Because Valentine Day [part.1]

Author: Pingkan

Genre: Romance, Friendship, Sad,

Main Cast: Lee Donghae & Im Yoona

Other Cast: find by your self

Type: [chapter]

Raiting: General

Tittle: Because Valentine Day 1

Ini adalah ff ke 4 buatanku, smoga ff ini banyak yang suka ya ^^ . dan juga mian, kalo gaje+typo nya masih melekat pada ff buatanku, tapi aku bakal berusaha supaya ff ini jadi lebih baik lagi dari ff yang sbelumnya. So, happy reading !!

@@@@@

Di sekolah Seoul Senior High School *author ngasal nma skolah’a coz gk tau nma” skolah d’seoul jd mklumi ajh ya? # , ada seorang yeoja yang tengah bersama temannya sedang di taman sekolah. Namun keadaan yeoja inilah yang kurang baik dari temannya, bukan karena dia jelek tapi karena dia sangat gemuk dan berkulit coklat. Dia itu sangat cantik, tapi karena keadaan fisiknya ia selalu minder dengan yang lain, tapi otaknya sangat cerdas maka dari itu ia masih punya ke unggulan di sekolah itu.

“ Yoong, apa kau sudah bilang pada Donghae Sunbae kalau kau menyukainya? “ tanya sahabat yeoja itu yang bernama Yuri. Donghae itu adalah Sunbae Yoona, dia itu namja yang sangat populer di sekolah itu. Banyak sekali yang menyukainya, karena selain tampan ia juga baik hati dan tidak sombong padahal dia itu anak pemilik sekolahan Seoul Senior High School itulah yang menjadi daya tariknya.

“ anio, Shiero, mana mungkin aku bisa menjadi yeeojachingunya Yul. Lihatlah aku? Aku tak cantik, aku gemuk, dan juga aku tidak putih mulus seperti mu. Kau itu sangat cantik Yul, pasti jika aku di bandingkan dengan mu maka banyak yang akan memilih mu, “ kini Yoona hanya menghela napas, ia sungguh tidak habis pikir dengan apa yang di katakan sahabatnya itu.

“ Yoong, kenapa kau selalu minder seperti itu. Kau itu cantik, hatimu sungguh baik dan juga kau sangat cerdas apa yang kau pikirkan lagi. Apa salah jika hoobaenya menyukai Sunbaenya sendiri, kita itu kan hanya beda 1 th. Donghae Sunbae juga orangnya sangat baik, pasti dia juga akan suka padamu, percayalah? Jika kau berusaha, “ Yuri menyemangati Yoona yang selalu saja minder.

“ tak semudah itu Yul, apalagi fans Donghae Sunbae itu sangat banyak dan Juga Jessica Sunbae itu adalah fans berat Donghae Sunbae. Jessica Sunbae itu juga Sangat cantik, jadi pasti dia yang akan menjadi kekasih Donghae Sunbae, “ ucap Yoona pasrah.

“ aish, Yoong, berpikirlah realistis, yah memang Jessica Sunbae itu cantik bahkan ia juga selalu menjadi couplenya Donghae Sunbae. Tapi bukan berarti dia pacarnya kan? Dia itu orang yang sangat jahat, ia selalu bertindak semena mena, so mana mungkin Donghae Sunbae menyukainya ?” kini Yuri yang gemas pada Yoona yang selalu saja mengalah sebelum berperang *mang Yoong eonnie prang ma siapa Yul eonnie?#.

Tiba tiba saja ada seseorang yang mengagetkan mereka, eh bukan seseorang melainkan 3 orang.

“ apa yang kau katakan hah? Kau, berani sekali kau mengataiku, memang siapa dirimu? “ tanya yeoja yang baru tiba di belakang Yoona dan Yuri. Sontak Yoona dan Yuri langsung menghadap pada pemilik suara.

“ Je..J..Jes..Jessica S..Sun..Sunbae, “ ucapan Yoona kini terbata bata ada perasaan gugup dan takut, namun berbeda dengan Yuri yang sepertinya biasa saja menyikapinya.

“ Yak, kau jaga ucapanmu itu, kau itu hanya hoobae sopanlah dengan sunbae. dan apa maksudmu menjelek jelekan Sica, hah? Kau pikir kau siapa? “ tanya Tiffany sahabat Jessica sambil menunjuk Yuri dan Yoona.

“ aku? Aku adalah murid di Seoklah ini, Wae? “ tanya Yuri sinis sambil melipat tangannya di depan Tiffany. Hyoyeon yang melihat Yuri bertindak seperti itu ke sahabatnya pun juga tak tinggal diam.

