Because Valentine Day [chap.6]


Author: Pingkan
Genre: Romance, Friendship, Sad, Comedy (maybe, tapi Cuma di chapter ini duang kok)
Main Cast: Lee Donghae & Im Yoona
Other Cast: find by your self
Type: [chapter]
Raiting: General
Tittle: Because Valentine Day 6
Kayak nya buat chapter kali ini, gak terlalu nge bahas ke inti masalah mereka nya, mian yah? Habis kayak nya author nya mau nyoba dikit dikit belajar bikin ff yang ada unsur comedy nya, yah meski jelek, gaje, nd banyak typo nya. Mian yah? Untuk next chapter gak bakal ada main main lg deh author janji piss (V).
So chek this out!!
@@@@@
Hari ini adalah hari ulangtahun Yoona, ia kini genap berusia 23 th. hari ini adalah hari di mana hari yang paling membahagiakan buat Yoona, dan juga para Sahabat serta Orang Tua nya.
Sinar matahari kini mulai menampakan dirinya di celah celah ventilasi kamar seorang Yeoja. Alarm yang terpasang kini mulai berbunyi, menandakan si pemilik alarm itu harus bangun sesuai waktu yang ia inginkan.
Tapi siapa sangka, alarm berbentuk hati berwarna red itu di banting nya ke lantai, dan menyisakan bangkai nya saja *kaya tragedi sukhoi gitu ^^*. Tiba tiba suara pintu di ketuk oleh seseorang, Tookk Ttookkk~
Namun Yeoja yang berada di dalam kamar itu masih terlelap nyaman dalam mimpinya. “ chagia irreona, Yoona-ah cepatlah bangun, ini sudah pagi chagi, “ suara seorang Yeoja membangunkan Yoona, orang yang masih bermimpi indah di dalam sana.
Brrrakk~, Pintu pun di terobos paksa oleh Eomma Yoona. Dengan jahil nya ia menyiram air ke wajah putri nya itu. Byuurr~, “ ahhhh ada Tsunami, please help help help, help me, “ teriak Yoona yang masih belum sadar betul.
“ eh? Tsunami? Mana di mana?, ayolah chagia irreona, “ Eomma Yoona menepuk nepuk wajah putri nya itu.
Dalam sekejap Yoona pun membuka matanya, dan kini ia menatap tajam Eomma nya. “ Ya! Eomma apa yang kau lakukan, aish Eomma. Lihatlah! Aku jadi basah kuyup seperti ini,” kesal Yoona pada Eommanya.
“ hmmm habis, kau ini kalau di bangunin akhir akhir ini susah sekali. Terpaksa Eomma pake cara ampuh kaya gini deh, btw in the busway emang ada tsunami ya chagi? “ tanya Eomma Yoona sok gaul *byurrr, author ikut di siram ama eomma nya yoona eonnie deh. T_T malang nya nasip ku*.
“ aish, eomma gak usah ngelawak deh, kalau eomma mau? Ntar aku daftarin di OVJ bareng Sule eomma. Eomma tahu kan?? “ kata Yoona dengan tatapan mengejek nya.
Dukk~, Eomma Yoona mendaratkan senjata ampuh nya lagi di kepala putri nya itu. “ Ya! Eomma appo, aish, mian mian, “ Yoona pun mengelus puncak kepala nya.
“ rasakan, sudah tahu eomma nge fens sama sule, kan eomma jadi pengen ikutan OVJ lagi Yoong, T_T setelah gagal eomma kan jadi sedih, eh kamu malah ngingetin eomma ma sule lagi, “ Eomma Yoona kini menundukan kepalanya, kini ia sedih karena dulu waktu ia mendaftar OVJ gagal, So dia malah di ingetin lagi tentang OVJ *kasian eomma yoong eonnie, kalo gitu sule nya aku paketin ajah yah?? (author sarap)*.
“ eh? Hehehe mian yah eomma, “ Yoona pun memasang pupy eyes nya.
