Danger [Chapter 6] End

Author: Pingkan

Main Cast: Krystal Jung, Byun Baekhyun, Lee Kaeun

Other Cast: find by yourself

Genre: horror, Mystery, Tragedi, AU, Romance

Raiting: 15+

Length: [chapter]

Tittle: Danger

danger

Summary: Kenyataan yang tidak akan pernah kudugua…..

Disclaimer: Hayoo! Siapa yang masih setia nunggu nih FF? Kalo masih, RCL plis ^^

Happy reading … No Plagiator!

@@@

Krystal POV

Entah aku berada dimana, namun semua ini begitu menyilaukan pandangan ku. Aku mengikuti cahaya  yang bergerak menjauh. Samar-samar aku melihat semuanya. Sahabatku, Chanyeol, Sulli, Suho, dan Sehun.

“Kau sudah tiba,” ujar Sehun menatap manis diriku. Aku menyernyitkan dahi karena bingung.

“Ada apa ini?” tanyaku.

Sulli merangkulku, kami semua duduk di sebuah bangku taman dan didepan kami terdapat sebuah sungai buatan yang kecil tapi begitu bening airnya.

“Kelak, kau akan mengetahui semuannya,” ujar Chanyeol.

“Mengetahui? Mengetahui apa!”

“Tenanglah, Krys. Kelak, kau pasti akan mengetahui kebenaran dari semua ini.” Ucap Suho.

Aku memandang mereka tajam, sedetik kemudian aku menangis. “Kalian! Kenapa kalian begitu jahat padaku? Hah! Kenapa kalian meninggalkanku?” Krystal menangis.

Suho, Chanyeol, Sulli, dan Sehun memandangannya sambil tersenyum. Mencoba menenangkan diri Krystal. “Bukan maksud kami seperti itu, kami menyayangimu Soojung. Kau sahabat terbaik kami, tuntaskanlah masalah ini. Bukalah kebenaran yang sesungguhnya,” ucap Sulli memeluk Krystal.

Krystal memeluk Sulli erat, sangat erat dia begitu takut kehilangan Sulli. “Jangan tinggalkan aku! Bawa aku bersama kalian,” ucap Krystal sedih.

“Tidak bisa, kau harus melanjutkan hidupmu. Berbahagia lah Krys,” ucap Chanyeol.

“Kau bilang kita sahabat, kenapa kau tidak ingin aku ikut bersama kalian? Kenapa kalian jahat padaku?”

“Bangunlah Krys, ungkap kebenaran ini. Kami menyayangimu, hiduplah bahagia. Lanjutkan kehidupanmu, demi kami,” bayangan Suho, Sulli, Chanyeol, dan Sehun pun menghilang.

Samar-samar, dia bangun. Dan ternyata dia hanya bermimpi. Keringat bercucuran di dahinya, pakaian tidurnya sudah basah oleh Keringat. Dia menatap layar ponselnya, melihat foto-foto sahabatnya itu.

Dia menangis, menangis karena merindukan mereka. Namun, Krystal harus melanjutkan kembali hidupnya sesuai dengan permintaan sahabat-sahabatnya.

Drt…. Drrrtt…

Sebuah pesan masuk pun bergetar, Krystal membukanya.

From: Baekhyun Oppa

To Krystal

Cepatlah datang kerumah Sulli, aku menunggumu.

 

Aku menatapnya bingung. Ada apa? Kenapa malam-malam begini aku harus pergi kerumah Sulli. Pikiranku kacau, memikirkan yang tidak-tidak. Apa yang dimaksud mimpi ku itu? Apa dia memberitau bahwa Sulli akan pergi meninggalkan ku juga? Ya Tuhan, jangan sampai ini terjadi.

Kini aku sudah sampai di rumah Sulli, betapa terkejutnya aku saat melihat jasad Sulli yang sudah tidak bisa dikenali itu. Semuanya nampak berceceran, aku pun menangis. Kenapa sahabatku satu persatu pergi meninggalkan diriku?

Ku rasakan dekapan Baekhyun Oppa memelukku, dia menenangkan diriku. Aku memang menangis tapi kali ini aku terlihat tidak begitu histeris. Karena, aku sudah tau dari awal lewat mimpiku, bahwa Sulli akan pergi.

Meski hatiku sakit melihatnya, namun aku ingin sahabat-sahabatku tenang di alam sana dan bahagia kalau aku tidak terpuruk pada suatu masalah seperti ini. Bukankah kehidupan memang akan terus berjalan? Meski ada atau tanpa kalian.

Apa ini semua perbuatan Lee Hana? Itu yang sejak dari dulu aku pikirkan. Tapi, aku bingung karena memang Hana sudah tidak pernah hadir dalam hidupku. “Krys,” ucap Kaeun disebelahku.

Aku tersenyum getir, seolah menyembunyikan diriku yang lemah melihat jasad Sulli. “Ne,” ucapku.

“Tenanglah,” Kaeun memelukku. Aku pun membalasnya.

