So Close [part 5] End

Author: Pingkan.

Main Cast: Yoona, Yuri, Seohyun.

Other Cast: member Suju, member SNSD, member Shinee.

Genre: Action, Mysteri, Sad, Romance, Friendship, Family.

Raiting: General.

Type: Chapter.

Tittle: So Close 5.

Disini nanti ada yesung oppa, yesung ini adalah seorang ahli komputer dari L.A yang bekerja sama dengan Kyuhyun (bos cho corporation). Mereka berdua ini bekerjasama untuk memusnahkan malaikat komputer (Yoona, Yuri).

So, itu ajah yg mau aku kasih tahu. happy reading all ^^, i hope you like this story ne?

@@@@@

Yuri pun dengan segera berlari ke arah ruang komputer nya.

“ kau dimana yoong? “ tanya yuri, sambil menyalakan mesin komputernya.

“ di daerah sekitar namwon, eonnie cepatlah, para polisi itu sudah tepat berada di belakangku, “ yoona pun semakin panik dan ketakutan pun menghinggapi dirinya.

“ ne, aku sudah melacak daerah sekitar namwon, kau berada di mana nya? “ tanya yuri yang terus melacak  keberadaan yoona dengan komputer nya itu.

“ di jalan xxxx, eonnie palliwa, “ teriak Yoona. Yuri pun terus melacak di daerah yang yoona maksud, “ ah dapat, “ gumam yuri.

“ kau berbeloklah ke kiri, di sana ada jalan di bawah jembatan itu, “ ucap yuri yang melihat mobil yang dikendarai yoona berada di atas sebuah jembatan gantung.

“ ne, setelah itu aku kemana eon, “ tanya yoona yang terus fokus pada jalan yang ada di hadapan nya.

“ kau jalan lah lurus setelah itu ada belokan mobil mu ke kiri, “ jawab yuri. Ia pun melihat ada sesuatu yang tak beres, ia melihat ke samping monitor yang sudah terpasang cctv di seluruh penjuru rumahnya.

Dugaan nya benar, bahwa beberapa orang suruhan Kyuhyun pun sudah banyak yang datang kerumah yuri. Yuri pun mngambil handgun yang berada di laci meja komputernya, dan siap siap untuk menembak orang itu.

Ddorrr Ddoorr, yuri pun menembak mati beberapa orang itu, “eonnie, eonnie sekarang aku harus kemana? Palliwa eonnie tolong aku, “ ucap Yoona yang kian panik.

Yuri pun menjawab dengan masih berkutat pada handgun nya itu, “ kau jalanlah lurus sekitar 6 meter dari tempat mu itu ada sebuah belokan yang tajam, kau berbeloklah, “ ucap Yuri.

Yuri pun kini memfokuskan dirinya pada orang suruhan kyuhyun itu. Doorr ddorrrr, suara tembakan dari kedua belah pihak itu pun memenuhi suara diruangan ini. Tapi, yuri juga tak bisa egois, jika ia memfokuskan diri nya sendiri terlebih lagi Yoona dongsaeng nya yang sama hal nya dengan nya berada dalam bahaya dalam waktu yang sama.

“ eonnie, eonnie, kau dengar aku? Aku harus kemana eon, polisi kini sudah berada di depan dan belakangku, aku tak bisa kemana mana lagi eon, “ ucap Yoona dengan suara parau, ia kini makin ketakutan. Seohyun yang kini berada di depan mobil yoona pun tersenyum evil, kearah yoona.

“ kau teroboslah polisi yang berada di belakang mobilmu itu, disitu ada gang yang sangat sempit. Tapi hanya itu jalan keluarnya, dan satu lagi, berhati hatilah, “ ucap Yuri, yang kini memfokuskan dirinya pada keselamatan dongsaengnya dari pada keselamatannya sendiri.

Tanpa sepengetahuan yuri, sebuah pluru kini menghujam jantungnya, darah segar mengalir di sekitar tubuh nya, “ yyyooonnnaaaa, “ pekik yuri keras, sebelum nyawanya benar benar hilang dari muka bumi ini.

