Stand Up For Love [Chapter 5]

Author: Pingkan

Tittle: Stand Up For Love [Chapter 5]

Main Cast:  Krystal Jung(Fx) | Baekhyun(EXO) | Chanyeol(EXO) | Kaeun(After School)

Other Cast:  –

Length: Chapter

Genre: Romance | Friendship | Sad

sufl

Summary: ‘Aku benci padamu Oppa!’ kalimat itu sungguh tidak asing bagiku -Baekhyun.

@@@

Chanyeol begitu khawatir dengan keadaan Krystal disampingnya. Gadis ini tengah tidak sadarkan diri cukup lama membuatnya tidak tega untuk meninggalkan Krystal sendirian di UKS.

“Krys. Irreona..” ucap Chanyeol setengah berbisik.

Namun, hal itu sama sekali percuma karena Krystal yang memang belum sadar dari pingsannya.

“Engh…” lenguhan Krystal seolah mengisi keheningan diruang UKS itu. Ya dirinya memang baru tersadar dari pingsannya. Chanyeol yang melihat itu pun segera mengambil alih duduk disamping Krystal.

Mata Krystal begitu terkejut saat melihat Chanyeol disampingnya. Dia pun memegangi kepalanya yang masih terasa pusing.

Oppa.” Ucap Krystal perlahan, Chanyeol mengangguk dan tersenyum lembut serta menggenggam tangan Krystal erat. “Kenapa aku ada disini?” lanjutnya.

“Kau tadi kutemukan pingsan ditangga sekolah. Bukankah kondisi fisik mu sedang sakit? Kenapa kau tidak mau ku antar pulang tadi. Lihatlah sekarang! Kau jatuh pingsan kan? Kau ini keras kepala sekali.” Omel Chanyeol. Sebenarnya Namja ini tidak berniat untuk mengomeli Krystal hanya saja rasa khawatirnya yang membuatnya seperti itu.

Krystal hanya terkekeh memandang Chanyeol yang begitu khawatir dengan keadaannya, bagi Krystal ekspresi yang ditunjukan Chanyeol terlalu berlebihan.

“Kenapa kau tertawa? Ada yang lucu eoh?” pertanyaan Chanyeol sukses membuat Krystal terdiam.

Aniya, Oppa apa kau sedari tadi menungguku diUKS?” tanya Krystal.

Chanyeol pun mengangguk. “Kenapa memang, apa kau mengira Baekhyun yang tengah duduk disini untuk melihat keadaanmu? Begitu? Sadarlah! Baekhyun tidak mempedulikanmu.” ucap Chanyeol datar.

Perkataan Chanyeol bagaikan sebuah cambuk untuk Krystal. Dirinya memang bodoh karena mengira Baekhyun akan berdiri disampingnya menunggunya hingga sadar ditengah ketidak sadaran dirinya.

Apa-apaan kau Krys. Ingat! Baekhyun sudah tidak mempedulikanmu. Sudahlah, jangan memikirkan dia akan kembali memperhatikanmu seperti dulu! Kau hanya bermimpi.’ Batin Krystal seolah membisikan tentang sebuah kebenaran pahit yang harus diterima gadis itu.

@@@

Krystal dan Chanyeol berjalan beriringan menuju gerbang sekolah. Keadaan Krystal yang kurang membaik saat ini membuatnya terlihat begitu lemah untuk berjalan sendirian. Chanyeol yang tau akan kondisi fisik Krystal yang sedang sakit pun merangkul gadis itu membantunya berjalan.

Krystal pun menyunggingkan senyuman manisnya dia bersyukur setidaknya masih ada Chanyeol yang memperhatikan dirinya. “Gomawo Oppa. Maafkan aku bila merepotkanmu.” Ucap Krystal lembut, saat mereka berjalan keparkiran sekolah menuju audy Chanyeol yang terpakir rapih disana.

