Guardian Angel

Author: Pingkan.

Main Cast: Im Yoona dan Kim Kibum.

Other Cast: Choi Sooyoung dan Choi Siwon.

Genre: Romance, Friendship.

Raiting: General.

Length: One-Shoot

Tittle: Guardian Angel.

Ini ff one-shoot, tapi aku bikin agak panjang. Tak apa kan readers? Yasudah langsung baca ajah ya? Happy reading all ^^. Jangan lupa RCL, tapi jangan jadi Plagiator ya??

@@@@@

Terlihat yeoja yang berjalan dengan wajah tertunduk melewati jalanan sepi yang berada di dekat taman. Pikiran dan tatapannya kosong, seperti ia tidak ingin hidup di dunia ini, yeoja itu terus berjalan lurus tanpa mendongak melihat jalanan.

Tiba tiba ada sebuah audy hitam yang berjalan kencang ke arahnya, tapi yeoja itu selamat. Ia tidak tertabrak sama sekali, yeoja itu pun membuka matanya yang tadi sempat tertutup. ‘ kenapa keadaan ku baik baik saja? Bukankah seharusnya aku sudah tertabrak oleh mobil tadi? ‘ batin yeoja itu yang melihat dirinya baik baik saja.

Saat yeoja itu menoleh ke sampingnya, seorang namja sedang tersenyum hangat ke arahnya. “ gwenchana agassi? Apa ada yang terluka? “ tanya namja itu, yeoja itu hanya menggeleng pelan. “ gomawo, “ ucap yeoja itu yang langsung pergi tanpa pamit terlebih dulu pada namja yang sudah menolongnya.

“ aneh sekali yeoja itu -__-, kenapa seperti orang yang tak bernyawa? Apa dia bosan hidup? “ gumam namja itu yang memperhatikan yeoja yang sudah jauh melangkah kan kakinya dari pandangan namja itu.

Tak lama sebuah audy merah tepat memarkirkan kendaraannya di hadapan namja tadi. Keluarlah namja yang berpakaian senada dengan namja ini, mereka berpakaian seragam Cheongdam High School. “ kibum-ah, mengapa kau ada disini? Kajja kita berangkat sekarang sebelum Kim Seongsaenim menghukum kita jika terlambat, “ ucap namja yang baru turun dari audy merahnya yang bernama Choi Siwon.

“ ah? Ne, “ ucap kibum, namja yang tadi menolong yeoja yang hampir tertabrak sebuah audy.

@@@@@

Di sekolah, semua orang tampak berteriak histeris terutama para yeoja di sekolah ini begitu melihat kibum dan siwon berjalan masuk ke sekolah. Sebenarnya mereka itu adalah namja yang terpopuler di sekolah itu, makadari itu tak jarang mereka disambut dengan hangat oleh yang lainnya tanpa terkecuali termasuk author dan readers *kekekeke kita ikut masuk ke ceritannya, ya readers. Hihihi😀 *

“ eh siwon-ah, apa kau tahu? kenapa kita selalu di perlakukan seperti ini sih. Sebenarnya aku risih, tau, “ bisik kibum ke temannya yang bernama siwon.

“ karena kita tampan, “ ucap siwon singkat dan berdadah ria ala miss univers ke para yeoja yang meneriakinya histeris.

“ aish, kau ini selalu saja seperti itu, “ geram kibum yang langsung masuk ke kelasnya.

@@@@@

Saat ini bel istirahat sudah berbunyi menandakan bahwa jam pelajaran yang berlangsung sudah selesai. Seluruh murid pun keluar kelas untuk mengisi perut mereka di kantin sekolah. “ yoong, kajja kita ke kantin. Temani aku makan, ya? Plis, “ mohon yeoja yang bernama sooyoung pada yoona, yeoja yang tadi pagi hampir tertabrak oleh sebuah audy.

“ mianhe, sooyoung-ah tapi aku tidak lapar. Aku mau disini saja, “ ucap yoona sambil menatap kosong kelasnya.

“ ayolah yoongie, kau itu terlalu larut dalam kesedihanmu. Aku tahu kau itu terlalu berat kehilangan donghae oppa, tapi tidak begini caranya. Aku merindukan yoona yang dulu, yoona yang selalu tegar, ceria, dan penuh senyum tidak seperti yoona yang saat ini. Yoona yang hanya menatap datar ke adaan nya karena di tinggal namjanya yang telah wafat, “ ucap sooyoung mendeskripsikan sahabatnya yang bernama Im Yoona itu.