@@@@@

Di tempat Yoona berada kini, ia sudah berhasil lolos dari kejaran polisi itu. Seohyun yang melihat yoona berhasil lolos pun hanya tersenyum kecut dan mengepalkan tangan nya kuat kuat, ia tak berhasil mengejar yoona karena tadi ada sebuah kontener *maaf klo salah tulis* yang melintasi jalan itu, untung nya yoona menerobos masuk dibawah kontener itu.

Alhasil, yoona tersenyum penuh kemenangan serta mengejek seohyun yang tak bisa menangkap nya.

@@@@@

Yoona pulang kerumah nya dengan perasaan senang, karena ia tak tertangkap oleh polisi itu, tapi Yoona kini nampak terkejut dengan kondisi rumahnya. Kaca kaca dirumah nya pecah, banyak peluru yang berada di lantai serta ada darah segar dari depan ruang tamu dan juga ruang komputer.

Yoona pun berfirasat tak enak dengan apa yang ia lihat nya ini, kini ia menelusuri rumah nya untuk mencari keberadaan eonnie nya yang nampak nya tak terlihat itu, “ eonnie, eonnie, eodigayaseo? Eonnie, “ teriak yoona ke seluruh ruangan di rumah nya, pada saat yoona masuk ke ruang keluarga ia mendapati tubuh yuri kini yang sudah bersimbah darah.

“ eeooonniieeeeeee,” pekiknya keras, ia pun merangkul tubuh yuri yang sudah tak bernyawa itu. “ eonnie, hiks hiks hiks eonnie, irreona eonnie, “ yoona pun mengguncangkan tubuh yuri, tapi yuri tetap tak bergerak ditempatnya *yaiyalah thor, kan yul eonnie sudah wafat. Lo bego bgt sih, wkwkwkwk*.

@@@@@

Kini yoona tengah dimakam yuri, ia masih tetap bersedih atas kepergian eonnie satu satu nya itu. “ eonnie, hikss hiks, “ tangis yoona sesekali memandang makam yuri yang berada di samping makam appa dan eomma nya yang lebih dulu meninggalkan mereka.

“ eonnie, kenapa kau meninggalkan ku, aku sendirian eonnie. Aku tak punya siapa siapa lagi selain kau, hiks hiks, “ tangis yoona makin menjadi jadi.

Ia pun ikut menguburkan handycam kesayangan yuri tepat di dekat makam yuri, hujan kini mulai turun dengan deras nya. Tapi, yoona masih setia di makam itu, walau tubuh nya basah kuyup dengan guyuran hujan itu. Hanya hujanlah yang menemani nya saat ini, hujan itu bagaikan yuri yang selalu berada di samping nya, namun itu dulu tapi sekarang? Yoona tak punya siapa siapa lagi didunia ini *tenang eonnie, eonnie kan masih punya aku dan yoonaddict yang lain, so don’t worry*

Saat Yoona mngubur handycam itu, tiba tiba handycam itu menyala dengan sendirinya, mungkin yuri ingin memberi tahukan sesuatu *ala syahrini* ke yoona lewat handycam itu. Yoona yang tadi nya nyaris mengubur handycam itu pun, menggali ulang untuk mengambil handycam itu.

Saat yoona terus melihat handycam itu nampak yeoja cantik yang tengah berskot jam sambil merekam dirinya dari balik layar itu. “ annyeong, yoongie, “ sapa yuri yang habis berskot jam. Yoona yang melihat eonnie nya itu tak kuasa menahan semakin banyak air mata yang tumpah dari pelupuk matanya.

“ mungkin saat kau melihat video ini, aku sudah tak berada di dekat mu. Tapi satu hal yang kau ingat, eonnie menyayangimu yoongie, deer yoong, “ ucap yuri sambil tersenyum manis.

“ kau tahu? mengapa aku melakukan skot jam? Karena aku sudah membuatmu menangis. Kau ingat tidak? Sewaktu kita di marahi eomma, siapa yang salah harus dihukum dengan berskot jam. Dan apa yang kulakukan ini karena aku sudah membuatmu menangis, “ Yoona yang mendengar ucapan eonnie nya itu, memekik keras nama eonnie nya itu, “ eonnniiee, yul eonnie, hikks hiks eonnie hiks hiks, “ tangis yoona dengan terus menatap layar handycam itu.

