Oppa [Chapter 2]

Oppa12

Tittle: Oppa!

Author: Pingkan

Main Cast:

Byun Baekhyun | Jung Soojung | Oh Sehun

Other Cast:

 Son Naeun | Kim Jong In

Genre:

Romance | Sad | Hurt | AU | Friendship | Family

Raiting: PG 16 || Length: Chapter

Summary:

Aish! Dasar Namja Mesum..

***

                Krystal melepas tautan bibirnya dengan Namja yang tak dikenalnya. dia mendorong tubuh Namja itu kencang. Membuat Namja itu terhuyung kebelakang. Krystal mengusap bekas bibir Namja itu dengan kasar dibibirnya.

Tatapan matanya tajam.

“Kyaaa! Apa kau penjahat kelamin?huh?” rutuk Krystal.

Krystal memeluk tubuhnya sendiri, takut jikalau pemuda itu semakin berbuat macam-macam padanya. Matanya tak lepas, menatap tajam lelaki yang sudah mulai berdiri dari posisi jatuhnya.

Lelaki tinggi, berkulit putih susu, wajah tampan, dengan rambut blonde yang sangat pas dengan dirinya. Menatap Krystal heran.

“Ck, dasar yeoja aneh.” Lelaki itu berjalan pergi meninggalkan Krystal seorang diri.

Krystal hampir tidak bisa menutup rapat mulutnya. Dirinya masih tercengang dengan hal yang baru saja menimpanya.

Kurasa aku harus kerumah sakit jiwa.’

***

            Krystal berjalan cepat menuju kelasnya.

“SON NAEUN!! DIMANA KAU!!” Pekik Krystal kencang. Membuat semua murid dikelasnya bergidik ngeri melihat nya yang tengah tersulut emosi.

“Naeun? Bukankah tadi kalian pergi bersama?” tanya Ahreum yang tengah duduk dibangkunya.

“Naeun belum tiba?” tanya balik Krystal. ahreum menggeleng pelan.

“Waeyo? Ada masalah memangnya Stallie?” tanya Ahreum bingung.

“Hm, Tidak Ahreum-ah. sudah ya, aku sedang ada urusan dengan Naeun.” Krystal pun berlari keluar kelas. Mencari salah satu sahabatnya selain Ahreum.

Naeun! Mati kau!’

Krystal berjalan cepat, namun langkahnya terhenti saat melihat Naeun dengan seorang pemuda yang tengah duduk dibangku taman. Kedua pasang muda-mudi itu nampak tengah memadu kasih.

“Naeun!!” sentak Krystal.

Naeun dan pemuda disampingnya menoleh saat melihat keberadaan Krystal dihadapannya. “Ne, Stallie. Wae?” tanyanya polos.

Krystal menggeret paksa lengan Naeun.

“Yak! stallie. Pelan-pelan dong, sakit tau.” Racaunya.

“Maaf, tapi aku sedang kesal. Kau tau! Gara-gara kau, aku jadi bertemu dengan Namja penjahat kelamin. Dia mencium bibirku, Son Naeun!! Dan kau tau… ini adalah First Kiss ku!! Huwaaaa…” ucap Krystal histeris.

Naeun membulatkan matanya. Dia masih, belum dapat mencerna dengan baik ucapan sahabatnya.

“Jeongmal?” tanya Naeun.

PLETAKKK

Krystal mendaratkan sebuah kepalan tangannya dikepala Naeun. “Kau kira aku sedang bercanda, eoh?” kesalnya.

“Aish! Stall, tapi tidak usah menjitak kepalaku dong.” Gerutu Naeun.

“Lalu bagaimana? Apa kau sudah lapor kan dia ke guru BK?” tanya Naeun.

Krystal menggeleng. “Aku takut dengannya, Naeun-ah.” ucap Krystal pelan.

“Memang yang manasih orangnya? Kau hafal ciri-ciri nya kan?” tanya Naeun. Krystal pun mengangguk. “Intinya, dia sekelas dengan Kai Oppa, Namja Chingumu yang mempunyai kulit eksotis itu.” Ujar Krystal.

