Stand Up for Love [Chapter 2]

Author: Pingkan

Author: Pingkan

Tittle: Stand Up For Love [Chapter 2]

Main Cast:  Krystal Jung(Fx), Baekhyun(EXO), Chanyeol(EXO)

Other Cast:  Sehun(EXO), Suzy(Miss A), Kaeun(After School)

Length: Chapter

Genre: Romance, Friendship

123

@@@

Pada saat jam istirahat pertama, Krystal berjalan menuju kelas Baekhyun, namun pandangannya tersita oleh kedekatan Baekhyun dan Kaeun yang tengah tertawa bersama-sama. Terbesit perasaan tidak sukanya pada Kaeun.

Dia milikku, Lee Kaeun! Jangan coba-coba mengambilnya dariku.’ Batin Krystal sambil mengepalkan tangannya. Dia pun mengurungkan niatnya untuk mengajak Baekhyun kekantin. Dia hanya ingin lebih mengerti Baekhyun, meski perasaannya sakit karena harus melihat Baekhyun bersama gadis lain.

@@@

Baekhyun mengedarkan pandangannya, mencari Kekasih pujaannya, di kelasnya namun hasilnya Nihil. “Kemana Krystal?” gumamnya pelan.

“Lebih baik, kutanyakan pada Suzy saja. Dia kan sahabatnya,” Baekhyun pun berlari mencari Suzy, teman sekelasnya yang merupakan sahabat Krystal.

Begitu menemukan Suzy, Baekhyun nampak bernafas lega. “Suzy-ah, apa kau melihat Krystal?” tanya Baekhyun.

        Suzy mengangkat kedua bahunya, tanda bahwa dia tidak tahu. “Aku tidak tahu, tapi sebelum jam Istirahat aku bertemu dengannya. Di koridor dekat perpustakaan,” ucap Suzy, Baekhyun mengangguk dan melangkah pergi.

Baekhyun mencari Krystal di koridor perpustakaan dan perpustakaan namun masih tidak ketemu juga. “Kemana, kau chagi-ah,” gumam Baekhyun khawatir.

Apa dia marah denganku? Aku salah apa padanya. Sepertinya, kemarin masih baik-baik saja.’ Batin Baekhyun.

KRINGGG

Karena bel masuk sudah berdering, menandakan bahwa semua siswa-siswi harus kembali kekelasnya masing-masing membuat Baekhyun memutuskan untuk kembali kekelasnya.

@@@

“Ayo kita masuk kedalam kelas, Krystal-ah,” Chanyeol pun bangkit dari duduknya diikuti Krystal.

“Terima Kasih, Chanyeol-ah. Setidak nya perasaanku jauh lebih lega, karena telah berbagi pendapat denganmu,” Krystal tersenyum ramah, Chanyeol pun membalasnya.

“Jika kau membutuhkan teman untuk bercerita, datanglah saja padaku. Aku akan selalu ada untukmu,” Chanyeol pun tersenyum dan berlalu meninggalkan Krystal terlebih dahulu.

Baik sekali, Park Chanyeol itu,’ batin Krystal.

Tahap pendekatan, berjalan sesuai dengan rencana. Berhati-hatilah Baekhyun-ssi, bisa jadi Krystalmu akan berpaling denganku,’ batin Chanyeol.

@@@

Tidak terasa jam pelajaran sudah habis, semua siswa-siswi nampak berhamburan keluar kelas. Baekhyun, yang sudah bersiap menuju kelas Krystal pun mengurungkan niatnya, saat tangannya ditahan oleh seseorang.

“Kaeun,” ujarnya. Lee Kaeun tersenyum ramah.

“Mian Baekhyun-ssi. Tapi, bisakah kita pulang bersama? Aku ingin bertanya tentang PR Biologi dari Lee Seongsaenim. Aku sungguh tidak mengerti, aku mohon bantu aku,” Kaeun menunjukan wajah memelasnya. Baekhyun tertawa pelan dan mengangguk.