“ makadari itu, kau jangan menangis lagi, ne? Kau harus tegar yoong, eonnie selalu menyayangimu, meski eonnie tak bisa menjagamu. Ketahuilah bahwa eonnie akan terus mengawasimu dari alam yang berbeda, yasudah yah, ingat hapuslah airmata mu. Kau itu dongsaengku yang sangat cantik, so don’t cry yoong *ala chibi*. Saranghaeyo Im Yoona, annyeong, “ yuri pun menutup percakapan itu dengan kecupan yang tersungging dibibir nya itu untuk dongsaengnya.

Yoona yang terus menangis pun kini mulai meredakan isak tangis nya, ia pun memutus kan pulang dan membawa kembali handycam yuri untuk kenang kenangan dari yuri untuk nya.

@@@@@

Pagi hari, dirumah seohyun, Ting Tong~, suara bel dirumah seohyun pun berbunyi menandakan ada orang diluar sana yang mencari penghuni rumah itu.

Klekk~, pintu itu pun dibuka oleh seohyun. Seohyun kini menatap 3 orang polisi yang sudah berada di apartement nya itu, “ annyeong, apa benar ini rumah Seo Joo Hyun? “ tanya seorang polisi itu.

Seohyun tersenyum tipis dan mengangguk, “ anda kami tahan. Dengan tuduhan pembunuhan oleh Malaikat Komputer, di TKP sudah ada barang bukti milik anda, berupa ini, “ seorang polisi pun menyerahkan kalung yang biasa dipakai seohyun.

Seohyun POV

Apa apaan ini, kenapa kedua polisi ini tiba tiba datang dan ingin menangkap ku. Dan terlebih lagi apa katanya? Malaikat Komputer sudah mati? Lantas siapa yang membunuhnya? Dan mengapa aku jadi tersangka? Dan kalungku itu mengapa ada di tempat kejadian? .

Aku memang dari kemarin mencari kalungku yang hilang itu, tapi kenapa kalungku bisa ada di TKP sedang aku? Aku saja tak tahu rumah Malaikat Komputer itu, kenapa aku bisa jadi tersangka.

“ baiklah nona Seo Joo Hyun, kami akan membawa anda ke kantor polisi untuk dimintai keterangan, “ ucap polisi itu membuyarkan beribu pertanyaan yang kini mulai muncul dalam benak ku.

Aku pun hanya menuruti apa yang dikatakan polisi itu, saat aku sudah berada di dalam mobil. Brrukk~, seorang yeoja yang aku tahu, dia itu dongsaeng dari malaikat komputer kini membantuku, ia memukul polisi polisi itu hingga tak sadarkan diri.

“ untuk apa kau membantuku ? “ tanya ku ketus. Yeoja itu hanya tersenyum tipis.

“ ada dua pilihan yang harus kau pilih, pertama kau harus ikut denganku, atau kedua kau akan mati kutembak, “ ujarnya atau lebih tepat dikatakan ancam nya. Aku hanya tersenyum mengejek.

“ jika aku tak mau kedua nya lantas kau mau apa? “ tanya ku dingin, ia pun menyodorkan handgun dibalik jacket lepis nya itu dan mengarahkan nya padaku.

“ kau akan ku tembak, “ ujarnya seraya menyeringai, tak sengaja pandanganku melihat Ryeowook yang sedang berjalan kemari aku pun tersenyum penuh kemenangan, mungkin yeoja ini malah yang akan meneruti perintahku, pikirku.

“ oppa, bantulah aku, “ ujarku pada ryeowook, ryeowook hanya tersenyum tipis, “ mian untuk kali ini aku tak bisa membantumu, lebih baik kau urusi masalahmu sendiri seohyun-ah, “ ujarnya, yang sukses membuatku tercekat. Bagaimana tidak? Disaat seperti ini ia malah menyerahkanku pada yeoja ini, tanpa membantuku pula. Alhasil aku menuruti yeoja itu saja lah.

