Stand Up For Love [Chapter 7]

sufl

Author: Pingkan

Tittle: Stand Up For Love [Chapter 7]

Main Cast:  Krystal Jung(Fx) | Baekhyun(EXO) | Chanyeol(EXO) | Kaeun(After School)

Other Cast:  –

Length: Chapter

Genre: Romance | Friendship | Sad

Summary: ”Gambaran-gambaran itu terngiang jelas dikepalaku. Apa dia adalah kekasihku?” –Baekhyun.

Warning: Kalimat beritalic itu merupakan batin dari tokoh | Typo bertebaran | Bahasa Absurd >.< | alur tidak jelas

Tapi, ini asli pemikiranku. Dan bukan hasil sebuah plagiat. Dan bagi readers dilarang untuk membashing tokoh | memplagiat FF | menjadi Silent readers.

Happy reading | RCL please ^.~

***

            Krystal berlari kecil memasuki gedung sekolahnya. Hari ini mungkin menjadi hari tersial dalam hidupnya. Ya, lantaran karena dirinya yang kesiangan pergi menuju sekolah. Dan ditambah, dia harus menaiki bus sekolah karena ayahnya yang sudah lebih dulu pergi kekantor.

Sesekali Krystal mengawasi kanan kirinya, takut jikalau seseorang melihat keterlambatannya.

Jantungnya berpacu cepat, dengan gerakan larinya yang semakin kencang. Bulir-bulir keringat membasahi wajah, punggung, serta tubuhnya. Sesekali dia mendengus kesal merutuki nasibnya dipagi hari ini.

BRUKKK

Karena tidak melihat kearah depan, Krystal jatuh terduduk setelah dirasakannya menabrak seseorang.

Pandangan mereka bertemu dalam pautan jarak 1 meter. Mata sinisnya, kembali terpancar pada paras cantiknya. Meski seseorang dihadapannya memasang wajah manisnya, tapi Krystal tetap saja tidak mempedulikannya.

“Annyeong, Krys.” sapanya, yang tak lain adalah Kaeun. “Apa kau baik-baik saja? Maaf kan aku.” Ujarnya lembut.

Krystal hanya diam, berdiri tegap membersihkan seragamnya kasar. Pandangannya hanya menatap dingin gadis didepannya.

“Jangan berpura-pura baik, didepanku Lee Kaeun!” ujarnya dingin.

Kaeun hanya tersenyum, seolah tidak merasa keberatan sama sekali. “Hm. Apa kau terlambat hari ini?” tanyanya sok akrab.

“Cih, jangan sok akrab padaku! Kau dan aku bukanlah seorang teman!”tukas Krystal datar.

Kaeun hanya tersenyum, meski dia tidak bergeming atas perlakuan kasar Krystal. krystal yang sudah muak berada didekat Kaeun pun berjalan pergi meninggalkannya.

***

            Krystal duduk dibangku panjang taman sekolah seorang diri. Pikirannya masih terbayang atas sikap Kaeun yang berubah drastis tadi pagi.

Apa dia benar-benar sudah berubah? Atau hanya ingin mempermainkanku saja?’

Semua pikiran antara negatif dan positif  bergelayut dalam kepala Krystal. kenapa semua ini, menjadi rumit untuk Krystal pahami. Entah Kaeun yang mulai merubah sikapnya, entah Baekhyun yang selalu membuatnya tak mengerti, dan begitupun Chanyeol yang seolah menghindar darinya.

“ADA APA DENGAN SEMUA INI!” jeritnya kesal.

Tak peduli pada beberapa orang yang memperhatikannya aneh. Ya, jelas saja karena Krystal berteriak histeris seorang diri layaknya gadis gila.

Seseorang memegang bahunya perlahan, membuatnya sedikit terlonjak kaget. Kedua pasang mata mereka bertemu, suasana pun menjadi hening sesaat.

