First Love Forever [part.3]

Author: pingkan

Genre: [part] sad, romance, friendship

Main cast: Im Yoona >< Lee Donghae, Jessica Jung

Other cast: Cho Kyuhyun, Kim Taeyeon, Seo Joo Hyun, Park Jung Soo, Kwon Yuri

Raiting: general

Tittle: First Love Forever part 3

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

*****

Sesampainya di rumah Yoona, tampak Donghae yang gugup karena ia yang membuat Yoona jadi seperti ini. “annyeong ahjjuma,” sapa Sahabat Yoona yang datang mengunjunginya di rumahnya.

“oh, kalian, ayo silahkan masuk,” ucap eomma Yoona ramah.

“ne, ahjjuma apa Yoona ada?” tanya Taeyeon kepada eommanya Yoona.

“ne, sebentar aku panggilkan dia dulu, dan kalian mau minum tidak? Pasti kalian kan lelah harus setiap saat main sepeda terus,” kini eomma Yoona menawari minum kepada sahabat Yoona itu.

“ne, ahjjuma, khamsahamnida,” ucap mereka semua sambil membungkuk.

Tak lama keluarlah Yoona dengan wajah pucatnya dan matanya yang terdapat lingkaran hitam yang menyelimuti mata indah gadis itu. “eonnie, waeyo. Gwenchana eon?” tanya Seohyun yang kaget melihat Yoona yang sakit.

“ani, Seo gwenchanayo,” ucap Yoona yang menghamburkan diri di dekat sahabatnya itu. Namun pandangannya hanya tertuju pada namja yang tidak berani menatapnya, seperti menyiratkan kalo namja itulah yang menyebabkan Yoona menjadi seperti ini.

“hai Yoong, maafkan Oppa ya kemarin itu bukan maksud oppa seperti itu ke kamu, tapi…” ucapan Donghae terpotong oleh ucapan Yoona.

“ah, aniyo Oppa gwenchana, sudahlah lupakanlah tidak usah seperti itu, haha,” tawa Yoona lepas, ‘ia memang benar-benar buat aku luluh saat ini,’ batin Donghae.

“oiya, Yoong nanti malem bisa gak kita main ke taman?” tanya Leeteuk dan anggukan dari semua sahabat Yoona

“eh? Memang ada apa? Emm sepertinya bisa ^^” senyum Yoona pun tersungging di wajahnya yang sedikit pucat.

“oiya eonni nanti malam aku jemput eonnie ya?” Seohyun pun langsung bergelayut manja ke eonninya itu.

“Seo, kok kamu gak pernah kaya gitu sih ke aku, aish,” Kyuhyun pun langsung mengacak-ngacak rambutnya karena iri pada Yoona.

“aish, seperti itu ajah manjanya udah kaya gitu, huh dasar,” cibir Yuri yang sedang melihat Kyuhyun. Mata Kyuhyun pun melotot melihat Yuri mencibir seperti itu, aura Evil pun tak dapat di hindari di rumah Yoona saat ini.

“kau ngiri ya, hah?” marah Kyuhyun sambil berkacak pinggang di depan Yuri.

“wae, gak suka?” Yuri balik marah ke Kyuhyun.

“sudah-sudah, karma masih berlaku loh, benci bisa jadi cinta, hahaha,” tawa Taeyeon dan yang lain.

“benar Taeng, benci bisa jadi cinta, ku perhatikan Yuri dan Kyuhyun cocok juga,” ucap Jessica sambil memperhatikan ke duanya.

“MWO! Shiero,” ucap Kyuhyun dan Yuri bersamaan.

“MWO! Kalian mengucapkan kata-kata saja sama, berarti kalian memang cocok,” Goda Donghae sambil berlari karena ia takut Kyuhyun akan mengejarnya.

“hei, kau awas kau ya, Ya Hae Hyung, tunggu aku, awas kau,” marah Kyuhyun berlari mengejar Donghae yag sudah lari terbirit-birit.

“Yoong, wae, kenapa bisa sakit sih, kau kan Strong Yoona,” ucap Jessica yang mengelus punggung Yoona.

“hehe, memangnya aku Super Women eonni yang gak pernah sakit, aku kan hanya manusia biasa, ya Jelas aku bisa sakit, haha” tawa Yoona sambil menyenderkan kepalanya di pundak Jessica. Memang Yoona suka sekali untuk bersender di pundak Jessica.

“yasudah aku mau pulang dulu ya Yoong,” ucap Jessica sambil mencium pipi Yoona dan melangkah pergi disusul yang lainnya.

*****

Malam pun tiba tampak banyak sekali anak-anak yang sedang main di tempat tersebut siapa lagi kalo bukan Yoona dan teman-temannya. “Oppa, Ya kau aish,” omel Seohyun pada Kyuhyun yang mencoba mengambil sepeda Seohyun.

“Oppa kenapa ninggalin aku sih,” Kini Taeyeon yang merengek ke Leeteuk yang berjalan di depannya. Leeteuk pun meminta maaf karena ia lupa kalo ia sedang bersama Taeyeon.

