My Lovely Baekhyun [Chap.1]

my lovely baekhyun

Tittle:

My Lovely Baekhyun [First Meet Him]

Author:

Pingkan

Main Cast:

Jung Soo Jung | Byun Baekhyun | Son Naeun | Jung Eunji

Other Cast:

Genre:

Romance | Angst | Comedy(?) | Sad | School Life

Raiting: G || Length: Chapter

Summary:

Sepertinya, Tuhan sedang tidak berpihak padaku. Krystal tamatlah riwayatmu’ –Krystal.

Happy reading J no bash! No plagiat…

Sider’s? Get out!!

Comment please ^^

***

            Baekhyun, adalah seorang pemuda tampan yang banyak digilai para gadis disekolahnya. Selain karena tampan, dia juga kaya dan pintar. Hal itu lah yang membuat semua gadis menyukainya.

Bahkan, banyak siswi disekolahnya yang secara terang-terangan menyatakan cinta padanya. Meski, siswi-siswi disana tau bahwa cintanya sudah pasti akan ditolak oleh lelaki bernama Baekhyun ini.

Baekhyun adalah pemuda yang ramah, meski begitu dia tidak terlalu tertarik pada gadis-gadis disekitarnya. Namun, bukan berarti Baekhyun tidak menyukai seorang wanita. Dia hanya ingin menunggu gadis yang tepat.

“Baekhyun Oppa.” panggil seorang gadis dengan manjanya. Dia lekas berjalan mendekat kearah Baekhyun. Bergelayut mesra pada lengan lelaki itu.

“Naeun-ah. Lepaskan.” Baekhyun sedikit risih, dengan kelakuan Naeun. Gadis cantik, yang cukup populer di School of Performing and Art.

Shireo!” ujar Naeun masih tetap pada posisinya. Tampa merubahnya sedikitpun.

Baekhyun hanya menatap malas gadis disampingnya. Baekhyun pun berjalan masuk kedalam kelasnya. Dan Naeun! Gadis itu masih setia mengekor kemanapun Baekhyun pergi.

“Hey! Sampai kapan kau akan seperti ini. Sebentar lagi, Park Seongsaenim akan tiba. Dan kau masih akan tetap bertahan pada posisi seperti ini?” tanya Baekhyun datar.

Naeun hanya mengangguk. Menampilkan wajah innocentnya.

Micheosseo!” sinis Baekhyun. Sedangkan Naeun, hanya terkekeh meski dia tau Baekhyun risih atas sikap nya kali ini. Namun, gadis itu tak peduli. Dia hanya ingin lebih lama bersama Baekhyun dengan posisi sedekat ini.

***

            Bel istirahatpun berbunyi. Nampak semua siswa-siswi berbondong-bondong memadati area kantin. Karena perut mereka yang sudah kelaparan.

Baekhyun, lelaki itu pun tak ketinggalan untuk ikut memadati area kantin. Karena cacing-cacing diperutnya yang sudah meronta meminta makanan. “Hft! Kenapa kantin selalu penuh.” Desahnya pelan.

Diliriknya kesemua area kantin. Semua bangku disana sudah penuh. Hanya ada dua bangku yang tersisa. Disebelah gadis bernama Naeun dan disebelah gadis bernama Eunji. Kedua gadis ini, dikenal sebagai fan girl dari lelaki bernama Baekhyun.

“Oppa! Baekhyun Oppa! kemari.” Panggil kedua gadis itu bersamaan.

“Yak! Son Naeun! Jangan mengikutiku. Biarkan Baekhyun Oppa duduk disampingku.” Eunji merasa kesal pada Naeun. Ya, Naeun ini merupakan rivalnya untuk memperebutkan hati Baekhyun.

“Ish! Enak saja. kau saja, yang ikut-ikutan. Sudah sana! Baekhyun Oppa pasti akan duduk disampingku. Bukan disamping gadis gila sepertimu.” Maki Naeun.

Hal yang terlontar dari mulut Naeun membuat Eunji semakin geram pada sosok rivalnya. Eunji pun lekas berjalan mendekat kearah meja Naeun. Naeun pun berdiri dimejanya. Menatap sinis rivalnya.

“Dasar gadis sok polos!” cibir Eunji.

“Kau gadis gila!” Naeun tak mau kalah pada rivalnya ini.

