So Close [chap.4]

Author: Pingkan.

Main Cast: Yoona, Yuri, Seohyun.

Other Cast: member Suju, member SNSD, member Shinee.

Genre: Action, Mysteri, Sad, Romance, Friendship, Family.

Raiting: General.

Type: Chapter.

Tittle: So Close 4.

Anggep ajah Seohyun itu umur nya di atas Yoona (dibaca: eonnie), dan juga uLtah nya YulSeo (Yuri, Seohyun) itu samaan oke !!. So, happy reading ajah guys ^^

Mianhe juga, jikalau banyak typo, gaje, dan lain lainnya jikalau author salah. Don’t Bashing and Plagiator, Don’t Forget RCL , awas kalau nggak #maksaπŸ˜› , hehehe peace (V).

Β Β  So, happy reading readers :*

@@@@@

β€œ Hya! β€œ Yuri dan Seohyun pun saling menendang satu sama lain, tak luput mereka saling menyerang satu sama lain walau hanya di ruang sempit seperti lift ini. Melihat mereka yang saling berkelahi satu sama Lain, Yoona dan Ryeowook pun saling menyerang juga, menyamai Yuri dan Seohyun.

Kini pertempuran mereka ber 4 di lift pun membuat semua orang yang ingin memasuki lift pun mengurungkan niat nya. Mereka takut melihat orang yang berada di lift (Yuri,Yoona,Seohyun,Ryeowook) yang saling menyerang itu.

Pintu lift pun terbuka menuju tempat Yuri dan Seohyun tuju, yaitu Parkiran Besment. Di sana mereka semua masih bertarung walau tidak memakai senjata tajam. Posisi mereka saat ini membuat satu sama lain harus menyerahkan tawanan nya, yaitu Yuri yang menaruh senjata handgun berreta 92FS buatan Italia ke pelipis Ryeowook, sedang Seohyun menyodorkan senjata handgun jenis Walther p99 buatan Jerman ke pelipis Yoona.

β€œ Serahkan Namja itu padaku maka dongsaengmu ini akan ku lepaskan, jika tidak Dongsaengmu ini akan ku tembak β€œ ancam Seohyun pada Yuri.

Yuri pun tersenyum kecut, β€œ tak ada gunanya aku membawa nya dia itu hanya orang yang tak berguna, yang bisa nya hanya merepotkan, kalau kau mau tembak saja dia, jika ia mati juga itu malah menguntungkan ku karena tak ada orang lagi yang menyusah kan ku, β€œ Yuri pun menyeringai ke arah Seohyun.

Yoona tampak terkejut pada ucapan Eonnie kandung nya itu, namun tak lama ia mengerti maksud Eonnie nya itu. β€œ Oke baiklah jika itu yang kau mau, β€œ balas Seohyun dengan mengejek ke arah Yuri.

Baik Yuri maupun Seohyun saling mendorong tawanan mereka untuk menjauh. Yuri dan Seohyun pun meletakan handgun mereka ke bawah lantai, mereka hanya ingin menyerang dengan jurus karate yang mereka bisa.

β€œ Yoona-ah ambilah, β€œ teriak Yuri menendang handgun nya ke arah Yoona, dengan sigap Yoona pun menangkap nya. Kini Yoona menaruh handgun milik Eonnie nya tepat di pelipis Ryeowook.

Seohyun pun ingin melaku kan hal yang sama seperti yang Yuri lakukan. Namun pada saat Seohyun ingin menggapai senjata itu, higheels Yuri pun menarik ujung handgun yang untuk memplatuk itu menjauh dari arah Seohyun.

Namun dengan cekatan Seohyun pun menaruh lengan nya di leher Yuri, agar Yuri tidak bisa berbuat apa apa. Pada saat Yuri ingin mengambil senjata Seohyun yang tergeletak jauh dari posisi nya itu, Seohyun dengan segera mengapit senjata itu di tengah tengah higheels yang ia pakai dan meloncat, di tengah ia meloncat ia menendang senjata itu ke arah Ryeowook.

β€œ tangkaplah,” teriak Seohyun ke arah Ryeowook, Ryeowook pun menangkap nya.

Kini Ryeowook juga menodongkan handgun yang ia pegang ke pelipis Yoona. Saat ini mereka seri, yakni pistol nya berada di pelipis lawan masing masing.

