Love in Beach [ 2 of 3 ]

Author: Pingkan

Main Cast: Im Yoona & Cho Kyuhyun

Other Cast: Kim Taeyeon, Park Jung Soo

Genre: Angst, Romance, Family

Length: [three-shoot]

Raiting: 13+

Tittle: Love in Beach

@@@@@

Baik Leeteuk maupun Taeyeon saling berpandangan, dan tersenyum penuh arti. “ eh, apa besok kalian akan ikut kami ke Villa? “ ucap leeteuk, KyuNa pun menatap Leeteuk Bingung.

“ memang mau apa? “ tanya yoona polos.

“ mau, nanam padi? Ya tentu, liburan babo, “ ucap kyuhyun singkat. Yoona hanya mengendus kesal.

“ aish, dasar PENGUNTIT jelek, “ yoona pun menjulurkan lidah nya ke arah kyuhyun. Kyuhyun hanya diam menahan amarah.

“ aish, kalian ini berisik tahu? So, eottokeh? Mau ikut tidak? “ taeyeon pun melerai perang mulut yang akan berlangsung itu.

“ kalau ada DIA aku tak mau, “ baik Yoona ataupun Kyuhyun berbicara bersamaan. Membuat TaeTeuk Couple, semakin menyunggingkan penuh artinya.

“ ehemm, sepertinya semua harus ikut, “ ucap leeteuk. Yoona dan Kyuhyun pun mengendus kesal pada leeteuk yang seenaknya saja mengambil keputusan.

“ memang kapan Oppa? “ tanya taeyeon. “ lusa, “ jawab leeteuk.

“ MWO! LUSA? “ pekik Kyuhyun dan Yoona bersamaan untuk ke dua kalinya, membuat TaeTeuk terkekeh geli melihatnya.

“ Yak! Ini tak seperti apa yang kalian pikirkan. Dia saja, yang menyamai kata kata ku, “ bela yoona, yang mengerti ia sebagai bahan candaan oleh TaeTeuk Couple.

“ aish, manamungkin. Kau itu yang mengikutiku Yeoja babo, “ kyuhyun pun menjulurkan lidahnya, dan di balas sebuah jitakan yang mendarat kekepala Kyuhyun oleh Yoona.

“ yak! Kenapa menjitakku? “ kyuhyun pun mengelus puncak kepalanya yang sedikit sakit itu. Yoona tersenyum penuh kemenangan.

“ rasakan, karena kau sering membuatku geram, Cho Kyuhyun, “ ucap yoona, taeyeon dan leeteuk hanya menggeleng geleng kan kepalanya pasrah atas sikap Kyuhyun Yoona.

“ ingat! Karma masih berlaku, “ nasehat Taeyeon. Semua menatap taeyeon dengan pandangan _apa maksudnya_ kurang lebih ambil sendiri :p .

“ apa maksudmu, chagi-ah? “ tanya leeteuk, taeyeon hanya membalas dengan senyum misterius nya.

@@@@@

Villa…….

Mereka ber 4 kini sudah sampai pada tujuan utama mereka, yakni Villa. Satu kata yang terukir ketika melihat Villa itu ‘Indah’. Bagaimana tidak? Villa itu di apit Oleh Pantai dan Gunung. Pemandangan Yang indah pun bisa di nikmati di Villa ini, baik pemandangan Gunung dengan sejuta kesejukan dan kenyamanannya atau Pantai yang lebih memanjakan mata dengan pesona air nya.

Tak henti hentinya Yoona berdecak kagum, dengan semua pemandangan disini. ‘menakjubkan’ itu lah yang selalu yoona lontarkan ketika ia melihat sesuatu yang menarik perhatiannya. “ eonnie, jalan jalan Yuk? “ ajak Yoona. Taeyeon yang sedang merebahkan dirinya di kasur pun merasa enggan untuk bangkit dari posisi wena nya.

“ mian yoongie, eonnie lelah. Kau jalan jalan sendiri, ne? “ pinta taeyeon, yoona hanya mengangguk dan langsung meninggalkan taeyeon.