“Apa kau baik-baik saja?” tanya nya dengan nada khas yang selalu membuat Krystal terbuai akan suara indahnya. Sebut saja, Byun Baekhyun.

Hati Krystal berdesir saat itu juga. Dia sangat amat merindukan sosok yang kini tengah duduk disampingnya. Pemuda berkulit putih, dengan hidung mancung, dan suaranya yang merdu.

Amat sangat sempurna. Dan! Krystal beruntung pernah memilikinya. Setidaknya itu dulu, saat ingatan lelaki itu belum hilang.

Krystal hanya diam, tak bergeming. Membiarkan sosok disampingnya, terus berceloteh kepadanya. Rasa sakit itu masih terasa pilu dalam diri Krystal. meski dia sadar, bahwa ini akan percuma karena dia belum pulih dari ingatannya.

“Krystal-ssi.” Panggil Baekhyun lembut. Kedua manik matanya sayu memandang Krystal. sungguh! Tatapan yang membuat Krystal lemah.

Krystal hanya diam, meski kini dia memandang lawan bicaranya.

“Hm. Maafkan aku, kurasa sikap ku sudah keterlaluan padamu.” Ujarnya lembut.

Krystal menatapnya dengan tatapan tidak percayanya. Apa benar dia sudah pulih? Apa benar lelaki yang kini minta maaf padanya adalah sosok lama dari seorang Byun Baekhyun?

Krystal hanya mengangguk walau tak berucap.

“Terimakasih karena telah memaafkanku, Krystal-ssi.” Ujar Baekhyun dengan nada ceria. Bahkan! Krystal merasa ini adalah Baekhyun sesungguhnya. Byun Baekhyun miliknya.

***

            Chanyeol berjalan menghampiri Kaeun yang tengah berjalan melewati lorong perpustakaan. Gadis itu tengah berdiri sambil mencari sesuatu dari balik tas hitam miliknya.

“Kau belum pulang, Kaeun-ssi?”

Pertanyaan Chanyeol sontak membuat Kaeun terkejut. Pasalnya, dia memang tak mengira bahwa lelaki bertubuh tegap itu kini tengah berada dihadapannya. Dengan senyuman khasnya yang menawan.

Kaeun hanya mengangguk. “Kau juga belum pulang?” tanyanya. Memperhatikan Chanyeol yang masih tidak beranjak pergi meninggalkan gedung sekolah.

Chanyeol menggeleng. “Belum, apa kau mencari sesuatu? Sepertinya, kau kehilangan sesuatu?”

“Aku hanya mencari sebuah buku yang kupinjam kemarin. Tapi, sepertinya tertinggal dirumah, besok saja aku mengembalikannya ke perpus.”

“Nah, yasudah apa kau mau pulang? Lebih baik kita pulang bersama saja. Toh! Aku juga tidak ingin pulang terburu-buru.” Tawar Chanyeol.

Kaeun menatapnya sekilas. “Apa tidak keberatan?”

Chanyeol terkekeh dan menggeleng kecil. “Aniyo, kajja.” Chanyeol pun menggenggam tangan Kaeun.

Kenapa saat dia menggenggam tanganku, aku selalu merasa nyaman. Berbeda sekali saat bersama Baekhyun Oppa, aku bahkan tak merasa seperti ini.’ –Kaeun.

***

            Krystal tengah duduk berdampingan dengan Baekhyun disebuah taman tak jauh dari sekolah mereka. Mereka memilih untuk tidak langsung pulang kerumah, karena Baekhyun ingin menghabiskan waktunya sebentar bersama Krystal.

Perasaan nyaman dan tenang, menjalar dalam tubuhnya. Begitu membuatnya nyaman berada didekat gadis itu.

Senyum indahnya tak segan-segan terukir manis, pada wajah tampan nya. Bahkan, Krystal pun sudah mulai mengukir senyuman diwajahnya. Walau masih terkesan kaku.

“Bagaimana? Apa kau suka dengan tempat ini, Krystal-ssi?” tanya Baekhyun. Memperhatikan gadis dihadapannya yang terlihat begitu menikmati suasana tenang ditaman ini.