“ bagaimana? Huh “ tanya yeoja itu. Aku hanya bersikap dingin, “ baiklah, “ ucapku. Ia dan aku pun langsung melarikan diri, takut kalau sampai ada orang yang melihat aku sekarang bersama penjahat yang bahkan menjadi incaranku.

@@@@@

Kini aku dan yoeja yang bernama yoona itu tengah berada di tempat persembunyian baru nya, mungkin karena eonnie nya itu sudah tertangkap dalam rumahnya ia pun memutuskan untuk mencari tempat yang aman.

“kau tahu, alat inilah yang sering membantuku dan eonnie ku, “ ucap nya pada saat aku melihat sebuah alat yang sungguh bisa melacak berbagai macam apapun itu. Aku sungguh takjub dengan alat alat yang mereka punya itu bahkan jauh lebih hebat dari punyaku, pikirku. Aku pun hanya membalas dengan senyum lembut, baru kali ini aku bisa tersenyum lembut pada nya.

“ hmm, pantas saja setiap aksi mu itu sangat sulit di lacak, “ tanggapan ku, dia pun tersenyum dan berjalan ke balkon rumah. Aku pun menghampirinya.

“ sebenar nya, aku juga tak tahu mengapa seperti ini, kehidupan ku yang suram seperti ini sangat sulit untuk ku jauhi, “ ucap nya tiba tiba, aku pun penasaran dengan ceritanya.

“ memang seperti apa? “ tanya ku, ia pun menjelaskan dari awal, sesungguh nya aku tak enak hati bila mengungkit masa lalu nya itu. Aku jadi iba padanya, apa salah nya seorang polisi dan penjahat berteman? Iya kan?

“ mian, mianhe, “ ucap ku tiba tiba, ia pun menoleh.

“ gwenchana, yasudah kajja kita selesaikan misi kita, “ ajak nya aku pun mengikuti nya ke dalam rumah.

Tak terasa tiba tiba aku sudah ketiduran, aku tak tahu berapa lamanya aku tertidur. Memang sih alat yang kami rancang sudah selesai tapi aku tak enak hati juga karena aku ketiduran. Saat aku tidur, aku merasa seseorang menyelimuti ku saat aku tertidur tadi, yah siapa lagi kalau bukan yoona.

Aku pun tersenyum melihat tingkah baik nya, sekarang dia sudah tidur lelap di sofa. Mungkin perasaan nya masih terpukul atas kematian eonnie nya itu, yah sepertinya. Aku pun melakukan hal yang sama, aku membetulkan posisi dia tidur, dan juga selimut nya. Aku suka saat ia tidur, why? Karena ia bagai malaikat meski dia bersosok devil.

@@@@@

Hari yang kunantikan pun telah tiba, saat ini sih sudah malam, yah kalau malam kan semakin sedikit yang menjaga gedung perusahaan tuan cho itu. Kami pun menaiki kendaraan yang seperti mobil pengantar barang, agar kami tidak ketahuan mencurigakan. Aku pun hanya menunggu nya di mobil ini, karena ia yang hanya ingin beroperasi sendirian.

“ anak, yg keras kepala, “ batinku, tapi bagaimana pun juga aku tak tega membiarkan ia sendirian.

“ pakai ini, jagalah dirimu baik baik, dan hati hati, “ ujarku seraya memberikan headset kecil di telinganya untuk alat komunikasi kami, sedang aku memantau dia lewat laptop yang sudah tersambung dengan nya.

Dia pun turun dari mobil, dan masuk ke dalam pembuangan air yg ada di bawah kolong mobil ini, untung saja tidak ada air nya. Sekarang tugas ku adalah merusak cctv kantor itu agar ia tak bisa melihat keberadaan yoona.

Seohyun POV End

Author POV

Yoona pun masuk ke dalam gedung milik Cho Corporation itu, untuk sejauh ini langkah nya masih aman, karena keberadaan nya tak terdeteksi oleh cctv perusahaan. Dia kini tengah berada di atas lift (bukan di dalam, tp diatas yg buat narik lift itu ke atas or ke bawah ya?). dia pun menggantungkan beberapa bom di setiap lift itu, karena banyak anak buah dari cho corporation yang terkecoh oleh keberadaan yoona.

