Stand Up for Love [Chapter 1]

Author: Pingkan

Tittle: Stand Up For Love [Chapter 1]

Main Cast:  Krystal Jung(Fx), Baekhyun(EXO), Chanyeol(EXO)

Other Cast:  Sehun(EXO), Suzy(Miss A), Kaeun(After School)

Length: Chapter

Genre: Romance, Friendship

123

Annyeong! I’m back kekeke😀. Sudah lama sekali aku vakum menjadi Author! Akhirnya mendapat kesempatan lagi untuk membuat Fanfiction. Semoga readers senang membaca tulisan-tulisan saya.

Happy reading! And plis comment setelah membaca. No Bashing and Silent Riders…

@@@

Taman kota Seoul nampak terlihat indah di waktu senja, sepasang kekasih tampak terlihat duduk berdua di bangku taman. Semilir angin, membuat rambut wanita itu menutupi wajah cantiknya.

Wanita itu merapikan rambutnya, membuat wajah cantiknya terlihat dengan jelas.

“Oppa,” panggil Krystal, Baekhyun pun mengalihkan pandangannya menatap Yeoja disampingnya.

       “Ne, ada apa?” tanya Baekhyun. Krystal tersenyum simpul mengeratkan genggamannya.

“Tidak, hanya ingin seperti ini saja.” Ucap Krystal. Baekhyun tertawa kecil melihat tingkah aneh kekasihnya.

“Kau ini ada apa? Aneh sekali,” Baekhyun tertawa kecil.

“Aish, Oppa. Aku hanya ingin bermanja-manja denganmu, salah?” Krystal mencerutkan bibirnya kesal pada Baekhyun yang malah menertawakannya.

“Hahaha mian chagi-ah. Hanya bercanda,” Baekhyun mengusap-usap puncak kepala Krystal.

“Oppa, berjanjilah bahwa kau tidak akan bermain dibelakangku, setia kepadaku, dan jaga hubungan kita ini baik-baik. Aku sungguh takut kau meninggalkanku Oppa,” lirih Krystal.

Baekhyun memandangnya lembut, untuk meyakinkan kekasihnya. “Percayalah padaku, aku tidak akan menduakanmu. Aku akan tetap setia kepadamu, menjaga hubungan kita baik-baik, Aku sangat mencintaimu Krystal Jung,” ujar Baekhyun sambil mendekap Krystal.

Krystal tersenyum senang mendengarnya dia semakin mengeratkan pelukannya pada Baekhyun.

@@@

Siswa-siswi yang terlambat nampak terlihat berlari-lari menuju pintu gerbang, dan Krystal termasuk dalam salah satu siswa-siswi yang terlambat itu.

“Ish, bagaimana ini? Aku harus cepat sampai sekolah,” Celoteh gadis berambut Coklat pirang itu. Dia berlari sekuat tenaga, agar cepat sampai di depan gerbang tanpa harus terkena teguran dari satpam sekolahnya.

Sesampainya dia digerbang.

“Hah, Syukurlah, hampir aku belum terlambat.” Ucapnya mengelus dadanya perlahan, mengatur deru nafas yang memburu dengan cepat.

Apa Baekhyun sudah tiba dikelas?’ batin Krystal.

Dengan langkah perlahan, dia berjalan santai menuju kelasnya 12-A. “Bae Suzy!” panggil Krystal, Suzy sahabatnya pun menoleh.

“Ne, ada apa Krystal-ah?” tanya Suzy.

“Apa kau melihat Baekhyun Oppa? Apa dia sudah sampai?” tanya Krystal kepada sahabatnya yang satu kelas dengan Baekhyun di 12-D.

“Sudah, tadi kulihat dia bersama dengan Sehun di kelas,” balas Suzy. Krystal mengangguk.

“Oh, begitu. Terimakasih Suzy, maaf merepotkanmu.” Krystal tersenyum lebar, memperlihatkan deretan gigi putihnya.

Suzy tertawa kecil dan mengangguk. “Sudah tidak apa, aku tidak merasa kerepotan. kau kan sahabat ku, Krystal-ah,” ucap Suzy, sambil merangkul Krystal.

“Kau memang sahabatku yang baik,” Krystal tersenyum.