Krystal menoleh dan mengangguk kecil.

“Entah mengapa aku begitu suka dengan tempat ini. Sepertinya tempat ini tidak asing bagiku. Hanya saja, aku tidak ingat.” Jawab Baekhyun lesu. Krystal memandang getir kedua manik mata Baekhyun yang tersirat perasaan sedih.

Tentu saja! Ini adalah tempat kencan kita untuk pertama kalinya Oppa. dan ditempat ini, kita selalu menghabiskan waktu bersama. Aku merindukan hal itu kembali terulang Oppa. aku merindukanmu.’ –Krystal.

Baekhyun menghela nafas berat. Lantas, kepalanya, berdenyut kembali. Merasakan rasa sakit bak tertusuk ribuan jarum tak kasat mata. Sesekali dia menggelengkan kepalanya, berusaha untuk memperjelas penglihatannya.

Krystal disampingnya pun merasa begitu khawatir. Terlebih, dia adalah lelaki yang begitu berharga bagi Krystal.

“Apa kau baik-baik saja?” tanyanya dengan nada khawatir.

Kedua tangannya memegang bahu lelaki itu. Lelaki itu hanya tersenyum getir. Seolah berkata –Aku-Tidak-Apa-Apa-.

“Kau yakin? Apa sebaiknya kita pulang saja? Kurasa, kau sedang sakit. Baekhyun-ssi.”

Baekhyun menggeleng. “Gwenchana. kuharap kau tidak pergi, aku masih membutuhkanmu disini. Biarkan aku lebih lama bersamamu.” Lirih Baekhyun.

Perkataan itu terlontar begitu saja, dari mulut lelaki itu. Bahkan dirinya, merutuki ucapan yang sama sekali tidak dimengerti olehnya.

Apa yang baru saja kukatakan? Kenapa bibirku lancang sekali?’

Sama halnya dengan baekhyun, Krystal pun tidak dapat mempercayai dengan apa yang baru saja didengarnya. ‘Apa yang dikatakannya itu benar?

“Hm. Krys, sepertinya hari sudah semakin larut. bagaimana kalau kau kuantar pulang?” Baekhyun tampak mengalihkan rasa gugupnya. Sepertinya, keputusannya tadi dia urungkan. Demi, rasa malunya kini dihadapan Krystal.

Aneh sekali. Tadi, dia menahanku untuk pulang. Dan sekarang? Aigoo! Baekhyun Oppa. kenapa kau membingungkan.’

Ya, hanya dengan cara ini, dia bisa mengontrol rasa gugupnya. Krystal hanya mengangguk kecil dan berjalan berdampingan dengan baekhyun menuju audy milik Baekhyun yang terpakir tak jauh dari sana.

***

            Setelah sampai dikediaman rumah keluarga Jung. Baekhyun lekas ijin pamit pada Nyonya Jung, Jessica, maupun Krystal.

“Aku pulang dulu ya Krys. sampai jumpa.” Baekhyun melambaikan tangannya. Yang dibalas dengan lambaian tangan Krystal.

Perasaan senang, terlihat jelas dari wajah Krystal. namun! Entah mengapa ada perasaan kalut yang tak bisa dia jelaskan.

“Baekhyun-ssi.” Panggilnya menghentikan langkah Baekhyun.

Baekhyun menghentikan langkahnya dan berbalik melihat kearah Krystal. “Iya, ada apa?”

“Hati-hati.” Ujar Krystal singkat.

Baekhyun tersenyum lembut, wajahnya yang tampan bak malaikat terpancar bersinar terang dimata Krystal. lelaki yang selalu sanggup membuat jantung nya berdegup kencang.

Baekhyun pun merasa demikian. Perasaanya begitu senang, walau dia dan Krystal tidak terkait hubungan apa-apa. Tapi, saat bersama gadis itu Baekhyun merasa dirinya sangat nyaman.