“Wajahmu lucu sekali, bila seperti itu Kaeun-ssi. Haha…” Kaeun mendengar ucapan Baekhyun nampak berdecak sebal.

“Tidak usah menertawakan ku seperti itu, Baekhyun-ssi,” ucap Kaeun. Namun, Baekhyun masih tetap tertawa dan Kaeun hanya bisa mendengarnya tanpa berkomentar.

Tidak lama, Baekhyun menghentikan tawanya dan meraih Handphone di kantongnya, untuk memberitahu Kekasihnya bahwa dia tidak bisa pulang bersama.

To: My Lovely Krystal

From: Baekhyun Oppa

Chagi-ah, maaf hari ini kita tidak bisa pulang bersama. Aku ingin belajar bersama temanku. Kau hati-hati dijalan, aku menyayangimu Krystal.

 

Dia pun menaruh kembali Handphonenya dan berjalan beriringan dengan Kaeun, menuju parkiran sekolah.

@@@

Krystal sedang merapihkan buku-bukunya, namun Handphonenya bergetar menunjukan sebuah Message. Dia melihatnya, tertera nama Baekhyun Oppa disana. Dia membukanya dan membacanya.

 

To:  Krystal

From: My Baekhyunie

Chagi-ah, maaf hari ini kita tidak bisa pulang bersama. Aku ingin belajar bersama temanku. Kau hati-hati dijalan, aku menyayangimu Krystal.

 

Krystal tersenyum singkat membacanya, dan menaruh kembali Handphone nya kedalam saku kantongnya. Dia menghela nafas, begitu berat baginya.

Semenjak ada gadis itu, Hubungan kami semakin menjauh. Semoga, Baekhyun tidak pernah ingkar pada semua janji-janjinya,’ batin Krystal.

Chanyeol samar-samar memperhatikan Krystal, terlihat jelas ada kekecewaan dari raut wajahnya. Chanyeol pun mendekati Krystal.

“Krystal-ah, Ada apa?” tanya Chanyeol, dia menarik bangku disamping Krystal. Krystal tersenyum setidaknya masih ada orang yang peduli padanya.

“Tidak ada apa-apa. Hanya, Kekasihku tidak bisa pulang bersamaku hari ini,” ucap Krystal, Chanyeol mengangguk paham.

“Bagaimana bila kau pulang bersamaku?” tanya Chanyeol.

“Kau tidak keberatan?” tanya Krystal, Chanyeol menggeleng. Kedua nya pun jalan menuju parkiran menuju audy hitam milik Chanyeol.

@@@

Krystal memutuskan untuk tidak langsung kerumahnya, dia ingin membeli ice cream favoritnya, di cafe langganannya bersama Baekhyun.

“Chanyeol-ah, bisakah kita mampir ke cafe itu? Aku ingin membeli Ice Cream,” ucap Krystal dengan senang hati Chanyeol menuruti permintaan gadis ini.

“Kau sangat suka Ice Cream?” tanya Chanyeol, Krystal mengangguk semangat. Chanyeol tertawa kecil.

“Haha… seperti anak kecil saja,” ledek Chanyeol, Krystal mencubit perut Chanyeol yang meledeknya.

“Yak! Park Chanyeol. Jangan mengejekku,” Krystal terus saja bercanda dengan Chanyeol sambil memakan Ice Creamnya begitupun Chanyeol.

Krystal tersenyum, setidaknya ada perasaan Nyaman dalam benaknya. Entah karena Kekasihnya yang akhir-akhir ini jarang ada waktu bersamanya? Atau Chanyeol yang selalu ada waktu untuk nya.

@@@

“Apa yang tidak kau mengerti, Kaeun-ssi,” ujar Baekhyun, sambil membuka PR nya. Kaeun tersenyum dia begitu Nyaman dengan hadirnya Baekhyun disampingnya. Dia terus memperhatikan Baekhyun, tanpa menyadari bahwa sedari tadi Baekhyun memanggilnya.