“ yasudah cepat mandi, terus sarapan arra? “ titah Eomma Yoona. Yoona pun mengangguk setuju, ia pun lekas masuk ke kamar mandi.
@@@@@
Di Kampus, kini Yoona memasuki pekarangan Kampus dan ingin menuju kelas nya. Kini ia sungguh bahagia, namun ia sendiri tak tahu apa yang ia bahagiakan (anggep ajah yoona eonnie gak tahu kalo dia ultah ya readers).
Yoona pun menebar senyum nya, pada setiap orang yang melewati nya, namun tak ada seorang pun yang membalas senyuman nya *aduh eonnie kasian bgt, mian eonnie kan ceritanya lg di kerjain gitu*.
Yoona POV
Aneh sekali orang orang ini, kenapa tak membalas senyum man ku, memang aku berbuat salah ya hari ini. Aish, apa penampilanku salah? Apa kini aku tidak cantik lagi? Apa ada sesuatu yang belepotan di wajahku? Ah, apa apaan sih aku, itu tuh gak mungkin.
Kutengok diriku sendiri, but gak ada yang salah sama sekali dengan ku tapi kenapa semua orang jutek yah? Gak biasa nya deh. Aku menengok ke sekitar ku, Oh itu dia ada Yuri siapa tahu ia bisa menjawab keanehan di pagi hari ini.
Belum sempat aku mendekatinya, Yuri sudah pergi dengan Seohyun. “ Yul, Yul, Hyunie, Hyunie, hey….. hey aku disini, hey…., “ teriakku. Namun Yuri dan Seohyun tak menggubris nya, aku hanya bisa menunduk kan kepala ku saat ini.
“ Kya!!!, “ teriakku, Dukk~, sebuah bola basket dari lapangan Kampus pun mengenai kepala ku. “ aish, appo, “ ucapku sembari mengelus keningku yang terkena bola nyasar itu.
Seorang namja pun menghampiriku, kurasa ia adalah orang yang sedari tadi memainkan bola ini. Namun aku tak bisa melihat wajah nya secara jelas, karena kepala ku pusing sekali. “ mian, mian aku gak sengaja, “ kata namja itu.
Aku pun sekarang bisa melihat wajah namja itu dengan jelas, “ eh? Eunhyuk Oppa, “ sapaku. Dia pun tersenyum dan melangkah pergi tanpa membantuku berdiri. Aku pun semakin kesal pada semua orang hari ini.
Yang pertama Eomma ku, yang Kedua teman teman Kampus ku, Yang ketiga Yuri & Seohyun, Yang keempat Eunhyuk Oppa. Aish, apakah ini hari sial ku? Aku pun melangkah kan kaki ku ke bangku taman Kampus yang sepi.
Sesampai nya di sana aku pun berteriak, “ Kyyaaaa…… mengapa semua orang jahat padaku? Apakah aku berbuat salah hari ini?, Oh God help me, “ teriakku lantang.
“ hei kalau mau teriak teriak jangan disini dong, GANGGU tahu, “ ucap Yeoja yang melewati ku sambil memberi penekanan pada Kata GANGGU. Dan Aku hanya bisa menatap orang itu tajam seperti memberi isyarat _apa pedulimu_ yah seperti itulah.
aku yang tak sengaja melihat Donghae, lekas memanggil nya, “ Donghae Oppa…..,” panggilku. Donghae hanya menoleh sekilas, memberi senyum lalu melangkah pergi menjauh. Aish, selalu saja seperti ini, “ Ya Tuhan apa salahku, “ gumamku pelan.
@@@@@
Waktu yang ku tunggu pun tiba, yakni pelajaran kini telah usai. Aku pun bergegas menuju kelas Kyuhyun Oppa, untuk pulang bersama seperti biasa nya, Tapi apa yang kudapatkan? Kyuhyun Oppa meninggalkanku sendirian, terpaksa pulang sendiri, di tambah Yuri, Seohyun, dan Donghae Oppa serta sahabat ku yang lainnya pun sudah pergi entah kemana.