Yoona hanya diam sesaat, dan menoleh memandang tajam sooyoung karena ucapannya itu. Sooyoung, yang merasa di tatap seperti itu pun bergidik ngeri dengan tingkah sahabatnya. “ ah, mianhe yoong bukan maksudku seperti itu, yasudah jika kau tidak mau kekantin tak apa. Annyeong yoong, “ ucap sooyoung yang langsung berlari menjauh dari kelas dan menuju kantin.

@@@@@

Saat tiba dikantin, sooyoung yang terus berlari tak memandang jalan yang ada di hadapannya. Bruukk~

Sooyoung pun terjatuh dan menimpa seseorang, “ ah, mianhe yo, “ ucap sooyoung yang belum menatap sosok seseorang yang di tabraknya.

Sooyoung pun menatap namja yang kini tengah berada di bawah posisinya, “ eh… siwon-ssi, mianhe sekali lagi mianhe, “ ucap sooyoung yang belum berdiri dari posisinya. Siwon menatap dalam seorang yeoja yang kini menimpa dirinya, senyum tulus dan lesung pipi yang indah pun tersungging di wajahnya.

“ ne, gwenchana sooyoung-ssi, tapi bisakah kau berdiri, “ ucap siwon, sooyoung yang baru sadar akan posisinya pun langsung berdiri tegap dan memandang siwon canggung.

‘ aish, babonya kau choi sooyoung, bisa bisanya tak menyadari posisimu saat ini. Betapa memalukannya kau ini, berada di posisi seperti itu dengan namja yang sejak lama kau taksir, aish dasar babo, ‘ batin sooyoung merutuki tingkahnya itu.

‘ kenapa dadaku berdegup kencang saat melihat sooyoung dari posisi sedekat itu ya? Apa aku menyukai sooyoung? Tapi senyumannya itu sungguh menawan apalagi wajahnya yang neomu yeoppo itu ‘ batin siwon.

“ ah, mianhe siwon-ssi aku tidak sengaja, “ tutur sooyoung merasa bersalah.

“ ah, ne gwenchana tapi bisakah kau memanggilku dengan kata oppa, seperti nya kau kan lebih muda denganku, “ tutur siwon lembut. “ ah, ne, siwon-ssi eh maksudku siwon oppa, “ ralat sooyoung, siwon pun tersenyum senang memandangi yeoja di hadapannya.

“ kau mau kekantinkan? Kajja, bersamaku saja, “ ajak siwon, sooyoung pun mengangguk.

@@@@@

Back to Yoona.

Saat ini yoona masih berada di kelas sendirian, karena semua temannya sudah berada di kantin termasuk sahabatnya Choi Sooyoung. “ apa benar ucapan sooyoung ya? Apa aku terlalu larut seperti ini? Ah, sudahlah lebih baik aku ketoilet dulu sedari tadi memang aku ingin kesana, “ ucap yoona meninggalkan kelas dan menuju toilet sekolahnya.

Brukk~

Yoona pun menabrak seseorang, “ he, kau? Kalau jalan pake mata dong! Kau lihat ini bajuku, ketumpahan jus tahu? dasar yeoja aneh -___-, “ geram seseorang yang di tabrak yoona.

“ mianheyo Sunye-ssi aku tidak sengaja, “ ucap yoona merasa bersalah.

“ maaf? Tak semudah itu, kau berkata maaf, “ ucap sunye, yoona pun terkejut dengan ucapan sunye.

‘ ku akui, aku memang salah. Tapi, aku kan sudah meminta maaf, ‘ batin yoona yang menghela napas kasar, pandangannya tajam menatap sunye dengan datar dan dingin.

“ he, kenapa menatap kami seperti itu? Kau tidak suka, huh? “ ucap jiyeon sahabat sunye. Yoona pun hanya tersenyum cuek, dengan mengabaikan pertanyaan jiyeon.

“ aish, yeoja ini benar benar, “ sunye pun sudah menggerakan tangannya ke atas, bermaksud untuk menampar wajah yoona. Tapi ada seseorang yang menolong yoona, tangan sunye pun di genggamnya erat, dan dihempaskan kasar.