“Kaeun. Lee Kaeun, Hey! Kau kenapa Kaeun-ssi,” tanya Baekhyun menyadarkan Kaeun dari lamunannya.

Kaeun menggeleng, dan kembali bersikap seperti biasa. Dia begitu malu, karena nampak seperti gadis bodoh dihadapan Baekhyun.

“Ah, Mian Baekhyun-ah. Aku tidak mendengarmu,” ucap Kaeun.

“Eh maaf, maksudku Baekhyun-ssi,” ujarnya lagi, ia lupa bahwa mereka belum begitu dekat membuat Kaeun harus memanggilnya dengan sopan.

Baekhyun tertawa dan mengacak-acak puncak kepala gadis itu. “Haha… tidak apa, kalau kau mau memanggilku dengan seperti itu. Aku tidak keberatan, Kaeun-ah,” Baekhyun tersenyum lembut.

Deg

Kaeun menatapnya dengan pandangan tidak percaya, Lelaki itu sangat baik, pengertian, dan perhatian. Kaeun merasakan jantungnya berdegup kencang saat disisi Baekhyun, darahnya berdesir dengan cepat.

Apa aku menyukainya? Secepat itukah?’ batin Kaeun.

Namun, Kaeun segera menepisnya. Dia masih terfokus pada pembahasan pelajaran yang akan dibahasnya dengan Baekhyun. Baekhyun nampak menjelaskan pelajaran yang tidak diketahui Kaeun dengan perlahan membuat Kaeun mengerti dengan mudah.

Ya Tuhan, Apa kau sengaja mempertemukanku dengannya untuk menjadi sepasang kekasih? Bila iya, tolong jangan pisahkan kami,’ batin Kaeun.

@@@

Hari ini hari minggu, Krystal menatap layar Handphonenya. Melihat, apa Baekhyun memberi kabar padanya, atau mengajaknya kencan seperti biasa atau malah tidak sama sekali.

“Baekhyun Oppa, aku merindukanmu.” Gumamnya pelan, sambil menatap foto dirinya bersama Baekhyun dalam fotonya.

Drrttt

Handphone Krystal bergetar, membuatnya amat sangat senang. ‘Pasti Baekhyun Oppa,’ batinnya.

Namun, dugaannya meleset. Tertera Nama Chanyeol di Handphonenya.

To:Krystal

From: Park Chanyeol

Hey Krystal, Kau sedang apa? Apa hari ini kau ada acara? Bisakah kau menemaniku pergi hari ini.

 

Krystal segera mengetikkan balasan untuk Chanyeol.

To: Chanyeol

From: Krystal

Aku sedang berada dirumah dan tidak melakukan kegiatan apapun. Tidak, ehm mungkin bisa. Tapi kau harus menjemputku, OkeJ

 

Tidak butuh waktu lama, Krystal mendapat balasannya.

To:Krystal

From: Park Chanyeol

Oke, baiklah. Tunggu aku dirumahmu. 1 jam lagi

 

Krystal tersenyum senang, setidaknya ini bukan hari minggu yang buruk karena harus berdiam diri dirumah, pikirnya. ‘Mian Oppa, bila hari ini kita tidak bisa pergi bersama, sepertinya kau masih sibuk dengan Kaeun. Jadi, semoga kau tidak marah, bila aku pergi dengan Chanyeol,’ batinnya.

Krystal segera bergegas, dia nampak tengah memilih pakaian yang pas untuk dirinya kenakan. Cardigan pink peach dipadukan jeans berwarna hitam. Terlihat sederhana, sopan, dan cantik bila Krystal memakainya.

Bipppp Bippp

Suara Klakson mobil pun terdengar, dia sudah tau bahwa Chanyeol telah tiba menjemputnya. Dia pun menuruni anak tangga, dan berjalan keluar gerbang.