“Oh iya Krys, sudah dulu ya aku harus kekelas hari ini ada jadwal ulangan Fisika. Annyeong,” pamit Suzy, Krystal pun mengangguk.

Krystal duduk dibangkunya, menaruh tas berwarna biru muda itu diatas mejanya sambil menelungkupkan kepalanya di meja. “Krystal-ssi.” Panggil seseorang.

Krystal bangun, dan menoleh pada orang yang memanggilnya itu. “Ne, ada apa Chanyeol-ssi?” tanya Krystal.

“Apa kau sudah mengerjakan tugas Kimia? Bolehkah aku meminjamnya.” Ijin Chanyeol, Krystal mengangguk dan menyerahkan buku Kimia yang ada ditasnya pada Chanyeol teman sekelasnya.

“Terimakasih, Krystal-ssi.” Ucap Chanyeol. Krystal tersenyum ramah.

Tahap pertama agar bisa lebih dekat dengan Krystal,’ batin Chanyeol.

@@@

Bel istirahat berbunyi, semua siswa-siswi nampak terlihat berhamburan menuju kantin. Krystal nampak berjalan menuju kelas Baekhyun, untuk mengajaknya makan bersama.

“Oppa!” panggil Krystal.

“Ne, Chagi-ah.” Ucap Baekhyun.

“Apa kau mau kekantin?” tanya Krystal, Baekhyun mengangguk dan lekas menggandeng tangan Krystal.

Sehun dan Suzy yang melihat kemesraan Baekhyun dan Krystal nampak iri. “Ehem! Ciyeee….” ledek Suzy dan Sehun. Krystal tertawa pelan.

“Kenapa kalian ini? Cemburu? Haha… makadari itu, jujurlah pada perasaan kalian, jangan membohongi diri kalian sendiri,” ucap Baekhyun.

Sehun memandangnya dengan tatapan -apa-maksudmu?. “Cepat katakan padanya, bila kau tidak ingin Suzy di rebut Lelaki lain.” Baekhyun lekas menarik Krystal pergi sebelum Sehun melemparkan sepatunya pada wajah imut Baekhyun.

“YAK! BYUN BAEKHYUN!” Pekik Sehun, namun Baekhyun sudah terlebih dulu menghilang dari pandangannya.

Suzy, nampak tertawa kecil melihat tingkah Sehun, kemudian keduanya menjadi salah tingkah.

@@@

”Oppa, kau ingin memesan apa?” tanya Krystal. Baekhyun nampak berpikir.

“Cappuchino shake, dan strawberry cake saja, aku sedang tidak terlalu lapar.” Ucap Baekhyun, Krystal mengangguk dan lekas menuju cafetaria sekolah.

5 menit kemudian Krystal kembali, dengan membawakan pesanannya dan pesanan kekasihnya.

“Baik sekali, calon masa depanku ini.” Puji Baekhyun, Krystal nampak terlihat malu mendengar pujian Baekhyun.

“Ah.. Oppa, kau ini.” Krystal menjadi salah tingkah, dan Baekhyun pun tertawa. Dia sangat suka sekali menggoda kekasihnya itu, apalagi kalau membuat dia menjadi salah tingkah.

“Haha… kau nampak lucu sekali bila terlihat salah tingkah seperti itu, Chagi-ah. Oh iya, pulang sekolah nanti, apa kau mau pulang bersamaku?” tanya Baekhyun.

“Ne, Oppa.” Ucap Krystal, dan keduanya melanjutkan acara makan mereka.

@@@

Bel pulang sekolah berdering, menandakan bahwa jam pelajaran telah usai. Semua siswa-siswi nampak terlihat membereskan semua buku-buku pelajaran mereka. Krystal juga, nampak sibuk membereskan semua peralatan sekolah termasuk buku pelajaran yang sedang dibahas tadi.

“Tinggal menunggu Baekhyun Oppa.” Gumamnya.

Saat semua siswa-siswi terlihat sudah berhamburan keluar kelas, Krystal masih tetap berdiri di depan kelasnya menunggu kehadiran kekasihnya.

“Kenapa kau masih berada disini, Krystal-ssi?” sebuah suara mengagetkannya.

“Sedang menunggu seseorang.” Krystal menanggapi dengan ramah.