@@@

Keesokan harinya, aku berniat kemakam Sulli, hari ini aku pergi sendiri karena Baekhyun ingin pergi. “Sulli-ah,” panggilku, menaruh karangan bunga dimakamnya.

“Aku akan menuruti perkataan kalian semua. Tenanglah dialam sana,” ucap ku. Aku pun melangkah pergi dari makamnya.

Krystal POV End

Author POV

Krystal nampak menunggu Baekhyun, disebuah Cafe langganan mereka. Namun, sudah hampir 2 jam Krystal menunggu Baekhyun tidak kunjung datang. Dia resah memikirkan Baekhyun. “Oppa, kau ada dimana?” gumam Krystal.

Krystal mengetuk-ngetuk jarinya ke meja, dia sungguh bosan menunggu selama ini. Tapi, dengan sabar dia menunggunya, no Baekhyun pun tidak aktif saat di hubungi. Namun, sebelumnya Baekhyun memberitau Krystal bahwa mereka akan janjian di Cafe langganan nya hari ini.

Pelayan, sudah beberapa kali menghampiri mejannya, tapi Krystal masih belum memesan apa-apa. Lama kelamaan, karena dirinya lapardan haus. Dia pun akhirnya memesan makanan dan minuman.

Dia kembali melihat jam ditangannya, sudah 4 jam dia menunggu, dia melihat layar Handphone nya namun masih belum ada tanda-tanda Baekhyun menghubunginya.

Oppa, kenapa kau seperti ini? Tidak, biasanya,” ucap Krystal pelan.

Hari sudah mendekati malam, dan Cafe sepertinya akan tutup lebih cepat dari jam biasannya.

“Maaf Nona, Cafe ini akan segera tutup,” ucap salah seorang pelayan.

Krystal tersenyum dan membungkuk. “Maaf,” ucap Krystal.

Ne, tidak apa-apa.” Pelayan itu nampak membereskan Cafe, sedang Krystal mengambil tasnya dan berjalan keluar.

Dia begitu khawatir dengan Baekhyun, tapi kenapa sedari tadi dia menghubungi Namja itu Nomernya susah sekali untuk tersambung.

Krystal memutuskan untuk menemui Baekhyun dirumahnya, dia menunggu sebuah taksi dijalan.

Namun, nampaknya dia sedang tidak beruntung. Taksi selalu penuh, dan kadang supir taksi itu selalu pergi tanpa menghiraukan Krystal.

“Ck, bagaimana ini? Aish,” desisnya resah.

“Berpikir positif, Krystal.” Ucap Krystal menenangkan dirinya.

Tidak lama setelah, itu dia melihat sebuah taksi yang berhenti di depannya. Dia pun segera masuk. Dan taksi itu melaju ketempat tujuan Krystal.

@@@

Sesampainya Krystal di rumah Baekhyun, dia nampak melihat rumah itu sepi. “Kemana dia?” gumamnya.

“Apa dia sedang tidak berada dirumah?” Krystal pun dengan lancangnya membuka knop pintu rumah Baekhyun.

Rumah itu tidak terkunci, dia pun memasuki rumah itu. “Oppa,” panggilnya.

Dia begitu terkejut melihat pemandangan dihadapannya. Baekhyun dan Kaeun yang tengah tidur seranjang. Hatinya begitu sakit melihat pemandangan itu. “Kalian! Apa yang kalian lakukan? Hah! Kalian kejam!” Krystal menangis.

“Krys.. Maaf ini semua salah paham,” ucap Baekhyun.

Krystal memandangnya tajam, dia menghela nafas menahan sesak tangis didadanya. Diusapnya air matanya dengan kasar. “Sudah, tidak perlu ada yang dijelaskan. Aku sudah tau semuannya! Tidak kah kau sadar? Aku menunggumu berjam-jam. Dan ini balasannya? Sudah cukup,”

Krystal berjalan keluar, Kaeun hanya bisa diam dia nampak tersenyum puas menghancurkan Krystal secara perlahan. “Krys,” Baekhyun menggenggam erat tangan Krystal, memeluknya dari belakang.

Krystal melepas pelukan itu, namun pelukan Baekhyun begitu kuat hingga dia hanya bisa membiarkannya. “Kenapa? Kenapa kau melakukan ini?” tanya Krystal lirih, Baekhyun membalikan badannya.

“Maaf! Ketahuilah aku memang benar mencintaimu. Tapi, aku adalah saudara Lee Hana. Aku memanfaatkan dirimu mencoba mendekatimu, semata-mata hanya untuk membuatmu hancur secara perlahan. Maafkan aku,” ucap Baekhyun.

Bagai disambar petir, inilah kejelasan yang sungguh tidak ingin di dengar Krystal. Jadi, selama ini? Dia mencintai Namja yang hanya ingin membuatnya hancur. Lantas, kenapa dia begitu tulus mencintai Krystal?

“Jadi.. k..Kau,” ucap Krystal tidak dapat berkata apa-apa. Kaeun berjalan mendekati Krystal.

