Love in Beach [ 3 of 3 ] End

Author: Pingkan

Main Cast: Im Yoona & Cho Kyuhyun

Other Cast: Kim Taeyeon, Park Jung Soo, Cho Jieun

Genre: Angst, Romance, Family

Length: [three-shoot]

Raiting: 13+

Tittle: Love in Beach

Mianhe keterlambatan nge post . ini dikarenakan notebook author yg rusak / eror gitu deh -____- #curhat. Smoga ff ini disukai oleh all readers yg sudah stia mengunjungi blog gaje ini , heheheπŸ˜€ . happy reading ^_^ .

Ingat! Don’t plagiator, bashing, and lain lain . wajib RCL #maksa

@@@@@

Saat ini Kyuhyun dan Yoona sudah berada di taman belakang Villa, keduanya hanya diam mematung tak jelas apa yang mereka lakukan. β€œ katanya mau bicara, kalau tidak jadi, aku mau kembali ke Villa, β€œ ujar Yoona dingin. Kyuhyun hanya menghela napas atas sikap Yoona yang masih dingin padanya.

β€œ kau membenciku, Kim Yoona? β€œ tanya Kyuhyun, Yoona spontan langsung menengok ke arah Kyuhyun dan menatapnya lekat.

β€œ aniya, β€œ ujar Yoona pelan, namun masih sanggup di dengar Kyuhyun. Mendengar hal itu, Kyuhyun langsung menyunggingkan senyuman manis nya. β€œ tapi, bisakah kita seperti orang yang tak saling kenal, β€œ ujar Yoona lagi, senyuman Kyuhyun bagai mati seketika.

Hatinya kelu mendengar ucapan Yoona, napasnya bagai sesak saat itu juga. β€œ wae? β€œ tanya Kyuhyun lirih, hatinya kini sudah mulai hancur akibat ucapan Yoona padanya.

β€œ aku tak bisa menjelaskannya, kumohon anggaplah kau dan aku tak pernah saling kenal Kyuhyun. Hanya itu, yang aku inginkan, β€œ Yoona pun jadi lirih, dan mulai meneteskan air matanya.

Kyuhyun pun tersenyum miris, β€œ baiklah, jika itu maumu, β€œ ujar Kyuhyun dingin, dan berlalu meninggalkan Yoona.

β€˜ andai kau tahu, Kyu. Aku tak mungkin bisa terus mempertahankan perasaan ini. Mianhe, ku tahu ini salah, β€˜ batin Yoona, yang masih setia memandangi punggung Kyuhyun yang melangkah menjauh darinya.

@@@@@

Taeyeon dan Leeteuk yang sedari tadi memandangi Yoona pun jadi bingung dengan sikap aneh mereka. β€œ Oppa, mereka kenapa ya? β€œ ujar Taeyeon yang bersembunyi di balik pohon mapple bersama Leeteuk. Leeteuk hanya mengangkat kedua bahunya seraya berkata _aku tak tahu, Taengo_.

β€œ aku jadi, sedih Oppa. Melihat mereka yang mungkin tak akan bersatu, β€œ ujar Taeyeon lirih, dan mulai meneteskan air matanya. Leeteuk pun lekas merengkuh tubuh Taeyeon.

β€œ sabarlah chagi-ah, kuyakin jika mereka mencintai mereka akan bahagia selamanya, β€œ ucap Leeteuk menyemangati Taeyeon. Taeyeon lantas menghapus air matanya dan kembali memeluk Leeteuk erat.

β€œ ne Oppa, β€œ ujar Taeyeon, Leeteuk pun langsung mendaratkan sebuah kecupan hangat di kening Taeyeon.

β€œ yasudah, kajja kita kembali ke Villa. Aku tak tahu apa jadinya jika mereka akan melihat kita disini, β€œ ucap Leeteuk sambil menarik lengan Taeyeon.

@@@@@

Hari ke 6 di Vila…..

Sikap dingin Yoona and Kyuhyun masih saja terus bergulir, tak luput mereka terlibat masalah yang akan membuat mereka menjadi benci satu sama lain. Ya, mereka memang sedang mencoba melupakan rasa CINTA yang ada dalam diri mereka masing masing.

