikut meramaikan pagi yang cerah. Semua orang mulai sibuk dengan rutinitasnya,terkecuali Krystal yang masih terlelap dengan tidurnya.

 

KRING!

 

Krystal baru terbangun,sementara alarmnya yang sudah daritadi berbunyi. Dengan bermalas-malasan, ia membuka matanya dan menguap lebar. Dilirknya waktu sudah menunjukkan pukul 10 pagi. Dengan santai, ia mengambil handuk dan berjalan ke kamar mandi. Ya,yeoja yang satu ini memang memakan waktu berjam-jam untuk membersihkan dirinya.

 

Dengan tubuh yang masih berbalut handuk putih, Krystal mengecek ponselnya yang berada diatas tempat tidurnya. Tiba-tiba dia tersentak melihat pesan dari Jungkook.

 

From : Kookie Oppa❤

To     : Stallie

08:00 KST

Goodmorning Chagi, hari ini aku ada tugas dinas ke Myeongdong. Aku harap kamu bisa menemuiku di stasiun. See you :*

 

Bergegas Krystal langsung menggenakan pakaian ala kadarnya. Berusaha mencari taxi yang kosong, Krystal dengan nafas yang tersengal-sengalnya itu akhirnya menemukan taxi kosong.

 

Sementara Jungkook yang masih berharap kedatangan wanita yang paling dicintainya itu, sampai-sampai dia rela melewat banyak kereta yang sudah sedari tadi seharusnya ia naiki. Namun, harapannya sudah pupus karena dilihatnya waktu menunjukkan bahwa ia telah terlambat dinas. Dengan berat hati, Jungkook melangkah dengan lesu menuju pintu masuk kereta.

 

 

 

Sesampainya distasiun, Krystal mencari-cari keberadaan Jungkook. Dilihatnya Jungkook yang sudah hampir memasuki daun pintu kereta, Krystal langsung berlari secepat kilat. Ditepuknya bahu Jungkook sehingga membuat dia menoleh ke arah Krystal.

 

“Oppa, kenapa kau mendadak sekali ingin pergi jauh dari ku?” Tanya Krystal sambil memeluk Jungkook.

 

Dan lagi-lagi kereta itupun melaju meninggalkan Jungkook. Ia merasa senang, karena baru kali itu Krystal terlihat mencemaskannya.

 

“Maafkan aku Krystal-ah, aku tidak bermaksud seperti itu. Sebenarnya makan malam yang kubuat semalam, sebagai kejutan kecil untukmu,sekaligus aku ingin pamit kepadamu karena hari ini aku akan pergi ke Myeongdong. Tetapi, kamu sudah kenyang dan terlihat lelah. Aku tidak tega melihatmu yang sudah mengantuk. Sampaikan salamku untuk Jin ya, aku sangat berterimakasih dengannya karena dia tidak pernah telat untuk mengantarmu pulang. Aku sangat mencintaimu mu Chagi” Tutur Jungkook sambil memeluk erat Krystal.

 

Krystal tertegun mendengar perkataan Jungkook. Dia baru sadar kalau selama ini ia selalu membuat Jungkook kecewa. Dia tak mengerti mengapa ia terlalu egois pada Jungkook. Beribu rasa bersalah berkecamuk dihatinya.

 

“Aku mencintamu lebih Jungkook.” Ucap Krystal memelas

 

Jungkook hanya tersenyum sambil mengecup kening Krystal.Tiba-tiba kereta menuju Myeongdong datang lagi,namun kereta ini adalah keberangkatan terakhir. Dengan langkah yang agak cepat Jungkook langsung menaiki kereta tersebut. Teriakan kecil Krystal menghampiri telinga Jungkook.

 

“Apa kau akan kembali Kookie?”

“I’ll be back to Seoul!” Ucap Jungkook lantang.

 

 

 

 

 

Pintu keretapun perlahan tertutup. Kereta itu mulai melaju dengan cepat.

Krystal kembali pulang dengan perasaan yang masih mengganjal.