“Hey, Krys. Masih ingat aku? Aku Lee Hana! Apa sekarang kau percaya akan semua ucapanku? Aku menepatinya. Aku membuatmu hancur secara perlahan, kehilangan sahabat? Dan kehilangan kekasih yang begitu kau cintai, hahaha…” Kaeun tertawa dingin.

Krystal, gadis itu  menangis namun tidak terisak. Perasaan takutnya datang menyeruak? Tapi, dia hanya bisa pasrah akan keadaan. Krystal menatap Kaeun. “Lantas? Apa kau mau membunuhku? Lakukanlah,” seru Krystal.

Baekhyun menatapnya terkejut. Gadis yang di cintainya mengapa bisa berkata seperti itu? Baekhyun menyalahkan dirinya sendiri, kenapa dia terlibat dalam masalah ini sehingga dia kini merasakan rasa cinta itu, Cinta nya pada sosok musuhnya sendiri, Krystal Jung.

“Krys, apa yang kau katakan?” ucap Baekhyun.

Dia hanya tersenyum, begitu lembut senyumannya itu. Kaeun mengeluarkan sebuah pisau tajam ditangannya. Bersiap menusuk Krystal, Krystal memejamkan matanya. Mungkin, nanti dia bisa bertemu dengan sahabat-sahabatnya dan juga Yong Rim, pikirnya.

Namun, Krystal tidak merasakan sakit sama sekali dia pun membuka matanya. “Akhhh…” lenguh Kaeun dan Baekhyun. Keduanya saling menancapkan pisau masing-masing di perut mereka.

Ketika Kaeun ingin menusuk Krystal, Baekhyun segera menghalanginya sehingga dia lah yang tertusuk. Baekhyun memang mempunyai sebuah pisau Khusus. Pisau itu di dapatnya di sebuah gereja dimana pisau itu bisa membunuh arwah yang berkeliaran.

Dia menancapkan pisau itu di tubuh Kaeun. Keduanya sama-sama terluka. Krystal tercekat melihatnya. “Oppa, bertahanlah Oppa,” Krystal menangis, menangis sambil memangku kepala Baekhyun. Tubuh Baekhyun sudah banyak mengeluarkan darah, bahkan Krystal pun ikut terlumuri oleh ceceran darah Baekhyun.

“Akh.. Ehm K..Krystal, Mian..Mianhe. aku sangat mencintaimu, Hiduplah berbahagia setelah ini, maaf bila aku membohongimu. Tapi, satu hal yang tidak bisa ku bohongi, Aku mencintaimu, Krys,” ucap Baekhyun tersengal-sengal. Baekhyun menghembuskan nafas terakhirnya.

Krystal memeluk Baekhyun erat, menangis begitu kencangnya. Dirinya sangat terpukul. Meski Baekhyun telah membohonginya dan menyakitinya, Krystal masih tetap mencintai Baekhyun.

Oppa!!!” pekiknya kencang, namun tetap saja Baekhyun tidak akan bangun kembali.

“Aku juga mencintaimu, aku sudah memaafkanmu Oppa. Bangunlah,”

@@@

Krystal kini tengah berdiri di dekat makam para sahabatnya, kekasihnya, dan makam Kaeun. Dia membawakan banyak karangan bunga. Ditaruhnya satu-satu di makam itu, makam Chanyeol, Sulli, Suho, Sehun, Baekhyun dan Kaeun semuanya berdampingan.

Krystal tersenyum lembut memandang semua makam. “Aku menyayangi kalian semua, semoga kalian semua tenang di alam sana,” ucapnya lalu melangkah pergi. Terbesit rasa kehilangan yang mendalam pada diri Krystal.

Tapi, dia sudah berjanji pada dirinya sendiri, bahwa dia akan melanjutkan hidupnya ada atau tanpa Sahabat dan Kekasihnya itu.

Aku akan menepati semua itu, aku janji,’ batinnya.

 

END

8 thoughts on “Danger [Chapter 6] End

  1. Hikz ;( nae baca ini smbil nangis thor, ksian bgt ma klee eonie uda khlangan shabatnya dy jga khilangan org yg dcintainya
    kren thor ntar buat lagi ff nya baekstal yaa🙂

  2. Sumpah …
    Gak kbayang sama sekali kalo baekhyun juga ikutan jd pelakunya.
    Jahat, tragis, sumpah sedih banget T-T
    Huft …
    Tapi gak papa untungnya Luhan gak mati jd bisa nemenin Krystal. Hehe
    #plak

  3. keren . maaf aku baru komen di part end thor . keren ceritanya . aku nangis dibagian endiing .. daebak thor gak tau mau ngomong apa lagi

  4. ahhh ini berhasil ku temukan ff end’y xD eon seriusan deh berbakat jadi penulis.. *-* eon aku bakalan sering ngunjungin blog eon kalo waktuku lagi senggang *-*

  5. Daebbak, sip bgt eonni ffnya, q kira krystal eonni ikut mati, ternyata bingo slh besar hehehe. Daebbak bgt eonni, lanjutkan ff eonni yg lain ya, fighting eonni !!!😊☺😉😄

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s