Sunye pun meringis ke sakitan, dan berlalu dari hadapan yoona dengan jiyeon, dan hyomin. “ gwenchana? “ tanya seseorang itu, yoona pun menggelengkan kepala bertanda ia baik baik saja.

Yoona pun melangkahkan kaki nya menuju toilet, tapi seseorang tadi memanggilnya, “ eh? Agassi tunggu? Siapa namamu? “ tanya namja tadi masih dengan posisinya itu, yoona terus berjalan menuju toilet tanpa menghiraukan seruan namja itu.

‘ aneh sekali yeoja ini? Sudah dua kali aku bertemu dengannya bahkan menolongnya, tapi ia sama sekali tak menghiraukan aku. Baru kali ini aku melihat yeoja aneh seperti dia, tapi aku semakin penasaran dengannya, apa yang menyebabkan ia seperti itu ya? Sampai sampai bertindak acuh pada sekelilingnya, ‘ batin kibum, tentang ke adaan yoona.

@@@@@

Teng…ttengg…….

Tak terasa, bel pulang sekolah pun berdering menandakan semua mata pelajaran hari ini telah usai. “ yoona-ah kau tahu, tadi sewaktu aku ke kantin, aku bertemu dengan my prince dan dia mengajakku makan ke katin bersama nya, wahhh… mimpi apa ya aku semalam, “ curhat sooyoung sambil tersenyum senyum gaje mengingat kejadian tadi.

Yoona pun memandang aneh ke arah sooyoung. “ hei, cepat rapikan bukumu itu, kita pulang sekarang, “ titah yoona, yang berhasil membuyarkan hayalan sooyoung.

“ Yak! Kau ini yoong, kau mengganggu moodku, tahu? huh >,< dasar, “ cibir sooyoung, sambil merapikan bukunya.

“ ya..ya..ya, sudahlah kajja kita pulang. Aku sudah terlalu bosan mendengar cerita pangeran kudamu itu *dakk, ditendang siwonnest* , “ ucap yoona datar.

Sooyoung pun menggerutu kesal ke yoona karena siwon sang pangerannya di cibir oleh yoona, “ Yak! Im Yoona kau itu tak pernah tahu merasakan jatuh cinta, makadari itu bukalah hatimu kembali, ku yakin donghae oppa akan bahagia disana melihatmu yang bangkit dari kesuraman ini, “ nasehat sooyoung, yoona pun hanya diam mendengar nasehat sooyoung.

‘ memang benar apa yg dikatakan oleh mu soo, tapi, tak semudah itu melupakan namjachinguku donghae oppa. Dia begitu berarti bagiku, sampai sampai aku tidak bisa lepas dari bayangnya, andai kau tahu soo. Aku juga ingin seperti itu, tapi aku takut, sangat takut jika donghae oppa tak mengijinkanku memiliki seseorang yang mengganti posisinya, ‘ batin yoona, sambil menghayati nasehat sooyoung.

“ yasudah yoona-ah kajja, kita pulang. Bukankah tadi kau ingin segera pulang? “ sooyoung pun menarik lengan yoona agar langsung meninggalkan kelas.

@@@@@

Se sampai nya di pertigaan, sooyoung dan yoona memisahkan diri karena arah rumah mereka yang berbeda. Yoona dan sooyoung adalah sahabat lama, sooyoung pun juga tahu namja yang bernama donghae, karena donghae adalah sepupunya sendiri, donghae itu namjachingunya yoona yang sudah 2 tahun meninggal dan yang merubah kehidupan yoona menjadi suram.

Sooyoung dan yoona bila ke sekolah juga tidak menaiki kendaraan dikarenakan letak sekolah nya yang dekat. Yoona pun terus berjalan, dan sesampainya di gang sepi di dekat rumahnya banyak para nappeun namja yang memandang yoona dengan tatapan menyeringai.

“ hai, yeoja manis, “ ucap salah satu nappeun namja, menggoda yoona. Yoona pun hanya menatap datar dan sinis ke arah nappeun namja itu.

“ ayolah kemari, bergabung bersama kami, mari kita bersenang senang, “ tutur salah satu teman dari nappeun namja. Yoona pun jadi bergidik ngeri, karena para nappeun itu mendekat ke arahnya dan juga dengan jumlah mereka yang ber 4.

“ m..mau apa kau? J..jang..jangan mendekat, a..atau aku akan berteriak, “ ucap yoona takut, sambil terus melangkah mundur.

