Oppa [Chap.3]

Oppa12

Tittle: Oppa!

Author: Pingkan

Main Cast: Byun Baekhyun | Jung Soo Jung | Oh Sehun

Other Cast: Find by yourself

Genre:

Romance | Sad | Hurt | AU | Friendship | Family

Raiting: PG 16 || Length: Chapter

Summary:

So Lucky my Love, So Lucky to have you, So Lucky to be you’re Love

***

            TOK TOKK TOKK

“Siapa?” pekik Krystal.

“Oppamu yang paling tampan seantero Korea Selatan.” Balas seseorang dari balik pintu putih itu.

“Ck, mengganggu saja.” gerutu Krystal.

CEKLEKKK

“Ada apa Oppa ku sayang?” tanya Krystal dengan wajah manis, yang dibuat-buat. Baekhyun tidak menjawab, dia langsung menyelonong masuk ke kamar adik nya.

“Yak! Oppa!” racaunya.

“Hey! Hey! Siapa yang menyuruh Oppa tidur di kamar ku? Cepat bangun!” Krystal menarik-narik baju Baekhyun. Mencoba membangunkan Namja yang memejamkan matanya di kasur king size milik Krystal.

“Sebentar, Chagi. Kau ini pelit sekali pada Oppa mu.” Ucap Baekhyun masih memejam kan matanya.

Krystal hanya mendengus, dan ikut tidur di samping Baekhyun. Pandangannya menatap lurus langit-langit kamarnya.

“Oppa.” panggil Krystal pelan.

Baekhyun membuka matanya. Dan menatap Krystal dari samping.

“Ne.” Balas Baekhyun.

“Cinta itu apa?” tanya Krystal polos.

Baekhyun hanya diam. Memikirkan pertanyaan Krystal ini.

“Cinta itu… ah! kenapa kau bertanya seperti itu padaku?” ucap Baekhyun.

Krystal menoleh kearahnya, pandangan mereka bertemu. Dalam jarak yang sangat dekat, bahkan kedua nya saling merasakan deru nafas masing-masing.

“Aku kan hanya bertanya.” Ucap Krystal sambil merengut kesal.

“Aku tidak tau pasti, Chagia. Hanya saja, saat jantung mu berdegup kencang, dan kau menjadi salah tingkah di depan seorang Namja. Itu tandanya kau menyukai nya. Ya, itu sih hanya pendapatku.” Ucap Baekhyun.

“Hm, begitu.” Krystal mengangguk-angguk mengerti.

“Apa kau menyukai seseorang?” tanya Baekhyun.

“Entahlah.” Krystal menggidikkan bahunya.

“Kalau kau menyukai seseorang, kau harus mengatakannya pada Oppa. supaya Oppa tau, bahwa lelaki itu adalah lelaki yang terbaik untukmu atau bukan.” Ujar Baekhyun.

Tangannya mengusap lembut puncak kepala Krystal.

“Ne, Oppa ku yang paling tampan.” Krystal mengecup sebelah pipi Baekhyun.

Aku akan selalu menjagamu. Tak akan ku biarkan seseorang menyakitimu, itu janjiku.’

“Oppa.” panggil Krystal lagi.

“Ne, Stallie.” Jawab Krystal.

“Aku ingin tidur dengan Oppa. Oppa tidak keberatan kan?” Krystal menatap Baekhyun penuh harap. Baekhyun pun menganggukkan kepalanya dan tersenyum manis.

Baekhyun dan Krystal membenarkan posisi tidur mereka. Krystal nampak tidur di pelukan Baekhyun. Sementara tangan Baekhyun melingkar indah di pinggang Krystal dan tubuh mereka berdua di tutupi oleh selimut tebal berwarna soft pink milik Krystal.

“Jaljjayo Oppa.” ucap Krystal manja.

“Nado Chagia.” Baekhyun mengecup kening Krystal.

Ingatlah! Bahwa Mereka hanya adik kakak, dan mereka adalah saudara sekandung!
***

            “Morning Appa dan Eomma ku sayang. Morning Baekkie Oppa.” Krystal mengecup pipi ketiga orang yang tengah duduk di meja makan.

“Morning too my princess.” Sahut ketiganya.

“Ini dia roti sandwich kesukaanmu chagi. Dan ini susu coklat hangat favoritmu.” Seru Ny.Byun.

“Gomawo, Eomma.” Tutur Krystal.