Selama di perjalanan aku hanya bisa menghela napas, sungguh aku tak mengerti dengan semua ini tapi semua ini adalah kenyataan yang harus kuterima. Karena hari ini aku sedang kesal, kuputuskan untuk ke Taman National Seoul (taman kota).
@@@@@
Aku pun terus tersenyum memandangi wajah anak kecil yang sedang ber lari lari disekitarku, ya memang aku sungguh menyukai anak kecil. “ hmm, “ suara deheman dari seseorang membuatku menoleh.
“ annyeong, “ sapaku ramah, iapun juga tersenyum ramah, “ annyeong, sedang apa kau disini? Kau sendirian?” tanya nya. Aku pun mengangguk dan tak menjawab pertanyaan nya itu.
Yeoja itu pun mengulurkan tangan nya seraya memperkanalkan diri nya “ annyeong, Kim Taeyeon Imnida, kau bisa memanggilku Taeyeon atau eonnie juga boleh, karena seperti nya aku lebih tua darimu, “ ucap nya memperkenalkan diri.
Aku pun menyambut tangan nya dan ikut memperkenalkan diriku juga, “ Im Yoona Imnida, ne eon seperti nya aku memang lebih muda dari mu, “ sapaku sambil menunjukan senyum termanisku. Yah, setidak nya ada orang yang bisa aku ajak berbicara hari ini meskipun aku belum mengenal nya lebih jauh.
“ hmm, Oh iya Yoona-ah kau Kuliah di Seoul University kan? “ tanya nya dengan mata indah nya.
“ ne, kok eonnie bisa tahu? apa eonnie juga Kuliah disana? “ tanya ku. Dia pun mengangguk.
“ kalau kau mengambil jurusan apa Yoong? “ tanya nya antusias.
“ aku mengambil jurusan seni, yaitu seni tari, kalau kau eon? “ sahutku. Dia pun menangguk tanda mengerti dan dia pun menjawab pertanyaan ku, “ aku juga mengambil jurusan seni, namun aku mengambil jurusan vokal, “ ucap nya gembira.
Aku pun tersenyum, dan kami pun saling menukar informasi satu sama lain, dan semoga ia juga bisa menjadi sahabat baik seperti yang lainnya, batinku.
Yoona POV End
Author POV
@@@@@
Waktu sudah menunjukan pukul 11.30 malam, kini di salah satu rumah di Pusat Ibukota KorSel, yakni Seoul sedang memperlihatkan bahwa akan ada pesta malam ini, siapa lagi kalau bukan pesta perayaan ultah seorang gadis cantik bernama Im Yoona.
“ sudah siapkah kalian semua?, “ himbau Yuri yang sedang berada di rumah Yoona, untuk memberikan kejutan di Hari Ulangtahun nya itu.
“ ne, Oh iya sekarang Yoona kemana ya? Kok masih belum datang? “ tanya Eunhyuk sembari melihat jam tangan hitam yang melingkar sempurna di pergelangan tangan nya yang indah.
“ molla, mungkin sebentar lagi, Eunhyuk-ah kau sabar saja ya? “ balas Donghae sambil menepuk nepuk pundak sahabat nya itu.
“ hmm, apa jangan jangan iya di culik? “ tanya Seohyun horor.
“ hush, ngawur kamu Seo-ah, mana ada orang yang mau nyulik Yoona? Dia ajah kadang jutek abis kaya gitu? “ ceplos Leeteuk dan Eunhyuk bersamaan, semua mata kini mendelik ke arah mereka dengan tatapan _jaga mulut kalian, atau kalian akan rasakan akibat nya_.
Eunhyuk dan Leeteuk pun diam mematung, ia bingung apa yang salah dengan pernyataan nya itu. Kini suasana kembali hening, tak ada seorang pun yang membuka mulut mereka. Tiba-tiba….