Seohyun pun terus menyerang yuri tanpa henti, namun pada saat yang tak di duga. Seohyun menarik baju bagian atas Yuri, Srekkk baju itu pun sobek sedikit dan memperlihatkan bra hitam Yuri.

Ryeowook dan Yoona yang sedari tadi melihat SeoYul berkelahi pun terkejut melihat bra hitam Yuri yang terpampang sedikit jelas itu. Yoona pun menyuruh Ryeowook untuk tidak melihat adegan di hadapan nya itu, dan Ryeowook pun menuruti nya. Karena senjata handgun Yoona sering menodongnya.

Selang beberapa saat Yuri pun membalas menarik baju Seohyun dan kini terlihatlah bra hitam Yang Seohyun gunakan yah walau hanya sedikit terlihat. Untuk hasil kali ini seri, yakni kedua Yeoja itu kini saling terlihat bra yang mereka kenakan.

Ryeowook yang tak sengaja menoleh pun melihat dengan jelas bra Seohyun itu, namun Seohyun menengokan kepalanya dengan maksud –jangan melihat ke arah sini- dan Ryeowook pun memalingkan wajah nya untuk tidak melihat.

Seohyun dan Yuri terus berkelahi walau ntah sampai kapan, Seohyun yang punya ide untuk membawa Yuri ke Kantor Kepolisian pun mengeluarkan borgol dari blazer yang ia kenakan. Ia terus menyerang Yuri dan yang jadi incaran nya kini adalah pergelangan tangan Yuri.

Pada saat Yuri melompat tak sengaja kini tangan nya telah terborgol dengan borgol itu. Yuri lekas mengaitkan lengan nya di leher Seohyun dengan maksud mencekik leher yeoja itu. Namun pada saat Seohyun membalikan badan nya Grepp~ Borgol itu juga mengenai pergelangan tangan Seohyun.

So, kini borgol itu mereka pakai bersama sama. Dorrr Ddoorr~ suara tembakan yang tak jelas siapa yang menembak pun kini mulai menyerang SeoYulYoonWook. Dsiing Dsiing~ Suara tembakan itu terus menggema di besment parkiran, dan juga tak jarang hampir mengenai SeoYulYoonWook.

Untunglah di Parkiran itu ada tembok penyanggah, jadi mereka ber4 masih bisa berlindung di sana, Door Door Door~ Suara tembakan itu terus menyerang ber tubi tubi tanpa ampun ke arah mereka ber4.

β€œ kemarikan senjata nya Oppa, β€œ ucap Seohyun pada Ryeowook, Ryeowook pun melempar senjata itu. β€œ Yoona-ah kemarikan senjata itu, β€œ sahut Yuri. Tapi, pada saat Yoona melempar senjata itu kurang sampai pada tempat Yuri kini berada.

Alhasil para penembak itu menembaki senjata yang kini berada hampir dekat dengan posisi Yuri berada

Doorr Doorr

Saat penembak itu sudah tak menembaki senjata Yuri, dengan sigap Yuri mengambil senjata nya.

Doorr Door

Yuri pun membalas menembaki para penembak itu tanpa ampun.

Kini Yoona berlari dengan kencangnya tanpa menghiraukan para penembak yang sudah bersiap siap ingin melucuti pelurunya ke arah Yoona. Seohyun yang melihat itu pun langsung menembak kan senjatanya.

Tapi, peluru itu miris mengenai pelipis Yoona, Yoona tersentak akan apa yang dilakukan Seo. Tapi saat Yoona menoleh ke belakang nya ia melihat penembak yang ingin menembaknya itu sudah tewas. Yoona pun tersenyum pada Seohyun dan dibalas senyum tipis dari Seohyun.

tiba tiba Yuri Β menembak kan senjata nya ke samping pelipis Seohyun. Seohyun tersentak dengan apa yang di lakukan Yuri. Tapi saat Seo menoleh ke belakang, ternyata Yuri juga menembak seorang penembak yang ingin menembak Seo, Seo pun mengerti apa yang dilakukan Yuri itu untuk menyelamatkan nya.

Seulas senyum tipis dibibir Seohyun pun tersungging di bibir nya melihat kelakuan Yuri itu. Yuri pun sama, hanya membalas senyum man seohyun itu dengan senyum tipis.

β€œ ayo semua nya, naiklah cepat, β€œ seru Yoona yang datang membawa audy hitam. SeoYul pun langsung naik, dan Ryeowook pun langsung menyusul masuk ke arah audy hitam itu.