β€œ Kau itu namja babo, jelek, Evil, dan Penguntit #masih ajah dibahas -_-. β€œ ujar Yoona pada Kyuhyun yang langsung merebut remote tv yang sedang Yoona genggam sedari tadi.

β€œ memang, lantas kau mau apa? β€œ tantang Kyuhyun, dengan nada tajam. Yoona menghela napas, dan langsung meninggalkan Kyuhyun.

β€˜ ini kah yang kau mau, Yoong. Kau lihat, aku tersiksa seperti ini karenamu, β€˜ batin Kyuhyun. Ia pun lekas memusatkan perhatiannya pada acara tv yang ia tonton.

@@@@@

β€œ arghhhhhhh….. β€œ jerit seorang yeoja di tepi pantai, di dekat Vila. Yeoja itu menjerit kesal, agar sedikit membantu rasa sakit pada hatinya. β€œ kenapa kau begitu menyebalkan Cho Kyuhyun, β€œ ujar Yoona, yeoja yang tadi berteriak keras di tepi pantai.

Yoona pun jatuh terduduk di tepi pantai, ia menundukan wajahnya menatap pasir putih yang kini berada di bawahnya. β€œ apa kau belum puas, hah. Sudah membuat hatiku ini bimbang, β€œ ujar Yoona kemudian.

β€˜ aku tahu aku salah. Namun, bisakah kau menjauh, jangan seperti ini Kyuhyun, β€˜ batin Yoona.

Tes….. Tes…. Tes…

Air mata Yoona pun mengalir, ia sungguh sulit bernapas kali ini. Dadanya sesak, sesak dengan kesalahan yang ia buat sendiri. β€œ apa sebaiknya aku kembali ke Vila, ya? β€œ tanya Yoona pelan pada dirinya sendiri. Yoona pun lantas menghapus air matanya, dan mulai bangkit dari tempatnya.

Tap… Tap… tap..

Yoona terus melangkah kan kakinya, dengan pandangan yang selalu menengok ke kanan dan ke kiri.

Deg~

Jantungnya berdegup keras, matanya memanas, tubuhnya bergetar hebat. Sebuah pemandangan yang membuat ia tak bisa berbuat apa apa. β€˜ apa yang kulihat ini, tidak salah? β€˜ batin Yoona.

Yoona melihat Kyuhyun yang sedang memeluk seorang yeoja. Yeoja, yang begitu familiar di matanya. β€˜ bukankah, yeoja itu yeoja yang sewaktu itu bersama siwon Oppa? Lantas mengapa ia memeluk, Kyuhyun? Heh? Tunggu dulu. Mengapa aku jadi tak rela kehilangan Kyuhyun? Apa aku menyukainya? Ku harap tidak, β€˜ batin Yoona yang lekas pergi menjauh dari pantai itu.

@@@@@

Kamar…..

Yoona terduduk diam di tepi ranjangnya. Pandangannya menatap lurus dan datar. Hatinya semakin berkecamuk antara rasa sakit dan bingung. Hatinya sungguh sakit melihat Kyuhyun bersama Yeoja yang membuat hubungannya dengan siwon hancur. Namun ia juga bingung, ada hubungan apa Kyuhyun dengan yeoja itu?.

Kedua pemikiran ini lah yang mengganggu Yoona. β€˜ apa yeoja itu, kekasihnya Kyuhyun? Tapi, mengapa aku cemburu? Seharusnya aku berterima kasih pada yeoja itu. Karena dengan ada nya dia aku juga bisa menghilangkan perasaanku pada Kyuhyun, β€˜ batin Yoona. Yoona pun menatap cermin di meja rias kamarnya.

Mengamati setiap lekuk tubuhnya dan juga mengamati wajahnya di depan cermin, β€œ apa aku jelek? Sehingga semua namja yang kusuka, selalu di ambil yeoja itu? β€œ tanya Yoona pelan pada dirinya sendiri.

β€œ tapi, mengapa aku tak rela Kyuhyun dengannya? Sudah cukup Siwon Oppa yang direbut yeoja itu, asalkan jangan Kyuhyun. Aku sungguh tak rela, β€œ gumam Yoona pelan, air mata yang ia bendung dengan kuat pun tak segan melepaskan diri dari tempatnya.