Yoona POV

Aish, kenapa eonnie gak mau sih? Sudah tahu, aku butuh teman -___-. Ah! Daripada tidak sama sekali, lebih baik aku kepantai sajalah, sekalian refreshing. Aku pun mengambil hoodieku di sebuah koper dan memakainya.

Kali ini, aku hanya mengenakan short pants dengan hoodie merah yang kupunya tak lupa higheels kesayanganku berwarna hitam itu. Ku lihat, tak ada orang di Villla ini, Mungkin Leeteuk Oppa dan Namja Penguntit itu sedang tidur. Aku sungguh malas menyebut namanya itu, ia lebih pantas di debut Penguntit karena ia selalu mengikutiku waktu itu -___-

Pantai……

Aku kini duduk di sebuah bangku di dekat pantai, aku masih selalu teringat akan sosok Siwon Oppa, namja yang telah menghianatiku. Aku sampai sekarang pun belum bisa sepenuhnya melupakannya. Entah karena apa dan bagaimana caranya pun aku tak tahu -__-.

Ku tatap pantai itu dengan wajah senduku. Setitik air mata kini jatuh dari bola mata ku. Hatiku sakit bila terus mengingatnya? Tapi, kenapa aku tak sanggup melupakannya? Andaikan ada sebuah cara, pasti aku akan melakukannya.

“ hapus, air matamu itu. Jangan menangis disini, MEMALUKAN, “ ucap sebuah suara sambil mengulurkan sebuah sapu tangan biru ke arahku. Ku dongakkan kepala ku agar dapat melihat siapa tangan itu.

Namun mataku menangkap sosok yang tak asing lagi bagiku, yakni Cho Kyuhyun. Namja menyebalkan itu, tapi apa boleh buat toh dia kini sudah berada di sampingku jika aku berlari menjauh darinya.

“ gomawo, “ ucapku ketus padanya, ia hanya tersenyum tipis dan langsung berdiri berjalan menjauh dariku dengan tangannya yang ia masukan ke saku celananya.

Aku hanya menatap punggung nya nanar, entah apa yang ku pikirkan saat ini. Tapi, aku hanya butuh seseorang untuk membantuku menguatkan hatiku ini. Apa ada yang mampu? Ku rasa tidak.

Ku berjalan mengikuti ke arah Kyuhyun pergi tadi, namun aku tak menemukannya. Ku edarkan kepalaku ke kanan dan kekiri CHU~ saat aku menengokan kepalaku ke kiri aku malah mencium bibir seseorang.

Deg~

Jantungku berdegup kencang, darah ku mulai berdesir cepat. Entah, apa yang kurasakan saat ini? Tapi, mengapa aku memaknai ciuman ini dengan makna dalam. Toh, aku sendiri pun tak tahu siapa namja ini? Karena aku memejamkan mata seolah tersihir dengan bibirnya itu.

Ciuman itu terlepas, segera ku buka mataku untuk melihat siapa orang ini. Hah? Cho Kyuhyun? What? Aish, pasti namja ini akan meledekku habis habisan -___-. Kenapa mesti dia ya tuhan? Apa namja di dunia ini tak ada lagi selain Dia dan Choi Siwon Playboy itu? Batinku merutuki nasibku ini -____- #sungguh menyedihkan :p .

“ wae, kau mencariku, Im Yoona? Eh, Tunggu kenapa kau menciumku? Kau menyukaiku, ne? “ ucap Kyuhyun sambil mengeluarkan evil smirk nya padaku. Aish, EVIL apa kerja mu hanya menggangguku, huh? -___-.

“ an…aniyo, enak saja, “ ucapku sedikit gugup, ia berjalan mendekat ke arahku sambil menunjukan Evil Smirk menyebalkannya itu.

“ jinjjayo? “ tanya sambil terus mendekat ke arahku, ada apa dengan namja ini sih? Apa otaknya sering KonSlet? Aish, CHO KYUHYUN kau namja menyebalkan yang pernah kutemui setelah SIWON.

