Because I’m a Girl [Chapter 3]

Author: Pingkan

Tittle: Because I’m a Girl

Main Cast: Krystal Jung, Byun Baekhyun

Other Cast: Xi Luhan, Choi Sulli, Park Chanyeol

Genre: Sad, Romance, Friendship

Raiting: PG+15

pizap.com13776791584631

@@@

“Dia mencintai Baekhyun Oppa. Tapi, dia tidak pernah mau menyatakan perasaanya. Karena dia adalah wanita, itu pikirnya,” ujar Sulli.

Chanyeol mengangguk paham. “Oh, ne. Aku mengerti,”

           “Bagaimana dengan Baekhyun Oppa? Apakah dia?” tanya Sulli. Chanyeol menggidikan kedua bahunya.

“Entahlah, Baekhyun tidak bisa ditebak orangnya.” Ujar Chanyeol.

@@@

Krystal duduk sendirian dibangkunya, sepertinya dia tiba terlalu pagi. Karena, suasana kelas yang sepi. Dia pun memasang earphone ditelingannya sambil memutar beberapa lagu kesukaannya.

Dia terlihat bernyanyi. Bernyanyi dengan suara merdunya, lagu yang dia nyanyikan itu lagu bergenre sedih menceritakan kepahitan pada sebuah impian yang tidak akan mungkin terwujud.

Dia sangat menghayati lagu itu, sampai bulir-bulir air mata dimatanya menetes. “Aku menyukaimu? Tidak sadarkah kau!” gumamnya pelan.

Dia hanya bisa menangis, menahan isakannya. Namun, semakin dia menahan isakannya itu, dia malah semakin terluka.

Sepasang mata memandang nya sendu, ingin rasanya orang itu duduk disamping Krystal menghapus airmata gadis cantik itu. Namun, dia mengurungkan niatnya, karena dia tidak ingin ikut campur dalam masalah Krystal.

“Siapa orang yang membuatnya bersedih seperti itu? Apa dia tidak tega! Melihat Krystal menangis sampai terisak seperti itu. Sungguh lelaki bodoh!” gumam pria itu.

@@@

Banyak siswa yang kini sudah berdatangan menuju kelas. Krystal pun sudah tidak menangis, dia nampak berusaha menahan segala perasaannya, dan membuat nya kelihatan baik-baik saja.

“Hey, kau sudah tiba? Tumben sekali,” Sulli menaruh tas nya di mejannya. Dan menatap Krystal.

Dia mengangguk pelan. “Ne, memang tidak boleh?” Krystal meledek Sulli, membuat Sulli tertawa kecil.

“Kau dan Luhan sebenarnya ada hubungan apa? Apa kau mencintai Luhan?”
tanya Sulli, melihat Krystal yang akhir-akhir ini dekat dengan Luhan.

“Apa kelihatan seperti itu? Kurasa tidak,” ucap Krystal.

“Itu kan pendapatmu, tapi pendapat orang lain? Bagaimana?” Krystal hanya menggeleng. “Ya, itu bukan urusan mereka.” Jelas nya.

Jam pelajaran pun berlangsung dengan lancar, Krystal memfokuskan pandangannya kepada guru yang sedang menerangkan pelajaran itu. Baekhyun! Pemuda itu nampak tengah memperhatikan Krystal dari mejannya.

Begitu lekat, hingga dia tidak menyadari guru yang tengah memanggilnya. “Yak! Byun Baekhyun. Kau ini? Kenapa tidak mendengarkan penjelasanku! Fokuskan perhatianmu kedepan. Jangan menengok-nengok ke mana-mana,” pekik gurunya.

Baekhyun hanya terdiam, diasungguh malu sekali.

‘Aku tau! Kau pasti tengah memperhatikan gadis itu,’ batin Chanyeol.

Kenapa dengannya? Ck, aneh,’ batin Krystal.

Aish, kenapa aku jadi memikirkan gadis itu terus! Fokuslah Baekhyun, jangan sampai kau kena tegur Kim Seongsaenim lagi,’ batin Baekhyun.