Chanyeol tersenyum lembut, dan dengan gemas mengacak rambut ikal milik Krystal Jung. “It’s oke, never mind.” Ucap Chanyeol dengan logat inggrisnya yang tidak terlalu fasih seperti Krystal.

Krystal tertawa kecil. “Hahaha… Oppa! Kau tidak akan bisa menandingi kelancaran English Language ku.” Ucapnya sambil menjulurkan lidah nya kearah Chanyeol.

“Yak! Kau ini.” Decak Chanyeol. Mereka pun tertawa bersama-sama.

Sepasang mata coklat terang terlihat tengah mengawasi mereka. Raut wajahnya terlihat berubah sepertinya dia sangat tidak suka dengan apa yang dilihatnya barusan tentang Krystal-Chanyeol. Tangan nya mengepal kuat-kuat dan diapun menghembuskan nafasnya kasar.

@@@

Sebuah audy hitam melaju membelah jalanan Seoul yang nampak sepi, hanya ada beberapa kendaraan disana. Namun, sebuah audy merah terlihat membuntuti audy hitam yang melaju dengan kecepatan cukup kencang itu. Sipengemudi audy hitam itu nampak keheranan melihat audy merah yang terlihat mengikutinya meski sipengemudi tidak menghiraukannya.

Matanya terus memperhatikan spion kaca, melihat gerak-gerik dari audy merah dibelakangnya. Seseorang yang duduk disampingnya pun menegur dirinya.

“Kalau menyetir lebih baik memfokuskan pandanganmu kedepan. Kau tidak mau terjadi apa-apa pada kita kan?” tegur orang itu yang tak lain adalah Krystal.

Chanyeol, si pengemudi itu pun hanya tertawa canggung dan kembali memfokuskan pandangannya. “Kau melihat apasih?” tanya Krystal yang begitu penasaran.

Chanyeol menggeleng cepat. “Aniya, bukan apa-apa.” Elak Chanyeol.

Krystal pun hanya tersenyum kecil, dari ekor matanya dia melihat sebuah audy merah yang sedang mengikuti kendaraan Chanyeol dibelakang. ‘Apa karena audy merah itu? Memang dia siapa?’ batin Krystal.

@@@

Krystal keluar dari mobil Chanyeol setelah keduanya sampai. Chanyeol hanya mengantar Krystal sampai depan gerbang, karena dia ada urusan mendadak jadi tidak bisa mengantar Krystal sampai kedalam rumah.

“Maaf, Krys. Aku hanya mengantarmu sampai sini tidak apakan?” tanyanya sedikit tidak enak pada Krystal.

Krystal menggeleng dan tersenyum. “Gwenchana. Apa kau mau mampir terlebih dahulu Oppa?” tanyanya.

“Thanks, tapi aku ada urusan jadi aku pamit pulang.”

“Oke, baiklah. Hati-hati dijalan.”

Krystal pun melambaikan tangannya kepada Chanyeol, pemuda itu membalasnya mereka pun tersenyum manis satu sama lain.

Audy merah yang sedari tadi mengikuti Chanyeol pun kini berhenti tidak jauh dari rumah Krystal dengan maksud bersembunyi lebih tepatnya. Si pengemudi itu terlihat begitu sinis menatap Chanyeol dan Krystal dari kejauhan.

“Apa gadis itu kekasih pria menyebalkan itu? Bukankah dia mengatakan bahwa dia kekasihku? Ish! Yang mana yang benar!” gusar pria itu yang tak lain adalah Baekhyun. “Kekasihku hanya lah Kaeun!” tegasnya kemudian.

“Tapi? Kenapa aku sangat tidak suka melihat kedekatan mereka! Ya Tuhan apa yang terjadi sebenarnya.” Lirih nya. Menundukan wajahnya pada dasbor mobil.

