Hiden Feelings [2/2]

 

hiden feelings

Author: Pingkan

Main Cast: Im Yoona | Lee Donghae | Jessica Jung

Other Cast: Seo Joo Hyun | Cho Kyuhyun

Genre: Sad | Romance

Raiting: PG 15

Length: [Two-Shoot]

Tittle: Hiden feelings

Summary:

Semua yang menganggapnya buruk! Semua yang mencaci makinya! Semua yang menghinanya. Penghianatan. Kekecewaan. Kesedihan. Tampak ia pendam, di memory ingatannya.

Meski kenyataan pahit menghadang dihadapannya. Gadis itu tidak peduli, dan tak goyah untuk mempertahankan lelaki yang begitu dicintainya. Meski! Lelaki itu sudah mengecewakannya berkali-kali.

Disclaimer: No bash | No plagiat | No siders.

Happy reading ^^

***

            Donghae menatap lurus pandangan sekitarnya, hatinya mencelos saat mengingat perkataan Yoona. Kekasihnya, yang baru saja memutuskan hubungan nya kemarin siang.

Ingatan-ingatan tentang Yoona seakan kembali menyeruak keluar. Berputar-putar dikepalanya. Dia sadar, bahwa kelakuannya pada gadis itu sudah diluar batas. Bahkan, dia terima saja saat Yoona mencaci maki dirinya. Karena dia pikir, hal itu dianggap pantas tuk didapatkannya.

Meski begitu, hati lelaki itu seolah hancur. Belahan jiwanya yang setia mendampinginya kini sudah tidak ada disisinya. Im Yoona! Hanya gadis itu yang bisa membuat dia gila saat memikirkannya.

“Maafkan aku, Yoong. Seandainya saja kau tau alasanku.” Gumamnya perlahan, memecah keheningan yang menyelimuti suasana kali itu.

Ingin rasanya lelaki itu berteriak keras, memanggil nama gadis yang sangat dicintainya. Untuk memberitahukan bahwa dia kini hancur tanpa gadis itu disisinya. Tapi, dia tidak tau harus berbuat apa? Toh! Ini memang murni kesalahannya.

Oppa.” seseorang menepuk pundaknya pelan. Mencoba membuyarkan lamunan lelaki itu.

Donghae, pemuda itu menoleh singkat untuk mengetahui siapa yang memanggilnya. Senyum nya terukir dibibir tipisnya. Lebih tepat dikatakan sebagai senyum palsunya. Hatinya berdesir saat mengetahui orang yang menepuk pundaknya itu.

“Boleh aku duduk disini?” tanya gadis itu sopan.

Donghae mengangguk singkat, menggeser duduknya agar gadis itu bisa duduk disampingnya. “Maafkan aku, kalau bukan karena permintaanku. Semua ini tidak akan menjadi seperti ini. Dan kau tak akan kehilangannya.” Ujar gadis itu pelan.

Donghae terdiam, dan hanya bersikap tenang. “Sudahlah, Sica-ah. Ini bukan salahmu.” Ujar Donghae.

Jessica, gadis itu menggeleng kuat. “Tidak Oppa! kalau bukan karena aku meminta bantuanmu untuk berpura-pura menjadi kekasihku. Hubunganmu tidak akan berakhir seperti ini dengan Yoona.” Tegasnya.

Donghae hanya menghela nafas lesu.

“Aku akan bertanggung jawab atas semua perbuatanku. Aku akan membuat hubunganmu kembali bersama Yoona. Aku janji.”

“Tidak usah. Ini semua akan percuma.” Cegah Donghae.

Oppa, ini semua murni kesalahanku. Aku yang memaksamu untuk jadi kekasihku karena ingin membuat Kris Oppa cemburu. Jadi, kau tenang saja, aku pasti akan membantumu. Anggap saja, balas budi.” Jessica memasang wajah memelasnya. Dia ingin lelaki itu kembali bersama gadis kesayangannya.

Ya, ini semua salahku Donghae Oppa. kalau bukan karena permintaan konyolku, hubungan mu dan Yoona tak akan berakhir.’

“Ck, terserah kau saja. Kau ini memang gadis keras kepala.” Tutur Donghae acuh. Sedangkan Jessica tersenyum penuh kemenangan.

***

            Yoona berjalan lesu memasuki area kampus. Diliriknya sekilas, pemandangan sekitarnya. sangat ricuh. Dia nampak acuh dengan pemandangan sekitarnya, seperti tidak berada pada tempat itu.

Seohyun wanita itu tampak berlari menghampirinya. Disusul dengan Kyuhyun kekasih dari seorang Seo Joo Hyun atau Seohyun.

