Stand Up For Love [Chap.8] End

Stand Up For Love23

Author: Pingkan

Tittle: Stand Up For Love [Chapter 8]

Main Cast:  Krystal Jung(Fx) | Baekhyun(EXO) | Chanyeol(EXO) | Kaeun(After School)

Other Cast: –

Length: Chapter

Genre: Romance | Friendship | Sad | AU | Hurt | School Life

Summary: Sejauh apapun lelaki itu pergi jauh dari sosok gadis dingin ini. tetap saja, dia akan kembali pada gadis ini. kekuatan cinta mereka yang tak bisa dipisahkan. Membuat cinta mereka abadi.

Warning: Kalimat beritalic itu merupakan batin dari tokoh | Typo bertebaran | Bahasa Absurd >.< | alur tidak jelas

Tapi, ini asli pemikiranku. Dan bukan hasil sebuah plagiat. Dan bagi readers dilarang untuk membashing tokoh | memplagiat FF | menjadi Silent readers.

Happy reading | RCL please ^.~

***

            Krystal berlari sekuat tenaga. Pikirannya kini hanya tertuju pada satu nama yang berarti baginya. Air matanya mengalir deras, bahkan dia sudah tidak mempedulikan tatapan banyak orang tentangnya.

Hanya Baekhyun! Byun Baekhyun lah yang kini menjadi prioritasnya.

Lemah? Menyedihkan? Aneh? Yeoja gila? Terlalu berlebihan? Mungkin itu semua tanggapan orang yang melihat Krystal. bagaimana tidak? Krystal berlari dijalan dengan deraian air mata yang sungguh mengenaskan.

Oppa hiks.. hiks.. bertahanlah. Jangan tinggalkan aku untuk kedua kalinya. Hiks.. hiks..” gumamnya lirih sambil terus berlari.

Kini Krystal sudah sampai dirumah sakit besar Seoul Hospital. Sesampainya disana dia lekas berlari menuju ruang ICU. Kini tubuhnya semakin bergetar hebat. Rasa sesak memenuhi rongga hatinya.

Oppa.” lirihnya. Melihat seorang pemuda yang berada dibalik ruang ICU. Tengah terbaring lemah tak berdaya. Dengan berbagai alat kedokteran yang terpasang ditubuhnya.

Isak tangisnya pun semakin tak tertahankan. Baru saja, dia merasakan kebahagian setelah kembali dekat dengan Baekhyun! Kini, dia harus menerima nasib bahwa Baekhyun mungkin saja akan meninggalkannya lagi.

Tidak berselang lama, seorang dokter keluar dari ruangan itu. Pandangannya kini beralih pada Krystal yang tengah terisak dengan kerasnya.

“Nona. Apa kau baik-baik saja?” tanya Dokter itu.

Krystal menoleh, dan mencoba menghapus air matanya. “Dokter bagaimana keadaan pasien bernama Byun Baekhyun? Apa dia baik-baik saja?” ucapnya parau.

Dokter itu tersenyum. “Keadaannya tidak terlalu parah, hanya saja. Bagian kepalanya terbentur hebat. Dan kurasa, ingatannya kembali pulih. Apa sebelumnya pasien mengalami amnesia?” tanya Dokter itu pada Krystal.

Krystal mengangguk kecil menanggapi ucapan sang Dokter. “Kapan dia akan sadar dok?” tanya Krystal begitu cemas.

“Mungkin sebentar lagi, sudah sebaiknya anda masuk saja. Keadaan pasien tidak terlalu parah. Bahkan, dia baik-baik saja. Kalau begitu saya permisi dulu.” Dokter itu pun berjalan meninggalkan Krystal.

Krystal berjalan tertatih menghampiri ranjang Baekhyun. Air mata nya kembali mengalir. Hatinya mencelos melihat keadaan Baekhyun saat ini. dirinya menganggap semua ini adalah kesalahannya.

Oppa.” panggilnya parau. Digenggam nya erat tangan Baekhyun. Merasakan kembali kehangatan tangan milik Baekhyun yang dirindukannya.

Irreona oppa. jebal hiks.. hiks.. aku membutuhkanmu. Jeongmal mianhe oppa, karena mengantarku pulang kau jadi begini. Seandainya saja, kau tidak usah mengantarku hiks… hiks… kau pasti tidak akan jadi begini.” Lirihnya.

“Aku merindukanmu Byun  Baekhyun! Sadarlah. Lihatlah aku? Aku mencintaimu. Sangat sangat mencintaimu! Hiks.. hiks.. jangan tinggalkan aku oppa, sadarlah.” Krystal semakin meracau tidak jelas.

Hari sudah semakin larut, bahkan Krystal masih enggan untuk beranjak dari tempatnya. Masih setia menunggu Baekhyun sadar. Rasa lelah, kantuk, sudah menyerang tubuhnya.

Namun, Krystal tidak mempedulikan hal itu. Dia hanya ingin melihat Baekhyun pulih. Dan kembali kesisinya, seperti semula. Akankah itu akan terwujud?