Brruuummm

Audy hitam itu pun melesat cepat, meski para penembak itu terus menghujani audy itu dengan ribuan peluru. Tapi, sayang nya para penembak itu tak dapat mengimbangi kcepatan mobil yang sedang dikendarai Yoona itu.

@@@@@

Kini Mobil Yoona sudah berada di luar Hotel, mobil itu pun berhenti seketika. β€œ keluarlah, atau kalian akan ku tembak, β€œ ucap Yuri dingin dan datar tanpa ekspresi.

Doorr~, Yuri pun menembak borgol yang melekat ditangan nya dan juga di tangan Seohyun. Setelah borgol itu terlepas, Yuri pun mendorong tubuh Ryeowook agar turun dari mobil nya dengan paksa.

β€œ awhhkk, β€œ ucap Ryeowook yang terjatuh dari mobil nya. Seohyun pun memapah tubuh Ryeowook yang terjatuh, dan membawanya pergi.

@@@@@

Setiba nya dirumah, baik Yoona maupun Yuri diam tanpa ekspresi Kini suasana hening di rumah YoonYul. β€œ mengapa kau tak mau mendengar ucapanku, β€œ Yuri pun membuka suaranya.

Yoona hanya diam, ia tak menjawab pertanyaan Yuri, ia masih diam tanpa menengok ke arah Yuri. β€œ jawab eonnie Yoong, β€œ bentak Yuri kasar.

β€œ mengapa eonnie tak pernah mengijinkan aku untuk melakukan hal ini sendiri, aku sudah besar eon, β€œ Yoona pun mulai membentak kasar Yuri, dan berlari kekamar nya.

Yuri pun terpukul atas ucapan Yoona, kini ia diam mematung mencoba mencerna ucapan Yoona. Ia pun memutuskan menyalakan Komputernya dan melihat emailnya. tiba tiba ada 1 pesan email masuk, Yuri pun membukanya ternyata dari Siwon namjachingu nya.

Siwon: Kau belum Tidur?

Yuri: Belum (Yuri pun membalas pesan email dari Siwon)

Siwon: Kenapa? Ada masalah? (Yuri pun mengerutkan kening nya bingung, bagaimana namjachingu nya tahu tentang masalah nya, pikir Yuri)

Yuri: Darimana Oppa tahu?

Siwon: Kalian sedang berkelahi kan?

Yuri: Ne, Oppa.

Siwon: Yasudah jangan terlalu dipikirkan, Oh, iya Happy Birthday ne?

Yuri: Ne, Oppa gomawo ^^

Siwon: Happy Birthday

Happy Birthday

Happy Birthday

Saranghae Kwon Yuri (yuri pun tersenyum senang, stidaknya ia merasa jauh lebih baik setelah curhat pada namjachingu nya)

Setelah saling membalas Email, Yuri pun menelpon Siwon.

Siwon: yeobseo

Yuri: Yeobseo Oppa

Siwon: sudahlah, jangan terlalu dipikirkan ne, aku tak ingin kau kanapa napa (ucap Siwon dengan nada lembut)

Yuri: ne, Oppa. Kau tahu? akhir akhir ini seluruh tubuh ku terasa bau anyir, meski aku membersihkan nya bau itu tak pernah hilang, kematian orang orang yang sudah mati itu terasa menyatu dengan darah ku. Makadari itu aku tak ingin dia seperti aku, (jawab Yuri dengan nada lirih)

Siwon: ne, chagi, aku mengerti.

Yuri: sejak dulu kehidupan ku itu sangat bahagia, sampai para perampok yang mencuri penemuan appa ku merenggut semua nya. (Yuri pun menceritakan awal mulanya mengapa ia bisa menjadi pembunuh bayaran)

Flashback On

Yuri dan Yoona kini tengah bersama eomma dan appa nya, mereka terlihat tengah tertawa bahagia karena appa nya berhasil menemukan penemuan baru, yang rencana nya akan di berikan ke Kepolisian.

Tiba tiba ada segerombol perampok yang langsung menembak mati kedua orang tua YoonYul itu. Doorr Dooorr~, terlihat appa dan eomma YoonYul yang sudah bersimbah darah.

β€œ appa, eomma, irreona, β€œ pekik YoonYul dengan bercucuran air mata. Saat YoonYul menoleh ternyata ada pria yang sebentar lagi menarik pelatuk nya untuk menembak mati diri mereka.