Chanyeol nampak berpikir. ‘Apa kekasihnya?’ tanyanya dalam hati. Chanyeol menatap Krystal lembut, namun tatapan itu dibalas dengan tatapan biasa oleh Krystal.

“Kau tidak pulang, Chanyeol-ssi?” tanya Krystal.

“Sebentar lagi.” Ujarnya singkat.

Tidak lama kemudian, nampak seorang laki-laki berpawakan tubuh sedang dengan kulit putih dan wajah imut menghampiri Krystal.

“Sudah lama menungguku?” tanya Laki-laki itu, Krystal menggeleng.

“Tidak,” balas Krystal.

“Mari kita pulang,” Laki-laki itu menggandeng tangan Krystal di depan Chanyeol.

“Chanyeol-ssi aku pamit,” ujar Krystal, Chanyeol tersenyum pahit.

Jadi dia, kekasih Krystal?’ batin Chanyeol.

“Kita lihat, siapa yang akan menang. Lelaki itu? Atau aku!” gumam Chanyeol sinis.

@@@

“Krystal, apa kau ada acara nanti malam?” tanya Baekhyun, sambil mengemudikan audy merah miliknya.

Krystal menggeleng. “Tidak Oppa, kenapa?” tanyanya.

“Aku ingin makan malam bersamamu, di cafe Lover, jam 7 malam. Aku akan menjemputmu.” Ucap Baekhyun, Krystal pun tersenyum.

@@@

Sesampainya dirumah, dia nampak kelelahan dan sedikit meregangkan otot-ototnya yang kaku. “Tumben sekali, hari ini begitu melelahkan.” Ucapnya.

“Kau sudah pulang? Eomma, sudah menyiapkan makanan untukmu.” Ujar Nyonya Jung.

“Eomma, nampak rapih sekali hari ini,” komentar Krystal melihat Nyonya Jung yang terlihat rapih.

“Eomma ada urusan dengan Nyonya Byun, Calon mertuamu.” Goda Nyonya Jung, membuat semburat merah dipipi anak semata wayangnya itu.

“Ah, Eomma. Jangan menggodaku,” rengek Krystal manja, Nyonya Jung hanya tertawa melihat tingkah putrinya itu.

“Ya sudah Eomma, aku ingin kekamarku dulu. Nanti malam, aku ingin pergi makan malam bersama Baekhyun Oppa.” Ucapnya.

“Ne, jangan lupa makan, kau pasti lelah sehabis pulang sekolah.” Nyonya Jung pun melangkah pergi.

@@@

Malam itu, tepat pukul 7 Baekhyun menjemput Krystal di kediaman keluarga Jung. Dia menunggu di ruang tamu seorang diri, karena Tuan Jung yang masih berada di kantor, dan Nyonya Jung yang sedang pergi.

Baekhyun menatap jam tangan hitam di lengannya.

Lama sekali,’ pikirnya. Namun tidak sampai 5 menit, gadis yang ditunggunya menuruni tangga dan berjalan kearahnya.

Wow! Itulah tanggapan Baekhyun saat melihat Krystal. Gadis itu nampak cantik, dengan Dress pink soft yang dia kenakan. Ditambah rambut panjangnya yang ia gerai, dan dengan riasan natural membuatnya terlihat bak bidadari.

Baekhyun diam memandangnya, meski Krystal sedari tadi memanggilnya. “Oppa!” pekik Krystal pada akhirnya.

Baekhyun yang tersadar pun nampak gugup. “Ah.. n..ne, ada ap..apa?” ujarnya.

Krystal tertawa kecil. “Oppa, kenapa? Kenapa memandangku seperti itu. Apa aku terlihat jelek mengenakan dress ini?” tanya Krystal.

Baekhyun menggeleng. “Tidak, Kau sangat cantik Krystal. Selalu terlihat Cantik bagiku,” puji Baekhyun, membuat Krystal sangat malu.

“Apa kau sudah siap? Bisakah kita pergi sekarang?” tanya Baekhyun.

“Sudah, Ayo Oppa.” Krystal pun mengapit lengan Baekhyun dan berjalan menuju audy merah milik lelaki imut itu.

@@@

Suasana eropa ditambah dengan musik klasik, dapat terlihat jelas di cafe itu. Krystal memilih untuk duduk di bangku sebelah kiri agar dia lebih leluasa menatap pemandangan luar.