Krekkk~,
Suara pintu pun di buka, nampaklah sesosok gadis yang masuk ke dalam rumah yang bagai Istana itu. “ Loh! Kok mati lampunya -_-, kebiasaan Eomma gak mau bayar listrik sih. Aish, nanti kalau tukang Listrik nya nagihin ke aku gimana ya? Aku kan gak megang uang banyak T_T. Ah, bilang ajah ngutang dulu, nanti kalau udah ada Lebaran ddangkoma baru aku bayar, kekekek, “ tawa Yoona sambil mengingat ddangkoma salah satu Sunbae nya di Kampus yang bernama Kim Jong Won ( Yesung SJ ).
* mian Yesung Oppa, aku minjem ddangkoma nya bentar ajah, nanti kalau udh ada lebaran ddangkoma baru aku balikin yah? (puppy eyes). Yesung: gak apa” asal cepet nulis lg nih ff, kalau nggak gue aduin ke kepolisian ddangkoma baru tahu rasa Lo.?. ( author sarap bin urap. Jgn di hiraukan, kalau di hiraukan anda akan di talak tilu sama ddangkoma yesung oppa *
Yoona pun tak bisa melihat sekeliling nya, karena semua lampu mati di rumah nya. Meski hanya cahaya lampu dari handphone nya namun tak bisa menerangi rumah nya yang bagai kuburan gelap nya itu. “ ssstttttt, hmfttfmfhf, “ Eunhyuk bersuara karena kaki nya di injak oleh Leeteuk, tapi langsung di bekap mulut nya oleh Siwon.
“ s..ssu..suara apa itu? S..s.ssi..siapa di sana? “ tanya Yoona celingukan.
Kyuhyun yang sering usil pun mencoba menakut nakuti Yeoja chingu nya. “ ssstttt, hmmmm KAU AKAN MATI, “ ucap Kyuhyun sambil menirukan suara suara horor di film yang pernah ia tonton.
Yoona yang mendengar suara itu pun makin ke takutan bukan main, ia segara berlari tapi tiba tiba pintu rumah nya tidak bisa di buka. Alhasil, Yoona hanya bisa pasrah jika setan itu mengganggu nya. “ aish, mengapa pintu ini tak bisa di buka? Apa ia tak tahu jika aku sedang panik >,<. Dasar pintu babo, awas kau ya akan ku hancurkan kau!!, “ maki Yoona pada Pintu rumah nya yang bertengger manis di depan rumah nya itu.
“ apa Yeoja ini mulai gila? Marah marah pada Pintu Rumah nya sendiri? “ tanya Yuri. Seohyun pun hanya mengangguk setuju, dan di ikuti anggukan Leeteuk dan Eunhyuk.
Gubrrakk~
Suara pintu rumah pun terus di dobrak oleh Yoona, tapi tetap saja tenaga nya tak sekuat itu. “ akhhh, sakit sekali lengan ku. Dasar Pintu babo, aku akan mengirim mu keneraka, ingat itu? “ ancam Yoona sambil nunjuk nunjuk Pintu nya.
“ memang buat apa? “ tanya Kyuhyun masih dengan suara horor nya. Yoona pun menjawab, “ ya untuk membantu mu kembali ke neraka, seperti film Kartun yang waktu itu aku tonton, “ ucap Yoona polos.
“ doraemon maksudmu? “ tanya Kyuhyun yang masih dengan suara suara aneh nya itu. “ hmm, ne betul sekali. Apa kau suka dengan nya? “ tanya Yoona antusias sambil terus celingak celinguk nyari suara itu.
“ tentu saja, kalau kau? “ tanya Kyuhyun. “ ne, nanti kalau ada Jumpa Fens untuk Doraemon, kita pergi bersama ya buat ketemu sama dora, “ kata Yoona.