Diliriknya sekilas arloji merah dilengan kanannya. Pukul 21.00 p.m KST. Bahkan Krystal tidak sadar bahwa dirinya sedari tadi hanya menangisi Baekhyun saja. Matanya sudah sembab, hidungnya memerah, bahkan tubuhnya pun sudah sangat lelah.

Krystal menyunggingkan senyuman lirihnya. Dilihatnya Baekhyun yang masih menutup matanya dengan damai. Bak sosok malaikat.

Aku bersyukur telah memilikimu Baekhyun Oppa.’

Krystal pun memilih untuk tidur dengan menggenggam erat tangan Baekhyun. Ya, bagaimana tidak? Dia sudah sangat lelah hari ini. Tapi! Demi Baekhyun. Dia akan memperjuangkan apapun demi lelaki idamannya.

***

            Sinar matahari tampak memasuki ruangan bernuansa serba putih itu. Lewat ventilasi udara yang sedikit renggang. Sinar nya mampu menembus ventilasi tersebut. Menyebabkan, ruangan tersebut menjadi terang karena terkena sinarnya.

Tangan nya bergerak kecil. Memberitahukan bahwa dirinya sudah sadar. “Engh.” Lenguhnya, memegang kepalanya yang masih berdenyut hebat.

Tapi, dia merasa tangan kanannya begitu hangat. seperti ada yang memeluk. Dilihatnya kearah tangan kanannya. Senyumnya mengembang mendapati sang kekasih yang tengah tertidur sambil memeluk tangannya.

Diusapnya lembut rambut panjang nan ikal milik Krystal. membuat gadis itu terbangun akibat sentuhannya.

Oppa.” panggil Krystal begitu terkejut nya dia saat melihat Baekhyun sudah sadar, senyum nya mengembang. Membalas senyuman manis Baekhyun.

“Chagi-ah.” Ujar Baekhyun pelan.

Mata Krystal kini sudah berkaca-kaca. Dia begitu bahagia, kini Baekhyun sudah pulih dari amnesia nya. Dan itu berarti, dia akan mengingat kembali Krystal sebagai kekasihnya bukan?

Krystal langsung mendekap hangat tubuh Baekhyun. Menumpahkan air mata, yang sejak tadi memaksa untuk keluar. “Aku menyayangimu Oppa. aku menyayangimu hiks.. hiks.. jangan tinggalkan aku  lagi Oppa. aku tidak bisa hidup tanpamu.” isaknya didada bidang Baekhyun.

Baekhyun tersenyum mendengarnya. Diusapnya perlahan punggung Krystal. dan semakin direngkuhnya erat tubuh yeojanya itu.

“Aku disini chagi. Aku akan selalu ada untukmu, aku tidak akan pernah meninggalkanmu lagi. Aku janji. Aku juga menyayangimu Soojung.” Ujar Baekhyun.

Krystal pun semakin mendekapnya erat.

***

            Hari ini, Dokter sudah mengijinkan Baekhyun untuk pulang kerumah. Kondisinya pun sudah berangsur membaik. Bahkan, staminanya sudah kembali pulih. Krystal pun kini sudah hadir dirumah sakit. Mendengar kabar baik ini, dia lekas menuju rumah sakit untuk menjeput kekasihnya.

Oppa.” panggil Krystal sembari melambaikan tangannya dari kejauhan.

Baekhyun tersenyum, memandangnya. Krystal pun berlari kearahnya. “Oppa yakin sudah sembuh?” tanya Krystal dengan nada cemas, sesaat dia sampai dan berdiri disamping Baekhyun.

“Tapi, dokter sudah mengijinkanku pulang. Itu tandanya, aku sudah sembuh.” Ujar Baekhyun tak mau kalah.

“Oh yasudah. Apa semua barang-barang Oppa sudah Oppa kemasi? Kalau belum, biar aku saja.” Pinta Krystal.

“Sudah chagi, aish kau ini semakin hari semakin memanjakanku saja. Aku kan bukan anak kecil tau,” ucap Baekhyun sambil mencubit hidung mancung milik Nona Jung (read: Krystal).

Krystal memegangi hidungnya yang habis dicubit Baekhyun. “Jadi Oppa tidak suka kalau aku memanjakanmu? Oh yasudah.” ujarnya dengan nada kesal yang dibuat-buat.

Baekhyun menjadi salah tingkah. Niatnya yang hanya ingin menggoda Krystal, malah membuat gadis itu salah paham. “Ehm bukan begitu maksud ku chagi-ah.” Ujarnya menggenggam tangan Krystal.

“Aku suka sekali bila kau seperti ini. Aku merasa menjadi lelaki yang paling beruntung, bisa memiliki kekasih sepertimu.” Lanjutnya. Hal itu kontan membuat pipi Krystal bersemu merah.

“Sudahlah Oppa, ayo kita pulang.” Ujarnya mengelak. Sebenarnya hal ini hanya akal-akalan Krystal saja. agar dia tidak merasa bertambah malu saat ini.

“Ehm baiklah, ayo.” Baekhyun pun menggenggam erat tangan Krystal.