Saat Baekhyun melihat Chanyeol yang sudah pergi dan Krystal yang memasuki rumahnya. Baekhyun pun melajukan audynya perlahan bermaksud untuk melihat rumah Krystal. Saat Baekhyun sudah sampai didepan rumah megah milik keluarga Jung dirinya hanya terdiam menatap rumah megah itu.

“Aku seperti pernah melihat rumah ini! Kenapa aku merasa begitu familiar dengan semua ini? Argh….”

Tiba-tiba kepala Baekhyun terasa begitu sakit, seperti ada yang menusuk-nusuk dikepalanya. Dia pun melajukan audynya untuk pergi dari sana.

@@@

Baekhyun merebahkan dirinya diranjang berukuran king size itu. Kepalanya masih terasa sakit, dirinya pun berusaha untuk menenangkan rasa sakit yang begitu menyeruak dalam kepalanya. “Kenapa kepalaku tiba-tiba sakit? Kepalaku sangat sakit saat mengingat sesuatu.” Gumamnya.

“Apa pernah terjadi sesuatu hal padaku?” tanyanya pada dirinya sendiri.

Baekhyun pun berusaha mengingat perlahan-lahan meski rasa sakit itu semakin menjadi-jadi namun dia seperti mengacuhkan nya.

Sebuah gambaran-gambaran singkat yang berputar sangat cepat muncul di pikiran Baekhyun. Seorang gadis yang terlihat menggenggam tangannya erat, menangis dipelukannya, merengek dihadapannya, bergelayut manja kepadanya, dll. Semua itu seolah memberi isyarat pada Baekhyun.

Namun, Baekhyun masih belum dapat menangkap maksud dari semua itu. Gambaran-gambaran itu begitu cepat berputar hingga dia sulit mengenali wajah gadis itu. Namun, satu hal yang ditangkap oleh Baekhyun bahwa gadis itu sangat cantik.

“Apa sebelumnya aku mempunyai kekasih?” tanyanya pelan pada dirinya sendiri.

Baekhyun mendesah gusar menjambak rambut coklat legam miliknya. “Kenapa Kaeun tidak memberitahukannya? Dia hanya bilang bahwa dialah satu-satunya kekasihku dan dia cinta pertamaku. Apa semua itu benar?”

Baekhyun menunduk, terbesit rasa kehilangan dalam dirinya meski dia belum tau hal apa yang membuatnya seperti ini. “Ya Tuhan! Tunjukanlah kebenaran dari semua ini.”

@@@

Krystal terduduk dibangkunya, sambil mendengarkan beberapa list lagu yang tertera pada layar iPhone miliknya. Namun, karena dia merasa bosan dia pun memutuskan untuk pergi ketaman belakang sekolah.

Setelah sampai ditaman itu, Krystal pun memilih untuk duduk dibangku panjang yang tersedia ditaman itu. Tiba-tiba ingatannya kembali memikirkan kenangan manisnya dengan Baekhyun ditempat ini. Begitu banyak kenangan yang terukir indah yang tak sanggup Krystal hapus dalam memory ingatannya.

“Baekhyun Oppa.” Panggilnya lirih meski ditaman itu hanya ada dirinya seolah dia menganggap Baekhyun ada dihadapannya.

“Sampai kapan kau melupakanku? Kau sama sekali mengacuhkanku Oppa!” lanjut Krystal pandangannya kosong menatap hamparan rumput hijauh.

Tap.. Tap..  Tap…

Sebuah langkah kaki mengejutkan Krystal. Dirinya langsung menengok mencari kearah sumber suara. Dirinya terdiam begitu melihat seseorang yang kini berada dihadapannya.

Oppa.” Ucap Krystal pelan.

Tapi orang tersebut tampak tidak menghiraukannya, dia hanya terdiam memandang Krystal. “Berhentilah memanggilku Oppa! Aku tidak mengenalmu agasshi!” nada dingin Baekhyun begitu membuat Krystal tercekat.

Mata Krystal berkaca-kaca menatap Baekhyun dihadapannya.