@@@

KRIINGGGGG

Bel istirahat berbunyi, Krystal dan Sulli tengah bersiap-siap kekantin. “Hey, kalian mau kekantin? Bolehkah kami ikut?” tanya Chanyeol menghentikan langkah Krystal dan Sulli.

Krystal menengok, dan mengangguk lantas berjalan mendahului Baekhyun, Chanyeol. Saat dikantin, Krystal hanya diam tidak bersuara.

“Kau kenapa, Krystal-ssi? Sakit?” tanya Baekhyun.

Krystal menatapnya terkejut. Bagaimana mungkin seorang Baekhyun memperhatikannya sampai seperti itu. ‘Kenapa dia perhatian padaku?’ batin Krystal.

Krystal hanya tersenyum singkat, dan menggeleng.

“Kau yakin? Bila kau sakit, mari aku antar ke UKS,” Baekhyun menggenggam lembut tangan Krystal.

Sulli, Chanyeol, Krystal hanya menatap tangan Baekhyun yang menggenggam tangan Krystal dengan tatapan tidak percaya. “Ehm, Mianhe,” jawab Baekhyun melepas genggaman tangan itu.

“Haha… Oppa ini, sudah tidak usah sungkan begitu,” ledek Sulli, Chanyeol pun ikut tertawa.

“Yak! Sulli-ah apa maksudmu?” Krystal dan Baekhyun  terdengar mengucapkan kalimat yang sama. Semakin membuat Chanyeol dan Sulli meledeknya.

“Lihatlah! Kalian itu memang jodoh, dari cara kalian berbicara pun sama,” Chanyeol tertawa puas membuat Krystal dan Baekhyun gugup.

“Ah.. Eum.. Tidak. Jangan berpikiran seperti itu, Chanyeol Oppa.” Jawab Krystal.

“Sudahlah mengakulah! Kalian ini serasi kok,” goda Chanyeol.

Krystal dan Baekhyun pun melangkah pergi meninggalkan kedua orang itu. Mereka berdua berjalan beriringan, tanpa sepatah kata yang keluar dari mulut mereka masing-masing.

Baekhyun ingin sekali menyapa gadis disampingnya ini, namun ia begitu gugup. Sama hal nya dengan Krystal, terbesit rasa ingin menyapa Baekhyun namun kegengsiannya mengalahkan semua itu.

Baru saja Baekhyun ingin melontarkan sepatah kata. “Krystal, dari tadi aku mencarimu,” Luhan merangkul Krystal.

“Ayo, temani aku ke Kantin,” tanpa permisi, Luhan langsung menarik Krystal pergi.

Krystal,’ batin Baekhyun.

Krystal sempat menengok kebelakang, melihat Baekhyun yang masih terdiam menatap punggung Krystal. ‘Mianhe,’ batin Krystal.

@@@

Hari ini, Chanyeol sedang bermain kekediaman Baekhyun. “Hey, kau sedang apasih?” Chanyeol melihat Baekhyun yang sedang sibuk menggambar di sofa. Sedangkan Chanyeol tengah menonton TV di samping Baekhyun.

“Tidak, hanya iseng,” ucapnya.

Namun, Chanyeol tidak semudah itu mempercayai Baekhyun. “Coba kulihat!” Chanyeol merebut gambaran itu dari Baekhyun.

“Bukankah, ini Krystal? Wajahnya sangat mirip dia,” jawab Chanyeol. Sedangkan Baekhyun berusa merebut kertas itu kembali.

“Yak! Kau ini, tidak sopan sekali. Bukan, ini bukan dia,” sinis Baekhyun. Namun, Chanyeol tidak mempercayai setiap perkataan Baekhyun! Karena Chanyeol sudah lama mengenal Baekhyun. Dan Baekhyun tidak semudah itu membohongi Chanyeol.

“Kau menyukainya?” tanya Chanyeol.

Baekhyun menghela nafasnya perlahan, mencoba menarik kuat-kuat oksigen disekitarnya. “Entahlah!” ujar Baekhyun.