Yoona menangis, dengan isakan ringan. β€˜ sejujurnya aku mencintaimu, Kyu, β€˜ batin Yoona yang terus saja menangis.

β€œ ingin rasanya aku menjerit, dan berkata pada seluruh dunia kalau aku mencintaimu, Kyu. Aku tak ingin kehilanganmu, sudah cukup aku merasakan kepahitan itu. Aku tak ingin hal ini terjadi lagi, β€œ ucap Yoona, Yoona pun terduduk lemas di lantai kamarnya.

Ia menggenggam kuat t-shirt bawahnya dan menggingit cukup kencang bibir bawahnya mencoba untuk menenangkan dirinya sendiri. Ia ingin berteriak dan ber isak kencang, agar semua orang tahu, apa yang ia rasakan kini.

@@@@@

Hari ke 7 di Vila…..

Taeyeon, Leeteuk, Yoona, Kyuhyun kini tengah berada di pantai yang berada tak jauh dari Vila, mereka semua menghabiskan 1 hari bersama sebelum memutuskan esok menuju Seoul. β€œ kau kenapa diam, Yoong? β€œ tanya Leeteuk yang disamping Yoona.

Namun yang di tanya hanya menggeleng. β€œ semuanya, aku mau pergi sebentar yah, β€œ Yoona pun meminta izin pada TaeTeuk dan Kyu.

β€œ ne, β€œ ujar TaeTeuk. Sedangkan Kyu hanya diam menatap punggung Yoona yang mulai melangkah menjauh.

β€œ Hyung, Noona, aku izin ke toilet sebentar yah? β€œ ujar Kyuhyun yang di balas anggukan TaeTeuk.

Diam diam Kyuhyun mengikuti Yoona dari belakang dengan jarak agak jauh dari Yoona. Tak lama, Yoona pun berhenti di dekat sebuah batu besar di tepi pantai. Pandangannya kosong, dan dari sorot matanya terdapat rasa kecewa yang amat sangat besar.

β€œ seandainya aku tak menyukaimu, mungkin hati ini tak akan terluka untuk ke dua kalinya, β€œ gumam Yoona pelan, sedangkan Kyuhyun hanya mendengarkan baik baik gumaman Yoona dari balik pohon.

β€œ Ya Tuhan, apa ini semua hukuman untukku? Karena telah menipu diri dan perasaanku sendiri? β€œ ujar Yoona pelan seolah ia sedang mencurahkan seluruh hati dan pikirannya pada laut biru yang diam membisu.

β€˜ apa yang ia katakan? Siapa namja yang Yoona sukai, ya? β€˜ batin Kyuhyun.

β€œ aku menyayangimu, hiks hiks, β€œ tiba tiba Yoona menangis, Kyuhyun yang berada di balik pohon pun jadi khawatir. β€˜ mengapa ia menangis? Apa aku harus kesana, menenangkannya? β€˜ batin Kyuhyun ragu.

β€œ aku menyayangimu, Kyuhyun Oppa hiks hiks, aniya aku mencintaimu. Saranghae, Jeongmal Saranghae, hiks hiks, β€œ tangis Yoona, Yoona pun jatuh terduduk di pasir putih itu. Dengan deraian air mata yang terus mengalir, dan gumaman gumaman tak jelas yang terlontar dari bibir tipisnya.

β€˜ hah? Yoona mencintaiku? Bukankah, ia tak menyukaiku? β€˜ tanya Kyuhyun dalam hati, dengan segenap kepercayaan. Kyuhyun pun datang dan duduk di samping Yoona.

β€œ nado, β€œ ujar Kyuhyun singkat, Yoona pun menoleh ke samping begitu ada yang mengajaknya berbicara.

Tampak raut wajah Yoona yang berubah, mukanya bersemu merah tapi sorotan matanya menatap tajam namja di sampingnya.

β€œ lupakanlah semua yang kau dengar, β€œ ujar Yoona dingin dan berdiri untuk pergi, tapi dengan gerakan cepat Kyuhyun menahannya.

β€œ chamkkaman, β€œ ujar Kyuhyun, sambil menggenggam tangan Yoona erat.