Chanyeol tersenyum melihat Krystal. “Kau cantik sekali, Krystal-ah,” ucap Chanyeol. Krystal tersenyum, mendengarnya.

“Gomawo,” balas Krystal singkat. Dan mereka pun  nampak pergi ke tempat tujuan.

Setelah 1 setengah jam menempuh perjalanan, Krystal dan Chanyeol akhirnya tiba di tempat tujuan. Seoul Namsan Tower. Mereka berdua nampak terlihat mengobrol banyak, dan tak jarang Krystal tertawa akibat lelucon Chanyeol.

Mereka berdua menghabiskan waktunya untuk melihat pemandangan. Dan tidak lupa mereka berkunjung di Cafe favorit Krystal seperti biasa hanya untuk memesan Ice Cream kesukaan Krystal.

“Bagaimana hari ini? Apa kau senang?” tanya Chanyeol.

Krystal mengangguk sambil menyuapkan sesendok Ice Cream kemulutnya. “Ne, gomawo Chanyeol-ah. Setidaknya, minggu ini tidak menjadi Minggu yang buruk karena aku harus mengurung diri dirumah, haha..” candanya.

Chanyeol tersenyum senang, setidaknya dia bisa membuat Krystal tersenyum dan tertawa lepas karenanya. ‘Semoga perlahan aku bisa menggantikannya di hatimu,’ batin Chanyeol.

@@@

Baekhyun nampak gusar, tidak biasanya Krystal pergi keluar rumah dihari minggu tanpa dirinya. “Oh begitu Ahjumma, Gomawo,” Ucap Baekhyun sopan.

“Ne, Cheonma. Baekhyun-ah,” ucap Baekhyun.

Setelah mendengar penjelasan dari pembantu Krystal, Baekhyun lebih memilih untuk kembali pulang. ‘Dia pergi dengan siapa? Temannya? Apa kah Suzy? Tapi, Ahjumma bilang bahwa dia seorang Laki-laki. Apa Krystal dekat dengan orang lain? Kenapa dia tidak memberitahuku,’ batin Baekhyun.

Baekhyun resah, dia nampak tidak tenang. Banyak sekali pertanyaan dalam benaknya yang ingin dirinya tanyakan pada Krystal. Tapi, dia mengerti mungkin Krystal sedang sibuk jadi dia memutuskan untuk berbicara pada Krystal besok hari disekolah.

@@@

Krystal berjalan sendirian, tidak tahu mesti pergi kemana. Dia pun, hanya mondar-mandir tidak jelas. Baekhyun, samar-samar melihat Krystal dan berusaha memanggilnya.

“Krystal!” pekik Baekhyun, Krystal pun menoleh.

Ada perasaan senang dalam hatinya, namun ada rasa kekecewaan dalam benaknya. “Ne, Oppa.” Ujarnya singkat, tidak menatap Baekhyun saat berbicara.

Ada apa dengannya? Kenapa dia menjadi seperti ini?’ batin Baekhyun.

“Bisa ikut denganku, ada sesuatu hal yang ingin kukatakan padamu, Chagi-ah,”
ucap Baekhyun, Krystal hanya mengangguk dan mengikuti kearah mana Baekhyun mengajaknya.

Baekhyun nampak mengajak Krystal menuju taman belakang sekolah, tempat favoritnya dan Krystal. “Ada apa?” tanya Krystal saat mereka telah duduk berdampingan.

Baekhyun menatapnya singkat. “Hari minggu, kau tidak berada dirumah? Kau pergi kemana? Dan dengan siapa?” tanya Baekhyun dengan nada santai.

Krystal menoleh. ‘Bagaimana Oppa tau?’ pikirnya.

Baekhyun bisa membaca pikiran Krystal. “Aku pergi kerumahmu, tapi Ahjumma bilang kau sedang pergi dengan temanmu,” ucap Baekhyun.