“Yoong.” Kyuhyun tampak membuka suara terlebih dahulu.

Yoona hanya tersenyum tipis, bahkan terkesan acuh dengan panggilan Kyuhyun.

“Kau baik-baik saja?” tanya Kyuhyun yang mengerti akan sikap Yoona yang sangat dingin kali ini.

Yoona hanya diam, dan terus melajukan langkahnya.

“Yoong!” Seohyun menarik paksa tangan Yoona untuk menghentikan langkahnya. Seketika itu, Yoona menangis. Air mata begitu deras membasahi pipinya.

Seohyun dan Kyuhyun menjadi khawatir. Bahkan dia panik, takut jikalau semua orang menjadi salah paham padanya.

“Yoong, kau kenapa?” Kyuhyun begitu cemas.

“Yoong, maafkan aku. Aku tidak bermaksud untuk kasar.” Seohyun begitu merasa bersalah.

GREBBB

Yoona lantas memeluk Seohyun erat. Menangis sejadi-jadinya dipundak Seohyun. Seohyun mengusap punggung Yoona pelan. Mencoba menenangkan gadis itu.

“Kau kenapa? Ada masalah? Ceritalah pada kami.” Tutur Seohyun lembut. Yoona masih saja, terisak dalam pelukannya. Tak sedikitpun bergeming menanggapi perkataan Seohyun.

Cukup lama mereka semua terdiam, sedangkan Yoona terus saja terisak. Mungkin, hatinya begitu sakit hingga harus seperti ini. Pada akhirnya, dia pun mencoba angkat bicara.

“Seo.. Kyu.. aku.. aku.” Ujarnya terbata-bata.

Seohyun mengendurkan pelukannya. Mengusap bekas air mata yang mengalir dipipi mulus Yoona. “Katakan pelan-pelan. Tenanglah, kami akan membantumu menyelesaikan permasalahan mu.” Seohyun tersenyum lembut.

Yoona menatap manik mata Seohyun dalam. Mencoba meyakinkan dirinya sendiri. Apakah ia harus bercerita dengan sahabatnya itu? Atau menguburnya sendiri. Seperti biasa yang dia lakukan.

“Aku.. Aku baru saja putus.” Lirihnya. Air matanya tak segan untuk kembali mengalir perlahan membasahi pipinya.

Seohyun dan Kyuhyun nampak begitu terkejut. Bahkan, bola mata indah Seohyun tak segan untuk keluar dari tempatnya. “MWO!” jeritnya keras.

Membuat sang kekasih membekap bibir mungilnya.

“Sttt. Kau bisa diam tidak?” seru Kyuhyun. Seohyun hanya mengangguk. Kyuhyun pun menjauhkan tangannya dari bibir mungil Seohyun.

“Apa itu benar? Apa kau serius?” kali ini Seohyun tampak seperti anak kecil yang begitu polos. Membuat sang kekasih gemas. Kyuhyun hanya terkekeh pada kekasihnya.

“Yak! Jangan menatapku seperti itu Cho Kyuhyun!” desisnya tajam. Membuat Kyuhyun menghentikan aksinya. Dan kembali terfokus pada permasalahan.

Yoona tidak menjawab, dia seolah mengisyaratkan jawaban itu melalui anggukan dari kepalanya.

“Siapa yang memutuskan hubungan ini?” tanya Kyuhyun.

“Ak-Aku.” Ujar Yoona lirih.

“Sudahlah Yoong, aku tau. Kau pasti sudah lelah untuk menyembunyikan perasaan kecewa mu. Iyakan? Sudah jangan bersedih lagi. Aku tau bagaimana posisimu.” Hibur Seohyun. Kyuhyun pun mengangguk membenarkan ucapan kekasihnya.

“Tapi… aku masih sangat mencintainya.” Ucapnya parau. Sangat menyedihkan nasib Yoona kini. Seohyun dan Kyuhyun sangat iba kepada sahabatnya ini.

“Tenang saja, bila dia memang benar-benar mencintaimu dia pasti akan kembali padamu.” Ujar Kyuhyun tegas.

Seohyun menatapnya bingung. “Apa kau yakin?”

Kyuhyun hanya menunjukan wajah innocentnya dan menggeleng kecil. “Yak! Cho Kyuhyun! Jangan sok tau makanya.” Omel gadis polos itu.

“Aku kan hanya menghiburnya. Seohyun-ah.”

“Sudahlah, kalian tidak usah berdebat. Aku baik-baik saja kok.” Lerai Yoona.

