Because I’m A Girl [Chapter 4 End]

Author: Pingkan

Tittle: Because I’m a Girl

Main Cast: Krystal Jung, Byun Baekhyun

Other Cast: Xi Luhan, Choi Sulli, Park Chanyeol

Genre: Sad, Romance, Friendship

Raiting: PG+15

FF ini sudah aku post, masih ada yang mau membacanya? Kalau ada, jangan lupa Komen :$. No Bash! No Siders! No Haters!

Happy reading ^^

@@@

Krystal dan Baekhyun nampak terlihat tengah bermain bersama anak-anak ditaman itu. Mereka, terlihat seperti sebuah Keluarga, dimana Baekhyun menjadi seorang Ayah, Krystal seorang Ibu, dan anak-anak itu menjadi Anaknya.

“Krystal Eonnie dengan Baekhyun Oppa Kalian seperti seorang Appa dan Eomma,” ucap Eunji, gadis berumur 8 tahun itu, dia begitu polos dan menggemaskan.

Krystal dan Baekhyun terkekeh mendengarnya. “Apa terlihat seperti itu? Eunji?” tanya Baekhyun, Eunji pun mengangguk.

“Lihatlah, ternyata kita cocok jadi sepasang suami istri Krystal-ah,” goda Baekhyun. Hal ini, membuat Krystal menunduk malu.

“Lihatlah, Eomma kalian dia sepertinya tengah malu. Pipinya merah seperti tomat, hahaha…” Eunji dan teman-temannya terlihat tertawa.

Krystal mau tidak mau juga ikut tertawa, meski dirinya sangat gugup. “Mulai sekarang, bila Kalian bertemu dengan ku atau Krystal. Panggil saja, Appa dan Eomma. Ne,” ucap Baekhyun kepada anak-anak yang tengah bermain bersamanya dan Krystal.

Krystal membelalakan matanya, melihat tingkah bodoh Baekhyun. “Yak! Oppa, kau ini apa-apaan,”

Baekhyun hanya tertawa. “Eomma, Eomma jangan memarahi Appa. Aku mohon,” ucap seorang anak laki-laki bernama Kevin, dia adalah seorang anak campuran dari Korea dan Amerika sama seperti Krystal.

Krystal mengangguk, menuruti ucapan Kevin. “Ne, Eomma tidak akan memarahi Appa lagi. Eomma berjanji,” Krystal mengangkat kelingkingnya, dan Kevin mengaitkan kelingkingnya dengan Krystal.

Mereka semua nampak terlihat senang, karena kehadiran Baekhyun dan Krystal. Baekhyun menghibur mereka dengan leluconnya dan bernyanyi dengan suaranya yang merdu. Sedangkan Krystal, terlihat sedang mendongengkan mereka.

Waktu terus berputar, saat ini telah memasuki waktu senja. Krystal dan Baekhyun memutuskan untuk pulang. Sebenarnya, mereka masih asik berada disana sambil tertawa dan berbagi kisah pada anak-anak kecil yang terlihat begitu menggemaskan.

Baekhyun mengantar Krystal pulang, saat sudah sampai di depan pintu rumah Krystal, Baekhyun pun ijin untuk pamit pulang.

@@@

Krystal dan Baekhyun nampak berangkat sekolah bersama, Sulli dan Chanyeol menatapnya heran. Bagaimana mereka bisa sedekat itu? Padahal kemarin saja masih terlihat saling mengacuhkan.

“Ehm,” Sulli berdehem, membuat Krystal dan Baekhyun melepas genggaman tangan mereka.

Chanyeol hanya terkekeh melihat ulah Sulli yang jahil. “Sebenarnya ada hubungan apa kalian? Kenapa tidak memberitau kami, bahwa kalian sudah berpacaran,” Sulli menggerutu kesal.

Krystal membelalakan matanya. “Hah? Apa maksudmu?” tanyanya.

“Bukankah kalian sudah berpacaran?” tanya Chanyeol. Krystal dan Baekhyun hanya tertawa membuat Sulli dan Chanyeol geram.

“Yak! Aku serius,” ucap Sulli.

“Kita hanya baru dekat. Do’a kan saja supaya kami bisa menyusul kalian,” goda Baekhyun. Sulli dan Chanyeol hanya terdiam.

“Apa yang kau maksud?” tanya Sulli, Baekhyun hanya diam dan menarik Krystal untuk pergi bersamanya.

Kini tinggalah Chanyeol dan Sulli sendirian. “Ehm, kau mengerti apa yang dimaksud Baekhyun?” tanya Sulli. Chanyeol menggidikkan kedua bahunya.