Yoona menatap datar Kyuhyun yang menggenggam tangannya. β€œ lepaskan, β€œ ujarnya pelan. Namun Kyuhyun semakin mengeratkan genggamannya.

β€œ shiero, β€œ ujar Kyuhyun dengan muka merah padam, ada sedikit raut kecewa di wajahnya yang semula tersenyum bahagia.

β€œ mau apa? β€œ kini suara Yoona semakin melemah, dan tatapan datarnya berubah menjadi sendu dan sayu.

β€œ aku hanya ingin mengetahui yang sebenarnya. Apa benar kau mencintaiku? β€œ tanya Kyuhyun penuh harap. Yoona menatap lekat namja yang menggenggam tangannya itu.

β€œ bukankah, kau sudah mendengarnya? β€œ ujar Yoona singkat dengan deraian air mata. Kyuhyun tersenyum dan langsung menarik pergelangan tangan Yoona untuk mendekat dengan Kyuhyun.

Di dekapnya erat yeoja yang kini mulai kembali terisak di pelukan Kyuhyun, β€œ Saranghae Yoong, Jeongmal Saranghae, β€œ ujar Kyuhyun.

Yoona tidak menjawab, ia hanya mengeratkan pelukannya. β€œ bukankah, kau sudah punya yeojachingu? β€œ tanya Yoona melepas pelukannya.

β€œ heh? Yeojachingu? Yeojachinguku yang mana? β€œ tanya Kyuhyun.

β€œ yang kau peluk kemarin di pantai, β€œ ujar Yoona singkat, sambil membuang muka tak berani menatap Kyuhyun.

β€œ Oh, itu hanya Chinguku, bukan yeojachinguku. Wae? Kau cemburu, huh? β€œ goda Kyuhyun mengeluarkan Evil Smirknya. β€œ aniya, β€œ ujar Yoona gugup.

β€œ jinjjayo? Aku tak yakin, Kau pasti Cemburu. Ayolah Yoona-ah, mengakulah, β€œ pinta Kyuhyun.

β€œ Yak! Aku serius, β€œ ujar Yoona sengit, sebenarnya Yoona hanya menutupi kebenaran yang ada karena memang ia cemburu dengan hal waktu itu.

β€œ aish, Yasudah, β€œ ujar Kyuhyun pasrah, sambil merangkul pinggang Yoona. β€œ hei, jangan pegang pegang. Kau bukan namjachinguku, β€œ ujar Yoona.

β€œ heh? β€œ ujar Kyuhyun polos. β€œ kau kan belum menyatakan cinta padaku? β€œ jelas Yoona sambil melipat kedua tangannya di depan dadanya.

β€œ Oke, baiklah. Saranghae Kim Yoona, Jeongmal Saranghae, maukah kau menjadi Yeojachinguku? β€œ tanya Kyuhyun sambil bertekuk lutut di hadapan Yoona.

β€œ shiero, β€œ ujar Yoona singkat dan lekas berlari.

β€œ Yak, Kim Yoona awas kau, β€œ ujar Kyuhyun berteriak.

β€œ kalau kau bisa menangkap ku, aku akan menerimamu, β€œ pekik Yoona keras, dan terus berlari menjauh dari kejaran Kyuhyun.

Tak lama….

β€œ hei, mengapa kalian kejar kejaran, huh? Mengapa kami tidak di ajak? β€œ tanya Leeteuk, dengan suara lantang ke pada Yoona dan Kyuhyun.

β€œ tertangkap, Kau Kim Yoona, β€œ setelah lelah berlari, Kyuhyun akhirnya berhasil menangkap Yoona.

β€œ aish, hosh hosh. Kajja, kita ke sana, β€œ ajak Yoona, Kyuhyun pun mengangguk dan berjalan ke pasangan TaeTeuk yang sedang berada di sebuah karang batu besar untuk menatap sunset yang sebentar lagi hadir.

β€œ eonnie, β€œ ujar Yoona, Taeyeon pun merasa ada yang aneh dengan Couple KyuNa.

β€œ hei, kalian sudah jadian? β€œ tanya Taeyeon, Yoona dan Kyuhyun hanya mengangguk malu.