***

            Yoona melirik kearah jalanan seoul yang nampak tak begitu ramai. Perlahan tapi pasti kaki jenjangnya dia arahkan menuju supermarket terdekat. Matanya menatap was was kekiri dan kekanan. Takut jikalau ada sebuah kendaraan yang melaju kearahnya.

Saat sampai disupermarket. Yoona lekas mengambil sebuah troli dan mendorongnya. Kearah tempat snack dan makanan ringan lainnya. Tangan mungilnya dengan lincah memilih beberapa snack yang ingin dibelinya.

Saat dirasanya sudah puas, memilih-milih snack dan makanan ringan kesukannya. Dia kembali mendorong troli itu menuju ketempat sayuran dan buah-buahan.

Matanya menatap lekat buah-buahan yang tersaji rapih ditempatnya. Tangan mungilnya pun sudah tidak sabar untuk mengambil buah-buahan itu. Namun, seketika pandangannya berputar menoleh kelain arah saat dirasakannya ada sesuatu yang membuatnya harus melihat kearah itu.

PRANGG

Buah yang ada ditangannya itu terjatuh. Mulutnya menutup rapat, sedang mata dan hatinya ingin sekali menangis saat itu juga.

Dia melihat Donghae dan Jessica yang nampak asik memilih buah tak jauh dari tempatnya. Sepertinya, Donghae juga melihat kearahnya. Pandangan mereka bertemu, hatinya pun mencelos saat melihat keadaan masing-masing.

“Im Yoona.” Ujar Donghae perlahan. Membuat Jessica disampingnya menoleh kearah pandang Donghae.

Mata Jessica menangkap sosok gadis disebrangnya yang hanya berdiri tak bergeming, dengan pandangan terkejut saat melihat dirinya dan Donghae.

Apa itu Im Yoona?’

Batinnya masih terus berpikir akan sosok gadis yang berdiri seperti orang bodoh disebrang sana. Jessica kembali mengarahkan pandangannya kearah Donghae. Lelaki itu nampak begitu merasa bersalah dan begitu rindu akan sosok gadis kesayangannya. Itulah yang ditangkap Jessica, dari sirat mata sayu Donghae.

Yoona hanya diam, masih belum sadar dengan apa yang dia lihat kini. Tak berapa lama dia pun tersadar, dengan buru-buru dia berlari mendorong troli belanjaannya menuju kasir, meninggalkan Donghae dan Jessica.

“Yoona! Tunggu!” Donghae berlari mengejar Yoona. Dia meninggalkan Jessica begitu saja. Tanpa meminta ijin pada gadis itu.

“Yoong! Tunggu dulu. Aku ingin mengatakan suatu hal padamu.” Pekik Donghae. Yoona sangat mendengar jelas dengan apa yang diucapkan pemuda itu. Tapi, hatinya sudah terlanjur sakit. Dia pun mengacuhkan seruan Donghae.

GREBB

Donghae berhasil menarik tangan Yoona. Dipeluknya gadis itu dari belakang. Yoona masih meronta-ronta ditempatnya. Mencoba melepaskan pelukan Donghae.

“Lepas! Atau aku akan berteriak!” seru Yoona sinis. Dia terus saja berontak dalam pelukan hangat lelaki itu. Meski dia akui, pelukan itulah yang dirindukannya. Pelukan hangat dari seorang Lee Donghae.

Shireo. Silahkan saja kau berteriak.” Tantang Donghae.

“Apa kau gila! Hah!” amuk Yoona.

Ne, aku memang gila. Aku gila karenamu Yoong.” Lirih Donghae.

“Cih! Kau pikir aku peduli? Sudah lepaskan aku!” ujarnya datar. Dan penuh penekanan disetiap perkataannya. Donghae masih bersikeras pada ucapannya. Dia masih enggan melepas pelukan nya.

“Kenapa kau seperti ini hah? Kau membuatku tersiksa Lee Donghae.” Lirih Yoona. Tak terasa air matanya jatuh begitu saja membasahi kedua pipi tirusnya.

Donghae membalikan tubuh Yoona untuk menghadapnya. Dia kembali memeluk gadis itu. Mengusap punggung gadis itu perlahan. “Maafkan aku yoong. Aku bisa jelaskan semua ini.” Tuturnya.

Yoona hanya menangis dipelukan Donghae. Jessica ternyata juga ikut mengejar Yoona. Dia berdiri dibelakang Yoona dan Donghae yang tengah berpelukan segurat senyum manis terpatri diwajahnya.

Kuharap kau tak akan kehilangannya untuk kedua kalinya oppa.’