“mian, hehe peace,” ucap Leeteuk sambil bergaya peace di depan Taeyeon. Agar gadis itu mau memaafkannya.

“ne Oppa, aku maafkan tapi awas kalau sekali lagi, ya, ingat itu” Leeteuk pun tersenyum senang ke Taeyeon.

“kau disini ternyata Yoong,” Donghae yang baru datang pun tiba bersama Jessica.

“ne, Oppa. Tadi Seohyun yang menjemputku, memang Seohyun sahabat yang baik ya, aku sungguh senang punya sahabat seperti dia,” Sindir Yoonan ke Donghae, berharap namja itu tau maksudnya. Donghae yang tau maksud Yoona pun hanya menghela napas.

“aish, yasudah Yoong jangan di pikirkan, tadi Donghae Oppa menjemputku dulu, tak apa kan?” tanya Jessica yang paham maksud ucapan Yoona.

“oh, tak apa. Aku malah suka,” bohong Yoona. Sebenarnya ia sedang cemburu karena Donghae sudah beralih menjadi perhatian Ke eonninya itu. ‘aku sungguh kesal dengan semua ini, mian oppa bukannya aku ingin bertengkar seperti ini tapi aku sungguh gak kuat lagi’ batin Yoona yang terus tersenyum tipis ke HaeSica itu.

“Oppa, haha, kenapa malah memujiku seperti itu, memang aku cantik dari dulu, haha,” tawa Jessica meledak melihat Donghae memuji kecantikan Jessica yang sedang tertawa ria seolah dunia ini hanya berpusat pada HaeSica.

‘DEG, ada apa denganku aku seperti terkena petir saja. Aku sungguh ingin menangis saat ini, tapi aku tak ingin memperlihatkannya kepada mereka. Ya Tuhan, tolong jangan biarkan air mata ini keluar’ batin Yoona sambil terus merasakan sakit yang sungguh luar biasa, mendengar Donghae memuji Jessica.

“haha, tak apa Sica ayo kita beli es krim. Yoong kau juga harus ikut wajib, oke,” ucap Donghae menarik tangan Yoona dan Jessica. *plak, memang ada tukang es krim malem2 , udh abaikan ajh reader author’a kebanyakan makan es krim jd koplak kaya gini, hehe#.

*****

“Oppa aku mau yang coklat,” rengek Jessica manja. Donghae yang tau kesukaan Yoona adalah rasa Coklat pun menoleh kearahnya, tapi Donghae semakin bingung karena es krim coklatnya tinggal satu, ia bingung harus memberikannya pada siapa.

“eh? Kok Cuma tinggal satu rasa coklatnya. Ahjussi apa tidak ada lagi yang rasa coklat?” tanya Donghae kepada penjual es krim itu.

“mian. Tadi es krimnya sudah di borong orang *ahujjusi kan yg borong author gmana sih, ahjjusi: kau ini, sudah sana nulis lagi, mau ikut2 ajah wooo😛, author: aku gak mau beli lagi bsok liat ajh. Ahjjusi: bodo planggan gue kan banyak wee:P. Author: aish, udh ah abaikan ajah readers# ucap ahjjusi itu meminta maaf.

“tak apa ahjjusi aku ambil rasa yang lain ajah,” Donghae pun kembali, kearah Yoona dan Jessica yang sedari tadi menunggunya.

“Oppa kok Cuma ada satu, kan Sica eonni juga mau es krim yang Coklat,” ucap Yoona yang hanya mendapati es krim coklat yang hanya satu.

“oh, tadi habis soalnya, hehe,” tawa Donghae garing.

“yaudah Oppa kau saja yang memberikan untuk aku atau Yoona?” tawar Jessica biar adil dan Yoona pun mengangguk. ‘DEG, knapa Sica malah berbicara sprti itu, aku tau pasti hal ni akan terjadi’ batin Donghae.

‘pasti Sica eonni yang akan mendapatkan es krim itu, ya Tuhan sabarkanlah aku ya Tuhan melihat itu semua’ batin Yoona. Donghae pun yang bingung akhirnya malah menyerahkan ke Jessica, ia juga tak tau mengapa ia akan menyerahkan es krim itu ke Jessica. ‘aish, aku bingung sekali ya sudahlah aku kasih ke Sica ajah, abis Yoona kan orgnya sangat perhatian jadi ia gak bakal marah’ batin Donghae.

“MWO! Buat aku Oppa, wah senangnya,” ucap Jessica, tiba-tiba ia mencium pipi Donghae. Yoona yang melihat itu terbelalak seakan tak percaya pada hal yang ada di depannya. ‘sudah kuduga akan berakhir seperti ini’ batin Yoona tanpa terasa ia mengeluarkan cairan bening di matanya, ia sudah kehabisan cara untuk menahan air matanya itu.

“Sica, ada es krim di dekat bibirmu,” ucap Donghae yang sedari tadi terus memperhatikan Jessica, tanpa menoleh ke Yoona. Ia juga tak tau kenapa hatinya ingin berpaling dari Yoona dan pindah ke Jessica saat ini, ada perasaan aneh yang hadir saat ini dalam diri Donghae.