“Oppa, apa Oppa mau?” Krystal menawarkan sarapannya pada Baekhyun.

“Lihatlah Chagi, mereka tengah akrab kali ini. ya, semoga akan terus-terus seperti ini. tidak berkelahi terus.” Tutur Tn.Byun.

“Ne, Oppa.” ujar Ny.Byun sambil terkekeh pelan.

“Hm, tapi kau harus menyuapiku ya.” Manja Baekhyun.

“Baiklah. Aaaa..” Krystal mengarahkan roti sandwich nya ke mulut Baekhyun yang terbuka lebar.

HAPP

“Hm.. gomawo Chagi-ah, kau memang yeodongsaeng kebanggaan ku. Hahaa…” bangga Baekhyun.

“Ya, dan Oppa adalah Oppa yang paling ku sayangi.” Puji Krystal.

“Dan kalian adalah anak-anak terhebat yang Appa dan Eomma miliki.” Tutur Ny. Dan Tn. Byun.

Mereka ber 4 pun tertawa bersama-sama.

“Hey! Apa kalian tidak berangkat ke sekolah? Lihat! Sudah jam setengah 7.” Titah Ny.Byun.

“Ne Eomma, kami berangkat dulu eoh?” ucap Krystal.

“Hati-hati di jalan ya.” Ny.Byun melambaikan tangannya pada kedua anaknya. “Ne, Eomma.” Balas keduanya.

Baekhyun dan Krystal pun memasuki van biru milik Baekhyun. dan Baekhyun melajukan van miliknya dengan kecepatan sedang.

Tak sampai 30 menit

Mobil milik Baekhyun terparkir rapih di parkiran sekolah. Krystal dan Baekhyun bersama-sama turun dari mobil nya. Keduanya saling menautkan tangan masing-masing.

“Apa Oppa tidak takut, ketauan dengan murid-murid yang lain bahwa kita ini adik kakak?” tanya Krystal.

“Waeyo? Bukankah itu kenyataan. Untuk apa ditutup-tutupi.” Ujar Baekhyun sekenanya.

“Ck, bukankah Oppa yang bilang begitu.” Ucap Krystal.

“Haha.. sepertinya aku sudah merubah pikiran.” Balas Baekhyun enteng.

“Kajja.” Baekhyun menggenggam tangan Krystal erat.

Beberapa murid yang melihat adegan itu, terperangah tak percaya. Beberapa pasang mata bahkan terlihat bengong tak sadarkan diri. Ada pula, yang tengah menatap sinis kepada kedua nya. Dan juga, menatap penuh haru pada keduanya.

“Kau lihat? Aku risih Oppa di tatap seperti itu oleh mereka.” Bisik Krystal.

“Apa peduli mereka? Toh! Kita memang adik-kakak Byun Soojung!” tegas Baekhyun.

“Terserah Oppa saja lah.” Pasrahnya.

Krystal dan Baekhyun melanjutkan langkah nya menuju kelas. Saat di depan koridor kelas, 12-B. Krystal dan Baekhyun pun berpisah.

“Jamkkaman, Soojungie.” Cegah Baekhyun.

“Ada ap-“

Krystal hanya diam dan merengut kesal. Ya, Baekhyun kembali mencium keningnya seperti biasa. Sebenarnya semua itu bukan masalah baginya. Tapi, yang menjadi masalah kelakuan Baekhyun saat ini membuat semua yeoja yang melihat berteriak histeris. Dan terlebih ini di depan umum!

“Harusnya jangan menciumku di depan umum, Babo!” bisik Krystal.

“Kan aku sudah bilang, itu bukan masalahku.” Baekhyun mehrong kearah Krystal.

“Yasudahlah. Oppa, aku kekelas dulu eoh? Bye.” Krystal melambaikan tangannya pada Baekhyun dan Baekhyun pun membalasnya.

“Hoy!” Kai, Chanyeol, Sehun datang ke arah Baekhyun.

“Kau mengenali Krystal?” tanya Kai.

“Ada hubungan apa kau dengan Krystal?” sambung Sehun.

“Kalian berpacaran?” tanya Chanyeol.

“Berisik!” Baekhyun meninggalkan ketiga sahabat nya. Dan memasuki ruang kelas.

“Yak! Bacon!” pekik ketiganya.

Baekhyun duduk bersandar di bangkunya. Senyum merekah, terpancar di wajahnya.

“Kurasa dia sedang gila,” bisik Kai pada Sehun.