“Kau ingin memesan apa, Nyonya Byun.” Canda Baekhyun membuat Krystal salah tingkah.

“Aku terserah kau saja Oppa.” Ucap Krystal malu-malu. Baekhyun pun memesan makanan favoritnya dan Krystal di cafe itu.

Krystal sedari tadi nampak terlihat memandangi pemandangan luar, begitu ramai dengan pejalan kaki dan banyaknya kendaraan.

Baekhyun tersenyum melihat Krystal, itu memang sudah menjadi kebiasaan Krystal. Selalu memilih duduk ditempat ini, agar bisa melihat pemandangan luar.

“Krys..” panggil Baekhyun.

“Ne.”

“Aku sangat mencintaimu.” Ucap Baekhyun dengan menggenggam tangan Krystal.

“Ne, Aku juga sangat mencintaimu Oppa. Jeongmal Saranghae.” Ucap Krystal.

“Berapa lama kita pacaran? Pada tanggal berapa kita meresmikan hari jadi kita? Apa kau ingat?” tanya Baekhyun.

“5 tahun, 24 april 2008. Aku ingat kan? Haha…” ujar Krystal bangga, karena berhasil mengingatnya. Baekhyun tersenyum dan mengangguk memberi komentar bahwa jawaban Krystal benar.

“Aku kira, kau tidak ingat.” Ledek Baekhyun.

“Yak! Setidaknya meski aku sering melupakan suatu hal. Tapi, hari penting seperti itu tidak pernah aku lupakan Oppa!” tegas Krystal. Baekhyun pun tertawa.

“Baguslah, aku senang mendengarnya. Aku akan tetap bertahan dan setia kepadamu Krys, meski banyak rintangan menghadang. Aku yakin, bila bersamamu semua rintangan sesulit apapun bisa ku hadapi. Asal bersamamu! Kau penyemangat hidupku Krystal Jung, aku harap kau tidak meninggalkanku. Karena hanya dirimulah, penyemangat hidupku.” Ucap Baekhyun menatap mata Krystal lembut.

Krystal terdiam mendengar ucapan Baekhyun. Dia merasa sangat terharu mendengar ucapan Kekasihnya itu. ‘Benarkah? Apa benar semua yang kau ucapkan itu, Oppa?’ batinnya.

“Berjanjilah bahwa kau akan menepati setiap perkataanmu,Oppa.” Ucap Krystal, Baekhyun pun tersenyum. Dia meraih sebelah tangan Krystal mencium tangan itu dengan lembut dan cukup lama.

“Aku berjanji, bahwa hanya dirimulah yang kuinginkan Krystal.”

@@@

Krystal berjalan sendirian saat pulang sekolah, karena Baekhyun yang tidak bisa pulang bersamanya hari ini. “Lama sekali datangnya Bus Kota ini. Aku sudah lelah, cepatlah datang,” gumam Krystal.

“Menunggu Jemputan?” tanya Chanyeol dari kaca mobilnya.

Krystal menggeleng. “Tidak, aku hanya sedang menunggu Bus Kota Chanyeol-ssi.” Ucap Krystal.

Chanyeol tersenyum dan keluar dari mobilnya. “Mau aku antar? Kebetulan, rumah kita searah.”

“Tidak usah, aku takut merepotkanmu Chanyeol-ssi.” Ucap Krystal sopan.

Chanyeol tertawa perlahan. “Hahaha kau ini, seperti kita baru kenal saja, tidak apa Krystal-ssi kita kan teman sekelas. Jadi, aku cukup mengenalmu, jadi jangan sungkan.”

Krystal nampak berpikir sebentar, ingin rasanya dia menolak tapi Bus Kota itu lama sekali tibanya membuat dia kelelahan menunggu. Namun, apa salahnya dia menerima tawaran Chanyeol, lagipula dia itu teman sekelasnya.

Ah, sudah tidak apa. Chanyeol kan temanku, jadi aku sudah kenal dengannya, tidak perlu cemas.’ Batinnya.

“Baiklah, Gomawo sebelumnya Chanyeol-ssi.” Krystal pun masuk kedalam audy hitam milik Chanyeol.