Chanyeol menepuk-nepuk pelan pundak sahabatnya berusaha menenangkannya. “Sabarlah,” ucap Chanyeol.

Baekhyun pun tersenyum singkat. “Kenapa kau tidak menyatakan pada Krystal?
“ tanya Chanyeol.

Baekhyun menatapnya kaget. “Tidak, aku belum siap. Sepertinya dia dan Luhan?… ya kau taulah, maksudku,” ucap Baekhyun.

Chanyeol tertawa pelan. “Kau ini, kalau kau cinta ya kau harus berusaha mendapatkannya! Jangan seperti ini. Kau ini, cemen sekali,” ejek Chanyeol.

Baekhyun menatapnya geram, tidak terima dengan perkataan Chanyeol yang memang benar adanya. Dia berpikir, bahwa Krystal dan Luhan berpacaran.

“Tidak usah mengejekku!” Baekhyun memukul wajah Chanyeol dengan bantal sofa.

@@@

Krystal duduk dibangkunya sendirian hari ini, karena Sulli tidak masuk. “Ehm, bolehkah aku duduk disini. Aku ingin menanyakan tugas MTK padamu,” Baekhyun pun langsung mengambil tempat disamping Krystal, menduduki bangku Sulli.

“Ne, memang bagian mana yang sulit?” tanya Krystal sudah seperti biasa. Dia nampak baik-baik sekarang, sudah tidak egois, menyebalkan, ataupun dingin pada Baekhyun.

“Yang ini,” Baekhyun menunjuk salah satu nomor dari kelima soal tersebut.

Krystal menjelaskannya secara detail, agar Baekhyun paham maksudnya. Tapi, Baekhyun sedari tadi malah memandang wajah Krystal dari dekat. Dia begitu terpesona dengan wajah cantik Krystal.

Gadis yang menarik,’ batin Baekhyun. Jantungnya berdegup kencang tak terkendali. Dia menjadi salah tingkah didekat Krystal.

Krystal pun merasakan hal yang sama, dia pun menjadi gugup saat berada di dekat Baekhyun. “Eum, Krystal. Apa boleh aku bertanya?” tanya Baekhyun, Krystal mengangguk mendengar ucapan Baekhyun.

“Apa hari minggu kau ada acara?” tanyanya sedikit gugup. Krystal nampak berpikir, lantas dia menggeleng.

“Jadi, apa kau ingin pergi bersamaku?” tanya Baekhyun.

Krystal hanya diam, masih berpikir apakah Baekhyun hanya bercanda? Atau sungguhan. “Kalau kau tidak bisa, tidak apa. Tidak usah dipaksakan, aku tau. Kau pasti sudah ada janji dengan Luhan kan?” Baekhyun berbicara dingin, saat menyebut nama Luhan.

Ada perasaan cemburu mendalam, dalam lubuk hati Baekhyun.

“Aniya, kau masih ingat rumahku kan? Kalau begitu, aku tunggu jam 10 pagi dirumahku,” balas Krystal.

Baekhyun mengangguk, dan dia bernafas lega. Setidaknya, langkah awal untuk mendekati Krystal berjalan sempurna.

@@@

Hari Minggu….

Baekhyun sedang duduk diruang tamu, ditemani Eomma Krystal, mereka nampak berbincang akrab sambil menunggu Krystal berganti pakaian. “Kau sudah lama berteman dengan Krystal? Aku kira, kau adalah kekasih Krystal. Karena, kalian sangat serasi,” goda Yoona, Eomma Krystal.

Baekhyun tertawa malu mendengarnya. “Ne, Ahjumma. Kenapa Ahjumma berpendapat seperti itu? Haha… kami hanya berteman, tidak lebih,” ujar Baekhyun sungkan.

“Ahjumma harap, kalian bisa bersatu. Karena, Ahjumma pikir hanya dirimulah yang bisa Ahjumma percayakan untuk menjaga Krystal,” Yoona tersenyum dengan manis.

Baekhyun pun ikut tersenyum mendengarnya. Dia sangat bahagia, karena Eomma Krystal memberikannya tanggung jawab untuk menjaga gadis itu. ‘Ne, Ahjumma. Aku pasti akan menjaga Krystal, tidak akan membuatnya bersedih,’ batin Baekhyun.