“Terimakasih. Aku pulang dulu ya Krys, Annyeong.” Ujarnya lalu membuka pintu mobilnya.

Selepas, kepergian Baekhyun dari pandangan Krystal. gadis itu masih merasa tidak tenang. Pikirannya gusar, memikirkan lelaki itu.

Semoga saja, Oppa baik-baik saja. Kumohon Tuhan! Lindungilah dia.’

***

            Mobil yang dikendarai Baekhyun melaju dengan kecepatan sedang. Baekhyun sangat hati-hati dalam mengendarai mobil nya. Pikirannya masih melayang memikirkan hal tadi.

Waktu kebersamaannya dengan Krystal. meski singkat, Baekhyun sangat senang bahkan dia memimpikan hal selanjutnya saat bersama Krystal. wajah Krystal terus saja berputar-putar dikepalanya.

Deg

Jantungnya berdegup kencang, amat sangat kencang. Membuat dia merasa sakit tak tertahankan. Kepalanya kembali berdenyut keras. Membuatnya tersiksa.

“ARGHHH.” Jeritnya parau.

Memory diotaknya seolah berputar-putar memberi gambaran-gambaran yang menurutnya asing. Beberapa orang disana tampak berperan layaknya sebuah pertunjukan drama.

Dia hanya menyaksikan pertunjukan drama itu. Namun! Dia sadar, bahwa salah satu orang didalam sana adalah dirinya. Begitupun Krystal, Chanyeol, Kaeun. Semua nya tampak memainkan drama itu dengan baik.

Dia melihat tangannya menggenggam tangan Krystal, saat dia memeluk Krystal, saat dirinya mengecup kening Krystal, saat dia menghapus air mata Krystal, dan sebagainya.

Dia begitu terkait erat hubungannya dengan Krystal. disana, Baekhyun nampak mencerna maksud dari gambaran-gambaran itu.

Apa aku adalah kekasih Krystal?’

Dan gambaran-gambaran itu beralih pada saat dirinya tengah dipeluk paksa oleh Kaeun. Disana, dia melihat Krystal hanya diam dan menangis bahkan gadis itu berlari menjauh dari hadapan Kaeun dan Baekhyun.

Rasa sesak menjalar pada tubuh Baekhyun saat melihat gambaran itu. Melihat Krystal yang tengah menangis karena nya.

Sampai gambaran yang terakhir, dirinya terhempas jauh karena tertabrak truk. Darah segar terus mengalir dari beberapa sudut tubuhnya. Tubuhnya melemah, bahkan dia melihat Krystal berteriak keras memekik memanggil namanya.

Kepalanya kini berdenyut sangat kuat. Bahkan! Kali ini lebih kuat dari biasanya. Dia meremas rambut coklat gelapnya. Sampai…

“AAAAKKKKKKKK.”

BRUKKKKKKK

TTTTIIIIINNNNNNNNNNNNNNN

 

 

TBC

Annyeong~ FF Stand Up For Love chapter 7 sudahhhh tibaaaa~. Apa readers masih setia nunggu FF ini? hehe😀

Thanks bagi good readers yang selalu koment setelah membaca FF ini. author harap, kalian gak pernah bosen baca FF ini >.<😀😀😉

Khamsahamnidaaaaaa

11 thoughts on “Stand Up For Love [Chapter 7]

  1. Akhirnya di lanjutin juga hehe

    Itu baekhyun oppa ke tabrak lg?
    Kalo iya semoga baekhyun oppa selamat terus tiba2 ingatannya kembali lg hehe

    Daebak eonnie lanjut ke chap 8 ya eonnie jgn lama2 loh hehe

    Sering2 bikin ff angst baekstal/kaistal ya eonnie

  2. Astaga knapa baek oppa kecelakaan lagi.
    Mudah”an ajha ingatan’a bisa pulih.
    Nggak nyangka jalan cerita’a mendramatisir gini. Daebak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s