“Teman sekelas Kai Oppa? nuguya… Hm, apa Taemin Oppa? atau Chanyeol Oppa? hm, Baekhyun Oppa? atau Tao Oppa? atau Minho Oppa? atau Sehun Oppa? yang mana Stall?” tanya Naeun polos.

Krystal hanya dapat menatap datar sahabatnya ini.

“Mana ku tau! Aku tidak sempat tanya namanya. Yang jelas, dia teman sekelas Kai Oppa. eh, Kau kenal Baekhyun Oppa?” tanya Krystal. Naeun mengangguk.

“Apa Baekhyun Oppa sang penjahat kelaminnya?” tanya Naeun.

‘Dia bukan penjahat kelamin, dia itu kakakku. Kakak yang sering menyiksa adiknya.’

“Bukan, ehm.. hanya saja aku pernah dengar yang namanya Baekhyun Oppa.” elak Krystal.

“Oh.”

“Sebentar, akan ku tanya kan ya pada Kai Oppa. Namja yang kau maksud itu.” Naeun menggenggam tangan Krystal menghampiri seorang Namja yang duduk dibangku taman.

“Annyeong Oppa.” sapa Krystal.

“Annyeong Stall. Waeyo? Kenapa tadi kau buru-buru sekali menarik Naeun, sampai tidak menghiraukan keberadaanku.” Celoteh Kai.

“Hehehe… Mian ya Oppa. sedikit ada gangguan.” Ujar Krystal sambil terkekeh.

“Oppa, apa kau mempunyai seorang teman penjahat kelamin?” tanya Naeun polos. Krystal dan Kai sama-sama membulatkan matanya.

Omona! Kenapa Naeun ini bodoh sekali. Harusnya, dia jangan bilang seperti itu. Aigoo!! Bisa mati aku.’

“Mwo! Penjahat kelamin? Sepertinya tidak. Memang kenapa? Apa dia menyentuh kalian?” tanya Kai penuh selidik. Matanya menyipit, mengintrogasi kedua Yeoja cantik dihadapannya.

“Hm, bukan aku Oppa. tap-“ Krystal langsung membekap mulut Naeun.

Kai menatap bingung dua sejoli ini. jelas, terlihat dimatanya kedua gadis cantik ini tengah menyembunyikan sebuah rahasia.

“Ada apasih? Kenapa kalian jadi aneh begini.” Tanya Kai penasaran.

“Ah.. aniyo, Oppa.” Krystal menggeleng pelan, seraya memperlihatkan tawa lebarnya.

“Aku tidak punya teman Namja penjahat kelamin. Tapi, yang sering dijuluki sebagai otak yadong yaitu Jonghyun dan Chanyeol. Apa kedua lelaki itu?” tanya Kai.

“Stt, kurasa dia adalah Chanyeol Oppa, Stall.” Bisik Naeun pelan, ketelinga Krystal. “Soalnya ciri-cirinya hampir sama dengan Chanyeol Oppa.” jelas Naeun.

“Hm, mungkin.” Balasnya.

“Hey, kenapa kalian jadi bisik-bisik seperti itu.” Tegur Kai.

“Hm, Oppa. aku kembali kekelas dulu ya. Naeun, Kai Oppa annyeong.” Krystal berlari kembali kekelasnya.

***

            Bel pulang sekolah sudah mulai berdering sejak 15 menit yang lalu. Namun, seorang gadis masih bertahan dikelasnya. Dirinya masih malas menggerakan kakinya untuk pulang kerumah.

Karena tidak ingin membuat semua orang khawatir. Gadis itu berinisiatif untuk mengirim pesan singkat.

From: Stallie

To: Baekkie Oppa

Oppa, aku sedang ada tugas kelompok hari ini. bilang Eomma, aku telat pulang. Bye Oppa ku yang menyebalkan -_-

Dirinya lekas memasukan ponselnya kedalam saku seragamnya.

“Kalau dikelas terus aku pasti bosan. Hm, apa aku keatap sekolah saja ya..” gumam Krystal. gadis yang masih bertengger didalam kelas nya yang sudah tak berpenghuni.