“Pasti mereka menyangka kita sepasang kekasih, sudah jelas-jelas kita hanya teman,” ujar Sulli, namun Chanyeol menggeleng.

“Kita bukan teman!” ucap Chanyeol.

Sulli membelalakan matanya, tidak mengerti akan ucapan Chanyeol. “Sulli-ah, aku suka padamu,” ucap Chanyeol singkat, dia mengucapkan nya dengan datar seolah tidak punya dosa.

Sulli hanya terdiam, dengan mulutnya yang terbuka sedikit. Dia begitu bingung, atas ucapan Chanyeol. “Bagaimana? Mau jadi Yeoja Chinguku tidak?” tanya Chanyeol.

“Yak! Kau kalau menyatakan Cinta itu yang romantis, jangan, seperti itu! Ck, kau tidak liat seperti yang di drama-drama apa? Mereka begitu romantis.” Komentar Sulli, Chanyeol hanya menghela nafas.

“Aku tidak ingin seperti mereka, memakai kedok dibelakang layar. Aku hanya ingin menunjukan cintaku dengan caraku sendiri,”

Sulli mengangguk mengerti begitu bahagianya dia memiliki Chanyeol, pemuda yang begitu bijak meski menyebalkan. “Baik, Aku juga suka padamu,” ucap Sulli.

“Kalau begitu, bukankah sekarang kita sepasang kekasih?” tanya Sulli, dia siap-siap mengeluarkan Handphone blackberrynya.

Chanyeol menatap Sulli. “Kita memang pacaran. Tapi, kenapa kau mengeluarkan Handphone mu? Mau memasang nama status dibbm? Eoh?” tanya Chanyeol, Sulli mengangguk malu.

“Ck, Kau ini dramatis sekali,”

“Yak! Kau ini tidak bisa romantis apa pada Yeoja Chingumu sendiri!” omel Sulli.

@@@

Krystal dan Baekhyun nampak berdua dikantin, mereka tampak tengah menyantap pesanan mereka sambil bercerita. Tiba-tiba Luhan datang, dan langsung mendekat kearah Krystal.

“Kau! Ada hubungan apa dengannya,” Luhan menunjuk Baekhyun, sedangkan Baekhyun begitu kesal Luhan mengganggu nya dengan Krystal.

“Yak! Apa maksudmu!” sulut Baekhyun tidak terima.

“Kenapa kau bertanya seperti itu?” tanya Krystal.

“Aku tidak suka kau dekat dengannya. Dia, pernah menyakitimu! Sampai membuat mu bersedih. Apa kau ingat? Aku mencintaimu, Soo Jung. Makadari itu, aku tidak ingin kau dekat dengannya,” ucap Luhan, membuat Baekhyun dan Krystal tersentak.

“Apa kau pernah terluka karena ku?” Baekhyun bertanya dengan nada pelan, dia sungguh bingung atas perkataan Luhan.

Krystal tidak berani menjawab, dia hanya diam. “Kau! Masih pantaskah kau bertanya seperti itu! Hah!” omel Luhan.

“Sudah, kuharap kalian jangan bertengkar. Ini tempat umum,” ucap Krystal melarai keduannya.

“Krystal! Kenapa kau selalu membelanya, bukankah kau pernah disakiti olehnya,” ucap Luhan, menatap Krystal dalam.

Krystal menghela nafas. “Memang, tapi aku begitu mencintainya, Luhan.” Ucap Krystal, pengakuan Krystal membuat Baekhyun terdiam membeku.

Dirinya begitu mencintai gadis ini, namun belum siap untuk mengungkapkannya, dia takut jikalau Krystal menyukai Luhan. Dugaannya selama ini salah, Krystal mencintainya, dia pun sangat bahagia mendengar hal itu.

“Ck, sadarlah Krys! Kau itu tidak akan pernah bahagia bersamanya.” Luhan seolah tidak terima atas pengakuan Krystal.

“Yak! Kau! Xi Luhan. Seharusnya, kau mendengar apa yang Krystal katakan, kau tidak bisa memaksa kehendakmu,” ucap Baekhyun.

Luhan pun melangkah pergi, dia serasa muak berada di tempat itu. Krystal memandang punggung Luhan yang kian menjauh. “Duduklah,” Baekhyun memegang bahu Krystal dan menyuruhnya kembali duduk.

“Apa kau terluka karenaku?” tanya Baekhyun angkat suara. Krystal hanya diam.