“ kekeke~, kenapa? Kau takut, hah? Ayolah jangan takut, kami hanya ingin bersenang senang dengan tubuhmu itu, “ seru sang nappeun namja, yoona menelan keras saliva nya, tubuhnya bergetar hebat. Ia takut, saat ini terlebih tidak ada orang di gang ini.

‘ eottokeh? Apa yang harus aku lakukan? Oh, God help me. donghae oppa tolong aku, donghae oppa ku mohon kirimkan seseorang untuk membantuku, ‘ batin yoona.

“ hei, kalian jangan ganggu dia, “ ucap seorang namja di belakang nappeun namja itu. Para nappeun itu mengalihkan pandangannya dan menatap geram namja yang kini tengah berada di hadapannya.

“ siapa kau? Beraninya ikut campur urusanku, rasakan ini, HYA…… “ para nappeun namja itu menyerang namja tadi, tapi namja itu juga melawan para nappeun itu.

Setelah 10 menit mereka bertarung antara 1 vs 4 akhirnya nappeun itu melarikan diri dari hadapan namja itu. Kini namja itu berjalan mendekat ke arah yeoja yang kini tubuh nya bergetar hebat.

“ agassi gwenchana? “ tanya namja itu, yeoja itu pun langsung menghamburkan dirinya kepelukan namja itu. Samar samar terdengar isak tangis dari yeoja itu, namja itu pun merenggangkan pelukannya dan menatap dalam yeoja yang kini tengah terisak.

“ agassi, kau baik baik saja? Apa ada yang terluka? “ tanya namja itu cemas. Yeoja itu pun menghentikan tangisannya, dan menatap nanar sang namja.

“ mianheyo kalau aku berbuat salah, “ ucap sang namja dengan wajah gugup karena di pandangi lekat lekat oleh yeoja itu, yang tak lain dan tak bukan adalah Im Yoona.

“ Yoona, Im Yoona, “ ucap yoona tiba tiba, namja itu pun mengerutkan kening bingung. Yoona yang mengerti hal itu pun menjelaskan ucapannya.

“ kau yang disekolah itukan? Waktu itu kau bertanya namaku, tapi aku tidak menjawab jadi sekarang aku menjawabnya, Im Yoona Imnida manasseo bangapseumnida, “ tutur yoona yang menatap lekat namja di hadapannya.

Namja itu pun tersenyum lembut, “ kibum, Kim Kibum Imnida, “ ucap namja itu mengeluarkan senyuman mautnya. Yang membuat para yeoja meleleh,  termasuk author.

“ gomawo kibum-ssi, kalau bukan berkat bantuanmu aku tak tahu akan jadi apa, dan mian karena aku selalu mengacuhkanmu yang telah menolongku sudah 3 kali, betapa tidak tahu sopan santunnya aku? Iya kan, “ ucap yoona disertai kekehan kecilnya.

Kibum pun menggeleng, “ aniya, wajar jika kau bersikap seperti itu. Aku kan namja yang belum kau kenal, jadi was was seperti itu juga tidak apa apa, kau santai saja yoona-ssi, “ balas kibum dengan senyuman indahnya.

‘ andai kau tahu Im Yoona, aku sangat penasaran mengapa tingkah mu itu sangat aneh seperti ini, apa yang membuatmu seperti ini? Jika boleh, aku ingin menolongmu keluar dari lembah hidupmu yang kelam, ‘ batin kibum menatap yoona dalam, ia tersenyum karena untuk pertama kalinya ia melihat senyum yoona yang menawan, yang hanya orang terdekatnya lah yang bisa melihat senyum itu, senyum yang telah hilang.

‘ donghae oppa, apa ini jawabanmu? Jika boleh, bolehkah aku mengenal namja ini lebih? Aku tidak tahu perasaanku saat ini oppa, tapi yang jelas aku sangat senang berada di dekatnya. Minhe oppa, karena aku malah menjadi seperti ini, ‘ batin yoona.

“ yasudah kajja yoona-ssi biar aku antar pulang, “ ucap kibum dan yoona pun mengangguk setuju.

@@@@@

Sesampainya dirumah yoona, “ sudah sampai, gomawo kibum-ssi, “ ujar yoona yang kini sudah berada di rumahnya, yang besar dan megah. Memang yoona adalah orang berkecukupan, tapi ia sangat suka kesederhanaan.