Krystal melangkahkan kakinya perlahan. Menaiki satu persatu tangga menuju atap sekolah.

CEKLEKKK

Pintu coklat yang sudah mulai usang terbuka, perlahan. Krystal pun berjalan keluar matanya sudah dihadapkan oleh beberapa pemandangan yang cukup indah. Dari atap gedung sekolahnya.

Angin berhembus kencang.membelai, wajah cantiknya. Rambut panjangnya bertebaran mengikuti arah angin. Matanya terpejam pelan merasakan setiap sentuhan lembut yang dirasakannya.

TAPP…. TAPP.. TAP..

Suara langkah kaki, begitu menggema diruang kosong ini. Krystal membuka matanya. Dan segera menoleh kearah sumber suara.

“Nuguya?” tanya Krystal pelan.

Namun tidak ada jawaban.

Suara langkah kaki kembali terdengar. Hal itu semakin membuat tubuh Krystal bergetar takut. Langkahnya terdengar berat dan semakin mendekat.

“Kumohon, jangan bercanda. Siapa disana.” Ucap Krystal parau.

Matanya sudah berkaca-kaca. Ketakutannya semakin besar.

CEKLEKKK

Seseorang muncul dari balik pintu. Tatapannya datar dan acuh. Tubuhnya tinggi. Serta wajah nya tampan.

“K-Kau..” tunjuk Krystal.

Gadis itu berjalan mundur, sementara lelaki itu berjalan mendekat kearahnya.

“Ku-Ku-Kumohon, ja-jangan mendekat.” Pekik Krystal ketakutan.

“Cha-Chanyeol-ssi. jangan mendekat, atau ak-aku akan berteriak.” Ucap Krystal. namun, Namja yang dipanggil Chanyeol itu memasang wajah seduktifnya serta seringaian diwajahnya.

Krystal terpojok saat tubuhnya kini mulai membentur tembok. Ya, Krystal sudah tidak bisa lari kemana-mana. Sepertinya nasibmu, sedang tidak baik Stal.

Ya Tuhan! Jangan biarkan Namja ini menyentuhku.’

“Kumohon jangan sentuh aku. Aku masih anak-anak. Hwaa… Eomma, Oppa, help me…” racau Krystal. matanya sudah berkaca-kaca bersiap menumpahkan tangisannya.

Namja yang bernama Chanyeol pun seketika tertawa terbahak-bahak. Dirinya bahkan, tak kuasa menahan perutnya yang sakit karena tertawa terlalu keras.

Krystal mengerutkan keningnya bingung.

“Hahaha… kau ini gila atau apa. Siapa juga yang ingin menyentuhmu. Cih, ada-ada saja. dan ingat! Namaku bukan Chanyeol! Oke.” Ujar laki-laki itu. Laki-laki itu pun mengambil tempat untuk duduk dibangku panjang nan lebar yang berada di atap sekolah.

Krystal pun dengan hati-hati berjalan mendekat, dan mengambil posisi duduk disamping pemuda itu.

“Lantas, siapa namamu, Sunbae?” tanya Krystal sopan.

Ya, Krystal masih ingat betul bahwa, pemuda itu adalah teman sekelas kakaknya. Dan berarti, dia adalah Sunbae Krystal bukan?

Pemuda itu menoleh, dan tersenyum simpul.

“Oh Sehun, panggil saja Sehun. Kalau kau?” tanya Sehun.

“Naneun, Jung Soo Jung imnida Sunbae. Tapi, Sunbae bisa memanggilku Krystal.” balas Krystal sambil tersenyum manis.

“Hm, Krystal-ssi. maaf, atas kejadian tadi ya.. aku betul-betul tidak sengaja. Dan reflek langsung mengecup mu.” Ucap Sehun sambil mengusap tengkuknya. Ya, dia sangat malu saat ini.

Krystal hanya terkekeh pelan.

“Gwenchana Sunbae.”

Sehun pun tersenyum mendengarnya. Sehun merebahkan dirinya dibangku itu. Disusul Krystal yang ikut-ikutan merebahkan diri juga. Keduanya saling menoleh, pandangan mereka bertemu.