“ kok dora? Bukan nya doraemon? “ tanya Kyuhyun yang merasa ucapan Yoona salah. “ ih, denger dulu, kan namanya doraemon. Aku dora nya kamu (t-emon) nya terus temen kamu abdel nya yah? “ saran Yoona.
“ hah? Eh? Andwe, aku gak mau nanti gigi aku tonggos dong? Nanti aku galau, kan kimmie nya udah jutek sama aku nya -_-, “ ucap Kyuhyun yang mengingat iklan as yang ada di indonesia.
“ eh? Nanti di bantuin kok sama Sule, so, tenang ajah. Eh? Kok kita jadi ngobrol kamu kan setan so, kita jaga jarak jangan deket deket, aku udah punya namjachingu ok. “ balas Yoona yang ingat status nya.
“ eh iya, kembali ke topik, “ sahut Kyuhyun. Semua orang yang ada di sana hanya menjadi pendengar sejati pasangan KyuNa yang lagi ngobrol gak jelas.
Saat Yoona mulai pasrah akan ke adaan bahwa kali ini ia harus di rumah sendirian, dengan lampu yang mati total di rumah nya. Ia hanya bisa menghela napas, tiba tiba ada tangan yang merangkul tengkuk nya, ia yang kaget langsung berteriak, “Kyaaaaa…….!! “ teriak Yoona.
Bertepatan Yoona berteriak,lampu dirumah nya pun menyala semua. “ eh? “ sahut Yoona yang menyadari lampu rumah nya sudah terang benderang seperti biasa.
“ Happy Birth Day Im Yonn Ah, “ teriak semua orang yang berada di sana, sambil ada yang meniup terompet untuk memperindah ultah nya Yoona itu.
Yoona hanya diam tanpa ekspresi, ia malah mengerutkan kening nya bingung, “ kau kenapa Im Yoona? Kau tidak senang kami merayakan ultahmu? “ sahut Leeteuk yang melihat tatapan datar Yoona.
Yoona hanya menggelengkan kepala, tiba tiba air mata nya keluar dari pelupuk mata nya, “ eh? Wae chagi-ah kau kenapa? “ tanya Kyuhyun yang mulai mendekati Yoona itu.
“ HUAAAAA…. Hiks hiks hiks Huuaaaa… “ tangis Yoona pun pecah, semua orang nampak bingung dengan Yoona. “ wae gurae, Yoona-ah ada apa? “ tanya Eomma Yoona panik.
“ Lihatlah ke bawah, “ tunjuk Yoona pada lantai.semua mata kini mulai mengikuti arahan Yoona itu, “eh? Eh, hehehe mian. Aku gak sengaja, “ jawab Yuri, Seohyun, Leeteuk.
“ eh? Kakimu terinjak? Aish, mian mian Yoongie. Jangan marah yah? Hehehe, “ tawa Yul,Seo,Teuk tanpa dosa.
“ pantas saja, “ gumam Donghae.
“ ayo, everyone kita party. So, Let’s Go to Party, “ teriak Eunhyuk keras. Dan semua nya pun berpesta.
@@@@@
Yoona kini diam di balkon rumah nya. Tak tahu mengapa, ia merasa ia sangat ingin ke balkon, daripada menikmati pesta nya itu. “ hai..” sapa seseorang menepuk pundak Yoona. Yoona pun menoleh, “ eh, Oppa ada apa? “ tanya Yoona.
“ aniyo, aku hanya melihat mu disini, so aku hanya ingin menghampirimu. Kenapa ada disini? Kau tak suka acara party nya ya? “ tanya Donghae penasaran.
Yoona menggelengkan kepalanya dan tersenyum, “ aku hanya bahagia saja, aku tak menyangka semua orang akan mengingat ultah ku, “ balas Yoona tersenyum.
“ tentu saja, dan asal kau tahu, sebenar nya masih ada satu hal yang belum kau ketahui, ” ucap Donghae sambil menatap lurus ke halaman rumah Yoona.