Doorr Doorr, β€œ akhhhhh β€œ jerit Yuri, tapi saat Yuri membuka mata nya ternyata ia tak mati, melainkan orang yang tadi ingin menembak nya lah yang mati. Ternyata salah satu perampok itu ada yang berbaik hati menyelamatkan nyawa YoonYul, dan hingga kini orang itulah yang mengajarkan ia dan Yoona menembak dengan handal seperti ini.

Flashback Off

Yuri: seperti itulah awal mulanya mengapa aku dan Yoona menjadi seperti ini. (ucap Yuri, sambil sesekali menghela napas)

Siwon: yasudah, kalau begitu kau tidurlah, sudah malam. Aku tak ingin kau kenapa napa, Happy Birthday ne, Saranghaeyo Kwon Yuri. Good Night Chagi,

Yuri: Good Night Oppa, nado Saranghae.

Klikk~ , telepon pun ditutup ia punΒ  memutuskan untuk tidur.

@@@@@

Pagi hari, Seohyun memulai aktifitas nya seperti biasa, ia pun keluar dari apartement nya. Tanpa sepengetahuan Seohyun, beberapa anak buah dari Kyuhyun itu masuk ke dalam apartement Seohyun. Para anak buah Kyuhyun pun mengambil beberapa barang milik Seohyun, berupa beberapa helaian rambut Seohyun yang berada di bantalnya, dan juga Kalung yang sering dipakai Seohyun.

Entah untuk apa, yang jelas anak buah Kyuhyun pun menambil benda benda itu tanpa sepengetahuan Seohyun dan langsung melesat pergi.

@@@@@

Pagi hari di kantor kepolisian Seoul pun terasan begitu ramai tak seperti biasanya, β€œ pagi, β€œ ucap salah satu karyawan itu pada Seohyun yang memasuki kantor itu. Seohyun pun hanya mengangguk tanda membalas ucapan karyawan.

β€œpagi, β€œ ucap salah satu karyawan wanita dan karyawan laki laki pada seohyun, seohyun mengerutkan kening tanda bingung. Akhir nya ia hanya mengangguk dan tersenyum tipis pada orang orang yang menyapanya.

β€œaneh, sekali orang orang ini ada apa sebenar nya, bukankah yang tahu ulang tahun ku hanya Ryeowook Oppa? β€œ gumam Seohyun pada dirinya sendiri. Saat seohyun menuju mejanya ia melihat Ryeowook yang sedang melintas, ia pun berinisiatif untuk menanyakan kebingungan nya ini.

β€œ Oppa, ada apa ini sebenarnya? Apa Oppa yang memberitahukan ulang tahunku? β€œ tanya Seohyun to the point. Ryeowook pun menggeleng, β€œani, bahkan aku saja lupa jika hari ini aku ulang tahun, β€œ jawab Ryeowook dan langsung pergi tanpa menghiraukan Seohyun.

Seohyun pun menghela napas berat, β€œ seohyun-ssi tadi ada seseorang yang menaruh itu di mejamu. Mungkin dia pacarmu, β€œ ucap salah satu pria karyawan disana yang tak lain bernama Heechul.

Seohyun pun tambah mengerutkan kening nya tanda ia bingung, di bukanya sebuah kotak yang berada di mejanya itu. Sebuah Kue ulang tahun yang sangat cantik pun terlihat setelah Seohyun membuka kotak itu.

β€œ dari siapa ini? β€œ gumam Seohyun pelan.

Drrrtt Dddrrtt

β€œ yeobseo, β€œ tanya Seohyun yang sudah mengangkat handphone nya yang berbunyi.

β€œ yeobso, annyeong eonnie. Apa kau suka? β€œ tanya seorang yoja dengan nada bicara lembut.

β€œ kue ini, β€œ tanya Seohyun.

β€œ ne, kau suka eonnie? β€œ tanya Yoona yang merupakan yeoja yang menelpon Seohyun. Seohyun pun terus melihat lihat ke segela arah ia tahu pasti Yoona menaruh sesuatu disini untuk mengamati Seohyun.

β€œ eonnie, kenapa? Kau mencariku ne? Kau terlihat sangat cantik pagi ini, β€œ puji Yoona dari sebrang sana. Seohyun pun semakin gencar memandang sekitar nya, akhir nya ia menemukan layar cctv yang tak jauh dari tempat nya kini.