Dduuarr~, setiap bom pun meledak tapi bom ini hanya berskala kecil. Jadi tak akan bisa meledak dalam jarak jauh, maupun getaran nya saja tak terlalu terasa. Tapi jika di dekat bom itu, maka mereka akan mati.

“ bagaimana ini? Mengapa dia ada di segala tempat? Bisa kau jelaskan yesung-ssi? “ tanya Kyuhyun tajam seraya memperhatikan layar lcd besar yg terpampang jelas di meja rapat.

“ tenanglah dulu, tuan cho. Kita ini masih bermain main biarkan saja yeoja itu, menikmati akhir hidupnya. Yg jelas sebentar lagi ia akan mati, “ ucap yesung dengan menyeringai.

“ apa kau bisa di percaya? “ tanya Kyuhyun melirik sinis Yesung.

“ tuan Cho, Yesung-ssi ini tentu saja bisa di percaya ia kan ahli Komputer dari L.A. tentu saja, bisa di percaya, “ ucap Kangin.

Kyuhyun pun mengangguk, “ baiklah, “ ujar Kyuhyun pasrah.

“ begini, tuan tuan, saya tahu ia telah merusak cctv di kantor ini. Mana mungkin dia ada di 3 tempat dalam waktu yang sama. So, hanya ada 1 tempat yg memuat keberadaan dia yang aseli, “ yesung pun menghapus dua gambar dari monitor itu, dan terlihatlah Yoona yang sedang berada di lantai 43.

“ cepat suruh semua orang ke lantai 43, dan habisi yeoja itu, “ pekik Kyuhyun keras.

“ semua nya harap ke lantai 43, “ seru minho sebagai petugas yang menangani masalah keamanan perusahaan ini.

@@@@@

Seohyun nampak gelisah karena sedari tadi yoona hilang tanpa kabar, dan terlebih lagi gambar yoona dari laptop nya kian meredup dan hilang. “ aish, yeoja keras kepala itu kemana sih? “ gerutu seohyun yang mencoba untuk menghubungi yoona.

“ yoona-ah, yoona-ah, kau bisa menjawabku, “ ucap seohyun mencoba alat headset yg kini berada di telinganya.

“ ne, aku tahu, “ ujar yoona.

“ kau haruz menghubungi ku agar aku tahu kondisimu, kau jangan bertindak gegabah, kau tahu itu, “ nasehat seohyun.

“ kau saja yg tidak benar menjalankan tugas nya, “ ucap yoona dingin.

“ Ya! Apa yang kau katakan, “ marah seohyun.

“ apa perdulimu,” ujar yoona dingin, dan itu membuat seohyun tercekat.

“ aish, ya, kau kalau di kasih tau itu nurut, “ bentak seohyun.

“ tch, apa urusanmu, sudahlah aku bisa sendiri, “ ujar yoona sambil melepas kan headset yg tergantung di telinga nya.

“ Kya! Yeoja itu benar benar. Lagi pula aku kan hanya ingin membantunya? Kalau tidak mau yasudah lagipula untuk apa aku disini? “ gerutu seohyun kesal.

Tak lama seohyun pun nampak berpikir, “ tapi eottokeh kalau sampai terjadi sesuatu dengan nya? Yah, meski aku kesal aku tak tega membiarkan dia sendirian apalagi kalau aku sudah terjerat sampai sini, “ pikir seohyun.

“ yasudah aku putuskan untuk mengikuti nya kedalam, seohyun fighting! , “ seohyun pun menyemangati dirinya sendiri dan ia pun turun dari mobil itu.

@@@@@

Doorr Doorr Dsinggg Dsssingg,

Suara tembakan itu mengarah pada yoona, yoona yang tahu itu pun bersembunyi dibalik tembok gedung perusahaan. “ psshh sial, bagaimana ini? Mengapa ia tahu lokasi ku? “ tanya yoona bingung.