“ Yak, kau berani sekali pada kami. Kau tidak tahu siapa kami? “ tanya Hyoeyeon sambil mendorong bahu Yuri. Yoona yang melihatnya sudah ketakutan bukan main.

“ mianhe, Sunbae bukan mak..maks..maksud kami t..ti.tidak sopan, jadi sekali lagi mianheyo Sunbae, “ kini Yoona membungkukan badannya di depan Jessica, Tiffany, dan Hyoyeon.

“ Oke, aku maafkan. Asal kau juga harus tahu diri, kau itu tak pantas menyukai Donghae Oppa karena dia milikku. Kau itu sungguh tak tau malu, lihat dirimu? Sudah gendut, masih saja tak tahu diri. Apa di rumahmu tak ada kaca hah? “ bentak Jessica.

“ Yak, dia kan sudah minta maaf padamu tapi kau malah mengatainya seperti itu. Jaga ucapanmu itu, “ bentak Yuri di depan Jessica. “ sudahlah Yul, dia benar aku memang tak pantas menyukai Donghae Sunbae, “ kini Yoona mulai gemetar seakan ia ingin menangis saat ini tapi dalam keadaan seperti ini tidak akan mungkin ia mengeluarkan air matanya itu.

“ kau dengar, dia berkata apa barusan ia saja sudah mengakuinya kalau dia memang jelek, ani sangat sangat jelek, hahahaha, ayo guys kita pergi, “ titah Jessica pada genknya.

“ hahaha, rasakan itu, dan kau, urusan kita belum selesai, “ kini Tiffany menunjuk Yuri sambil berlalu pergi di susul Hyoeyeon.

Setelah Jessica dan genk nya pergi, Yoona langsung berlari ke gudang sekolah yang biasa ia dan Yuri pakai untuk meluapkan perasaan mereka disitu. “ Yoong, tunggu aku, “ Yuri beranjak dari tempatnya menyusul Yoona.

“ Yoong, “ panggil Yuri, namun tak ada jawaban dari Yoona setelah mereka sampai gudang. “ YOONG, “ kini Yuri berteriak di telinga Yoona.

“ w..wa..wae? “ tanya Yoona gemetar, ia ingin menangis saat ini juga. Matanya sudah di penuhi air mata yang sebentar lagi akan turun membelai pipinya. Yuri yang melihat itu pun seakan tahu apa yang akan Yoona lakukan.

“ jika kau ingin menangis, menangis lah bila itu membuatmu tenang, “ ucap Yuri memeluk Yoona. Kini Yoona sudah menangis sekencang kencangnya karena di gudang sekolah jarang ada yang datang kesini, maka dari itu Yoona dan Yuri menjadikan tempat ini sebagai tempat meluapkan perasaan senang maupun sedihnya.

“ Y..Yul hiks hiks hiks, g..gom..gomawo kau sud.d..dah mau menjadi s..sa..saha..sahabat ku, “ Yoona masih menangis kini Yuri menghapus air mata yang mengalir di pipi Yoona.

“ ne, sudahlah aku akan selalu menjadi sahabat mu, “ ucap Yuri tersenyum, Yoona langsung memeluk Yuri kembali. “ yasudah kajja kita ke kelas, “ ucap Yuri, Yoona dan Yuri pun kembali ke kelas dan mulai belajar kembali.

@@@@@

KRING..KRRIING..KRRIING bel sekolah pun berbunyi menandakan berakhirnya pelajaran yang sangat membosankan itu. “ Yoong, kajja kita pulang, “ ucap Yuri, sambil menunggu Yoona yang masih membereskan bukunya. Yoona dan Yuri memang sekelas, tapi Yuri dan Yoona tidak duduk sebangku.

“ ne, kajja Yul, “ ucap Yoona setelah memberaskan buku. Di tengah perjalanan mereka melihat Jessica dan genknya serta Donghae dan genknya sedang duduk di bangku taman depan sekolah. Nampak Yoona yang bingung harus bersikap bagaimana sekarang.

‘ haruskah aku memutar arah? Atau pura pura tidak melihat mereka. Tapi hati ku sungguh sakit, ingin rasanya aku segera berlari menjauhi tempat ini sekarang, tapi bagaimana mungkin. Eottokeh? ‘ batin Yoona sambil terus berpikir.

Yuri yang tahu atas sikap Yoona yang bingung, mencoba menggandeng Yoona untuk menguatkan hatinya. “ gwenchana kita pasti bisa melewatinya, “ ucap Yuri menyemangati Yoona. Yoona hanya tersenyum simpul sambil terus menguatkan hatinya.