“mana Oppa?” tanya Jessica yang sibuk mencari sisa es krim di bibirnya yang di maksud Donghae tadi.

“di sini,” ucap Donghae mendekatkan wajahnya ke Jessica tanpa aba-aba Donghae pun tanpa sadar malah mencium bibir Jessica setelah membersih kan es krim, ntah setan apa yang merasuki tubuh Donghae sehingga berani mencium yoeja yang ia sendri tidak punya rasa terhadap yoeja itu.

“MWO! Hae Oppa apa yang kau lakukan,” bentak Yoona yang mendapati Donghae tengah mencium bibir Jessica, mendengar Yoona bersuara Donghae pun melepaskan ciumannya pada Jessica.

“ah, anio tadi aku gak sengaja Sica maafin aku Ya?” ucap Donghae yang sudah sadar akibat pikirannya yang kalut sedari tadi kini ia menatap Yoona dan beralih menatap Jessica.

“_” Jessica tak bersuara ia masih kaget atas perlakuan Donghae.

“Sudah kuduga Oppa, memang Oppa menyukai Sica eonni kan Oppa hiks hiks, Oppa itu hanya anggep aku sebatas adik-kakak saja?” tangis Yoona pecah seketika. Raut wajah bersalah pun kini terukir di balik senyum Jessica maupun Donghae.

“aniyo Yoong bukan seperti itu,” ucap Donghae menggenggam tangan Yoona.

“sudahlah Oppa, apa yang ingin kau jelaskan semua sudah Jelas,” ucap Yoona melepaskan genggaman tangan Donghae itu.

“terserah kau Yoong, aku juga sudah tak tau lagi harus bagaimana dengan sikapmu,” Donghae kini balik membentak Yoona. Yoona yang kaget atas perlakuan Donghae pun menjauh dari namja itu.

“kau sungguh bodoh Oppa, kenapa kau menciumku? Dan kenapa kau malah membentak yeoja yang kau cintai? Hah?” bentak Jessica saat Yoona sudah pergi meninggalkan dia dan Donghae.

“ah, mian Sica aku gak sengaja, dan aku juga gak tau apa yang aku lakukan tadi, itu semua di luar kesadaranku,” Donghae merutuki sikapnya sendiri.

“sudahlah Oppa kau ku maafkan, tapi kalau kau membuat Yoona menangis lagi, tak akan pernah ku maafkan, arra?” ucap Jessica lembut. Terlihat penyesalan yang ada di raut wajah Donghae ia tidak sadar akan kelakuannya saat ini.

‘bodohnya aku, kenapa aku membuat yeoja yang aku cintai menangis? Dan kenapa aku melakukan hal bodoh diluar kendaliku ini. Pasti Yoona tak akan memafkan ku kali, ini, aish bodohnya aku. Tapi aku harus meminta maaf pada Yoona bagaimanapun caranya, aku sungguh tak bisa melihat dia tak memperdulikanku walaupun hanya sedetik’ batin Donghae yang masih saja bingung atas tindakkannya sendiri.

“lalu otthoke Sica, apa yang harus aku lakukan aku sungguh-sungguh hilaf atas perbuatanku itu,” ucap Donghae menunduk kaku, ia tak dapat berbuat apa-apa selain merutuki sikapnya sendiri.

“lebih baik kita jelaskan besok. Kita harus pergi kerumah Yoona. Yoona itu sangat baik mana mungkin ia bisa semarah itu pada sahabat nya sendiri. Lebih baik kita pulang dan jangan lupa besok kita harus minta maaf ke Yoona, oke” ucap Jessica menggandeng tangan Donghae lalu mereka pun pulang kerumah masing-masing.

*****

Yoona terus berlari pulang menuju rumahnya dengan air mata yang terus berlinang itu. Sesampainya di rumah, Yoonapun bergegas menuju kamarnya dan meluapkan segala perasaan sedihnya itu. Yoona pun menangis sejadi-jadinya sambil terus mengingat hal yang baru saja ia alami.

Yoona POV

“wae Oppa kenapa kau membentakku, apa aku salah padamu? Ini baru pertama kalinya kau membentakku? Dan Kau juga menyium Sica eonni di depanku. Apa kau tak pernah tau, hah? Kalau aku sangat mencintaimu. Kenapa kau jahat, hiks hiks, kau jahat Oppa aku benci padamu, aaaaa…. Ooppaa akuuu bennnciii paddda muu,” teriak Yoona dalam dekapan bantal yang terus menemaninya malam itu.

TBC~

Jangan lupa comment ya chingu^^ biar aku tau dimana letak kelemahanku dalam membuat ff. Dan pastinya aku akan mengirim next part oke ^_^

4 thoughts on “First Love Forever [part.3]

  1. huahhh.. chinguu..
    baru baca kelanjutannya + comment di sini soalnya di SMTown cmn baru chap 1 + 2
    kkk~ ahhh chinguu makin seru..
    ya udh deh mau baca kelanjutannya dulu ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s