***

            Hari demi hari telah berlalu. Semua permasalahan yang terjadi kini sudah berangsur membaik. Bahkan, semua perkara permasalahan yang begitu rumit sudah dapat diselesaikan dengan baik-baik.

Dan hal yang paling mengejutkan adalah bersatunya Kaeun dan Chanyeol. Krystal dan Kaeun yang menjadi sahabat dan tak lupa Bae Suzy sahabat dekat Krystal.

Semua nya nampak berteman akrab. Dan mereka tampak jauh lebih bahagia dari sebelumnya.

Seorang gadis tengah duduk disebuah bangku taman yang menghadap kesebuah danau kecil didepannya. Pandangannya sayu menatap hamparan bendugan air.

Kaki jenjangnya nampak berayun-ayun dibangku taman itu. Sesekali pandangannya menoleh kearah kanan maupun kiri. Berharap orang yang dinantinya akan tiba.

“Soojung!” panggil seorang pemuda tampan dari kejauhan. Gadis yang bernama Soojung atau Krystal tersebut menoleh. Dia tersenyum lembut ketika melihat sang pujaan hati tiba.

“Baekhyun Oppa.” ujarnya ramah.

“Sudah lama menungguku?” tanya Baekhyun.

“Tidak, hanya beberapa menit yang lalu aku tiba. Oh ya, ada apa Oppa menyuruhku datang kemari?” tanya Krystal yang masih bingung dengan ajakan Baekhyun.

“Ada yang ingin kusampaikan.” Ujar Baekhyun pelan. Menatap air danau dihadapannya. Pandangannya seolah terpaku kearah danau.

“Apa?” tanya Krystal yang semakin penasaran.

“Ehm sebentar.” Ujar Baekhyun. “Tutup matamu! Ayo cepat.” Ujar Baekhyun memberi himbauan.

“Baiklah,” ujar Krystal pasrah. Dia pun menutup kedua matanya dengan kedua tangannya. Cukup lama Krystal seperti itu. Kini, dia nampak jenuh, dan menjadi sedikit kesal.

Apa baekhyun mempermainkannya?

Oppa. sudah boleh kubuka?” tanya Krystal. Dirinya penasaran, dengan apa yang akan Baekhyun perbuat.

“Hm. Boleh. Bukalah.” Ujar Baekhyun.

Mata Krystal terperangah saat melihat sesuatu dihadapannya. Sebuah kotak beludru berwarna merah. Krystal sampai tidak berkedip memandangnya.

“Untukku?” tanya Krystal memastikan.

“Tentu saja.” ujar Baekhyun lembut.

Namun, sedetik kemudian. Raut wajah Krystal berubah. Seperti nya dia nampak bingung dengan semua ini.

“Apa Oppa melamarku?” tanya Krystal polos.

“Ehm. Bisa dibilang begitu.” Ujar Baekhyun.

“Tapi kan.. kita masih sekolah.” Ucap Krystal mematung.

“Lantas apa masalahnya? Kalo aku melamarmu sekarang bukan berarti kita langsung menikah secepat nya kan? Aku juga harus menyelesaikan sekolah ku dulu dan bekerja agar saat kita menikah. Aku bisa mencukupi kebutuhanmu dan anak kita nantinya.” Jelas Baekhyun.

Hal itu membuat pipi Krystal bersemu merah. Rasa malunya, sungguh tak tertahankan. Pikirannya terlalu cepat menangkap maksud Baekhyun hingga membuat kesalah pahaman.

“Oh begitu ya.. hahaha.” Krystal mengusap tengkuknya yang sebenarnya tidak gatal. Hanya alibi, supaya dirinya tidak terlalu merasakan malu yang tertahankan.

“Ehm.. eottokeh? Would you be marry me Jung Soojung?” Raut wajah Baekhyun nampak serius kedua bola matanya menatap Krystal penuh harap.

Yes, I would.” Ujar Krystal.

Baekhyun lekas memasangkan cincin manis itu kejari manis Krystal. dikecupnya singkat kening Krystal. “Aku bahagia bisa memilikimu Jung Soojung. Saranghae.”

Nado Saranghae, Oppa.” balas Krystal.

 

End

Akhirnya FF ini selesai jugaaaa … huwaaa😀

Ehm, apa readers puas dengan endingnya? Maaf kalo masih belum puas. Tapi, semoga cukup membuat hati readers terhibur. Author, ucapin thanks bgt buat readers yang baik hati dan setia menunggu kelanjutan ff ini serta meninggalkan jejak setelah membaca FF ini. *bow*

 

9 thoughts on “Stand Up For Love [Chap.8] End

  1. Akhirnya di lanjutin juga yah udh abis😦

    Tapi happy ending yey

    Sering2 bikin ff angst baekstal ya eonnie aku tunggu ff selanjutnya tetang baekstal angst ya hehehe

    Jgn lama2 bikin ff baekstal lg ya eonnie

  2. Sequel Sequel minta dibikinin sequelnya dong thorr! ^^ ff ini udh bagus bgt tpi sedikit singkat. Good Job deh thor’ tp pengen ada sequel++

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s