Jessica dan genk nya yang melihat Yoona dan Yuri pun langsung berteriak “ hei guys, bukankah itu si jelek Yoona dan temannya yang tak tahu sopan santun itu, hahaha , “ ejek Jessica. Kini semua mata tertuju pada Yoona dan Yuri.

“ Yak, kau membungkuklah bila melewati Sunbae kalian, huh, “ kini Tiffany tersenyum penuh kemenangan sambil terus memandang Yuri sinis.

“ aku tahu, tak usah mengajariku, kajja Yoong, kita pergi. Jangan kau hiraukan para iblis itu, “ ucap Yuri sambil menarik paksa tangan Yoona. Yoona menatap Jessica dan genk nya serta Donghae dan genk nya sebelum ia ditarik Yuri. Nampak Donghae yang tersenyum pada Yoona, setelah Yoona membungkukkan badan dan juga saat ia ditarik paksa oleh Yuri.

“ Yak, kau, hei, kau tak tahu sopan sekali yeoja gila itu, “ kini Tiffany sangat emosi, terlebih melihat tingkah Yuri.

“ sudahlah Tiffany jangan terlalu kasar seperti itu, dia kan hoobae kita, “ ucap Siwon bijak dan tersenyum manis. “ Yak, Oppa, kau membelanya? Aish, Oppa kau tega pada ku, “ Tiffany cemberut sekarang. Ya, Tiffany sangat menyukai Siwon, tapi berbeda dengan Siwon yang hanya menganggap Tiffany sebatas Teman.

“ aiss, sudah lah tak usah di besar besar kan, kajja kita pulang, “ Ucap Donghae sambil menyuruh yang lain pulang.

@@@@@

saat ini Donghae sedang berada di kamar, ia masih memikirkan masalah tadi siang sepulang sekolah. ‘ mengapa yeoja itu sangat baik, yah meskipun ia tak secantik Jessica tapi aku menyukai senyumnya, kurasa dia akan jauh lebih cantik bila ia berhasil menurunkan berat badannya dan juga memutihkan tubuhnya. Dia sungguh baik, bahkan ia menuruti perkataan Jessica yg sudah jelas menghinanya, yeoja yang sangat polos, ‘ batin Donghae sambil tersenyum mengingat Yoona.

“ tapi, mengapa aku jarang melihatnya? Biasanya kan hampir seluruh yeoja di sekolah sangat tergila gila padaku, *aish, Hae Oppa GR ><, plak di gmpar Elfishy# tapi mengapa aku belum melihat dia mengejar ngejar cintaku biasanya juga banyak yeoja yang sangat mengaggumi ku. Dari Sunbaeku sendiri, teman seangkatan, dan para Hoobae, bahkan songsaenim ku pun begitu terpesona pada ku, dan ahjjuma ahjjuma serta para ahjjussi ahjjussi saja mengejar cintaku * Loh? LOL ><#. “ Donghae ber gumam sendiri.

“ yeoja yang unik, dia sangat berbeda dengan yang lainnya. Apa mungkin dia minder dengan tampangnya itu? Tapi bukankah banyak yang menyukaiku dengan wajah yang jauh lebih buruk dari pada dia saja para yeoja itu tidak minder, tapi mengapa ia minder? Huh, aneh -_-. Sudahlah tak usah ku ambil pusing, lebih baik aku tidur, “ ucap Donghae sambil beranjak ke tempat tidur.

@@@@@

Kini di sekolah sedang ada 2 pengumuman. Para songsaenim pun memberi tahu pengumuman tersebut, “ annyeong, baiklah anak anak, kami akan langsung membacakan pengumuman tersebut untuk mempersingkat waktu. Yang pertama, adalah pengumuman beasiswa ke Jepang, bagi murid yang berminat bisa mengikuti ujiannya dan langsung bisa sekolah di sana. Dan yang ke dua, 2 hari lagi kita akan memperingati Valentine Day dan di harapkan kalian semua berkumpul di sekolah untuk acara party karena murid yang bernama Lee Donghae yang mengusulkan acara ini semua, di harapkan kalian semua bisa datang, “ ucap songsaenim itu.

Yuri dan Yoona hanya menatap tak percaya, “ aish, Donghae Sunbae itu seperti tak punya kerjaan saja masa kita semua harus datang ke party seperti itu. Aish, apa bagusnya? “ Yuri mencibir kata kata Songsaenim Yoona yang melihat nya hanya ter kekeh geli.

“sudahlah Yul, tak usah di permasalahkan, “ kekeh Yoona pada Yuri. “ kalau kau mau tidak Yoong mengambil beasiswa itu? “ tanya Yuri.