“Jawablah, Krys,”

Ne, mungkin karena aku sudah lama menyukaimu. Aku tidak berani mengatakannya, karena aku berpikir aku ini adalah seorang perempuan. Dan, tidak pantas bila aku yang menyatakannya. Apalagi, aku belum tau, kau juga punya perasaan padaku atau tidak,” ucap Krystal.

Baekhyun menunduk meminta maaf. “Maafkan aku, seharusnya aku lebih peka akan hal itu. Aku mencintaimu Krys, sudah lama aku menyimpan perasaan ini. Aku tidak tau, kalau kau juga mempunyai perasaan padaku. Kukira, kau dan Luhan sudah berpacaran,”

Keduanya tersenyum, saling berpandangan. “Aku mencintaimu, Krystal-ah. Maukah kau menjadi Yeoja Chinguku? Aku akan berusaha membuat mu bahagia disisiku, dan aku juga berusaha untuk tidak membuat mu terluka,” Baekhyun menggenggam tangan Krystal erat, dan lekas diciumnya tangan Krystal itu.

Krystal memandang Baekhyun dengan tatapan berkaca-kaca dia begitu bahagia mendengar pernyataan Baekhyun.

“Sungguh?” tanya Krystal memastikan, Baekhyun mengangguk tanda dia bersungguh-sungguh.

“Aku juga mencintaimu, Oppa.” Ucap Krystal malu.

Baekhyun terkekeh geli, melihat Yeoja Chingunya yang begitu menggemaskan.

@@@

Hari ini adalah kencan ke dua untuk Krystal dan Baekhyun, mereka memilih untuk pergi ke Lotte World. “Oppa, kita akan menaiki wahana apa dulu?” tanya Krystal.

“Ehm… Entahlah, terserah kau saja,” ucap Baekhyun.

Krystal melihat-lihat semua wahana. Dia pun menaiki satu persatu. Baekhyun hanya diam menuruti semua keinginan Krystal.

Karena Krystal lapar, mereka memilih pergi ketempat kedai makanan yang berada di sekitar Lotte World. Seafood, sepertinya kali ini menjadi menu makanan mereka.

Oppa, kau tidak alergi Seafood kan?” tanya Krystal memastikan, Baekhyun menggeleng.

“Tidak, pasti kau khawatir bila aku gatal-gatal karena alergi. Iyakan? Ah, Chagi-ah kau begitu memperhatikanku,” ucap Baekhyun malu, entahlah dirinya sedang malu? Atau justru kepedean.

Krystal menatap aneh Baekhyun. “Siapa bilang? Aku kan hanya tidak ingin kau mengeluarkan uangmu untuk membeli dua porsi seafood. Bila, kau alergi,” jawab Krystal datar, sebenarnya gadis ini sengaja menggoda Kekasihnya itu.

Baekhyun menatapnya tidak percaya. “Mwo! Jadi hanya seperti itu?” ucap Baekhyun sedih, Krystal hanya mengangguk.

Baekhyun mencerutkan bibirnya kesal, gadis ini terkekeh melihat kelakuan Baekhyun yang seperti anak kecil. “Kenapa melihatku seperti itu?” tanya Baekhyun singkat, sepertinya dia masih kesal dengan candaan Krystal.

Krystal menggeleng, lalu melanjutkan makannya.

“Kau begitu sempurna, tidak pernah terbayangkan olehku kini aku menjadi Yeoja Chingumu Oppa, apa aku bermimpi?” gumam Krystal pelan.

Baekhyun menghentikan suapan nya, dan menatap lekat Krystal.

Aniya, kau tidak berimpi Chagi-ah,”

Krystal tersenyum. “Kau tau? Aku begitu memendam perasaan ini sekian lama. Dan aku sangat tidak suka kau dekat dengan Haneul pada saat itu. Karena aku cemburu, Oppa,” Krystal menunduk. Mengakui, segala hal menyangkut kesedihannya waktu itu.

“Sama halnya denganmu. Aku juga tidak menyukai kedekatanmu dengan Luhan. Aku mengira bahwa kau mencintai Luhan,”

Krystal tertawa kecil. “Ternyata kita saling takut akan kehilangan ya Oppa,”

“Hahaha… Ne, kau benar. Dan kita sama-sama saling takut untuk menyatakan perasaan kita yang sebenarnya.” Jawab Baekhyun.

Hampir 45 menit mereka menyantap seafood pesanan mereka. Kini, mereka melanjutkan planning mereka untuk menaiki wahana terakhir.