β€œ kapan? Dimana? Mengapa tak memberi tahu? aish, kalian ini, β€œ cercah Taeyeon, Leeteuk yang disampingnya hanya menggeleng dengan sikap calon isterinya itu.

β€œ aish, satu satu, eonnie, β€œ ucap Yoona.

β€œ barusan, di pantai, ini baru diberi tahu, β€œ jawab Kyuhyun. Sedang Leeteuk hanya tersenyum dan menjabat tangan Kyuhyun.

β€œ chukkae, Kyu, β€œ ujar Leeteuk, Kyuhyun hanya tersenyum.

β€œ chukkae, Yoong, β€œ ujar Leeteuk, dan Yoona hanya mengangguk.

β€œ chukkae untuk KyuNa Couple, β€œ ujar Taeyeon setengah berteriak di saat matahari mulai terbenam, menunjukan sunset yang indah.

β€œ ne eonnie, oppa, gomawo, β€œ ujar Yoona. β€œ ne, Hyung, Noona, ghamsa, β€œ kali ini giliran Kyuhyun yang menjawab.

β€œ Oh, iya ada satu lagi, β€œ ucap Leeteuk. Semua menatap Leeteuk bingung.

β€œ ada apa? β€œ tanya KyuNa Couple.

β€œ kami, akan segera menikah, β€œ ucap Leeteuk yang membuat semburat merah dipipi mulus Taeyeon.

β€œ jinjja? β€œ wah chukkae untuk TaeTeuk Couple, β€œ seru KyuNa senang.

Dan mereka ber empat pun menikmati sunset dengan Couple masing masing.

@@@@@

Terlihat suasana serba putih dengan perpaduan warna hijau sedikit yang memenuhi sebuah ruangan altar. Hijau untuk mendominasi, altar yang bertemakan garden. Sedangkan putih, untuk menetralkan ruangan untuk mengikat janji suci.

β€œ semuanya, tangkap ya? β€œ ucap Taeyeon dan Leeteuk lantang, dan bersiap siap melemparkan sebuket bunya mawar putih.

β€œ hana, deul, set….. β€œ Leeteuk dan Taeyeon pun melemparkan sebuket bunga mawar putih itu.

β€œ hap.. β€œ ujar seseorang yang berhasil menangkapnya.

β€œ wah, chukkae Kyu. Semoga kalian bisa cepat menyusul kami, ne, β€œ goda Leeteuk, saat sebuket bunga itu di tangkap oleh Kyuhyun.

β€œ Ne, Hyung. Itu sudah pasti, β€œ ujar Kyuhyun, sambil mengedipkan sebelah matanya ke arah Yoona disampingnya.

CHU~

Kyuhyun lekas mencium bibir Yoona singkat, membuat Yoona tercengang dan terkejut. β€œ aish, Oppa. Kau memalukan , β€œ ujar Yoona dengan semburat merah dipipinya.

@@@@@

8 tahun kemudian…..

β€œ Yak, Cho Jieun, jangan nakal, β€œ ujar Kyuhyun pada seorang gadis kecil berumur 5 tahun yang sedang berlari menjauh dari hadapan Kyuhyun.

β€œ aish, appa. Aku kan hanya melukis, β€œ ujar jieun yang habis mencoret coret buku kantor Kyuhyun.

β€œ ya, tapi, jangan di buku kantor appa. Kau kan sudah punya buku tulis sendiri, β€œ ucap Kyuhyun sambil terus mengejar langkah kecil jieun.

Yoona yang sedang duduk di sofa hanya memandang bahagia pada keluarga kecilnya itu. β€œ appa, sudahlah aku lelah, aku capek di kejar evil seperti appa, β€œ ucap Jieun.

Kyuhyun pun ikut berhenti dan mengelap sedikit peluh di keningnya, β€œ aish, kau little evil , tau, β€œ ucap Kyuhyun tak mau kalah.

β€œ appa, adalah rajanya evil,πŸ˜› β€œ ujar Jieun menjulurkan lidahnya ke arah Kyuhyun.

β€œ Yak, Kau Cho Jieun, β€œ pekik Kyuhyun. β€œ eommmaaaaaaa…. β€œ ucap jieun setengah berteriak dan langsung memeluk Yoona yang sedang di sofa.