“Ohya, kau tidak pulang? Sebentar lagi, malam.” Ujar Sehun, masih menatap wajah Krystal.

“Sebentar lagi, Sunbae sendiri tidak pulang?” tanya balik Krystal.

“Sama sepertimu. Hm, bagaimana kalau nanti kuantar pulang? Eotthe?” tawar Sehun. Krystal pun mengangguk dan tersenyum. Kedua nya pun terhanyut pada obrolan mereka.

***

            Mobil van merah berhenti disebuah rumah besar, yang berada disebuah Komplek. Dijalanan Seoul. Seorang pemuda keluar dari van nya dan berjalan untuk membukakan pintu seseorang yang satu mobil dengannya.

“Hm, Gomawo Sunbae atas tumpangannya.” Seru Krystal. senyumnya, tak henti-hentinya tersungging diwajahnya.

“Ne, Cheonmanayo Krystal-ssi.” balas Sehun.

“Sunbae apa tidak mau mampir kerumah dulu?” tawar Krystal.

Sehun menggeleng pelan dan tersenyum singkat. “Lain kali ya.” Balas Sehun. Krystal pun tersenyum. “Kalau begitu aku pulang dulu ya Krystal-ssi. sampaikan salamku pada keluargamu.” Sehun pun memasuki kembali van miliknya.

“Bye,..” Ucap Sehun.

“Bye Sunbae.” Krystal melambaikan tangannya pada Sehun.

Seorang pemuda nampak melihat jelas, kejadian itu. Dia hanya diam dan menatap datar kejadian tersebut dari balik pintu rumahnya.

Krystal masih senyam-senyum tidak jelas, pikirannya melayang membayangkan harinya yang menurutnya sangat indah. ‘Omona! Kenapa aku jadi memikirkan Sehun Oppa terus ya.

Krystal berjalan masuk kerumahnya.

“Dari mana saja, Kau?” sebuah suara menahan langkahnya yang bersiap menaiki anak tangga. Krystal membalikan tubuhnya dan mellihat siapa yang menahannya.

“Oppa.” panggilnya.

“Kau habis mengerjakan tugas?” tanya Baekhyun.

Krystal berjalan mendekat dan mengangguk. Dirinya spontan langsung merengkuh erat tubuh kakaknya. “Oppa. hm, aku bahagia hari ini.” seru Krystal manja. Dirinya semakin mempererat pelukannya.

Baekhyun tersenyum singkat, mengelus lembut punggung Krystal mencium aroma lavender dirambut Krystal.

Apa dia yang sudah membuatmu bahagia?’

“Hm, memang siapa pemuda yang bisa membuat adikku yang dingin ini bisa semanja ini? aigoo!” canda Baekhyun.

“Oppa.” Krystal mengendurkan pelukannya dan memukul dada bidang Baekhyun pelan.

“Hahaha.. Oppa hanya bercanda Stallie.” Baekhyun pun kembali menarik tubuh adiknya. Dan memeluknya erat, tak lupa sebuah kecupan hangat dikening gadis itu.

 

TBC

Harap, tinggalkan komentar…

Thank you😀😀

5 thoughts on “Oppa [Chapter 2]

  1. Akhirnya di lanjutin juga

    Apa jangan2 baekhyun suka sama krystal tapi kan mereka adek kakak aduh jadi penasaran kelanjutannya eonnie

    Cepet lanjutin ya eonnie

  2. Aduh Baekstal kakak adik, jadi Baek suka sama kle? padahal mereka adik kakak? dan kle suka sama Sehun? duhhhhhhhhh
    Endingnya Baekstal plsplsplpslpslpslsplsplsp /komentar macam apa ini wkwkwk
    eh kok aku ngerasa kle kaya gampangan ya._. bukan apa-apa tapi menurutku akan lebih ‘match’ kalau kle ngehindarin sehun dan sehun mulai suka sama kle dan ngedeketin terus/?
    tapi aku suka ff ini, keep going yaaa

  3. Keren abis deh ,tapi cepat banget deh akrabnya menurutku itu terlalu cepat.
    Tapi gak apa2 tetap keren kok … :b

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s