“ ne, Yul. Aku kan sangat ingin ke Jepang jadi ini kesempatan bagus, “ ucap Yoona ber binar.

“ kau jahat Yoong, “ ucap Yuri sedih. “ Mwo ! apa maksudmu Yul? “ tanya Yoona bingung.

“ kau mau meninggalkan ku sendiri ? apa kau tak jahat bila seperti itu? “ kata Yuri sambil meneteskan air matanya. “ Yul, a..ak..aku, aku bukan seperti itu maksudku, tapi itu impianku Yul aku sangat ingin pergi ke Jepang. Ku mohon mengertilah, mian kalau ini membuat kau sedih, tapi aku janji aku pasti kembali kan hanya mendapat beasiswa 4 th. Jadi saat masuk semester ke 3 kuliah aku akan kuliah di sini, bersamamu Yul, “ Yoona mencoba menghibur Yuri.

“ Jinjjayo? Kau tak bohong kan Yoong? Tapi sama saja itu waktu yang lama. Kita kan sudah bersahabat sejak kelas 1 Junior High School dan sekarang kita sudah kelas 1 Senior High School, berarti kita sudah 4 th. Iya kan? Tapi sama saja Yoong, aku tak bisa jauh dari mu, “ kini Yuri sudah menangis.

“ dengar Yul, kau itu yeoja yang kuat, kau harus bisa, Fighting, “ ucap Yoona semangat sambil menghapus air mata Yuri.

“ ne, Fighting, hahaha, “ kini Yuri mulai tertawa bersama dengan Yoona.

@@@@@

Hari ujian pendaftaran beasiswa sudah di laksanakan kemarin dan sekarang adalah hari peringatan Valentine Day. Semua siswi sekolah itu memakai gaun gaun yang sangat cantik tanpa terkecuali Yoona. Dan para Siswa di sana pun memakai kemeja atau pun jas yang sangat bagus bagus. Jessica yang melihat Yoona memakai gaun biru muda selutut yang sangat cantik pun langsung menatap Yoona sinis.

“ sebagus apa pun, baju yang kau pakai, tak akan pernah menghilangkan image mu yang gendut dan jelek itu , “ ejek Jessica di depan semua orang. Semua orang nampak menertawai Yoona, kecuali Yuri dan Donghae dan genk nya.

“ Jessica kau keterlaluan, “ ucap Donghae marah. “ Oppa, kenapa kau membelanya? “ tanya Jessica menunjuk Yoona sinis. “ dia itu tak pantas kau bela Oppa, dia itu sungguh gadis Yang tak tau malu, sudah gendut dan jelek masih saja tak sadar diri, “ bentak Jessica sambil tersenyum Evil.

“ Yak, kau jaga ucapanmu itu, nenek sihir, kau dengan dia jauh lebih baik dia dari pada kau, arra, “ bentak Yuri sinis. Yoona yang sudah tak kuasa menahan malunya pun langsung berlari dari pesta itu.

“ hei, kau tunggu, “ Donghae dan Genk nya serta Yuri pun mengjar Yoona. Langkah laju lari Yoona pun terhenti saat Donghae menanhan tangan Yoona. “ hei, jangan kau dengarkan ucapan Jessica tadi, percayalah kau tak seburuk apa yang Jessica katakan, “ kini Donghae menggenggam tangan Yoona erat.

Yuri dan teman temannya Donghae hanya bisa diam dan tersenyum melihat tingkah bijak Donghae. “ sudahlah jangan menangis, arra, “ ucap Donghae sambil menghapus air mata Yoona. Yoona kini diam mematung atas sikap Donghae, orang yang ia suka secara diam diam, namun kini telah memberi perhatiannya di hari Valentine saat ini.

“ nuguya? Seperti nya ku tak pernah melihamu ?” tanya Donghae.

“ naneun Im Y..Yo..Yoona imnida, Sunbae, “ ucap Yoona gugup, ada perasaan bahagia kini dalam benaknya, ia merasakan wajahnya memanas sekarang

Yoona POV

‘ apa Donghae Oppa tahu ya? Kalau wajah ku pasti sudah memerah seperti kepiting rebus saat ini, aish, malunya >< jangan sampai ia tahu. dan di hari Valentine kali ini akan menjadi hari yang paling indah yang tak akan ku lupakan. Setelah lama aku berusaha untuk membuat Donghae Oppa mengetahui siapa aku sebenarnya, kali ini malah dia yang mengajak berkenalan duluan, wah senangnya J. Thanks God, smoga dia akan slalu mengingat nama ku, ‘ batin Yoona.