Doorr dorr, Yoona pun menembak dengan membabi buta. Tck tck tck *anggep ajah suara pistol yg kehabisan peluru*. “ argghhh, mengapa habis pelurunya? Sial, “ umpat yoona. Akhir nya terpaksa yoona menyerang dengan tangan kosong.

“ Hya, !” ucap yoona saat ia hendak menendang salah seorang itu dengan gaya salto. Mereka pun banyak yang tak sadarkan diri, memang yoona ini selain jago menggunakan pistol ia juga jago mengenakan senjata tajam dan juga jurus karate nya yang handal.

Yoona pun mengambil handgun milik salah seorang yang tadi beradu karate dengan nya, doorr doorr, yoona pun menembaki orang yang menyerangnya tanpa tersiksa. Kini ia melangkah kan kaki jenjangnya ke ruang rapat perusahaan cho.

Seperti nya yesung mengetahui hal itu, “ seperti nya yeoja itu akan kesini, “ ujar yesung, tapi dugaan yesung meleset karena ternyata yoona kini sudah menerobos masuk secara paksa. “ tuan cho sebaik nya anda ikut saya disini tak aman, “ ujar sungmin yang melihat kini yoona tengah berada di ruangan itu.

Kyuhyun pun mengangguk, dan mengikuti langkah kaki sungmin dan juga kangin yang menjaga nya.

Doorr Door, Dssingg Dsinngg, Tranngg

Suara baku tembak kini mulai terdengar di ruang rapat, yoona menembaki seluruh apa yang ia lihat disitu, ia menembak mati yesung. Dan beberapa layar lcd serta apapun di sana diluluh lantahkan oleh handgun milik yoona.

“ kemana si Kyuhyun itu? Mengapa aku tak melihat nya? “ tanya Yoona yang sudah berhasil membunuh semua yang ada di ruangan itu.

@@@@@

Ditempat lain, seohyun masuk ke perusahaan itu dengan mengendap ngendap. Tapi langkah nya pun diketahui oleh penjaga yang ada di sana, seohyun memang tak memegang senjata, tapi ia mengandalkan jurus karate nya seperti yoona.

Tapi karena musuh nya terlalu banyak ia pun mengambil handgun yang memang ia sediakan sedari tadi.

Doorr Doorr, suara tembakan seohyun kini sudah membunuh hampir semua orang yang ada di hadapan nya, ia pun menggunakan jurus karate nya lagi, karena musuh nya kini tak sebanyak tadi.

Akhir nya semua nya pun terselesaikan, seohyun pun berlari menelusuri ruangan itu untuk mencari yoona. Ia pun melihat yoona yang kini tengah bertarung dengan sungmin, seohyun memberi isyarat pada yoona agar dia saja yang melawan sungmin dan yoona mencari kyuhyun.

Yoona yang mengerti akan maksud seohyun pun mengangguk dan lekas berlari mencari keberdaan kyuhyun. “ kau pikir kau siapa? Apa nyalimu itu tangguh untuk melawanku? “ tantang sungmin, seohyun pun menyeringai.

“ pshh, kita lihat saja nanti, “ ujar seohyun yang langsung menyerang kaki sungmin. Mereka hanya bertengkar dengan tangan kosong, tapi ternyata sungmin menyimpan handgun nya di balik jas nya.

Door Ddoor, ia pun menembak kan peluru itu pada seohyun tapi tak ada yang mengenai seohyun. “ psshh, “ cibir seohyun yang meihat sungmin tak berhasil mengenai nya.

@@@@@

Yoona kini tengah berada di salah satu ruangan ini, ruangan yang menyimpan banyak samurai disini. Yoona pun melihat sekeliling nya namun tak ada yang ia lihat, saat ia membalikan badan nya ia melihat kangin tersenyum menyeringai ke arah nya dengan membawa samurai di tangan nya.

“ tchh, “ cibir yoona yang langsung mengambil samurai yang ada di lokasi itu. “ Hya!, “ yoona pun berlari ke arah kangin dengan tangan nya yang memegang samurai. Ttriing Triing Triing*anggep ajah suara samurai yg saling beradu ya ^^*.