Kibum tampak takjub dengan rumah yoona, “ yasudah aku pulang dulu yoona-ssi annyeong, “ pamit kibum. Yoona pun berjalan masuk ke rumahnya.

Di kamar, yoona pun merebahkan dirinya di kasur king size nya itu. “ oppa, apa kau marah jika aku membuka hatiku untuk namja lain? “ tanya yoona pada bingkai poto yang ada di kamarnya. Dalam bingkai itu ada poto yoona bersama dengan seorang namja, namja yang menjadi kekasihnya dulu yang bernama Lee Donghae.

“ aniya yoong, aku malah senang jika yoonaku kembali seperti dulu. Semoga namja yang mendapatkanmu adalah namja baik, yang bisa membuatmu menjadi Im Yoona yang dulu, yang selalu penuh dengan keceriaan, “ seru seseorang, samar samar yoona mendengar ucapan itu.

“ donghae oppa? Apa benar itu suaramu oppa, “ tanya yoona pada sekelilingnya yang tidak mendapati seseorang pun di kamarnya selain hanya dirinya.

“ ne, yoong. Kau mencariku? Tenanglah aku akan selalu ada di hatimu, aku akan selalu menjagamu, walau kau tidak bisa melihatku. Saat tadi kau meminta kepadaku agar aku mengirimkan seseorang untuk membantumu, dan kurasa tuhan yang mengirimkan nya sendiri padamu, namja yang bernama Kim Kibum itu, “ seru suara itu lagi.

Yoona hanya mengangguk setuju, “ ne Oppa, gomawo. Oppa, aku sangat merindukanmu, “ ucap yoona lirih.

“ tenanglah chagi-ah aku akan selalu disisimu, “ seru suara itu lagi, lebih tepatnya itu suara donghae.

Yoona pun tersenyum mendengar ucapan donghae, “ oppa, aku bahagia karena telah mengenalmu, dan aku bahagia karena kau mendukungku untuk membuka hatiku kembali, tapi aku janji oppa, kau selalu ada dalam hatiku, “ tegas yoona, donghae pun dari jauh terkekeh sendiri melihat yeojanya kini yang sudah mulai kembali menjadi yeoja ceria yang keluar dari kehidupannya yang kelam.

“ aku tahu, yoongie, “ ucap donghae, sambil terus memperhatikan yoona dari jauh *maksudnya alam berbeda*.

@@@@@

Keesokan harinya.

Kini yoona berjalan di koridor sekolah nya dengan senyum manis di wajahnya, senyum yang sudah 2 tahun menghilang kini ia perlihatkan kembali. Banyak orang, yang terkesima dengan senyum manis yoona. Betapa tidak, dia itu bagaikan peri yang berada di bumi. *hihihi kaya author, (dukkk~ ditendang readers)*

Banyak sekali namja yang menatap yoona dengan tatapan

apa benar itu Im Yoona?

            Wah, cantik sekali yeoja itu

            Wah, ada peri turun ke bumi

            Neomu neomu yeoppo

            Ah, my sweet heart

            Akhirnya ada peri di sekolah ini

            Bukankah itu Im Yoona, seorang gadis aneh yang selalu saja berdiam diri? Tapi, mengapa saat ini kelihatan cantik sekali dengan senyum nya yang menawan itu

Banyak namja or yeoja yang mengomentari sosok yoona di pagi hari ini, tanpa terkecuali sahabatnya sendiri Choi Sooyoung. “ yoona-ah, apa benar ini Im Yoona yang dulu, Im Yoona yang 2 tahun lalu? “ tanya Sooyoung ketika ia melihat yoona berjalan ke kelasnya dengan senyum yang merekah.

“ ne, sooyoung-ah, I’m Back ^^, kau sekarang senangkan? Im Yoona yang dulu telah kembali? “ ucap yoona masih dengan senyum manis nya. Sooyoung pun mengangguk cepat, dan langsung memeluk sahabatnya itu.

“ Im Yoona, aku sangat bahagia, aku seperti baru bertemu Im Yoona. Yeoja yang dulu sempat hilang selama 2 tahun lamanya, “ ucap sooyoung yang makin mengeratkan pelukannya.

“ n..ne, t..tap..tapi sooyoung-ah. T..t..tolong lepaskan pe..pelukanmu ini, “ tutur yoona yang kehabisan napas akibat pelukan dahsyat sooyoung.