Tidak lama kemudian, Krystal turun dari tangga memakai dress pink peach miliknya. Dia begitu anggun dan kecantikannya pun bertambah. “Wah! Anak Eomma cantik sekali,” puji Yoona.

Krystal tersenyum malu mendengarnya.

“Bagaimana pendapatmu, Baekhyun?” tanya Yoona.

Baekhyun sampai tidak berkedip memandang Krystal. “Ne, Ahjumma dia begitu Cantik,” puji Baekhyun. Krystal pun sangat bahagia, mendengar lelaki yang di cintainya memuji dirinya.

“Sudah, kalian tidak usah berlebihan seperti itu. Ayo, Baekhyun-ssi. Annyeong Eomma,” Krystal memeluk Yoona sebentar dan meninggalkannya.

Krystal pun berjalan berdampingan dengan Baekhyun, mereka bagaikan seorang putri dan pangeran.

@@@

Krystal dan Baekhyun menghabiskan waktu nya untuk pergi ketaman Kota. Mereka, nampak terdiam masing-masing karena masih bingung membuka topik apa yang enak untuk diperbincangkan.

“Krystal-ah, eh maksudku Krystal-ssi,” ujar Baekhyun.

Krystal tertawa geli, mendengar Baekhyun yang salah tingkah. “Ne, Baekhyun Oppa. Tidak apa kau memanggilku dengan sebutan tadi. Aku sungguh, tidak keberatan. Boleh kan, aku memanggilmu dengan sebutan Oppa?” tanya Krystal. Baekhyun mengangguk antusias.

“Kau dengan Luhan? Apakah ada suatu hubungan yang sepecial?” tanya Baekhyun.

Krystal menatap mata Baekhyun, terbesit rasa mendalam dalam diri Baekhyun. Krystal hanya menggeleng. “Tidak, aku hanya berteman,” jawab Krystal.

Baekhyun menghela nafas lega, sedang Krystal malah bingung menatap lelaki di sampingnya. “Ada apa? Kenapa seperti itu?” tanya Krystal.

Baekhyun tertawa dan menggeleng pelan. “Hubungan Oppa, dengan Haneul? Apakah?” Krystal belum melanjutkan kata-katanya namun Baekhyun memotongnya.

“Aku dan Haneul hanya berteman. Dia sahabat lamaku, aku menyayanginya. Kami memang dekat, tapi kami tidak saling mencintai. Rasa sayangku, pada Haneul hanya sebatas teman,” jawab Baekhyun memandang pohon mapel yang berguguran di depannya.

Krystal tersenyum. ‘Jadi, selama ini aku salah mengartikan semuanya,’ batin Krystal.

Baekhyun memandang Krystal. “Kenapa kau bertanya seperti itu? Kau pasti salah paham padaku! Haha… aku tidak mencintai Haneul Krystal-ah, hey… tunggu dulu. Apakah kau cemburu dengan Haneul?” goda Baekhyun.

Krystal memukul lengan Baekhyun pelan. “Yak! Kau ini Percaya Diri sekali Oppa. Aku tidak cemburu! Sungguh,” Krystal menahan rasa gugupnya, kini pipinya sudah merah merona karena malu.

“Yakin? Lantas, kenapa pipi mu merah seperti itu? Ayolah, mengakulah, Krystal-ah,” Baekhyun mengedipkan sebelah matanya. Membuat Krystal semakin tidak bisa mengontrol dirinya.

“Sudahlah Oppa, ayo kita bermain bersama anak-anak itu,” Krystal menarik tangan Baekhyun untuk pergi mengikutinya bermain bersama segerombolan anak kecil yang sedang bermain di Taman.

 

 

TBC

7 thoughts on “Because I’m a Girl [Chapter 3]

  1. Akhirnya nongol juga nih ff …
    Readernya udah pada lumutan nungguin chap selanjutnya.
    Tp yg jelas nuh ff emang daebak. Keren!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s