“Ya, dia nampak gila akhir-akhir ini.” komentar Sehun.

“Bukan akhir-akhir ini. dia memang gila sejak awal.” Chanyeol membenarkan ucapan kedua sahabatnya.

“Jangan bisik-bisik, aku mendengar ucapan kalian. Bodoh!” sindir Baekhyun.

“Kau ini kenapa sih? Tadi mencium Hoobae di depan umum? Sekarang senyam-senyum gak jelas kayak gini.” Ucap kai.

“Hahaha… soojung maksudmu?” tiba-tiba saja Baekhyun tertawa terbahak-bahak. Ketiga Namja itu saling berpandangan seolah berkata –Kita-Harus-Membawanya-Kerumah-Sakit-Jiwa.

“Dia adik ku, babo!” ucap Baekhyun santai.

“MWO!” pekik ketiganya.

Baekhyun menutup kedua telinganya rapat-rapat. Pekikan tiga namja itu membuat gendang telinganya hampir pecah. “Tidak usah berteriak!” rutuk Baekhyun.

“Be-Be-Benarkah?” Chanyeol tidak bisa menutup mulutnya.

“Kau pasti bercanda.” Kali ini Sehun juga tak habis pikir dengan ucapan Baekhyun.

Baekhyun hanya mengangguk dan tersenyum lebar.

“Kalau adik kakak, kenapa kau menciumnya babo!” omel Kai.

“Dia adik ku! Terlebih kita punya cara masing-masing untuk menunjukan rasa sayang kita satu sama lain.” Bela Baekhyun.

“Cih, aku tidak mengerti jalan pikiran mu Bacon.” Tutur Sehun.

“Sudah ah tidak usah bahas masalah ini. hey! Kau sudah mengerjakan tugas Kim Seongsaenim belum?” Baekhyun menyenggol lengan Sehun di sampingnya.

“Sudah.” Balas Sehun.

“Baiklah, aku lihat ya?” pinta Baekhyun.

“Kebiasaan.” Sehun hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan sahabatnya.

***

            Sehun berjalan dengan santainya menuju atap sekolah. Sepasang headset bertengger di kupingnya. Dengan kedua tangan yang dimasukkan kedalam kantung celanya serta, topi snapback yang di pakainya Sehun tampak cool dan sangat tampan.

CEKLEKK

Kedua pasang mata itu saling bertemu. Segaris senyuman tersungging di bibir tipis Oh Sehun.

“Kau ada di sini?” tanya Sehun berjalan menghampiri orang itu.

“Boleh aku duduk di sini?” tanya Sehun menunjuk tempat kosong di samping orang tersebut.

“Kau belum menjawab pertanyaan ku, Krystal-ah.” ucap Sehun.

“Ya, aku sedang ingin menyendiri saja. makanya aku kemari.” Tutur Krystal.

“Jadi kau ingin sendiri? Yasudah, biar aku yang pergi. Tenangkan dirimu dulu Krystal-ah.” Sehun menepuk-nepuk pundak Krystal dan bangkit dari duduknya.

“Jamkkaman.” Krystal menggenggam erat tangan Sehun.

“Tetaplah di sini Oppa.” pinta Krystal.

Sehun memandangnya bingung. Dia pun hanya menurut saja dengan ucapan gadis cantik di depannya. “Kau sedang ada masalah?”

Krystal menggeleng pelan.

“Lalu?” tanya Sehun bingung.

“Aku hanya butuh seseorang yang menemaniku. Itu saja, Oppa mau kan?” Krystal menatap Sehun penuh harap.

“Ne,” Sehun menggenggam erat tangan Krystal. Krystal pun menyenderkan kepalanya di pundak Sehun. Keduanya saling terdiam, berkutat dengan pikiran masing-masing.

“Kau mau mendengarkan lagu?” tanya Sehun.

“Boleh.” Krystal pun memasang sebelah headset yang di berikan Sehun ke telinganya. Keduanya nampak menikmati alunan merdu dari lagu Lucky_Exo.

Krystal memejamkan matanya. Begitu, menikmati alunan lagu tersebut. Sehun pun mengusap lembut rambut panjang Krystal. menghirup kuat-kuat aroma lavender khas rambut Krystal. dan menggenggam erat tangannya.

