kesendirian

Dahulu, bangku ini lah saksi cinta kita.

Cinta yang akan selamanya terukir indah.

Tapi…

Saat ini…

Tak kan ada lagi penghuni bangku ini, bangku yang menjadi sejarah cinta kita.

Tak ada canda, tawa, dan kebersamaan.

Yang ada hanya lah kesendirian yang terus muncul, tanpa di perintah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s