“Hanya tinggal bianglala yang belum kita coba,” ucap Krystal. Krystal pun menggandeng tangan Baekhyun untuk segera mengikutinya mengantri demi menaiki wahana tersebut.

Hari sudah gelap, penerangan lampu di Seoul pun sudah dinyalakan. Krystal dan Baekhyun nampak terlihat senang menaiki biang lala tersebut. Saat mereka berada di puncak, biang lala itu terhenti.

Krystal memandang takjub pemandangan kota Seoul yang diterangi oleh kelap kelip lampu yang cantik. “Indah,” ucap Krystal.

“Tapi, ada yang lebih indah dari itu semua,” ucap Baekhyun. Krystal menyernyitkan dahinya penasaran.

“Apa?” tanyanya.

“Kau, Chagi-ah,” ucap Baekhyun. Semburat merah dipipi Krystal pun muncul, Baekhyun terkekeh memandang pipi Krystal yang memerah seperti tomat dan menurutnya itu menggemaskan.

Oppa… sudahlah, kau membuatku malu,” ucap Krystal.

Baekhyun hanya tertawa mendengarnya. “Ohiya, ini aku ada sesuatu untukmu,” Baekhyun mengeluarkan sesuatu dari Hoodienya.

Krystal menatap penasaran pada benda itu. Dan dibukannya, ternyata kotak itu berisikan setangkai bunga mawar, gelang tangan yang cantik, dan 2 batang Chocolate.

Krystal memandangnya dengan tersenyum lebar, memperlihatkan deretan giginya yang putih dan rapih. “Kau suka?” tanya Baekhyun, Krystal pun mengangguk.

“Ini untukmu Oppa,” Krystal memberikan Chocolate yang satunya pada Baekhyun. Baekhyun menerimanya, dan mereka nampak memakan Chocolate bersama-sama. Biang lala itu masih belum berjalan berputar, sehingga Baekhyun dan Krystal masih berada di puncaknya.

Baekhyun tertawa melihat Krystal yang memakan Chocolatenya dengan berceceran.  Baekhyun pun mengusap ujung bibir Krystal dengan tangannya untuk menghapus sisa Chocolate dibibirnya.

Namun, masih saja lengket dibibir Krystal. Baekhyun pun memberanikan diri mendekatkan wajahnya. Krystal yang tidak tau harus berbuat apa hanya menutup matanya. Jarak mereka semakin dekat hingga tidak berjarak.

Dirasakannya, sentuhan lembut dibibir Krystal. Baekhyun menciumnya merasakan manis nya bibir Krystal akibat makan Chocolate pemberian darinya.

‘Terkadang kita takut untuk mengakui sesuatu hal. Dan itu Membuat kita tersiksa! Jadi, lebih baik mengatakan yang sejujurnya dan lihat hasilnya. Bukan hanya berdiam diri, sampai jawaban hasil itu datang sendiri,’

                                                                

END

 

10 thoughts on “Because I’m A Girl [Chapter 4 End]

  1. Wah akhirnya so sweet bgt eonnie suka bgt sama baekstal couple

    Sering2 bikin ff baekstal/kaistal yg sad story ya eonnie makasih hehhe😀

  2. Huft …
    Akhirnya kelar juga nih ff. Penantian yang bgt panjang terbayarkan sudah.
    Tp sayang Luhan perannya cm dkit ya chingu …
    Tp biarlah, biar gak ganggu baekstal lama”
    Hyahahaha …
    Nice.
    Waitting for the next story

    • hehe iyah nih maaf ya sih Luhan dikasih perannya dikit…
      gak papa, dibalik layar dia dapet peran banyak kok ama author hihihi😀 #pedegila

      oke, Chingu tunggu ajah ya next FF yang bakal dipost ^^
      gomawo udh Comment

  3. AWW SO SWEET, TAPI LULU KASIAN, SAMA AKU AJA SINIIIII/? MAAP KAK CAPSLOCK JEBOL KALO UDAH MENYANGKUT TIGA TOP BIASED KU HEHEHEHE
    INI FFNYA SWEET BANGET KAK TAPI ENTAH KENAPA FEELNYA KURANG DAPET/?
    AH TAPI OVERALL BAGUS KOK😀
    SCENE LUHAN PAS KETEMU KRYSTAL JUGA WOWWW/?
    AKU SUKAAAA, KEEP GOING KAK😀

  4. Ceritanya bagus thor. Kalau bisa bikin ff sestal dong. Sebenarnya, kurang suka kalau baekstal karena aku sestal shipper. Tapi nggak apa-apa kok thor cerita bagus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s