“Baekhyun Oppa pasti memilihku! Dan kau Son Naeun? Jangan pernah bermimpi untuk bersamanya.” Ujar Eunji tegas.

Naeun pun tersulut emosi. Dengan lincahnya. Tangannya menjambak rambut panjang milik Jung Eunji. “Apa katamu? Hey! Kau harusnya yang tau diri. Kau itu tidak lebih cantik dariku.”

“Yak! naeun! Lepas. Sakit!!! Aww.. “ ringis Eunji meronta-ronta kesakitan.

Sedangkan murid yang lain tampak menimbrung menyaksikan Eunji dan Naeun yang tengah berkelahi. Baekhyun hanya menatap malas pada kedua gadis yang selalu membuat onar itu.

Dasar! Bodoh.’

Baekhyun pun berjalan keluar dari area kantin. Mood nya menjadi hancur dan selera makannya pun hilang seketika saat melihat kedua fan girlnya yang berkelahi karena masalah sepele.

***

            Seorang gadis tampak berjalan lesu menyusuri jalanan seoul siang ini. kakinya, menendang-nendang batu krikil disekitarnya. Rasa kesal sepertinya tengah menguasai dirinya.

“Ya Tuhan! Bagaimana ini? aku bisa dihukum oleh Jessica Eonnie nanti.” Gumamnya ricuh.

Dirinya, kembali mengingat saat dia mendapat nilai jelek dalam ulangan fisikanya. Pasti, hal itu akan berdampak dia yang terkena hukuman dari kakaknya. Yang bernama Jung Soo Yeon atau Jessica.

Dia pun terus melangkah lesu, dan kakinya tak henti-hentinya menendang batu krikil.

DUKKK

Batu krikil yang ditendangnya. Melayang cepat dan tepat mengenai kepala seseorang yang tengah berdiri dibawah pohon mapel. Krystal, gadis itu langsung panik. Takut, jikalau orang itu akan menceramahinya.

“Bagaimana ini?” racaunya panik. Dirinya, kini sibuk melihat kekanan dan kekiri berharap bisa menemukan tempat yang tepat untuk bersembunyi sebelum orang itu menengok kearahnya.

“Ah, disana saja.” Krystal pun lekas mengambil langkah seribu menuju batu besar yang tak jauh dari tempatnya kini. Ya, mungkin dibalik batu itu Krystal akan aman.

“Semoga saja dia tidak melihatku.” Do’a Krystal. krystal masih bertahan diposisi nya. Dia masih takut keluar dari tempat persembunyiannya.

Bagaimana kalau orang itu adalah laki-laki bertubuh gendut? Berkumis tebal? Dan sangar? Aish! Matilah aku!’

Krystal masih sibuk bergulat dengan pemikirannya tentang tanggapan pada sosok orang yang dicelakainya.

“Ehm!” suara seseorang dari belakangnya membuatnya langsung diam membisu.

Matilah kau Krystal! sepertinya dia sudah tau tempat persembunyianmu. Ya Tuhan! Tolong aku… kalau memang orang ini sama persis dengan apa yang kubayangkan tadi lebih baik aku  dihukum Sica Eonnie daripada harus bertemu dengan orang ini.’

Krystal membalikan tubuhnya perlahan. Matanya terpejam, tidak berani melihat orang dibelakangnya ini.

“Bukalah matamu nona!” ujar orang itu, yang diketahui berjenis kelamin laki-laki. Dari suaranya yang terdengar ditelinga Krystal.

Krystal dengan ragu, membuka matanya perlahan. Kini matanya sudah terbuka sempurna. Dihadapannya sudah berdiri seorang laki-laki tampan yang sedang menatapnya dingin.

“Ehm siapa ya?” tanya Krystal asal.

Lelaki tersebut hanya berdecak dan menggeleng-gelengkan kepalanya. “Kau kan yang menendang batu krikil ini hingga mengenai kepalaku?” tanya lelaki itu.

Krystal hanya terkekeh dan tersenyum lebar. Dia mengusap tengkuknya yang tidak gatal. “Ehm betul. Wah, kenapa kau tau? Kau hebat sekali. Apa kau peramal?” ujar Krystal semakin tidak jelas.

Lelaki dihadapannya hanya menatapnya malas. “Kau gila?” tanya lelaki itu.