“Aku pergi bersama Chanyeol,” ucap Krystal singkat.

Baekhyun tersenyum. “Oh baiklah, dia teman barumu?” tanya Baekhyun, Krystal mengangguk.

“Dia temanku, dan kita juga cukup dekat. Dia selalu ada disaat aku membutuh kan seseorang, mungkin dia memang tidak aku harapkan untuk selalu ada tapi dia lebih mengerti akan diriku. Tidak seperti orang yang kuharapkan, yang sepertinya sibuk dengan urusannya,” ucap Krystal parau.

Baekhyun hanya diam, mencerna setiap perkataan Krystal. “Mianhe,” ujar Baekhyun, satu kata yang sukses membuat Krystal menengok kearahnya.

“Aku sudah memaafkanmu,Oppa. Sebelum kau meminta maaf,” Krystal tersenyum singkat.

“Kau masih marah padaku?” tanya Baekhyun, Krystal menggeleng.

“Aku tidak bisa marah, pada Namja yang selalu membuat jantungku berdegup kencang disaat aku didekatnya. Namja, yang sudah 5 tahun menemani hari-hariku,” Krystal menyenderkan kepalannya dipundak Baekhyun.

Baekhyun mengusap rambut panjang Krystal. “Terimakasih, Maaf bila akhir-akhir ini seperti ada jarak diantara kita. Aku tidak bermaksud seperti itu, Percayalah,” Baekhyun mencium rambut Krystal. Harum lavender rambut Krystal seolah menenangkan Baekhyun.

“Ne, Oppa. Aku percaya padamu,” ucap Krystal.

“Apapun yang terjadi ketahuilah, bahwa hanya dirimulah yang begitu berarti bagiku Krystal Jung. Tidak ada nama lain, selain namamu, Aku akan selalu setia padamu apapun yang terjadi. Bertahan untuk Cinta,” ucap Baekhyun.

Krystal pun tersenyum bahagia. “Saranghae Byun Baekhyun,” ucap Krystal.

“Nado, Saranghae Krystal Jung,” ucap Baekhyun.

@@@

“Oppa, besok bisa temani aku ketoko buku?” tanya Krystal saat mereka pulang bersama.

“Besok? Sepertinya Bisa. Aku akan kekelasmu sepulang sekolah,” ucap Baekhyun.

“Oppa, Lee Kaeun itu temanmu?” tanya Krystal tiba-tiba. Baekhyun mengangguk mendengar pertanyaan Krystal.

“Ada apa memangnya? Hey, jangan bilang kau cemburu dengan Kaeun,” ledek Baekhyun.

Krystal menatap Baekhyun kaget, bagaimana Baekhyun bisa tau. Tapi, Krystal sungguh gengsi bila harus mengakui hal tersebut, meski memang kenyataannya dia cemburu.

“Hah, apa Oppa bilang. Aku cemburu? Yang benar saja, aku tidak cemburu sama sekali. Akukan hanya bertanya,” Krystal merasa tidak ingin kalah.

“Kau yakin?” tanya Baekhyun, sambil mengedipkan sebelah matanya pada Kekasihnya itu.

“Sangat Yakin,” ucap Krystal asal. Namun, sedetik kemudian…

“Ne, Oppa. Aku cemburu, apa salah bila aku cemburu?” ucapnya polos, seperti anak kecil yang tidak tau apa-apa.

Baekhyun tertawa melihat tingkah laku Krystal. “Tidak, itu wajar. Tandanya, kau sangat mencintai Kekasihmu yang tampan ini dan kau takut kehilangannya,” ujar Baekhyun dengan percaya dirinya.

“Yak! Oppa, kenapa kau senarsis ini. Seperti Sehun saja,” cibir Krystal. Kemudian mereka tertawa bersama-sama.

 

TBC

6 thoughts on “Stand Up for Love [Chapter 2]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s