Sejauh ini hasil mereka seri, tak ada yang teluka. Tring ttrring tring, 5 menit kemudian, “ ahkkh, “ ringis yoona lengan nya terkena sayatan dari samurai kangin. Ia pun melepas jas panjang warna putih nya dan ia ikat di lengan nya itu.

Amarah yoona makin memuncak, “ Hya ! “ ujar kangin yang langsung menyerang nya, Triing Triing Tringg, mereka pun melanjutkan perkelahian nya.

@@@@@

Back to seosun (seo,sungmin), sejauh ini mereka masih seri. Sungmin pun terus berusaha menyerang seo tanpa ampun, “ Hyyyyaaaa!, “ sungmin pun menendang seo, tapi dengan sigap seo pun salto ke atas sehingga tendangan sungmin meleset. Dan Brrukkk~, sungmin pun terjatuh hingga ke lantai dasar (karena seosun itu bertarung nya dikoridor lantai 45 so dia terjatuh deh).

Seohyun pun tersenyum lega karena masalah nya kini tengah selesai, ia pun memutuskan untuk mencari yoona.

@@@@@

Seohyun yang melihat yoona bertarung dengan kangin pun terlihat kaget, karena kini baik kangin maupun yoona mereka sama sama terkena sayatan dari lawan mereka. Seohyun pun lekas mengambil samurai, yang tersedia di tempat itu dan langsug membantu yoona.

Trrriingg tring ttriinggggg,

Suara benda tajam itu pun saling bergesekan yang membuat telinga miris mendengar nya. 1 boy vs 2 girls, ( kangin vs yoon,seo) mereka pun terus menyerang satu sama lain. Trriing Trriing Trring, pshh, ikat rambut yang seo gunakan pun terlepas (ceritanya si seo ini slalu dikuncir satu *dlm film’a ya*).

Kini rambut indah seo terurai dengan indah *iklan shampo lifeboy*, seohyun yang melihat rambut nya tergerai semakin gencar menyerang kangin, kini yoona sudah tak memegang samurai ia pun memegang sebuah bambu, untuk mengalahkan kangin.

Trakk Trakk Trakk *anggep ajah suara bambu dan samurai yg bergesekan*, yoona semakin kewalahan terlebih kangin itu cukup kuat. Trakkkkk~, bambu yang yoona pegang pun terbelah menjadi beberapa belahan, dan belahan bambu itu mengenai perut yoona, kini darah segar mulai mengalir dari perut nya. Ia pun meringis kesakitan, tapi ia mencoba bertahan.

Sedari tadi seo menyerang kangin, tapi kangin terlalu hebat dalam urusan samurai yang membuat seo juga kewalahan menghadapi kangin. Kini yoona terkulai lemas, hanya seo yang terus menyerang kangin. “ ahkkhh, “ pekik seo saat dirinya terkena goresan kecil dari samurai kangin ia pun juga terkulai lemas sama hal nya dengan yoona.

Tapi, seo pun tak menyerah ia mencoba bangkit dan menyerang kangin kembali, dan yoona pun melakukan hal yang sama yoona pun mencoba mengambil bongkahan balok kayu yang sangat keras itu. Kini seo sudah mengapit tubuh kangin dengan samurai nya, ia meletakan samurai nya di leher kangin agar kangin tak bisa melepaskan diri.

Sementara yoona yang berusaha mengambil bongkahan kayu tapi tetap sulit, “ Hyaaaa! “ pekik yoona keras akhir nya ia bisa mematahkan bongkahan kayu itu. Kini ia meloncat salto dan di tancapkan nya bongkahan kayu itu di pundak kangin, sementara seo menusukkan samurai nya ke perut kangin.

Dan kangin pun Tewas, kini yoona dan seo berlari keluar untuk mencari satu musuh nya lagi, Cho Kyuhyun.