 

***

Pagi hari setelah kepergian Jungkook ke Myeongdong, Krystal bersiap-siap untuk berangkat ke kampus. Dengan perasaan yang masih berkecamuk, Krystal menyantap sarapannya dengan malas sambil menonton siaran berita ditelevisi. Tidak disangka, siaran itu membuat Krystal tersentak dan menghentikan kunyahannya itu. Ternyata kereta terakhir keberangkatan ke Myeongdong, mengalami kerusakan sehingga membuat kereta tersebut terbakar. Dia tak peduli bahwa hari ini dia ada jam pagi di kampusnya dan langsung begergas menuju stasiun.

 

Setibanya distasiun, Krystal langsung menuju ruang informasi dan bertanya-tanya mengenai penumpang yang berada didalam kereta terakhir ke Myeongdong kemarin. Namun tak satupun petugas disana memberikan

kejelasan pada Krystal. Ia hanya dapat tertegun dan tiba-tiba matanya berkaca-kaca. Tak dapat menahan air matanya itu, Krystal menangis tiada henti mengenang kekasih yang selalu membuatnya merasa special itu.

 

“Maaf Nona, jika anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut, sebaiknya Nona datang kerumah sakit ini. Semua korban dievakuasi disana” Ucap salah satu petugas sembari memberi alamat rumah sakit.

 

Tanpa fikir panjang, Krystal langsung menuju ke rumah sakit itu. Ia langsung menanyakan kepada para petugas rumah sakit mengenai korban yang bernama Jeon Jungkook. Lalu, diantarnya Krystal menuju kamar mayat oleh salah satu perawat. Dilihatnya sekujur tubuh yang sudah gosong tak terbentuk. Dirasanya kaki yang bergemetar, seakan tak percaya dengan hal yang menimpa kekasihnya.

 

“Apa ini benar-benar Jeon Jungkook?” Tanya Krystal lemas.

 

“Benar. Karena kami menemukan kartu nama yang berisikan nama Jeon Jungkook didalam kantong celana korban ini. Tak ada satupun sanak keluarga yang bisa kami hubungi. Apakah anda keluarganya?” Jawab perawat itu.

 

 

 

“Bukan, aku pacarnya…..Bisakah saya ditinggal sendiri sebentar?” Mohon Krystal.

 

Karena tak tega, perawat itu mengizinkan Krystal sendiri bersama mayat kekasihnya itu. Dengan air mata yang terus mengalir, Krystal memeluk mayat yang sudah hancur itu.

 

‘Aku mencintaimu lebih Kookie. Maafkan aku. Aku menyesal selalu membuatmu kecewa. Kata terakhir yang ku ingat dari mu, I’ll be back to Seoul….’

 

END

Hai readers ! Ini FF pertama gue nih. Sebenernya rada-rada ga ngerti sih sama yang berbau Korea Korea gitu . Tapi berhubung temen gue (emang ada yang mau jadi temen gue?) demen akut sama Krystal dan teman-temannya, gue jadi seneng aja bikin FF,walau masih ancur sih bahasanya, gue sih ngerasa FF ini random banget. Tapi FF ini murni buatan gue,kok tanpa ada bahan pengawet lainnya. Semoga kalian suka ya bacanya. Harap tinggalkan barang bawaan anda. Eh salah, harap tinggalkan komentar #apasi #gajelubil #lokesip.

 

 

10 thoughts on “[Freelance] I’ll Be Back To Seoul

  1. aku jga nge fans bangett sm krystal >_< /curhat/ … sedih jga yh si jungkook'nya harus meninggal😦 cerita'ny kurang greget nih thorr🙂 moga ff selanjut'ny bisa lebih keren😀 fighting thorr ^^

  2. Keren banget ini, bikin nangis akhirnya,, kasian banget jungkooknya , krystal nyesel banget itu pasti😦 tapi aku suka pairingannya (jungkook-krystal-jin) hahaha😄
    kalau lebih panjang lagi ceritanya bakal lebih dapat feel sedihnya, bikin tambah keluar air mata😄
    tapi ini udah bagus baget kok, keep writing authornim~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s