Sontak, mata Krystal terbuka lebar. Nampaknya, dirinya mulai tersulut emosi akibat pertanyaan yang terlontar dari mulut lelaki itu. “Apa katamu? Gila? Cih! Harusnya kau bisa membedakan orang yang waras dan orang yang tidak waras. Tuan!” ujar Krystal dingin.

Lelaki itu hanya terkekeh pelan. “Habis! Kau tak jauh beda.” Ujar lelaki itu kembali memancing emosi Krystal.

“Ish! Dasar lelaki Menyebalkan!” Krystal pun berjalan pergi mendahului lelaki itu.

“Tunggu!” lelaki itu menarik pergelangan tangan Krystal. membuat Krystal menghentikan langkahnya.

“Kau belum menebus kesalahanmu! Nona. Apa kau mau lari dari tanggung jawab hah?”

Krystal meneguk gusar salivanya. Sepertinya, masalah kali ini bukanlah masalah sepele. Buktinya, masalah ini semakin berkepanjangan. “Hah! Lari dari tanggung jawab? Aku bukan orang seperti itu. Cepat katakan bagaimana cara aku menebus kesalahanku.” Ujar Krystal menyombongkan diri.

Lelaki itu menyeringai kecil. “Ehm! Kau harus menuruti permintaan ku selama 3 bulan. Bagaimana?” ujar lelaki itu.

Sontak Krystal membelalakan kedua bola matanya. Bahkan, terkesan hampir keluar dari tempatnya. Dirinya benar-benar shock dengan perkataan lelaki ini.

“Apa kau gila?” tanya Krystal mulai emosi. “Aku tidak mau!” tolaknya mentah-mentah.

“Kalau tidak mau yasudah! jangan salah kan aku bila hidupmu tidak akan tenang mulai dari detik ini.” ujar Lelaki itu dingin. Dan berjalan pergi meninggalkan Krystal.

Aish! Bagaimana ini? bagaimana kalau ucapan lelaki itu benar? Bisa gila aku lama-lama.’

“Hey! Kau! Hey!” Krystal berlari kecil mengejar lelaki yang kini sudah berada jauh dihadapannya.

Lelaki itu tersenyum penuh kemenangan dalam hati. Dirinya begitu puas saat ini. “Apa?” tanya lelaki itu begitu melihat Krystal disampingnya. Yang sedang mengontrol nafasnya yang memburu cepat.

“Baiklah aku mau.” Ketus Krystal.

“Nah bagus!” ujar lelaki itu. Dengan senyum manis diwajahnya, namun berbanding terbalik dengan Krystal. dirinya hanya menatap malas dan acuh pada lelaki dihadapannya. Meski, lelaki ini tampan.

“Aku Byun Baekhyun. Kau?” ujar lelaki itu ramah.

“Krystal. Jung Soo Jung.” Ujar Krystal malas.

Bersiaplah! Penderitaanmu dimulai dari hari ini Krystal Jung.’ –Krystal.

TBC

Bagaimana? Apa kalian penasaran dengan FF ku ini? kalau iya. Tetep stay, di wordpress ini ya~

Karena, author bakal ngelanjutin FF ini dan ngebuat FF lainnya.

Sekali lagi, terimakasih karena sudah membaca + mengomentari.

Khamsahamnida.

16 thoughts on “My Lovely Baekhyun [Chap.1]

  1. Wah ada ff baru nih hehe genrenya ada angst & sad nih hehe

    Lanjut ya eonnie penasaran nih jgn lama2 ya

    Oh iya sama lanjutin stand up for love sama mother’s love ya eonnie jgn lama2 loh hehe😀

    • hehehe ne eonnie..
      sebenarnya sih aku juga termasuk EXOPink eonnie. cuma couple bias yaa HanMi (LuhanBomi) , NamSoo (NamjooKyungsoo), SuRong (SuhoChorong), Ohcouple (HayoungSehun)
      itu ajah sih >.< *malahcurhat

      pasti dilanjut kok eon, tenang ajah….😀

  2. Astaga baekhyun itu sepele bngt sebenernya kenapa krystal di siksa ampe begitu😀 3 bulan mepet mulu sama krystal awas aja jatuh cinta😀

    Nextnya jangan lama-lama ya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s