“ ah? Anniyo, enak saja. Siapa bilang aku mencarimu, Kau terlalu PeDe Cho Kyuhyun. Dan ingat! Ciuman tadi itu hanya sebuah kecelakaan bukan berarti aku menyukaimu, ne? Camkan itu baik baik, “ ujarku yang langsung menggeleng pergi entah kemana.

“ HEI KIM YOONA, KALAU KAU MENYUKAIKU KATAKAN SAJA. TAK USAH MUNAFIK SEPERTI ITU, AKU JUGA MENYUKAIMU KOK ^^ SARANGHAE KIM YOONA, “ pekiknya keras, saat aku sudah berada jauh darinya. Tapi, kenapa ia berkata seperti itu? Apa ia ingin mempermalukanku, huh -___-.

Aku berjalan namun setengah berlari akibat ucapan Kyuhyun tadi, mengapa ia berkata seperti itu padaku? Kenapa aku harus memikirkan kata kata bodohnya itu? Kenapa jantungku berdegup dikala ia menciumku tadi? Ahk, Kim Yoona buang semua pikiranmu itu. Aku pun memutuskan kembali ke Villa.

@@@@@

Di Kamar…..

Ku rebahkan diriku di kasur king size ini, sambil memejamkan mataku dan memijit pelipis ku yang sedikit berdenyut denyut ini. Aish, kenapa wajah Kyuhyun itu sering mondar mandir di kepalaku? Aish, mukanya yang jelek itu selalu saja membuatku merindukannya? Eh! Apa yang ku ucapkan ini? Aish Kim Yoona kau mulai tertular babonya si Kyuhyun itu.

“ ah, Kim Yoona buang semua pikiran bodohmu itu. Ingat! Kau itu masih mencintai Siwon bukan Kyuhyun Evil itu, “ gumamku sambil terus memukul mukul kepalaku agar tersadar dari semua mimpi buruk ini. Eh? Mimpi? Apa aku hanya bermimpi? Ah , semoga saja iya J.

Yoona POV End

Kyuhyun POV

Hari yang melelahkan bagiku, entah kenapa harus selalu wajah Yoona yang terngiang di kepalaku? Dan, apa maksudnya aku berkata seperti tadi, ya? Apa iya aku menyukainya? Ahk! Tidak mungkin. Seorang Cho Kyuhyun tak akan jatuh cinta padanya.

Karena malas, aku pun berjalan kembali menuju Villa. Saat baru memasuki gerbang Villa, pandanganku kini tertuju pada seorang yeoja yang tengah berada di balkon Villa lantai atas. Ah, itu pasti Kim Yoona babo itu.

Jika diliat liat sih sebenarnya Yoona itu neomu yeoppo, ia sungguh menawan. Tapi, karena sikapnya yang jutek itu, aku jadi ragu dengannya? Heh? Apa yang ku pikirkan? Aish, Cho Kyuhyun buang segera pikiranmu tentang si Yoona itu. Jangan kau perdulikan dia.

Entah setan atau pun malaikat yang kini berebut untuk memberitahuku akan sesuatu. Tapi, itu semua tak penting. Kini pandanganku hanya terfokus pada yeoja yang menatap langit dengan senyum indah di wajahnya (read: Yoona).

Apa aku bisa memilikinya? Batinku, sambil ikut tersenyum memandang wajah cantiknya itu. Aish, Cho Kyuhyun jangan pikirkan aneh aneh, sekarang lebih baik kau masuk ke Villa dari pada Yoona yang akan menuduh mu sebagai PENGUNTIT itu.

Aish, kenapa hanya Yoona yang ada di kepalaku? Aku pusing harus mengingat ia terus? Keluhku, sambil merebahkan diriku di kasur nan empuk itu sampai akhirnya ku terlelap dalam tidur indah ku.

Yoona POV End

Author POV
malam…..

Suasana di kamar YoonTae terasa hening, terlebih hanya Taeyeon yang sedang menyibukan dirinya pada novel ke sukaannya. Sedangkan Yoona, hanya diam mematung tak tahu apa yang mesti ia lakukan.