“Kau sama sekali tidak mengingatku? Kenapa kau mengingat Kaeun? Aku ini kekasihmu! Bukan Kaeun!” Krystal menjerit ditengah suara lirihnya berharap Baekhyun dapat mendengar curahan hatinya.

Namun tetap saja Baekhyun seolah tak peduli pada Krystal. “Ck, Jangan pernah membohongiku Agasshi! Kekasihku hanya Lee Kaeun bukan dirimu.”

“Apa yang dia perbuat hingga membuatmu seperti ini Oppa? Apadia telah meracuni pikiranmu? Apa dia-“

“CUKUP!!!” Baekhyun memotong ucapan Krystal dengan pekikkan yang cukup kencang.  “Aku muak mendengar celoteh mu yang tidak jelas. Jangan pernah kau menghina Kaeun!”

Krystal sungguh tak kuasa menahan air matanya, kini air mata itu mengalir begitu saja dipipi tirusnya. “Kau sama sekali bukan Baekhyun yang kukenal. Aku benci padamu Oppa!” Krystal berlari dengan isak tangisnya. Meninggalkan Baekhyun yang terdiam diposisinya.

Tiba-tiba jantung Baekhyun berdegup kencang rasa sakit itu kembali menyerangnya. Jantungnya pun ikut merasa sakit yang amat sangat luar biasa. Sesak dalam nafasnya membuatnya seolah mati kehabisan nafas.

Sekelibat gambaran-gambaran itu kembali muncul dipikirannya. Baekhyun memegang kepalanya, berusaha meredam rasa sakit itu. ‘Aku benci padamu Oppa!’ kalimat itu sungguh tidak asing dalam ingatan Baekhyun.

Baekhyun berusaha mengingat kalimat yang membuatnya merasakan sakit disekujur tubuhnya. Hatinya benar-benar merasa tersayat seolah dia begitu menyesali dirinya hingga harus dibenci oleh seseorang yang teramat sangat berharga baginya.

“Kenapa kalimat-kalimat itu terus muncul. ARGHHH!!!” rasa sakit dikepala Baekhyun terus saja mengguncang dirinya membuatnya begitu tidak tahan dengan sakit yang ditimbulkan.

TBC

8 thoughts on “Stand Up For Love [Chapter 5]

  1. GOOD JOB SAENG!!!! truz bkin baek t.bakar api cemburu saeng bkin dy inget perlahan” aj tpi tetap siksa baek dgan moment chanstal hahaha #hasratmenyiksabaekhyun
    slah satu ff favorit ku.. jgan lma” ya lnjutin ff in🙂🙂🙂 FIGHTHING!!!!

    • iyahh eonnie bakal aku usahakan ne ^^
      hehehe aku juga lagi pengen nyiksa baekhyun oppa *ditendangfansbaekhyun
      jinjja? wah terimakasih ^^

      ff stand up for love udh aku buat semuanya. ya, kira-kira beberapa chap lagi selesai .

  2. akhirnnya dipublish yeayyy!\m/sebenernya kasian aja gtu ama baekki grgr cemburu sma chanstal’-‘)v trs kaeun knp jht sih,pdhl mukanya polos gtu hwhw/?pokoknya aku tunggu lanjutan ff ini thor hehe:3 ohiya ff first kiss kpn di apdet thor?n_n

    • hehehe gak tau ni biar greget ajah kalo baekhyun cemburu ama chanstal ^^ wkwkwk
      hehehe, kaeun itu sebenarnya baik #soktau😀
      iyahh chingu pasti aku lanjut kok.
      yang first kiss udh aku posting silahkan ajah check kembali ^^

  3. Yaaaa akhirnya di lanjutin juga ffnya

    Ffnya daebak eonnie cepet lanjutin lg ya

    Semoga ingatan baekhyun oppa cepet kembali terus endingnya baekhyun oppa balikan sama krystal eonnie

    Aku tunggu kelanjutannya ya eonnie heheheh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s