Ia pun naik ke atas meja salah seorang karyawan, pandangan nya lurus menatap ke layar cctv yang berada di kantor itu, akhir nya tatapan nya pun bertemu dengan Yoona *mungkin gak masuk akal, tp ini sesuai film nya ya. So, aku hanya menyampaikan apa yang aku lihat dari film itu*.

Senyum sinis terulas dari bibir Seohyun, ia menjilat kue yang berada di tangan nya dengan tatapan sinis dan penuh amarah di setiap ia memakan kue itu. β€œ hmmm, eonnie kau bahkan jauh lebih cantik bila seperti itu, β€œ senyum Yoona namun tak dihiraukan oleh Seohyun.

@@@@@

Saat ini Yoona tengah berada di toko kue langganan nya untuk membeli kue untuk untuk ulang tahun eonnie nya itu siapa lagi kalau bukan Kwon Yuri, kini Yoona menatap senyum karangan bunga yang ada di tangan nya.

 

Drrrtt Drrtt, suara handpone yoona bergetar berulang ulang menandakan ada seseorang yang menelpon nya.

β€œ yeobseo, β€œ ucap Yoona.

β€œ yeobseo, ternyata kau sedang membeli kue ya? Tempat ini adalah tempat yang sering kau kunjungi jika kau membeli kue kan, β€œ tanya yeoja di sebrang sana dengan nada ketus.

β€œ dari mana kau tahu? β€œ tanya yoona dingin.

β€œ tengoklah keluar, aku dan beberapa polisi sudah mengepung tempat ini, kau tak akan bisa lolos,β€œ ucap yeoja itu dengan suara dan senyum penuh kemenangan. Yoona yang melihat itu pun langsung terperanjat.

β€œ cobalah jika kau mampu menangkapku, β€œ tantang Yoona.

β€œ nona, ini pesanan anda, β€œ ucap salah seorang karyawan di toko itu, membuyarkan keterkejutan Yoona.β€œ ah, mm ne, ahjussi ini uang nya, β€œ yoona pun langsung memberi uang pada karyawan itu.

Ia menengok lagi ke arah jendela toko kue ini, ia melihat seohyun berjalan mendekat ke arah nya dengan menodongkan senjata handgun miliknya. Yoona terlihat panik, namun sesaat sebuah ide muncul dalam otak nya.

Ia pun mencoba mengeluarkan dirinya lewat pintu belakang, tapi sayang semua pintu di toko itu terkunci. Ia pun menarik gorden, dari kaca toko itu dan menyelimutkan ke badan nya, ia juga menerobos kaca yang ada di toko itu.

Doorr Ddoorr, Seohyun mencoba menembak yoona yang berusaha melarikan diri, tapi sayang usaha nya gagal karena yoona sudah masuk kedalam sebuah mobil yang ia rampas secara paksa dari pengguna mobil yang kebetulan lewat di dekatnya.

Seohyun pun juga ingin melakukan hal yang sama, tapi pengemudi yang berada di dalam mobil itu enggan menyerahkan mobil nya, alhasil seohyun menodongkan handgun nya kepada sang pemilik mobil yang lain. Akhirnya ia bisa mendapatkan mobil untuk mengejar yoona yang mungkin sudah jauh dari pantauan nya.

@@@@@

Tampaklah yeoja cantik kini memakai tanktop hitam dan celana santai hotpants dibalut dengan kemeja putih panjang selutut tanpa di kancing sedang berada di ruang rias, ia mengoleskan bedak tipis ke wajah nya yang cantik dan memberikan sentuhan lembut dibibir nya dengan lipgos *mian kalo salah tulis* berwarna pink alami itu.

Drrrtt Drrttt, suara handpon yuri berbunyi, yuri pun lekas mengangkat nya.

β€œ yeobseo, β€œ ucap yuri.

β€œ yeobseo, eonnie bisakah kau menolongku? Cepat eonnie aku sedang di incar polisi,” yoona pun panik karena ia melihat beberapa polisi serta mobil yang seohyun gunakan itu berada tepat di belakang nya.

 

TBC~~~

 

Jangan lupa comment yau !!

21 thoughts on “So Close [chap.4]

  1. eonni… ahhh makin seru..
    pokoknya ff ini makin keren..
    ditunggu yahh lanjutannya ^^
    oh ya aku juga nunggu lanjutan Love in beach, sm when you go *hehehe >.<
    gak sabar!! KEEP WRITING ^^

  2. Thor makin seru thor. Rencananya mau sampe berapa part thor? Lanjutnya jangan lama-lama ya thoorr. Hwaiting!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s