Rasa jengah dari diri Yoona mulai muncul, akibat menghilangnya Kim Taeyeon sedari pagi dan baru kembali Sore hari ke villa. Dengan sedikit ragu, karena tidak ingin mengganggu eonnienya yang sedang sibuk membaca novel itu. Yoona nampak berusaha agar Taeyeon menjawab pertanyaannya tanpa mengganggu eonnienya itu.

“ eonnie, kau habis kemana seharian, huh? Kau tahu? aku bosan disini bila kau bersenang senang sendiri tanpaku, “ kesal Yoona, sambil mencerutkan bibirnya dan melipat ke dua tangannya di depan dadanya. Taeyeon, melirik sekilas Yoona dan menutup novel yang sedang ia baca.

Taeyeon menatap Yoona lekat, “ aish, kau itu sudah besar. Lagipula, kan masih ada Kyuhyun. Dia juga sendirian, kok, “ goda Taeyeon, sambil menyenggol tubuh Yoona pelan. Yoona, yang melihat itupun terperangah dengan kata kata eonnienya itu.

Entah mengapa, wajahnya memerah, darah nya berdesir cepat, dan degup jantungnya yang sangat keras berdetak. “ heh? Apa ap..apaan eonnie ini, “ ujar Yoona sambil menutupi rasa malunya, yang sudah ia perlihatkan walau tak ia sengaja.

Taeyeon, sudah berhasil menangkap ekspresi Yoona walaupun hanya dengan kasap mata. Taeyeon, nampak tersenyum puas ketika mengetahui Yoona mungkin saja punya perasaan Khusus pada Kyuhyun. Tayeon menaruh novelnya di meja kecil samping kasur king size nya.

“ aku tau kok, “ ucap taeyeon santai sambil berjalan melewati Yoona. Yoona yang nampak kurang puas dengan jawaban Taeyeonpun merasa jadi tidak tenang sendiri.

“ Yak eonnie. Eonnie harus ingat, ya! Kalau sampai kapanpun aku tak akan menyukai PENGUNTIT itu, Tak akan…….. “ pekik Yoona cukup keras, Taeyeon hanya melirik sekilas, menggelengkan kepalanya, dan berlalu begitu saja tanpa menghiraukan Yoona.

Taeyeon POV

“ Yak eonnie. Eonnie harus ingat, ya! Kalau sampai kapanpun aku tak akan menyukai PENGUNTIT itu, Tak akan…….. “ pekik Yoona cukup keras, aish bocah ini tak usah berteriak teriak seperti ini. Aku juga sudah dengar, batin ku yang langsung berjalan menjauh tanpa menghiraukannya.

Ku langkahkan kakiku, kebelakang taman kecil di belakang Villa. Entah, siapa yang membujukku untuk kesini, namun langkah kaki ini seakan menarik ku dengan kuat untuk berada di tempat ini.

‘ apa yeoja itu masih tidak sadar yah? Kalau ia menyukainya. Aish, bagaimana cara menyadarkan yeoja itu ? sepertinya ini akan sulit dilakukan, ‘ batinku menatap lesuh dedaunan di sampingku yang sedang duduk di bangku taman belakang.

“ hei, “ seseorang menepuk pundakku kecil, aku menengok untuk mengetahui siapa orang yang menepukku itu.

Aku tersenyum lembut saat mengetahui siapa yang menepuk pundakku. “ hei, Oppa, “ ujarku sambil menggeser sedikit posisi dudukku agar Leeteuk Oppa bisa duduk di sampingku.

“ sedang apa cahgi-ah? “ tanyanya sambil merangkul diriku, aku pun jadi menyenderkan kepalaku dipundak Leeteuk Oppa. Sesekali, Leeteuk Oppa mengelus penuh kasih sayang pada helaian rambutku.

“ aniya, hanya sedang bingung saja, “ ujarku, sambil memejamkan mata. Menikmati setiap sentuhan tangannya di rambutku.

“ masalah, Yoona kah? “ tanya Leeteuk. aku segera bangun dari posisiku dan menatap Leeteuk Oppa lekat.