“ oh, kau yang bernama Yoona, kau bukankah masih kelas 10 ? berarti kau hoobae ku, aku kelas 11 dan nama ku Lee Donghae, panggil saja Donghae Oppa, “ ucap Donghae  Oppa sambil tersenyum manis.

‘ senyumanmu sangat menawan Oppa, aku bisa benar benar luluh saat ini, ‘ batin ku sambil terus tersenyum memandangnya.

“ oh, ia ini kenalkan teman teman ku, ini namanya Lee Hyuk jae, ini namanya Choi Siwon, dan ini namanya Park Jung Soo, “ ucap Donghae Oppa sambil menunjuk namja namja yang ada di sampingnya.

“ oh iya Donghae Sunbae, eh maksudku Donghae Oppa ini sahabat ku yang bernama Kwon Yuri, “ ucapku memperkenalkan Yuri

‘ hampir saja aku lupa pada Yuri karena terlalu terpesona pada sosok Donghae Oppa, aish sadar Yoong jangan terlalu berharap ingat itu. ‘ batin ku, ku lihat Yuri yang tersenyum memandang Siwon sunbae.

‘ apa Yuri menyukainya? Tapi senyum itu, aku pun belum pernah melihat senyum Yuri yang lebih manis dari madu itu *author lebay# . aish, Yul, kenapa aku belum melihat senyummu itu, sedangkan Siwon Sunbae sudah melihatnya, bahkan kau yang memberinya. Aish, kurasa kau benar benar menyukai nya ‘ batinku.

“ yasudah apa kau masih mau ke tempat party lagi? “ tanya Donghae Oppa pada ku. Aku bingung harus menjawab apa? Aku malas bertemu dengan nenek sihir itu lagi, yasudah lebih baik aku menolak saja.

“ jeosonghamnida Oppa, sepertinya aku tak ingin, lebih baik aku pulang saja, “ ucap ku Sopan. “ yasudah kami permisi, annyeong, “ ucap Donghae Oppa dan Leeteuk Oppa sopan. Aku hanya tersenyum membalasnya.

Yoona POV End

Author POV

Yuri masih saja tersenyum memandang tubuh Siwon yang perlahan semakin menjauh, Yoona yang menyadarinya langsung mengagetkan Yuri. “ Yul, kau menyukai Siwon Oppa ?” tanya Yoona to the point.

“ ani, aku t..tt..t..tidak menyukai n..nya, “ ucap Yuri gugup. “ sudahlah tak usah gugup seperti itu, tak apa aku kan juga menyukai Donghae Oppa, jadi kalau kau menyukai Siwon Oppa itu tak apa, “ senyum Yoona, Yuri yang melihatnya hanya malu tak berani melihat wajah Yoona.

“ yasudah Yul, kajja kita pulang, “ ucap Yoona. “ne, “ ucap Yuri

@@@@@

Di rumah, Yoona yang sedari tadi menonton tv tiba tiba hp nya bergetar tanda ada pesan masuk. Drrttt…Ddrrrt… Yoona pun langsung melihat ke layar hpnya, betapa terkejutnya ia bahwa ia berhasil mendapat beasiswa, dengan cepat ia memberi tahukan Yuri. “ yeobseo “ ucap Yuri yang tengah menerima telpon dari Yoona.

“ Yul, wah, aku sangat senang, akhirnya aku mendapat beasiswa seperti impianku, Yul ,” ucap Yoona gembira.

“ jinjja? Chukkae Yoong aku bangga padamu, tapi aku sedih akan kehilanganmu secepat itu, “ ucap Yuri dengan nada sedih.

“ yasudah Yul, besokk kan hari sabtu, berarti libur bagaimana kalau kau berkunjung ke rumah ku, “ tawar Yoona.

“ ne, aku bisa. Tapi kapan kau akan pergi ke Jepang ?” tanya Yuri.

“ hari minggu, wae? “ tanya Yoona. “ ani, mian Yoong seperti nya aku tak bisa mengantar mu ke bandara hari minggu, aku harus kerumah nenek dan kakek ku. Tak apa kan? “ tanya Yuri sedih.

“ gwenchana Yul, aku pasti akan sangat sedih nantinya bila tak bertemu denganmu. Tapi besok bisa kan kau kerumahku? “ tanya Yoona penuh harap.

“ ne, yasudah aku tutup teleponnya ya? Annyeong, “ ucap Yuri. Dan panggilan itu pun terputus.

TBC~

Jangan Lupa comment ya?

11 thoughts on “Because Valentine Day [part.1]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s