β€œ aish, kebiasaan, β€œ cibir Kyuhyun pada puterinya.

β€œ bilang ajah appa cemburu, karena eomma sayang padaku, weee :p β€œ ucap Jieun.

Yoona yang sedang di peluk hanya menggelengkan kepalanya pada suami dan anaknya yang tak mau saling mengalah. β€œ Kau evil, dan sangat sangat evil, β€œ ujar Kyuhyun.

β€œ appa yang evil, β€œ ucap Jieun tak mau kalah.

β€œ kalian berdua yang evil, dan eomma sebagai angel nya, hehehe, β€œ ujar Yoona cengengesan.

β€œ kalau, eomma angel. Aku mau jadi angel ajah, appa yang evil sendirian, β€œ ucap Jieun. Namun Kyuhyun hanya menghela nafas sabar pada puteri kecilnya.

β€œ ingat! Sifat evilnya itu karena sifat evilmu Oppa, β€œ ucap Yoona pelan setengah berbisik pada Kyuhyun. Kyuhyun hanya tersenyum dan mengangguk.

β€œ baiklah, popo aku chagi, β€œ ucap Kyuhyun, sambil mendekatkan pipinya ke wajah Yoona. β€œ andweeee…. eomma hanya boleh menciumku, appa tidak boleh, β€œ pekik jieun.

β€œ Yak Cho Jieun, β€œ ujar Kyuhyun. β€œ sabarlah Oppa, ini semua kan karena sifat evilmu yang mengalir di dalam darah Jieun. Jadi, kau harus banyak bersabar, ne ^^, β€œ ucap Yoona melangkah dari sofa bersama Jieun menuju Kamar Yoona.

β€œ selalu saja begini -___-, β€œ ucap Kyuhyun.

@@@@@

Malam…..

Yoona, Jieun, dan Kyuhyun sedang duduk bersama di depan televisi sambil melihat acara tv yang menarik. β€œ appa, aku mau jadi penyanyi jika sudah besar nanti, β€œ ujar Jieun, Kyuhyun tersenyum dan mengangguk. Ia pun masih terus mengelus puncak kepala Jieun yang ada di sampingnya.

β€œ baiklah, tapi kau harus rajin belajar, berusaha, dan jangan lupa ber do’a ne , β€œ ucap Kyuhyun yang di balas anggukan Jieun.

β€œ gomawo, appa, β€œ ucap Jieun.

β€œ popo, appa, β€œ ucap Kyuhyun menunjuk pipinya.

CHU~

Jieun pun mencium pipi Kyuhyun. β€œ hanya appa yang diberi popo, eomma tidak? β€œ ucap Yoona sambil mencerutkan bibirnya.

β€œ aniya, eomma juga, CHU~ β€œ jieun pun mencium pipi Yoona.

β€œ gomawo, chagi, β€œ ucap Yoona mengacak rambut Jieun. β€œ dan ini popo untuk Jieun, β€œ ucap Kyuhyun dan Yoona sambil mencium pipi kanan dan kiri Jieun bersamaan.

 

END~

Gimana? Gaje kan? Hehehe :p.

Mian, kalau banyak Typo, Gaje, dan kesannya bertele tele ^^

Semoga all reader gak ada yang bosen ngunjungi Page Gaje ini ^_^

23 thoughts on “Love in Beach [ 3 of 3 ] End

  1. Ceritanya so sweet abiiss thorr bikin yang banyak ya thoor couple KyuNa aduuuh abang kyu kenapa kamu buat aku dagdigdug hahaha

  2. mian ne thor nae cuma comment d’post-an ini doang😦

    wahh ini neomu neomu daebakk thor smua’nya menarik dari awal sampai ending’nya walau nae bukan KyuNa shipper tpi klo dlm cerita Yoongie eonnie bahagia nae jga ikut bahagiaπŸ˜€

    Gomawo chingu udh buat ff YoonHae+KyuNa neπŸ™‚

  3. Happy ending juga ceritanya..
    Tp alurnya agak kecepetan sedikit..
    Tp ttp bgs kok
    Semangat ya thor..
    Buat bikin ff kyuna lagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s