“ ne, “ desah ku sedikit gusar, aku masih belum tahu, bagaimana bisa membuat Yoona sadar akan perasaannya sendiri.

“ tak usah dipikirkan, toh jika lau mereka berjodoh mungkin mereka akan bersama selamanya, “ nasehat Leeteuk Oppa sambil mengecup keningku.

Aku dan dia sama sama tersenyum, satu sama lain. “ Oppa, aku bahagia di sampingmu, semoga kau selalu ada di sampingku selamanya, “ ujarku lembut padanya, ia menganggukan kepalanya dan langsung menarikku untuk di rengkuhnya.

“ Taeyeon-ah, Saranghae Jeongmal Saranghae, “ ujar Leeteuk Oppa, aku pun tersenyum dan melepas pelukan hangatnya itu.

“ nado Oppa, “ ujarku, kulihat ia memiringkan kepalanya aku pun jadi ikut memejamkan mataku.

CHU~

Ciuman singkat, sederhana, dan hangat begitu kurasakan saat dia menciumku. ‘ semoga, aku dan Oppa akan selamanya bersama, ‘ batin Ku yang masih ada di dalam kecupan hangatnya.

Taeyeon POV End

Author POV

Pagi…..

Langit yang semula gelap, kini sedikit sedikit sudah mengeluarkan cahaya paginya untuk menghangatkan dinginnya malam. Suara kicauan burung, nampak begitu mengalun dengan indah seperti melodi yang tak akan pernah pupus.

“ kau sudah bangun? “ tanya Taeyeon pada sang dongsaeng yang sedang berdiri di balkon Kamar.

Yoona menoleh, ketika Taeyeon menujukan pertanyaan padanya. “ ne, eonnie, “ gumam Yoona, ia pun membalikan tubuhnya ke posisi semula. Menghadap lurus kedepan.

“ Yoong, kau sudah sarapan? Kalau belum. Kajja, kita ke bawah, aku akan membuatkan sarapan untuk kita semua, “ ujar Taeyeon sambil ikut menghampiri sang Dongsaeng yang masih terpaku ditempatnya.

Yoona mengangguk, dan ikut berjalan di belakang Taeyeon.

@@@@@

Meja Makan…..

Yoona dan Taeyeon sudah ada di tempatnya untuk menyantap sarapan pagi buatan Taeyeon. Tak lama, dua orang namja ikut bergabung di dalam meja makan itu. “ annyeong, “ ujar mereka kompak.

Taeyeon dan Yoona hanya membalas dengan senyum, “ bisakah, kita bicara sebentar, nantinya, “ bisik Kyuhyun pada Yoona yang ada di sampingnya.

“ bicara apa? Katakan saja, sekarang, “ ujar Yoona dingin, tak memperdulikan sikap Kyuhyun yang begitu manis padanya hari ini.

“ tidak bisa, Yoong. Pokonya, bisa atau tidak Kau harus mau? “ ujar Kyuhyun setengah berbisik, namun Yoona hanya menanggapi dengan senyum tipisnya.

TBC~

Mianhe, kalau GaJe dan Typo😛 semoga suka J.

57 thoughts on “Love in Beach [ 2 of 3 ]

  1. Wahhh lanjut ya thor part 3-end jgn lama2 ya….sm yg because my valentine part 6 nya kpn di lanjut???
    Pokoknya keep Writing and Hwaiting ya thor…

  2. Mksdny because valentine day part 6 sm when you go part 2-end kpn di publish D.A.E.B.A.K loh itu ff nya …tapi yg ff lain Juga D.A.E.B.A.K kok, Keep Writing and Hwaiting ya thor….^_^ terus berkarya membuat ff.

  3. Salam kenal
    Kyaaa….Kyuna couple…
    Ќǚ suka…
    Di tunggu part selanjutnya…
    jangan bosen bikin ff kyuna ya thor…

  4. Wah2 apa yang mau dibicarain kyuhyun sama yoona ya?
    Kayaknya rahasia bgt..
    Mungkin gk? Kalau kyuhyun mau menyatakan cinta sama yoona?
    Ngarep nih..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s