“Krystal. Bisakah kita tidak usah memanggil dengan embel-embel –ssi? Sepertinya itu terlalu formal. Kita kan teman,” ujar Chanyeol sambil mengemudikan audynya.

Krystal nampak berpikir. ‘Benar juga, kenapa dengan teman sekelas harus memanggil dengan embel-embel –ssi? Seperti dengan siapa saja.’ Pikirnya.

“Hemp, baiklah. Chanyeol-ah.” Ujarnya ragu-ragu, Chanyeol tersenyum senang mendengarnya.

@@@

“Krystal!” Panggil Suzy, sahabat lamanya. Krystal yang sedang berjalan dikoridor sekolah pun menghentikan langkahnya dan berjalan menghampiri Suzy.

“Ada apa?” ucapnya.

“Tidak, aku hanya ingin memanggil mu saja. Kebetulan, tadi aku melihatmu saat berjalan dikoridor.”

“Yak! Kukira ada apa. Ish, kau ini Suzy-ah, hey… tumben sekali kau tidak bersama Sehun?” tanya Krystal.

Suzy menggeleng pelan. “Tidak, dia sedang latihan basket untuk turnamen antar sekolah lusa.” Ucapnya pelan.

“Kenapa sedih? Apa kau takut dia terlalu sibuk memikirkan Basket hingga melupakanmu?” goda Krystal membuat Suzy menjitak kepala Krystal pelan.

“Yak! Kau ini apa-apaan,” Krystal pun mencibir Suzy.

“Habis, kenapa kau menggodaku!” Suzy pun berbalik mencibir Krystal.

“Hahaha habis kau lucu bila sedang marah seperti itu. Suzy-ah, apa Sehun sudah menyatakan perasaannya padamu?” tanya Krystal.

Suzy hanya diam dan tertawa kecil seperti menyembunyikan sesuatu. “Hey, kau ini kenapa?” tanya Krystal lagi.

“Hemp… mungkin, sepertinya dia sudah menjadi milikku sekarang.” Suzy pun nampak malu mengakuinya.

“Wah! Kapan dia menyatakan perasannya? Chukkae ya, semoga cinta kalian abadi dan semoga kalian bahagia.” Ujar Krystal senang. Krystal pun merengkuh sahabatnya.

“Gomawo, Krys. Kau juga ya, bersama Baekhyun.” Ucap Suzy, Krystal mengangguk.

“Suzy-ah, apa Baekhyun Oppa ada dikelas?” tanya Krystal.

“Dia memang ada dikelas, tapi sepertinya dia sibuk.” Adu Suzy, Krystal menatapnya bingung.

“Kelas kami kedatangan siswi baru dari Jepang, ya memang dia dan Keluarganya asli warga Korea. Namun, dia masih belum fasih dengan bahasa kita. Jadi, Baekhyun ditunjuk oleh Park Seongsaenim untuk membantunya dalam pelajaran. Kau mengerti maksudku kan?” jelas Suzy.

“Oh begitu, siapa namanya?” tanya Krystal.

Entah kenapa ada perasaan tidak suka dalam dirinya, dia takut Baekhyun melupakannya dan lebih mementingkan urusan itu.

“Namanya Lee Kaeun.” Jawab Suzy.

“Oh,” Krystal merasakan dadanya sesak. Sepertinya dia tidak rela, melihat Kekasih nya menghabiskan banyak waktunya bersama wanita itu.

“Kau kenapa?” tanya Suzy yang melihat perubahaan wajah Krystal.

“Tidak apa, ya sudah. Aku kembali kekelas dulu ya, Annyeong Suzy-ah.” Krystal segera berlari menuju kelasnya.

“Aneh,” gumam Suzy.

 

 

TBC

4 thoughts on “Stand Up for Love [Chapter 1]

  1. First …
    MISS YOU DAMN HARD CHINGU …
    Lama banget comebacknya T-T
    Hari ini excited banget main ke blog ini
    Karena akhirnya ada aktivitas baru
    #yeah, setelah sekian lama.
    Sebenernya aku nunggu lanjutannya Danger chapt 4
    #curhat
    Tapi ff baru kamu keren beut, BAEKSTAL again!
    #yeah
    Love it, really!!!
    Aku tunggu ya next chaptnya! kekeke

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s