@@@@@

Kini yoona dan seohyun pun sudah menemukan keberadaan kyuhyun, “ kalian tak akan bisa menangkapku, “ ujar Kyuhyun sambil memencet sebuah tombol di meja kantor nya yang ia pakai untuk melindungi diri *kayak yg part 1 yg donghae oppa yg masalah kaca mata yuri eonnie ituloh*. Kini tubuh kyuhyun sudah terlindung oleh kaca dan mungkin tak akan bisa di serang oleh yoona ataupun seohyun.

Dugaan kyuhyun salah besar, yoona pun mengeluarkan senjata yang berupa tali panjang yg ujung nya ada pengait nya (klo yg gak tahu, kaya yg biasa di pake pendaki gunung buat mengaitkan talinya itu biar dia mendaki nya gak jatuh. Yah semacam kaya gitu, tp beda di bagian ujungnya karena senjata milik yoona ini ujungnya tajam menusuk kaya pisau gitu lah) tepat mengenai jantung kyuhyun dan Kyuhyun pun tewas di tempat.

@@@@@

Yoona dan seohyun pun meninggalkan tempat kyuhyun berada kini mereka masih berada di perusahaan itu, “ ini untuk mu, ini adalah penemuan ayahku, siapa tahu kau bisa mempergunakan nya karena mungkin aku sudah tak membutuhkan nya, “ ujar yoona memberikan sesuatu pada seohyun yang berupa penemuan appa nya masa lalu.

Seohyun pun lekas mengambil nya dan tersenyum, “ dan ini, bersihkan dirimu dari fitnah itu, “ ujar yoona seperti memberi bukti bahwa kematian yuri bukanlah ulah seohyun. Seohyun pun mengambil nya juga.

“ lantas, setelah ini kau mau kemana? Dan apa yang kau lakukan? “ tanya Seohyun, yoona pun menaikan kedua bahunya.

“ mollayaseo, mungkin aku akan menjalani kehidupan ku yang lebih baik. Aku pergi dulu, “ ujar yoona.

“ berhati hatilah, “ ucap seohyun.

“annyeong, “ yoona pun mencium kilat bibir seohyun dan langsung pergi meninggalkan seohyun yang masih tertegun dengan aksi yoona itu.

Seohyun menatap punggung yoona yang kian menjauh, “ dunia ini memang tak akan sempurna. Baik polisi maupun penjahat jika berteman tak akan menjadi masalah bukan? Inilah kisah seorang Polisi yang berteman dengan seorang Penjahat atau mungkin seorang polisi yang membantu seorang penjahat, “ gumam seohyun sambil terus memandang punggung yoona yang kian menghilang.

@@@@@

Kini yoona tengah berdiri dimakam appa, eomma, dan eonnie nya itu, ia membawa se baket bunga dan di letak kan nya di makam mereka bertiga itu.

“appa, eomma, kini aku sudah menyerahkan yuri eonnie padamu, ku harap kalian semua bahagia di alam sana, dan untuk mu yuri eonnie. Aku sudah berbicara pada siwon oppa tentang apa yg kau alami, dia sangat terpukul mendengar ceritaku semoga dia dapat mengiklaskan mu eonnie, seperti aku yang akan mencoba merelakan kepergian mu. Kini aku akan berusaha hidup menjadi yang lebih baik lagi, seperti perkataan mu waktu itu, “ ucap yoona menatap makam ke tiga orang yang sangat ia sayangi di dunia ini. Senja pun kini mulai menampakkan dirinya, dan yoona pun berjalan menjauhi makam.

END~~

Jangan lupa comment yyau !!

23 thoughts on “So Close [part 5] End

  1. Huwaaaaaa min bikin sequel dong, yoona sama seohyun nyaaa😀 bagus deh min, meskipun ini persis sama kayak cerita film so close tapi bagus bgt kok.

  2. annyeong mian dari part 1-4 nae gag comment (siders) cz kuota nae terbatas jdi mian ne🙂

    huwaaaa~sad ending😦
    kasian Yoong eonnie jdi hidup sendirian hiks hiks tragis banget … ;-(

    Oiya chingu klo boleh tau jdul film’nya apa ??apa sama kayak jdul ff ini ?? jebal d’tunggu jawabannya ne chingu😀

    _Gomawo_

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s