“Kenapa Oppa! kenapa kau menyiksaku seperti ini? Aku begitu mencintaimu Oppa! sangat mencintaimu hiks.. hiks..” isak Yoona tertahan.

“Maaf Yoong. Ini semua salah paham. Maafkan aku yang tak pernah jujur kepadamu. Aku hanya berpura-pura menjadi kekasih Jessica. Jessica meminta bantuanku untuk membuat Kris cemburu. Jessica adalah sepupuku Yoong. Jadi, aku tidak tega kalau tidak membantunya.” Jelas Donghae. Yoona meregangkan pelukannya menatap dalam kedua manik mata Donghae. Mencari tau, apa yang diujarkan lelaki ini adalah kenyataan? Atau justru sebaliknya.

“Kenapa kau tidak pernah berterus terang padaku? Kau anggap selama ini aku apa? Hah!” Yoona masih tersulut emosi.

Seketika itu Jessica datang ditengah-tengah Donghae dan Yoona. “Ehm maaf, bukan maksudku untuk mencampuri urusan kalian. aku bisa jelaskan semua ini Yoona-ssi. aku dan Donghae oppa adalah saudara sepupu. Aku hanya meminta bantuannya untuk berpura-pura menjadi kekasihku karena aku ingin membuat cemburu seseorang yang aku sukai. Dan maaf sebelumnya aku tak pernah memberitahu terlebih dahulu kepadamu.”

Yoona hanya terdiam mencerna kedua penuturan dua orang dihadapannya. Perasaanya menjadi kalut antara percaya atau tidak dengan apa yang dikatakan Donghae dan Jessica.

“Mereka berkata jujur Yoong.” Sebuah suara mengejutkannya. Ternyata itu adalah Kyuhyun dan Seohyun.

Yoona semakin tidak mengerti dengan semua ini. Kenapa harus ada Kyuhyun dan Seohyun ditempat ini?

“Kenapa kal-“

“Aku sudah tau sebelumnya cerita ini dari Donghae dan Jessica. Aku dan Seohyun berada disini hanya untuk meyakinkan mu bahwa mereka berkata jujur. Mereka tidak berbohong Yoong.” Sela Kyuhyun memotong perkataan Yoona.

Yoona hanya diam, dia tidak bergeming sama sekali.

“Aku tau kau masih sulit untuk memaafkan perbuatan Donghae Oppa. tapi! Aku yakin, bahwa kali ini memang dia benar-benar berkata jujur.” Seohyun mencoba meyakinkan sahabatnya.

Yoona menatap ragu kearah Donghae. Lelaki itu mengangguk, dan kembali tersenyum manis. Senyum yang selalu membuat Yoona nyaman akan sosok dirinya.

Tanpa basa-basi. Yoona lekas memeluk Donghae erat. “Aku mencintaimu Oppa. maaf bila aku meragukan dirimu. Aku hanya takut kau kembali melukai perasaanku.”

“Aku juga mencintaimu Im Yoona. Maaf bila selama ini sikapku begitu membuatmu terluka. Aku sangat mencintaimu, dan aku begitu takut akan kehilangan dirimu. Jangan pernah tinggalkan aku lagi, Yoong.” Lirih Donghae.

Yoona pun semakin mengeratkan pelukannya. Hal itu disambut bahagia oleh Jessica, Seohyun, dan Kyuhyun yang masih setia memandang pasangan Yoona dan Donghae.

 

END

20 thoughts on “Hiden Feelings [2/2]

  1. Kau anggap selama ini aku apa? Mungkin ini makudnya ‘kau anggap apa aku selama ini?’ Hehe aku disitu sampe baca ulang. Aku suka ceritanya, daebak! Lanjut ff yh lainnya. Selalu ditunggu^^

  2. annyeong aku reader baru di sini soalnya baru berkunjung dan baru tahu blog ini ..😀
    aku kirra donghae bener2 selingkuh ternyata cuma bantuin sica untung aja happy ending😀

  3. ishh,, authornya pintar bgt bikin reader salah paham, kirain bnrn Donghae selingkuh dr Yoona ga taunya dia cuma bantuin sepupunya doang🙂
    HappyEnding bagus deh, Yoona jd ga bkln nangis krn Donghae lg ^^

  4. oh ternyata jessica cuma sepupu donghae, tapi kenapa donghae gk ngomong dari awal kalo mau bantuin jessica, dan diem aja waktu yoona nanya kalo donghae suka sama yoona apa tidak. tapi akhirnya permasalahan nya bisa terselesaikan dengan adanya kejelasan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s