“ maksud Oppa? “ Yoona mengahadap ke Donghae saat ini.
“ cinta, “ ucap Donghae datar, “ Cinta, kenapa dengan Cinta? “ tanya Yoona yang masih belum mengerti arah pikiran Donghae.
“ saranghaeyo Im Yoona, “ Donghae pun membalikan badan nya dan tersenyum manis ke arah Yoona.
‘ Deg, apa yang ia katakan? Tak tahu kah yang ia katakan itu tidak benar. Eh ani, maksudku tak tepat, mengapa ia mengatakan nya saat aku sudah mempunyai namjachingu, apa ia tak tahu itu? Apa dia mabuk? Tapi tak mungkin, Hae Oppa tak seperti itu, lantas aku harus jawab apa? T_T. Ada perasaan bahagia dan juga sedih, aku bahagia karena orang yang selama ini aku cintai ternyata juga mencintai ku, tapi aku juga tak mau membuat Kyu Oppa kecewa. Lantas apa yang harus aku lakukan God? Help me, ‘ batin Yoona seraya masih menatap Donghae dengan tatapan terkejut nya.
“ kau pasti terkejut bukan? Ne, aku tahu kau pasti tak bisa menjawab nya. Karena kau sudah punya Kyuhyun, aku hanya ingin menyampaikan perasaan ku saja Yoong, jika kau tak membalas tak apa. Aku pasti mengerti, tapi syukurlah karena aku sudah berhasil menyampaikan perasaan ku yang selalu berkecamuk di dalam sini, “ ucap Donghae sambil memegangi dadanya.
“ ada perasaan senang di kala kau juga senang, ada perasaan sedih saat kau sedang sedih, dan juga perasaan cemburu saat kau selalu perhatian pada Kyuhyun. Memang aku tak punya hak sama sekali untuk mengurusi kisah cinta mu itu, tapi itu yang kurasakan Yoong, “ lanjut Donghae sambil menatap lurus halaman rumah Yoona lagi.
“ Oppa…” gumam Yoona lirih, ia saat ini tak sanggup untuk menahan rasa tangis yang sebentar lagi mungkin keluar. Namun Donghae tak mendengar gumaman Yoona, tiba tiba Kyuhyun datang.
“ chagi-ah….” teriak Kyuhyun.

TBC~
So, tetep stay di sini yah? Kalau mau tau kelanjutanya. Oh iya, pasti comedy nya gak seru yah? Mian yah, aku masih amatiran. Jangan lupa RCL yaww !!

27 thoughts on “Because Valentine Day [chap.6]

  1. Masih belum ketebak yoona unnie sama kyuppa atau haeppa. Rencananya berapa part thor?
    Keep writing ya thor!!
    Like Like Like Like fanfiction buatan author

  2. Lanjut terus eon DAEBAK,HWAITING….jgn lm2 ya eon part 7nya kyuna/yoonhae????eonnie yg ff when you go next partnx kpn di publish???di tunggu loh eon keep writing

  3. Yay! Akhirnya keluar juga nih chapter😀
    Lanjut thor😀 Bagus kok FFnya ini ada comedy jadi tambah keren!😀
    Waa.. Haeppa tabah yaa.. haru banget meratapi nasibnya Haeppa..
    YoonHae ya thor😀 hehehe
    Cepet dipost chap lanjutnya ^^

  4. Unnie lanjutt ya !!!!
    Terakhir nya bkin penasaran bgt unnie !!!!
    Lanjuuttt ya uNnie !!! Jgn lma2 klo ga tar di hantu in sm setan Kyuhyun lhooo… *abaikan*
    Daebakk ya unnie !!!

  5. baru kesini udh ada lanjutanyya..
    wuahh eonni, masih bingung disini akhirnya yoong eonni sama kyuppa atau haeppa..
    kkkk~ bingung mau commnet apalagi, yang penting ditunggu lanjutannya!!😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s