So Lucky my love

            So Lucky to have you

            So Lucky to be you’re love

Angin bertiup sepoi-sepoi ke arah mereka. Menerpa wajah cantik dan tampan milik mereka. Mereka sama-sama memejamkan matanya. Merasakan kehangatan yang menjalar di diri mereka masing-masing.

1 menit kemudian..

Krystal membuka matanya. Bersamaan dengan Sehun di sampingnya, keduanya saling menoleh dan tertawa pelan.

“Ku rasa, kita akan telat ke kelas Oppa.” ujar Krystal.

“Siap-siap menerima hukuman.. hahahaa…” tawa Sehun.

“Kajja, kita ke kelas.” Sehun menarik tangan Krystal untuk mengikuti langkahnya. Keduanya dengan cepat menuruni anak tangga, dan berlarian di koridor sekolah.

Sampai tepat berada di depan kelas, XII-B. Sehun dan Krystal berpisah, keduanya saling melambaikan tangan masing-masing dan terkekeh pelan.

“Sehun! Darimana saja kau? Kami mencarimu, Babo!” omel Chanyeol.

“Ada urusan.” Bohongnya.

“Bukankah tadi, Krystal? kau pergi dengan Krystal?” tanya Baekhyun.

Sehun mengangguk singkat dan duduk di bangku nya dengan santai.

Apa Sehun dan Krystal saling mencintai?

***

            Krystal melangkah kan kaki jenjangnya perlahan. Sambil bersenandung ria, dia menggenggam erat tali ransel nya. Kalimat-kalimat di lagu Lucky_Exo yang di dengarnya bersama Sehun terngiang-ngiang jelas di kepalanya.

“So Lucky my love.” Ucap Krystal sambil tersenyum-senyum aneh.

“So Lucky to have you.” Krystal hampir menjerit karena kegirangan.

“So Lucky to be you’re love.” Kali ini Krystal berputar-putar dan berjingkrak-jingkrak tidak jelas di pinggir jalan Seoul yang cukup sepi.

“Omona! Lagu itu sangat bagus. Aku akan meminta Baekkie Oppa, membelikan album Exo! Harus!” ucapnya mengepalkan tangannya.

CEKLEKKK

“Eomma, aku pulang!” Pekik Krystal.

Tidak ada sahutan.

“Ah sebaiknya aku kemar Baekkie Oppa.” ujar Krystal.

Krystal pun dengan cepat berlari kecil menaiki anak tangga, untuk sampai kekamar Baekhyun.

CEKLEKKK

“Oppa!” Krystal berlari memeluk Namja yang tengah bersantai sambil menonton tv . “Yak!” kaget Baekhyun.

“Oppa, tau boyband Exo? Oppa, belikan aku album terbaru mereka ya? Jebal.” Rengek Krystal.

Baekhyun menatap Krystal dengan bingung.

“Bukankah kau hanya menyukai Infinite? Kenapa jadi suka Exo?” tutur Baekhyun.

“Hm, sudahlah Oppa aku ingin album mereka yang terbaru. Plissssss… belikan ya?” manja Krystal. Baekhyun pun mengangguk.

“Gomawo.” Krystal mengecup bibir Baekhyun sekilas dan pergi ke kamarnya.

Baekhyun diam mematung. Tangannya bergetar, menyentuh bibir merah miliknya.

Apapun demi dirimu, asal kau bahagia.’

TBC

Oke, untuk part 3 cukup segini dulu ya…\hehehe :D/

Harap comment setelah membaca FF absurd author ini ya…

Gomawo~

12 thoughts on “Oppa [Chap.3]

  1. Akhirnya di lanjutin juga

    Aku masih bingung di ff ini baekstal itu ade kaka kandung tapi kok kelakuannya kaya pacaran ya eonnie?

    Cepet lanjut ya eonnie aku penasaran nih

  2. asdfghjkl
    Kle, liattt dong itu di depanmu ada namja baik yang suka banget sama kamu dan itu kakakmu sendiri, kle peka! peka!!!!!!!!!!!!!!!
    Asdfghjkl aku gabisa ngomong apa-apa, aku pengen baekstal titik koma gapake jebret wkwkwkwkwk
    keep going kak~

  3. Oh my chan !!!

    ( salah lagi aku -_- efek.dibuat bingung and penasaran sama authotnya nih )

    Oh my god ini kenapa.bisa gini mereka saudara kandung tapi bacon kenapa kya yg fall in love gtu sama ade nya sendiri😥 huaaaa … terus ini nasib uri sehun gimana ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s