Sooyoung pun melepaskan pelukannya, “ hehehe minhe yoong, aku terlalu bahagia, “ ucap sooyoung dengan wajah tanpa dosannya.

“ ne, lainkali jangan di ulangi, atau kau tidak akan bertemu sahabat mu ini lagi. Karena, nanti ada kasus seorang yeoja mati akibat di peluk sahabatnya sendiri, “ ucap yoona dengan menatap tajam sooyoung.

Sooyoung pun mengangguk takut akibat ucapan yoona itu, “ mianhe yoongie, “ ucap sooyoung takut. “ ne, gwenchana, “ ucap yoona riang, sooyoung pun ikut tersenyum. Dan pelajaran dari Park Seongsaenim pun dimulai.

@@@@@

Tengg..tengg..teng….

Bel istirahat pun berbunyi, “ sooyoung, kajja kita ke kantin, “ ajak yoona, sooyoung pun bingung dengan tingkah yoona yang kini sudah berubah 180 derajat dari biasanya.

“ eh? Ne, bukannya aku yang mengajakmu duluan biasanya, tapi kau selalu menolak. Kenapa kini malah kau yang mengajakku? “ tanya sooyoung heran. Yoona pun hanya memperlihatkan deretan gigi putihnya.

Yoona dan sooyoung pun berjalan ke kantin, “ yoong, kau mau pesan apa? “ tanya sooyoung.

“ aku orange juice saja, “ ucap yoona. “ oh ne, tunggu ya? “ ucap sooyoung yang memesan makanan.

10 menit kemudian sooyoung membawa pesanan yoona dan juga pesanannya sendiri. Tak lama, seorang namja menepuk bahu sooyoung, “ annyeong sooyoung-ah, “ ucap namja yang diketahui bernama Choi Siwon.

“ eh siwon oppa, annyeong, “ ucap sooyoung.

“ boleh kami bergabung? “ tanya siwon sambil menujuk temannya yang berada di sampingnya yang diketahui bernama Kim Kibum.

Yoona pun menoleh ke samping nya ketika ia merasa seseorang telah menepuk pundaknya pelan, “ annyeong yoona-ssi, “ ucap kibum sambil memberikan senyum nya.

“ annyeong kibum-ssi, “ ucap yoona yang juga memperlihatkan senyum nya yang menawan.

‘ Deg, senyuman itu, senyuman terindah yang baru kulihat dari dirinya. Mengapa ia baru memperlihatkannya sekarang? Dan kenapa jantung ku berdetak kencang? Dan juga rasa gugup ini mulai muncul saat melihat senyumnya? Yoona-ssi tolong berhentilah tersenyum seperti itu. Jika kau tak ingin aku mati, karena terpesona dengan senyumanmu, ‘ batin kibum.

‘ kenapa kibum-ssi melihatku seperti itu? Apa dia menyukaiku? Tapi, jujur aku juga menyukainya saat ia menolongu waktu itu, ‘ batin yoona yang melihat kibum yang sedang memperhatikannya dengan intens.

“ oh, iya siwon oppa ini sahabatku, namanya Im Yoona, “ tutur sooyoung memecahkan lamunan kibum dan yoona.

“ oh, ne, annyeong yoona-ssi, Choi Siwon Imnida, dan aku namjachingunya Sooyoung, “ ucap siwon, yang membuat kibum, yoona, dan sooyoung terkejut bukan main. Apalagi sooyoung, karena ia yang menjadi tersangkanya saat ini.

“ oh, ne, Im Yoona Imnida, “ ucap yoona. Yoona pun tersenyum menggoda sooyoung yang kini pipinya bersemu merah.

“ o..oppa apa yang k..kau katakan, “ ucap sooyoung yang malu dibuatnya.

“ aku serius sooyoung-ah, aku mencintaimu. Saranghae, maukah kau menjadi yeojachinguku? “ ucap siwon yang menggenggam erat tangan sooyoung. Membuat semua para siswa siswi memperhatikan adegan romantis itu.

Dengan malu malu, sooyoung pun menganggukkan kepalanya. “ wahh, chukkae ya? “ ujar YoonBum kepada YoungWon (sooyoung & siwon).

“ oh, iya ini sahabat oppa, namanya siapa? “ tanya sooyoung yang belum mengenal kibum.

