menanti

Apakah kau tahu?

Bagaimana perasaan ku saat ini?

Apa kau merasakannya?

Kurasa…

 kau tidak akan pernah tahu.

Kau tak akan pernah perduli lagi denganku, walau dulu ada cinta di antara kita.

Tapi, saat ini, detik ini, aku masih mengharapkan mu.

Meski aku tak tahu kalau kau mengharapkan nya atau tidak.

Ketahuilah cintaku padamu begitu besar.

Meski…

Kini sudah ada orang lain yang merebut posisimu.

Tapi…

Tidak untuk hatiku.

Hatiku, masih denganmu.

Masih terbawa luka lama, Tak akan semudah itu tergantikan.

Luka yang kau tores di hatiku cukup dalam.

Hingga membuat semua orang tak akan mampu mengobatinya.

Kau memutuskan hubungan ini, hubungan yang menurutku indah.

Dengan caramu yang pergi begitu saja.

Tak tahu ada di mana, dengan siapa, dan sedang apa?

Meski begitu, aku masih menantimu.

Hingga saat ini, detik ini, kau masih terus ku nanti.

One thought on “menanti

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s