“ annyeong, naneun Kim Kibum Imnida, dan juga namjachingunya yoona serta Guardian Angelnya Yoona, “ ujar kibum yang mengedipkan sebelah matanya pada Yoona, yoona pun tersipu malu di buatnya.

“ jinjja yoong? Kenapa kau tidak menceritakannya padaku, aish kau ini, “ sebal sooyoung, siwon pun terkekeh dengan ucapan yeojachingunya itu.

“ ah, an..aniya, ak..aku belum menjadi yeojachingunya, “ ucap yoona menggelengkan kepalanya.

“ kalau begitu, bagaimana kita menyusul YoungWon couple, chagi-ah, “ genit kibu mencolek dagu yoona. Siwon dan sooyoung hanya terkekeh geli melihat fenomena itu.

“ eottokeh mau tidak, Im Yoona saranghae, would you be my girlfriend? “ tanya kibum menggenggam tangan yoona erat.

“ mianhe, oppa, tapi aku tidak bisa, “ yoona pun menunduk lesu. Kibum pun tercekat dengan kata kata yoona, siwon dan sooyoung pun sama seperti kibum yang tercekat dengan ucapan yoona.

‘ apa dia masih memikirkan donghae oppa? Ku kira ia sudah bisa membuka hatinya pada orang lain, ternyata salah. ‘ batin sooyoung.

‘ apa? Dia menolakku? Apa memang ia tak mencintaiku? Ah, babonya kau Kim Kibum kenapa kau bisa menarik kesimpulan bahwa yoona mencintaimu, jelas jelas kau baru bertemu dengannya, tapi mengapa berani menyatakan cintamu padanya secepat itu, ‘ batin kibum yang merutuki kelakuannya.

“ mianhe, jika aku lancang Im Yoona, karena aku menyatakan cinta padamu terlalu cepat, “ ucap kibum yang masih menunduk.

“ aish, kalian ini kenapa? Aku kan belum melanjutkan kata kataku, aku itu tidak bisa, tidak bisa kalau menolak kibum oppa, “ ucap yoona, yang melihat kibum, siwon, da sooyoung yang tertunduk lemas.

“ jinjja? “ kini mata kibum terbelalak tak percaya. Yoona pun mengangguk pasti.

Kibum pun memeluk yoona, “ kalau boleh tahu, mengapa kau mencintaiku? Padahalkan kita baru bertemu 3 kali, “ ucap kibum disela sela pelukannya.

“ karena Kau Guardian Angelku, teruslah menjadi malaikat pelindungku oppa, jangan pernah tinggalkan aku, “ ucap yoona yang memeluk kibum erat.

“ ne, yoong, aku akan selalu setia menjadi Guardian Angelmu, “ tutur kibum lembut.

“ ehemm,, seperti nya ada yang tidak mau di ganggu. Kajja siwon oppa kita pergi, “ ajak sooyoung, siwon pun mengangguk setuju dan pergi dari kantin itu.

Tengg..tengg..teng..

Bel masuk pun berdering, kini yoonbum masih setia dengan posisinya. Setelah lama mereka berpelukan, “ loh? Pada kemana semua orang? “ bingung kibum yang hanya tinggal ia dan yoona serta pedagang di kantin itu.

“ hei, nak bel masuk sudah berdering dari 20 menit yang lalu, “ ucap salah seorang ibu kantin.

“ mwo! Ah, andwe…. “ pekik kibum dan yoona yang langsung lari terbirit birit menuju kelas mereka.

“ hmmm, dasar anak muda jaman sekarang. Mereka pelukan sampai sampai tak mendengar bel masuk yang sudah berbunyi 20 menit yang lalu, aish dasar, “ ucap salah seorang ibu kantin sambil menggelengkan kepalanya.

 

END~

Gimana? Gaje, kah? Atau gak seru !

8 thoughts on “Guardian Angel

  1. jarang banget ada ff yoonbum,,
    aku sbnrnya suka ama couple ini tapi karena skrg mereka ga pernah ada moment jd mulai terlupakan deh…
    hmm…ffnya bagus tp kecepetan jadiannya thor,,baru 3 kali ketemu dah jadian tp over all bagus kok
    banyakin ff yoonbumnya yah ckcckkc….

  2. Kurang Menantang ff nya . Dan telalu cepat jalan ceritanya . Kalau agak dipanjangin lagi pasti lebih keren tuh
    Title nya dah bagus kok : )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s